Zaira Zafanya Askara tak menyangka akan menikah dengan ketua osisnya yang dingin dan menyebalkan saat dia masih SMA.
Bagaimanakah kelanjutan cerita Zaira Zafanya Askara akankah dia bahagia ??
Tetap Lanjutttt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gadissusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ira!!! Lo Kenapa??
Kantin Sekolah.
" Woyyyy traktir woyyy. " Ucap Rizki kegirangan.
" Yuhuuuu gue dapet traktiran gratis dari sultan woyy. " Triak Erick mengundang perhatian orang orang yang ada disana.
" Mamaaaahhhh guee dapett traktiran plus plus maahhhh. " Ucap Siska tak kalah heboh. Ira dan Rangga hanya geleng geleng kepala melihat tingkah sahabatnya yang konyol, sedangkan Oliv dan Bastian hanya diem memandangi teman tamannya.
"Yaaa elahh gitu aja seneng. " Ucap Ira sinis.
" Yaya dong kan traktiran gratis." Jawab Siska yang tak kalah sinis.
" Emang berapa kali lo ditraktir kayak gini?? " tanya Erick
" Baru kali ini lahhh. Guee kan anak sultan masak iya ditraktir?? tapi traktiran kali ini gue trima karna gue menghargai sahabat gue. " Ucap Siska agak gimana gitu.
" Hidihh sultan apanya?? tiap hari jajan aja minta gue. " Canda Rizki mengundang gelak tawa yang ada disana kecuali dua anak manusia ini! siapa lagi kalo bukan Bastian dan Oliv.
Siska hanya mendengus kesal dia hanya memilih diam tak menjawab, berpura pura ngambek sayang, hahahhaha.
" Nggak nggak gue tadi hanya bercanda kok Siska sayang . Siska yang imut cantik kan tadi babang Rizki hanya bercanda jangan masukin kehati dongg. " Ucap Rizki merayu memasang muka imut imut.
" Ihhh jijik gue. " Ucap Erick sambil mengelus dadanya.
" Apa apa an sih lo Riz. Gila ya?? " ucap Siska
" Yaa gue gila, gila karna loo nggak mau sama gue." Ucapnya memelas, mengundang gelak tawa.
" Loo gak pantes deh Riz kalo jadi pelawak. " Ucap Ira masih diselingi tawa.
" Dihhh siapa yang ngelawak?? gue beneran kok kalo gue suka sama Siska. Iya kan sis?? " ucap Rizki membuat orang yang disana melongo dibuatnya.
"Apa Rizki sudah gila ?? langsung terang terangan ngucapin kata suka ke gue didepan banyak orang ' batin Siska tak percaya.
" Nggak. " Jawab Siska singkat dan cepat.
Yang disana malah menambah volum tertawanya.
" Ihhh loo kok tega banget sih Sis sama gue?? kenapa lo nolak gue?? " tanyanya memelas.
" Karna ge nggak suka aja sama lo . " Ucap Siska asal ceplos.
" Loo ngucapinnya kok terang terangan banget sih Sis?? kasihan tuh Rizki. " Ucap Erick sambil menunjukkan Rizki yang moodnya yang sudah benar bener hancur.
" Salah sendiri kalik. " Ucapnya ketus.
" Udah Udahh jadi pesen gak nihh?? " tanya Ira melerai.
" Jadi dong." Jawab Siska, Rizki, Erick kompak.
" Hemm Ra nanti pulang sekolah ayo ke rumah baca yang tak jauh dari sini ya. " Ucap Oliv sambil berbisik.
" Gue nggak bisa pastiin sih Liv, nanti klo bisa gue kabarin. Oke?? " jawab Ira.
" Yaudah oke. " Ucapnya.
.......
Pulang sekolah.
" Raaa lo naik taksi aja ya, lo pulang dulu! gue ada rapat Osis. " Ucap Rangga.
" Hemmm, sebenernya gue mau ke rumah baca sama Oliv di deket deket sini. Boleh kan?? " izinnya.
" Boleh boleh aja, tapi jangan lupa makan." Ucapnya.
" Siap boss. " Ucap Ira memberi hormat.
Meskipun ada yang menganjal dihati Rangga tapi dia tetap mengizinkan Ira. Dia tidak mau kalo disebut suami suka ngelarang istri, apalagi saat dia tidak ada di apatermen pasti sangat membosankan.
.................
" Raa naik mobil gue aja ya, " ucap Oliv
" Iya. Gue juga nggak bawa mobil kok, " ucapnya cengengesan.
" Oke kita cussss. " Ucapnya.
Rumah Baca.
Mereka memilih buku yang akan dibacanya.
" Hemm Liv gue duduk disitu ya. " Ucapnya sambil menunjukkan bangku kosong yang berada di pojok belakang.
" Iyaa Ra. Nanti gue susul, gue masih mau nyari buku dulu. " Ucapnya.
Ira senyam senyum sendiri membaca buku Novel yang diambilnya tadi.
" Ihhh gimana sih cowoknya, kalo emang suka diungkapin dong. " Keselnya tapi masih senyam senyum sendiri, hingga Oliv datang.
" Ehhh lo udah dateng Liv??" tanyanya.
" Iya. Gue udah dapet buku Novel pengeluaran terbaru, tinggal bacanya aja. " Ucapnya tersenyum.
Tiga orang bertubuh kekar masuk kedalam rumah baca itu, menuju ke hadapan rak buku besi yang berada di depan Ira dan.....
Brakkkkkk
Tiga orang tadi mendorong rak besi hingga ambruk mengenai Ira dan Oliv. Tiga orang bertubuh kekar itu langsung pergi terburu buru meninggalkan rumah baca itu.
" Tolo ng tolong. " Ucap Ira.
" Akhhh sakit Raa, " ucap Oliv.
Orang orang berkerumun menggeromboli Ira dan Oliv. Yaa yang ada dibarisan tempat duduk Ira hanya dia dan Oliv. Kepala Ira dan Oliv sama sama terbentur keras ke arah lantai.
Seseorang memakai jas berwarna hitam dan kacamata berwarna hitam terburu buru memasuki rumah baca.
Melihat orang orang berkerumun ia langsung menerobos begitu saja. Matanya terbelak kaget melihat Ira yang tertimpa rak buku besi yang berisi banyak buku tebal.
Mata Ira mulai samar samar.
" Siapapun itu tolongin gue. " Ucapnya terakhir sebelum dia memejamkan matanya.
" Raa gue gak kuatt lagi," ucap Oliv ikut memejamkan matanya.
" Pakkk tolonginnn, bantuu teman saya. " Ucapnya panik.
Saat rak besi itu sudah terangkat seseorang itu langsung memeluk Ira yang sedang tergeletak dilantai dengan keadaan lemah tak berdaya.
" Raaa bangun!" ucapnya.
"Ira lo kenapa?? " ucapnya lagi, dengan suara yang bergetar dan mata berkaca kaca.
...................
Udah dulu ya.
Kita lanjutin besok lagi, oke??
Kira kira siapa ya yang tega sama Ira??
Hayok tebak.
., 😁
bkin cerita itu susah loh😏
hargain dong