NovelToon NovelToon
Unlimited System

Unlimited System

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Barat / Tamat
Popularitas:381.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: SiPemula

Sebuah Kerajaan di Dunia Fantasia melakukan pemanggilan 10 Pahlawan dari dunia lain untuk membantu Kerajaan itu menghadapi serangan Raja Iblis.

Upacara pemanggilan Pahlawan berjalan dengan lancar. Tapi karena energi yang berlebih saat upacara pemanggilan, tanpa sengaja ada seseorang dari dunia lain yang ikut terseret pergi ke dunia Fantasia.

Rein Alexander, seorang murid SMA yang tengah menikmati sensasi penggelontoran kotoran dari dalam perutnya, tiba-tiba dia tersedot masuk sebuah lubang sihir, dan sialnya dia terlempar tepat di tengah-tengah sebuah sungai.

“Bang**t, apa sebenarnya yang terjadi?.”

****

[Mau tahu kelanjutannya? silahkan di baca....]

[Update setiap hari, kecuali hari Minggu. Satu hari minimal satu BAB, tapi bisa dua atau sekaligus tiga BAB, tergantung kesibukan]

[Jangan lupa dukung Author dengan memberikan :]
[✓Like]
[✓Komen]
[✓Rate [5]]
[Vote [Seikhlasnya]]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SERANGAN PASUKAN ALIANSI

Sebeluk membaca, jangan lupa selalu dukung Author dengan cara :]

[✓ Like]

[✓ Komen]

[✓ Rate [5] dan....]

[✓ Vote [seikhlasnya]]

[Silahkan sampaikan kritik jika ada yang kurang baik dari cerita ini 😊😊🙏🙏....]

[Selamat membaca....]

*****

Ribuan orang secara tiba-tiba menyerang benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

Dengan penuh percaya diri, ribuan orang mulai merangsek dan menyerang prajurit yang menjaga benteng perbatasan.

Niat membunuh begitu kental keluar dari ribuan orang yang melakukan penyerangan.

Benteng perbatasan Kerajaan Bradford yang semula tenang, dengan cepat kini telah berubah menjadi medan peperangan.

Ribuan penyerang, melawan ratusan prajurit penjaga. Melihat keunggulan mereka dalam jumlah, orang-orang yang menyerang sangat yakin bisa menguasai benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

Namun keyakinan mereka segera sirna saat ratusan prajurit yang menjaga benteng perbatasan dengan mudah berhasil memukul mundur mereka, bahkan hampir setengah orang yang melakukan penyerangan sudah tergeletak di tanah dengan kepala terpisah dari tubuhnya.

“Sialan, kenapa mereka begitu kuat?.” kata salah satu orang yang melakukan penyerangan ke benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

“Mundur....” teriakan keras salah satu orang penyerang yang sepertinya merupakan pemimpin dari orang-orang yang melakukan penyerangan ke benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

Ratusan orang yang yang tersisa dari pihak penyerang, mulai mundur dan bergegas pergi meninggalkan benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

“Cuma sekumpulan semut ingin menguasai benteng yang aku jaga. Butuh sejuta tahun lagi untuk kalian bisa mengambil apa yang aku jaga.” seorang Jenderal yang memimpin penjagaan di benteng perbatasan berucap begitu dingin saat melihat sekumpulan orang lari terbirit-birit menjauhi benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

“Tuan, apa yang harus kita lakukan dengan mayat orang-orang yang baru saja menyerang kita?.” salah seorang prajurit menghampiri sang Jenderal dan menanyakan soal mayat orang-orang bertopeng yang barusan menyerang benteng perbatasan.

“Buka topeng mereka, dan cari apapun yang bisa menjadi petunjuk identitas siapa yang melakukan penyerangan ke tempat kita. Jika tak ada petunjuk, kumpulkan mereka di luar benteng dan bakar tanpa penghormatan.”

“Baik, Jenderal....”

Prajurit itu segera undur diri dan menjalankan perintah yang di berikan padanya.

Tidak butuh waktu lama untuk para prajurit menyelesaikan tugas mereka. Beberapa prajurit juga berhasil menemukan petunjuk tentang siapa orang-orang yang baru menyerang mereka.

“Ternyata pihak Kekaisaran.” gumam sang Jenderal. “Kumpulkan mereka ke depan gerbang, dan segera bakar.” teriak sang Jenderal memberi perintah.

Prajurit yang mendapatkan perintah dari pemimpinnya, mereka tanpa banyak bicara segera melakukan perintah itu.

Kobaran api yang cukup besar segera terlihat saat tumpukan ribuan mayat mulai di bakar. Bau daging terbakar segera tercium bersamaan dengan kobaran api yang semakin membesar.

“Aku tahu kalian bersembunyi di kegelapan hutan, aku juga yakin kalian melihat ini semua. Lihat dan saksikan, inilah yang akan kalian dapat jika mengusik Kerajaan Bradford.”

Benar apa yang diucapkan sang Jenderal, di dalam gelapnya hutan ada ribuan orang yang mendengar peringatan dari sang Jenderal. Mereka juga melihat jasad rekan-rekan mereka yang di bakar tanpa upacara penghormatan.

Marah, kesal, sedih, semua perasaan bercampur menjadi satu. Niat ingin membalas memang ada, tapi mereka sadar akan kekuatan, dan lebih memilih bala bantuan yang sedang dalam perjalanan.

*****

Pagi hari di Ibukota Kerajaan Bradford.

Kabar penyerangan benteng perbatasan oleh sekelompok orang, telah terdengar sampai ke telinga King Rainhard.

Sebanyak 50.000 pasukan telah King Rainhard kirim ke benteng perbatasan untuk membantu penjagaan benteng.

Dua orang Jenderal dan empat orang Pahlawan, mereka di utus King Rainhard untuk memimpin pasukan yang dia kerahkan ke perbatasan.

“Pasukan aliansi yang langsung di pimpin Kekaisaran Nazelda.” gumam King Rainhard saat dia memegang sebuah lencana yang di dapat dari orang-orang yang semalam menyerang benteng perbatasan.

Dengan banyaknya orang kuat di Kerajaan Bradford, pesan jarak jauh pun bisa lebih cepat sampai, dan itu mempermudah King Rainhard mengatur Kerajaan nya.

“Kaisar serta Istana Kekaisaran Nazelda memang tinggal tersisa namanya, tapi mereka tetap punya pasukan yang kuat. Di tambah Kerajaan yang beraliansi dengan Kekaisaran, akan sulit untuk menandingi kekuatan mereka.” ucapan King Rainhard dalam hati.

*****

Ribuan orang yang semalam menyerang benteng perbatasan Kerajaan Bradford, hanyalah pasukan yang bertugas mengumpulkan informasi tentang kekuatan penjaga benteng perbatasan.

Sedangkan pasukan utama yang merupakan pasukan aliansi antara Kekaisaran Nazelda dan seluruh Kerajaan pengikutnya, mereka masih dalam perjalanan.

Dengan lebih dari dua juta prajurit, tentunya pergerakan pasukan tidak begitu maksimal, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke tempat yang di tuju.

“Bagaimana, apa pasukan pengintai mendapatkan informasi, atau mereka justru telah meratakan benteng perbatasan Kerajaan Bradford?.” tanya salah satu Raja, dari lima kerajaan yang beraliansi dengan pihak Kekaisaran.

“Kabar buruk Yang Mulia. Dari puluhan ribu pasukan pengintai, hanya seribuan orang yang kembali, itupun mereka dalam keadaan luka-luka.” jawab seorang Jenderal yang mendapat pertanyaan dari sang Raja.

“Mereka memang tidak bisa di remehkan. Kabar mereka bekerjasama dengan Iblis sepertinya merupakapan kebenaran, dan aku yakin ada ratusan ribu prajurit yang menjaga benteng perbatasan, dan mungkin diantara mereka ada yang berasal dari Ras Iblis.”

“Yang Mulia, sebenarnya benteng perbatasan Kerajaan Bradford hanya dijaga ratusan orang prajurit dan seorang Jenderal. Tapi menurut salah satu pasukana pengintai, biarpun hanya ratusan prajurit, mereka sangatlah kuat, bahkan Jenderal mereka mampu membunuh puluhan orang hanya dengan sekali ayunan pedang.”

“Sepertinya peperangan ini akan sulit kita menangkan.”

“Kenapa Yang Mulia berpikiran seperti itu? Kita pasti menang, karena kita unggul dalam jumlah, dan lagi banyak orang kuat di pihak kita.”

“Apa kau lupa dengan peristiwa yang baru menimpa Istana Kekaisaran Nazelda? Mata-mata Kerajaan kita yang aku tugaskan memata-matai Kekaisaran, dia melihat secara langsung kejadian musnahnya Istana Kekaisaran beserta seluruh penghuninya. Dengan pasukan yang jumlahnya tidak menyentuh angka seratus ribu, mereka berhasil menghancurkan Istana yang di jaga ketat ratusan ribu prajurit, bahkan banyak Jenderal Kekaisaran Nazelda yang menjadi korban dalam serangan itu.”

“Aku benar-benar tidak bisa membayangkan jika pasukan mengerikan itu benar adanya berasal dari Kerajaan Bradford. Dengan jumlah prajurit yang kita miliki, aku belum yakin bisa memusnahkan mereka.”

Sang Jenderal hanya bisa terdiam sambil merenungi apa yang baru di ucapkan oleh Raja nya.

“Saat ini aku cuma bisa berharap jika pasukan yang menghancurkan Istana Kekaisaran Nazelda, bukanlah bagian dari Kerajaan Bradford.”

“Benar Yang Mulia, hamba juga berharap demikian.”

*****

1 hari berlalu begitu saja.

Pergerakan besar pasukan aliansi telah terdengar di telinga King Rainhard.

800.000 prajurit yang merupakan gabungan dari seluruh kekuatan Kerajaan Bradford dan Kerajaan Herford, telah di kerahkan menuju perbatasan.

King Rainhard yang di temani seluruh Jenderal dan para Pahlawan, mereka memimpin pasukan gabungan dua Kerajaan menuju perbatasan.

Di belakang pasukan gabungan dua Kerajaan, ada 200.000 pasukan yang berasal dari serikat Petualang.

Dengan di bawah komando Sally dan keenam rekannya, pasukan serikat Petualang mengikuti tepat di belakang pasukan Kerajaan.

Di tempat yang berbeda, seorang pemuda dan seorang wanita terlihat bergerak beriringan menuju arah perbatasan Kerajaan Bradford.

Sedangkan diatas langit, ada seekor naga hitam yang memimpin ribuan naga berwarna merah, bergerak mengikuti arah yang di tuju si pemuda.

“Ternyata Drago benar-benar bisa memanggil mereka.” ucap Rein, sosok pemuda yang membawa pasukan naga menuju medan peperangan.

“Apa tuan ingin aku memanggil para Golem yang menjaga Istana Emas?.” tanya Ellie, sosok wanita yang terus mengikuti kemanapun Rein melangkah.

“Itu sepertinya tidak perlu, karena cukup dengan Drago dan ribuan naga lainnya, aku yakin pasukan aliansi Kekaisaran akan dengan mudah di musnahkan.” dengan penuh percaya diri, Rein menolak keinginan Ellie yang ingin memanggil pasukan Golem nya.

Dengan ribuan naga yang mengikutinya, Rein tak akan turun langsung ke medan peperangan. Melainkan seperti biasa, dia akan menjadi orang yang muncul secara tiba-tiba dan mengejutkan semua orang.

Sampai di tempat yang begitu strategis untuk menyembunyikan pasukan naganya, Rein segera menyuruh Drago untuk membawa seluruh pasukannya sembunyi di lokasi yang sudah Rein tentukan.

Sebuah bukit yang cukup rimbun, menjadi tempat Rein menyembunyikan pasukan naganya. Sedangkan dari puncak bukit, Rein bisa melihat dengan jelas keadaan benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

“Benteng di sini lebih besar dan lebih kokoh dari benteng yang berdiri di perbatasan antara Kerajaan Bradford dan Kerajaan Herford.” gumam Rein.

“Tapi patut di sayangkan, benteng ini terlalu mudah di serang dari berbagai arah.”

Mulut Rein tak hentinya memuji sekaligus mengkritik benteng berbatasan Kerajaan Bradford yang berada tak begitu jauh dari tempatnya berdiri.

“Peperangan kali ini sepertinya akan lebih seru, dan aku sudah tak sabar melihat Pahlawan Kekaisaran yang konon katanya juga berasal dari tempat yang sama denganku. Siapa tahu aku mengenalnya....”

Rein terkekeh geli saat membanyang kan seorang kenalannya berdiri di sisi Kekaisaran sebagai sosok Pahlawan yang harus menjadi lawannya.

Kepulan debu segera tercipta saat jutaan orang bergerak semakin mendekati benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

Rein yang melihat pergerakan pasukan besar aliansi mulai mendekati benteng perbatasan Kerajaan Bradford, bukannya terintimidasi dengan jumlah musuh, Rein justru memiringkan senyumnya sambil menatap lapar pada sekumpulan orang yang akan menjadi lawannya.

“Saatnya pertunjukan besar di mulai....”

*****

[Bersambung....]

[Hari ini hanya satu part, karena lagi repot....]

1
Elis Aalish
bagus cerita nya up terus min
vangard jose
bagus
Eva
plot twist...
Eva
maou sama bosan dengan kegelapan...😅😅
Another Truck-kun
denga ln bp unlimited knpa ga bli tunggangan aj sih d shop /Gosh/
abdillah musahwi
siap dilaksanakan 🙋
abdillah musahwi
sepertinya MCnya dikerjain sama sistemnya nih🤔, kan hanya butuh setetes darah, lah kalo dijilat berapa tetes sudah tuh😔
abdillah musahwi
/Determined/
Divana Hattan
knp bhsn cmpur sari thor..
Allesha ❄️
hutan thor
Pubg Newstate
di tegor kali sama pembuat asli novelnya bukan ke ilangan data🤪🤣
Lord Of Domains
Thor BP itu ap
ardi ajja0505
kritik saya up nya di panjangin sama dua kali eps kalo bisa aja ny thor
Zabrig Pake Z
inventori Baru dibahas😪
Zabrig Pake Z
Monster koq Bisa pny nama😊
Rafii Dwi Rizqullah
tuanya vexana tenemnya faramis
Deon Ananta
kebayang sama anime isekai RAJA IBLIS,
dengan jentikan jari musuh mokat, dengan lambayan tangan auto rata.
Deon Ananta
thor coba pake bahasa INA semua, kasiani kami yg kurang memahami bahasa Inggris.
Razqdha
ceritanya menarik,ga ngebosenin juga karena ada epik battle nya lah ya, makasih juga buat penulis udah bikin aku ter inspirasi serta telah membuatku bersemangat kembali untuk melanjutkan karya ku.
aku
AOT YA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!