NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Ceo Dingin

Istri Rahasia Ceo Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Rumah Tangga / Cinta Murni
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Armelia Melmel

Seorang Ceo yang merahasiakan pernikahannya dengan wanita yang di cintainya. Semua itu di lakukan karena keinginan sang istri. Sang istri ingin membuktikan diri ke keluarganya jika ia mampu berdiri sendiri. Bukan tanpa alasan, semua itu terjadi karena selama ini. Sang istri selalu mendapatkan perlakuan tidak adil dari keluarganya sendiri.Sang istri juga tahu jika pernikahan mereka berdua tidak akan di restui oleh keluarga suaminya karena latar belakangnya sangat berbeda jauh. Bagaimana kisah cinta mereka jika tahta dan sosial menjadi penghalang utama hubungan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Armelia Melmel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.21 Kedatangan Alex

"Siapa?"

Grace membuka pintu.

Grace mengerutkan keningnya melihat siapa orang yang berdiri di hadapannya saat ini.

"Kakak ipar ada di sini?"

Pria itu melangkah masuk begitu saja. Meski Grace belum mempersilahkan dirinya masuk.

"Permisi tuan. Anda tidak boleh masuk begitu saja ke rumah orang."

Grace terlihat kesal.

Lily yang berada di dapur mendengar kegaduhan itu. Dia melangkah keluar.

"Tuan, anda sangat tidak sopan."Kesal Grace.

Alex menghentikan langkahnya.

"Maaf nona. Aku hanya ingin bertemu kakak ipar. Aku di tugaskan untuk menjaganya."Jawaban Alex membuat Grace semakin bingung.

"Kakak ipar? Siapa kakak iparmu?" Grace bertanya dengan kebingungan.

"Dia baru saja datang."Alex menunjuk ke arah Lily.

Grace menatap Lily.

"Lily kakak iparmu?"

Alex menganggukkan kepalanya.

Grace menutup mulutnya.

"Apa yang kamu lakukan di sini?"

Lily akhirnya membuka suara.

Alex tersenyum kecil.

"Aku datang untuk menghibur kakak ipar. Maafkan nenek atas perlakuannya tadi."

Alex terlihat merasa bersalah.

"Kenapa kamu yang minta maaf? Bukan kamu yang melakukannya."

 Lily tampak begitu tenang. Tapi netranya menatap Grace yang terlihat kebingungan.

 "Jika Lily kakak iparmu? Apa tuan Eldrick adalah suami Lily?"Grace menatap Lily dan Alex secara bergantian.

Alex mengangguk.

"Alex."

Lily sedikit ragu mengakui kebenaran hal itu.

Alex menoleh kepada Lily.

"Kamu tidak mau mengakui kakak ku?"

"Bukan begitu."

Grace menghembuskan nafas kasar.

"Sebenarnya apa yang terjadi?"

Grace duduk di sofa dengan penuh kebingungan.

"Grace, sebenarnya.."

Lily mendekat.

"Sebenarnya kakak ipar dan kakak ku menyembunyikan pernikahan mereka. Aku bantu jawab kakak ipar."Ujar Alex tersenyum kecil.

Grace menoleh kepada Lily.

"Maaf, bukan maksud ku merahasiakannya darimu. Tapi ini sudah menjadi kesepakatan kami."Lily menunduk dengan perasaan bersalah.

 "Apa ini alasan nyonya Morley menampar mu? Dia ingin mempermalukan mu."

Lily tidak menjawabnya.

"Bahkan nyonya Morley menjodohkan suami mu dengan wanita lain. Apa pernikahan kalian berdua tidak mendapatkan restu?"

Lily menggelengkan kepalanya.

"Lalu apa yang akan kamu lakukan sekarang Lily?"

"Jangan di pikirkan. Ayo lanjutkan memasak."

"Bagaimana dengan ku?"

Alex menatap Lily dan Grace.

"Pulanglah."

"Tidak akan."Tolak Alex.

"Terserah dengan mu."

Lily dan Grace tetap melangkahkan kakinya ke dapur dan meninggalkan Alex seorang diri di ruang tamu.

Alex hanya tersenyum kecil melihat kepergian Lily dan Grace.

"Apa yang kamu lakukan di sini Alex? "

Alex membaringkan tubuhnya di sofa. Netranya memandang langit-langit ruang tamu.

Beberapa menit kemudian. Dia bangkit dari sofa. Pria itu berjalan ke sekeliling.

Langkahnya terhenti di depan sebuah foto yang tertata rapi di dinding.

Bibir Alex melengkung membentuk senyuman tipis.

"Manisnya."Gumamnya tersenyum kembali.

"Siapa?"

Alex menoleh.

"Kakak ipar mendengarnya?"

"Aku rasa bukan aku tujuan mu."

Lily tersenyum tipis.

"Tolong rahasiakan kak."

Tatapan Alex seperti memohon.

"Jika tidak bisa melawan nenek mu. Jangan mencoba memulainya."

Alex hanya tersenyum kecil.

"Ayo makan."

Lily melangkah masuk ke meja makan setelah mengatakan hal itu.

Beberapa menit kemudian. Alex menyusulnya.

"Apa ada juga buat ku?"

Alex mencoba memecahkan keheningan.

"Duduklah."Ujar Lily.

Alex melirik ke arah Grace.

Wanita itu sama sekali tidak melihat ke arahnya.

 "Ada apa?"

Lily menatap adik iparnya.

"Tidak apa-apa. Aku kira kita akan makan steak. Rupanya mie instan."

"Apa kamu tidak suka?"

"Aku suka."

Alex segera duduk di hadapan kakak iparnya dan juga Grace.

"Tidak perlu berbohong. Orang kaya seperti kalian mana mungkin terbiasa dengan makanan seperti ini."Sindir Grace

Lily terkekeh kecil.

Di sisi lain, tepatnya di pesta. Nyonya Colins baru saja tiba.

Kedatangannya tentu saja di sambut hangat oleh nyonya Morley.

"Aku kira kamu tidak akan datang. Tapi Ana mengatakan jika kamu sedang ada urusan. Apa urusan mu sudah selesai?"

"Sudah. Selamat ulang tahun Morley. Semoga kamu panjang umur dan sehat selalu."

Nyonya Colins memeluk nyonya Morley. Persahabatan keduanya sudah berlangsung cukup lama. Selama berteman, mereka berdua sama sekali tidak pernah berdebat.

 Persahabatan mereka berdua begitu banyak menyentuh hati para tamu undangan.

 Setelah melepaskan pelukan mereka. Nyonya Colins memberikan hadiah pemberiannya kepada sahabatnya.

"Nenek."Ana menyapa neneknya.

"Maaf sayang. Nenek datang terlambat."Nyonya Colins memegang tangan Ana.

 Beberapa menit kemudian. Wanita tua itu menyadari sesuatu.

Netranya melihat sekeliling. Nyonya Colins seperti mencari keberadaan seseorang.

Ana yang melihat hal itu jelas menyadarinya. Jika neneknya sedang mencari keberadaan Lily.

"Nenek, ayo makan sesuatu."

Ana segera mengalihkan perhatian neneknya.

"Ana benar. Kamu baru saja tiba."

Ana tersenyum kecil.

Dia telah berhasil mengalihkan perhatian neneknya. Dia mengikuti neneknya segera.

 Sementara itu, Eldrick berada di luar aula. Pria itu memutuskan untuk kembali.

"Eldrick."

Eldrick memutar bola matanya.

"Ada apa lagi mah? Aku sudah memutuskannya. Tidak akan ada perjodohan."

Eldrick melangkah masuk ke dalam mobilnya setelah mengatakan hal itu. Meski seberapa keras mamahnya memanggilnya. Dia tetap tidak peduli.

"Cari tahu di mana nyonya sekarang?"

 "Nyonya ada di rumah Grace. Bahkan tuan Alex juga ada di sana."

Eldrick mengepal kuat.

"Bocah tengik itu. Apa yang sedang ia rencanakan."Gumam Eldrick.

"Apa tuan ingin ke sana?"

"Tidak. Suasananya akan sedikit canggung."

"Lalu kita akan kembali ke mansion tuan?"

"Khmm."

Will tidak bertanya lagi. Dia melaju menuju ke mansion.

Sepanjang perjalanan. Eldrick berkali-kali mengecek ponselnya. Tidak ada pesan dari sang istri. Hal itu semakin membuat Eldrick khawatir.

Ketika mobil mereka memasuki pekarangan mansion. Netra Eldrick tertuju kepada mobil Alex yang terparkir di depan mansion miliknya.

"Ada apa tuan?"

"Tidak ada apa-apa.''

"Sepertinya itu mobil tuan Alex."

Eldrick segera turun dari mobil. Baru saja menginjakkan kaki di ruang tamu. Sang adik sedang tersenyum ke arahnya.

"Akhirnya kamu datang kak."Ujar Alex tersenyum tipis.

"Beraninya kamu menginjakkan kaki di tempat ku."Ketus Eldrick.

"Ya tuhan. Begini caramu menyambut tamu?"

"Aku tidak punya tamu seperti mu."

"Bagaimana?"

"Jangan ikut campur. Urus saja urusan mu sendiri. Jika nenek kalah maka kamu akan menjadi sasarannya."

Alex terkekeh kecil.

"Itu tidak akan terjadi. Wanita itu menyukai mu. Sorot matanya menunjukkan semuanya Eldrick."

"Aku sama sekali tidak peduli. Pulanglah. Kamu hanya menganggu di sini."

Eldrick melangkah masuk ke dalam kamarnya meninggalkan Alex seorang diri di taman.

Melihat kakaknya pergi. Alex juga meninggalkan mansion kakaknya. Dia sedikit kesal dengan sikap dingin kakaknya. Tapi meski begitu, Alex tahu jika kakaknya itu tetap menyayanginya.

Hubungan keduanya cukup akrab. Sikap keduanya sangat berbanding terbalik.

Jika Eldrick memiliki sikap dingin. Sangat berbeda dengan dirinya.

Pada akhirnya, Alex memilih meninggalkan mansion kakaknya.

1
Armelia Melmel
terimah kasih kak.
Nabila
bagus
Armelia Melmel: terimah kasih kak.
total 1 replies
Nabila
lanjut thor.. ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!