NovelToon NovelToon
DENDAM DI BALIK AIR TERJUN

DENDAM DI BALIK AIR TERJUN

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Balas Dendam
Popularitas:172
Nilai: 5
Nama Author: Stychin

Sebuah liburan akhir pekan berubah menjadi mimpi buruk saat sekelompok remaja menemukan rahasia kelam di balik keindahan sebuah air terjun terpencil.Satu persatu dari mereka mulai menghilang,memaksa yang tersisa untuk memecahkan kutukan kuno sebelum fajar tiba atau menjadi korban berikutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Stychin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

  Pagi hari di jam 08.15 kelima teman itu sudah berkumpul di rumah lastri dengan membawa masing masing tas.lastri melihat damar dan desi yang tampak saling mendiamkan.seperti orang asing.

  Demi menghindari kemacetan,mereka berangkat lebih awal.menggunakan mobil milik damar.berbeda dengan kemarin kemarin,kini yang mengisi jok depan adalah astri.aman,reza dan desi duduk bertga di belakang.masih tak ada yang berani membahas permasalahan sepasang kekasih yang sudah menjadi mantan.

Meski belum bisa menerima,desi mencoba bersikap biasa saja.ia tak pernah tahu jika damar meninggalkan dirinya demi lastri sahabat dekatnya selama ini.

"masih lama ya sampenya?"ucap desi.

"lumayan 2 jam lagi sampe kayaknya"ujar damar.

  Lastri memandangi wajah laki laki itu dengan tajam.tak begitu suka dengan respon dari laki laki itu.

  Damar menepikan mobilnya disebuah masjid besar di jalan yang mereka lalui.ia menyuruh teman temannya untuk turun jika memang ada yang mau ke toilet.sedangkan ia sendiri akan turun untuk sekedar membeli kopi.agar saat mengemudi tak di serang oleh rasa kantuk.

 Arman dan reza turun lebih dulu.mereka berdua berniat untuk membuang air kecil.di dalam mobil hanya ada desi,lastri dan damar.

  Karena merasa canggung desi pun ikut turun.ia pergi ke toilet perempuan meskipun sebelumnya ia tak mempunyai niat untuk kesana.Berdiam diri di dalam toilet lebih baik dari pada merasa terabaikan di dalam mobil bersama damar dan lastri.

"Dam.aku gak suka deh kamu bersikap baik sama desi"ucap lastri.

"loh kenapa?dia kan cuma nanya las?"

"kalo kamu bener sayang sama aku ya lakuin aja.jujur aku cemburu tau!!"ucap lastri dengan nada manja.

"hahaha iya iya cantik"ujar damar dengan mengelus rambut gadis itu.

 Di dalam toilet desi memukul mukul kepalanya sendiri.ia tak bisa bersikap seperti biasa.sedangkan hubungannya bersama damar sudah mereka bangun bertahun tahun.dan tahun ini seharusnya mereka akan melangsungkan pernikahan.

  Masih tak mengerti letak kekurangan desi dimana sampai damar tega meninggalkannya demi wanita lain.

15 menit sudah setelah semuanya masuk ke dalam mobil.Damar kembali menancap gas mobilnya untuk melanjutkan perjalanan mereka yang sempat terhenti.

  Baru setengah perjalanan.damar memandangi wajah teman temannya di belakang yang tertidur lewat kaca mobilnya.saat melihat wajah desi terbesit di dalam pikirannya saat ia pertama kali mencium bibir gadis itu malam tadi.

"maafin aku des"batinnya.

Namun saat melihat kepala desi di jauhkan ke bahu reza.damar seakan kesal,ia menanap rem mobilnya secara mendadak.membuat teman temannya hampir tersungkur termasuk dirinya.mereka terbangun lalu kembali membenarkan posisi mereka masing masing.

"aduh..damar..kenapa sih?"ketus lastri.

 Setelah menyadari hal yang baru saja di lakukannya.damar bersikap salah tingkah.

"oh sorry itu tadi ada kucing lewat"ucapnya.

"hati-hati bro..mau gantian nyetir?"tanya reza.

  Dengan cepat ia menggeleng,pasti lastri akan mengomelinya lagi jika ia duduk di dekat desi.

"ah gausah gapapa.gue masih sanggup kok"ucap damar.

  Reza hanya mengangguk.sedangkan arman merasa pandangan antara lastri dan damar bukanlah pandangan biasa.merasa ada yang janggal di antara keduanya.

 Ia menepis pikiran buruknya.lalu bersikap seolah semua baik baik saja.

2 jam sudah mereka tiba di air terjun yang mereka tuju.rasa lelah mereka terbayarkan.begitu juga dengan lastri,gadis itu tampak memandangi air terjun yang sangat indah di matanya.

 Banyak para remaja seusianya yang sedang bercamping disana.tak jarang ada beberapa keluarga juga yang menikmati waktu libur mereka di sana.

   Pintu masuk seakan padat penuh dengan pengunjung.banyak anak kecil yang berlalu lalang berlarian kesana kemari.

"ayolah masuk,malah pada bengong"ucap lastri.

Kelimanya masuk ke area air terjun.lastri dan desi berlarian kecil.memandangi tempat itu dengan rasa kagum.sedangkan arman,reza dan damar hanya tersenyum tipis melihat tingkah teman mereka.

"hey..ayo kita dirikan dulu tenda sebelum banyak orang yang datang lagi"teriak reza.

Kedua gadis itu kembali berlari ke arah teman temannya yang tengah sibuk.mereka sama sama mendirikan tenda dia tanah yang penuh dengan rerumputan halus.pemandangan air terjun itu secara langsung berhadapan dengan tenda mereka.

"akhirnya selesai juga"lirih arman dengan sedikit keringat di keningnya.

"nih minum dulu man"lastri memberikan satu botol air mineral untuk arman.namun di tolaknya dengan halus.

"Makasih las,simpan aja buat kamu.aku bawa sendiri"jawabnya.

Lastri tersenyum samar,ia tak menunjukan kekesalannya terhadap arman.siapa sangka di antaranya damar tengah memandangi wajah lastri dengan datar.

 Seharusnya lastri memberikan minum itu kepadanya bukan kepada arman.alasannya ia meninggalkan desi karena gadis itu,tapi melihat tingkah lastri barusan membuat damar tak mengerti apa sebenarnya rencana lastri.

"Masih mau disini?gas lah kita foto foto"ucap lastri.

Di angguki oleh semua temannya.senyum bahagia terukir di bibir mereka.

 Desi gadis yang tengah patah hati pun seolah patah hatinya sedikit terobati.udara yang segar,air terjun yang masih sangat asri perlahan membasahi baju mereka.keputusan mereka untuk berlibur kesana tak sia sia,mereka benar benar menikmati pemandangan itu dengan kepuasan hati mereka.

"coba coba fotoin aku sama lastri"ucap damar.

 Desi memandanginya.ia tersenyum samar.tak bisa lagi merasakan cemburu karena sekarang laki laki itu bukan lagi kekasihnya.

"giliran gue dong..gue sama desi ya des"ajak reza.

 Reza dengan sengaja meraih tangan mungil milik gadis itu yang tengah melamun.memandangi damar dan lastri yang tampak asik.

"hah"ucapnya dengan planga plongo.

Mereka berpose macam macam.berharap pertemanan mereka akan berlangsung hingga mereka tua nanti.

"udah sore aja.mandi disana yu?"ajak damar sambil berlari di susul oleh desi,arman dan reza.

Sedangkan lastri ia membuka baju dan celana panjangnya.hanya tersisa baju sexy dan celana pendek.Tubuhnya yang tinggi namun berisi,membuat mata laki laki terbelalak memandangi tubuh indah milik gadis itu.

"ikutan dongg"ia menceburkan dirinya ke dalam air.membuat celana dan bajunya basah.warna dan bahan dari baju yang di gunakan lastri sangat lah tipis.hingga memperlihatkan dalaman gadis itu.

   Tak bisa di bohongi damar seakan terhipnotis.ia memandangi lastri dengan tatapan penuh kagum.

 Bibirnya tersenyum seolah mengundang hasratnya untuk lebih dekat dengan gadis yang selama ini ia sukai secara diam diam.

"kenapa?ada yang salah?kok ngeliatinnya pada gitu sih?"tanya gadis itu.

"kamu lebih cantik pake baju kayak gini las"puji damar secara terang terangan.

"kamu gapapa kan des?"Tanya reza dengan menepuk pelan bahu gadis yang tengah menunduk.

"gapapa za"

  Reza tahu senyum yang terukir di bibir desi hanyalah kesakitan.tak mudah melupakan seseorang yang sangat kita cintai.bahkan rasa sakit yang di rasakan desi,bisa reza rasakan juga.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!