Kisah tentang kehidupan seorang Penguasa Dunia Hitam dan Penguasa Dunia Nyata
.....
VALERIE VALENTINO adalah pewaris asli dari darah mafia NIEL BLOOD. wanita anggun nan cantik tapi memiliki jiwa raja iblis di dalam dirinya.
ALEXANDER J DOMINIC adalah seorang pengusaha sukses dan juga pemimpin dari mafia miliknya yang bernama DEMON BLOOD.
_ _ _
slurrrppp.... ( Vale meminum darahnya sendiri )
" hmmm ... memang benar kata kakek tidak ada yang lebih nikmat dari darah seorang NIEL sejati " ucap Vale sambil tersenyum setelah meminum darahnya sendiri.
" MATA DIBALAS MATA - DARAH DIBALAS DARAH - NYAWA DIBALAS NYAWA "
perkataan yang selalu Vale lontarkan kepada musuh sebelum ia menghabisi nyawa musuhnya itu.
akankah Vale bisa menghabisi seluruh musuhnya dan akan berakhir bahagia bersama dengan Alex ?
ikutilah perjalanan cinta mereka dan lihatlah bagaimana seorang wanita cantik berubah menjadi seorang iblis yang akan memusnahkan setiap musuhnya !
WARNING 21+
IG : ayu.as20
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ambarayu96, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 21 Mengunjungi Daniel
beberapa hari kemudian
" kak ... nanti aku ke kantor kakak ya ? " tanya Vale saat mereka saat ini sedang sarapan pagi dengan semua anggota keluarga nya.
" baiklah.... datang saja kakak tunggu " ucap Daniel. Vale pun hanya menganggukkan kepalanya.
" ya sudah Daniel berangkat dulu ya ma , pa " ucap Daniel sambil beranjak dari duduknya.
" iya.... hati-hati nak " ucap Albert. Daniel pun hanya menganggukkan kepalanya dan pergi meninggalkan meja makan.
" papa juga berangkat dulu ma " ucap Albert sambil memberikan kecupan manis di dahi istrinya itu.
" hati-hati pa " ucap Sasa.
" bye papa " ucap Vale dan Angel.
Albert hanya tersenyum lalu juga pergi meninggalkan tempat itu. kini tinggallah Vale , Angel , dan mamanya di rumah. sedangkan Shaka saat ini sedang liburan bersama teman-temannya di Bali.
" o iya Val ... aku dapat kabar dari kak Alvin kalau ketiga wanita itu sudah sadar tadi malam. " ucap Angel.
" benarkah ?? ya sudah biarlah mereka menjalani hidup mereka seperti semula " ucap Vale santai.
" tidakkah kau takut kalau sewaktu-waktu mereka kembali mengganggu kita ? " tanya Angel.
" sepertinya tidak akan !! karena mereka itu hanya melakukan apa yang di perintahkan Jessica kepada mereka. " jawab Vale.
" o iya bagaimana keadaan Jessica ? " tanya Vale.
" kata Angga sudah parah .... mereka melakukan nya dengan kasar. " ucap Angel sambil bergidik ngeri.
" biarkan saja... bilang saja pada anak buah nya kalau sudah bosan tinggal lenyap kan saja ... yang penting dendam Diah sudah ku balaskan. " ucap Vale.
" baiklah " ucap Angel.
_ _ _ _ _
siang hari
Vale dan Angel kini tengah dalam perjalanan menuju ke perusahaan Daniel. tak lama kemudian mereka pun sampai di depan kantor kakak nya itu. mereka pun langsung berjalan ke dalam kantor menuju ke ruangan Daniel. sepanjang perjalanan mereka seluruh karyawan membungkukkan badan mereka menghormati adik dari bosnya itu.
...tok....tok.......
..." masuk " suara dari dalam ruangan....
CEKLEK
Vale dan Angel masuk ke dalam ruangan Daniel. kemudian melangkah menuju sofa yang ada disana dan duduk sambil menunggu kakaknya selesai dengan telponnya.
" ada apa ? " tanya Daniel to the point' kemudian duduk di samping Vale.
" apa kakak kenal dengan Tuan Wang Yong Chen dari China ? " tanya Vale.
sedangkan Angel langsung menatap tajam ke arah Vale.
" China ? setahuku papa memang mempunyai rekan bisnis besar dari sana ... ada apa memangnya ? " tanya Daniel penasaran.
" apa aku harus menceritakan nya sekarang ? bagaimana nanti kalau kak Daniel semakin khawatir... aku tidak mau... sepertinya sekarang bukan waktu yang tepat. " batin Vale.
" em ... sebenarnya aku kenal dengan istrinya tuan Wang itu .... beliau ada salah satu pelanggan setia ku di cabang China " ucap Vale.
" lalu ?? " tanya Daniel.
" aku ingin penjagaan yang ketat untuk mereka kak ... mereka berarti tamu VVIP kita kan ? " ucap Vale.
" iyaa .... mereka kan juga tinggal di hotel GRAND VALDAN juga Val ... dan di sana juga akan ada pengawal dari NIEL yang kakak tempat kan disana. " ucap Daniel.
" benarkah kak ? " tanya Vale.
" iya sayang " ucap Daniel sambil mengelus rambut Vale.
" o iya kak .... apa kakak tau dari mana papa kenal dengan Tuan Wang ? " tanya Vale.
" kalau jelasnya kakak tidak tau pasti tapi papa pernah bilang kalau dulu papa pernah membuka 1 perusahaan di China dan ternyata perusahaan papa itu bisa bersaing dengan perusahaan besar milik tuan Wang. dan suatu ketika terjadi kesalahpahaman sehingga membuat kedua perusahaan tersebut saling serang dengan cara melalui dunia nyata maupun dunia hitam. sampai keduanya mengalami penurunan drastis bahkan sampai hampir bangkrut. hingga akhirnya papa dan tuan Wang membuat pertemuan untuk mencari jalan tengah. hingga akhirnya mereka membuat kesepakatan bersama dimana jika papa mau pergi dari China maka tuan Wang tidak akan mengganggu bisnis papa.. karena tuan Wang memang menguasai pasar China. sehingga papa juga tidak punya pilihan lain dan saat itu mama lagi mengandung mu Val ...jadi papa lebih memilih pergi dari tanah kelahiran nenek dan kembali ke Indonesia. " jelas Daniel.
" namun yang jelas hubungan di antara papa dan tuan Wang juga berjalan dengan baik .... bisa di katakan teman baik papa ... karena mereka beberapa kali kesempatan bisa bertemu dalam urusan bisnis mereka. " tambah Daniel.
" oh begitu .... " ucap Vale ber-oh ria.
" pantas saja kemarin saat aku bilang bahwa aku anaknya papa mereka sangat senang... ternyata mereka mempunyai kenangan masa lalu walaupun itu sedikit pahit namun sekarang sudah membaik bahkan semakin dekat .. tapi kenapa setiap aku berada di rumah mereka aku selalu merasa seperti sedang berada di rumah ku sendiri.. apa karena China adalah negara kelahiran nenek ku ... " batin Vale
" kak , ayo kita makan... udah waktunya jam makan siang nih " ucap Angel sambil melihat jam tangannya.
" benarkah ?! kalau begitu ayo kita keluar " ucap Daniel sambil berdiri dari duduknya dan mulai berjalan.
" ayo " ucap keduanya sambil mengikuti langkah kakaknya itu.
_ _ _ _ _
di restaurant
disaat mereka sedang menunggu makanan mereka , Vale pergi ke toilet disana. setelah selesai Vale keluar dari toilet itu, namun karena kurang memperhatikan jalan , ia menabrak seorang anak kecil laki-laki yang berdiri tak jauh dari pintu tersebut.
" aw ..... " ucap anak kecil itu sambil memegang bokong nya saat terjatuh.
" aduh .... maaf ya dek .... maafkan Tante " ucap Vale sambil tersenyum dan berjongkok menolong anak kecil itu.
" ish .... aunty kalo jalan lihat-lihat dong.... seenaknya saja sama anak kecil " ucap anak itu sedikit kesal.
" hihihi .... maafkan aunty ya sayang .... kamu menggemaskan sekali " ucap Vale sambil mencubit kedua pipi anak kecil itu karena gemas.
" ish .... don't touch me aunty " ucapan anak itu sedikit meninggi . Vale hanya terkekeh melihat wajah lucu anak itu.
" Danish .... " panggil seseorang dari belakang Vale.
seketika Vale dan anak kecil itu pun melihat ke arah suara itu.
" mommy .... help me please " ucap anak kecil itu sambil memasang wajah puppy eyes nya. kemudian ia bersembunyi di belakang kaki wanita itu.
" maaf ya mbak ... pasti anak saya buat masalah ya ? " ucap wanita itu kepada Vale.
" no mom ... " rengek Danish itu.
" oh tidak kok kak .... justru aku tadi yang tidak sengaja menabrak anak kakak ... " ucap Vale.
" maafkan aunty ya ?? " ucap Vale sambil melihat ke arah Danish yang masih bersembunyi itu.
" Danish ?? " panggil wanita itu.
" haih ..... baiklah .... iya aunty " ucap Danish pasrah daripada nanti akan ada pengurangan uang jajannya.
" ihh .... anak kakak menggemaskan sekali kak .... ingin rasanya aku mencubit pipinya ... hahaha " ucap Vale sambil tertawa.
" mommy ... see ?? " ucap Danish sambil menunjuk Vale.
" Danish .... gak boleh gitu sama aunty " ucap wanita itu.
" ishh .... " ucap Danish sambil mendengus.
" maafkan Danish ya mbak ... walaupun pandangan pertama akan terasa menggemaskan namun jika tahu sehari-hari??? mbaknya pasti akan sangat jengkel dengan nya .... Danish jahil sekali " ucap wanita itu .
" hahahaha " sontak saja ucapannya itu membuat Vale tertawa terbahak-bahak sedangkan Danish semakin kesal dengan sikap mommy nya itu.
" nama saya Valerie ... nama kakak siapa ? " tanya Vale sambil mengulurkan tangannya
" saya Annisa , Annisa Putri ... dan ini Danish Aryaputra. " balas Nisa sambil membalas uluran tangan dari Vale.
" kakak tinggal di sekitar sini ? " tanya Vale.
" oh tidak mbak .... saya dari Surabaya... kebetulan saya datang ke sini untuk melihat-lihat lokasi yang strategis untuk tempat usaha saya disini. " ucap Nisa.
" panggil saja Vale kak .... sepertinya kakak lebih tua dari aku ... hehe " ucap Vale.
" hahaha benarkah ?? apa aku terlihat tua ya ? " tanya Nisa .
" no mom .... you're still beautiful " ucap Danish menyela. sontak membuat Vale dan Nisa tertawa terbahak-bahak mendengar itu.
" ih .... kamu manis sekali Danish " ucap Vale.
" aku tidak manis aunty tapi aku sangat tampan " ucap Danish sambil mengedipkan sebelah matanya.
" oh my God .... stop it Dan " ucap Nisa sambil menatap tajam Danish .
" i'm sorry mom ... " ucap Danish sambil menundukkan kepalanya.
" hahaha sudah lah kak biarkan saja .... Danish sangat menggemaskan.. wajahnya seperti tidak asing bagiku ... " ucap Vale.
" oh ya ?? apa kita pernah bertemu sebelumnya ?? padahal ini pertama kalinya aku datang ke sini bersama Danish " ucap Nisa.
" oh mungkin memang cuma perasaan ku saja kak ... lagi pula aku belum lama ini pulang dari London " ucap Vale.
" oh ... ya sudah sepertinya kami harus pergi soalnya aku masih mau mendatangi beberapa tempat lagi " ucap Nisa.
" ini kartu namaku kak .... kalau kakak lagi bingung atau butuh bantuan jangan sungkan untuk telpon aku " ucap Vale sambil memberikan sebuah kartu namanya.
" oh iya .... makasih ya .... nih aku juga akan memberimu ... jika nanti sewaktu waktu kamu pergi ke Surabaya jangan lupa mampir ke salah satu cafeku disana . " ucap Nisa sambil memberikan juga kartu namanya kepada Vale.
" baiklah bye vale .... Dan ?? " ucap Nisa.
" bye aunty " ucap Danish.
" bye kak Nisa ... bye Danish ... " ucap Vale. kemudian mereka pun berpisah. lalu Vale langsung menuju ke meja nya.
" kenapa kau lama sekali ? " ucap Angel sebal.
" hehe .... sorry tadi aku bertemu dengan anak kecil yang menggemaskan sampai lupa ... hehe " ucap Vale .
" siapa Val ? " tanya Angel .
" bukan siapa-siapa .... aku juga baru kenal " ucap Vale.
" ya udah ayo makan " ucap Daniel.
mereka pun melanjutkan makan mereka sambil sesekali bercengkrama bersama.
tak lama kemudian mereka pun selesai dengan makan mereka. kemudian mereka menuju ke mobil dan segera menuju ke kantor Daniel karena Daniel nebeng di mobil Vale itu.
" o iya kak , kakak kenal seseorang yang bisa bantu mencari tempat buat usaha cafe gak ? " tanya Vale tiba-tiba saat berada dalam perjalanan.
" buat apa Val ? memang kamu lagi mau buka usaha di bidang itu ??? sepertinya kakak tidak yakin deh " ucap Daniel sambil tersenyum mengejek Vale .
" ish .... bukan untuk aku kak .... tapi untuk ibu dari anak kecil tadi yang aku jumpai di toilet restauran. " ucap Vale.
" bukankah katamu dia bukan siapa-siapa Val ?? kenapa kamu peduli sekali ? " tanya Angel.
" aku juga tidak tahu ... aku hanya ingin membantu saja .... dia kelihatannya orang baik ... dia dari Surabaya " ucap Vale.
" wah .... jauh sekali ?? " ucap Angel.
" coba aja kamu minta tolong uncle Sam Val .... pasti uncle bisa bantu " ucap Daniel.
" baiklah ... " ucap Vale.
" kalau nanti uncle bisa bantu aku akan menghubungi kak Annisa " ucap Vale sambil mengotak-atik handphone nya.
DEG
" *nama itu ?? seperti namanya ... tapi bukankah kata Vale ia sudah mempunyai seorang anak ?? lalu bagaimana dengan mu bee ?? bagaimana kabarmu sekarang ?? dimana kamu berada ?? apakah kamu sudah melupakan ku ?? padahal nama mu masih jelas terukir di hatiku sampai sekarang " batin Daniel
.... TBC* ....
**mau tanya nih ...
menurut reader Ter❤️ kisah untuk Daniel ini enaknya di taruh disini bersama kisah Valerie atau di buat di terpisah ya ??
tolong beri masukan ya ... 🙏🙏🙏**