NovelToon NovelToon
Bangkitnya Sekte Kuno: Meraih Puncak Tertinggi

Bangkitnya Sekte Kuno: Meraih Puncak Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kultivasi
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Miss_Dew

Sekte kuno Pedang Langit yang berjaya selama seribu tahun, dalam lima ratus tahun terakhir mengalami kemunduran akibat seluruh guru besar dan murid sekte bahkan sesepuh serta ketua sekte tewas dalam perang melawan Klan Iblis. Hanya tersisa, seorang murid luar Li Tianchen dan mendapatkan warisan dari guru besar. li Tianchen menjadi ketua sekte Pedang Langit.
Hidup damai dan nyamannya mulai terusik, saat Sekte -sekte baru menyerang dan ingin menguasai wilayah sekte Pedang Langit.
Mampukah Li Tianchen mempertahankan sekte pedang Langit? Dapatkah Tianchen mendapatkan murid untuk membantu sekte meraih puncak tertinggi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss_Dew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEKTE KUNO 21

Aroma darah dan asap hitam masih membumbung tipis dari cawan-cawan dupa iblis. Di atas mimbar utama, Ketua Sekte Mo Wuji duduk dengan wajah sehitam dasar kuali. Di bawahnya, Putra Suci Lu Yunyao berdiri dengan napas memburu, sementara para Ketua Lembah Cabang dan Sesepuh Luar berbaris kaku dengan wajah pucat.

Sudah tiga hari berlalu sejak beritanya menyebar, namun penyelidikan atas pemusnahan Keluarga Liu masih menemui jalan buntu.

"Sampah! Semuanya sampah!" raung Lu Yunyao, melemparkan sebuah gulungan informasi hingga hancur menjadi debu di udara. "Tiga hari! Tiga hari kalian menyisir wilayah radius seribu mil, dan kalian tidak menemukan satu pun jejak pelaku?! Apakah kalian semua buta?!"

Seorang Ketua Lembah Cabang maju dengan tubuh gemetaran, langsung berlutut di lantai marmer yang retak. "P-Putra Suci, ampunilah kami! Pelaku benar-benar tidak meninggalkan jejak karma atau aura spiritual biasa! Namun... dari sisa-sisa peleburan formasi pelindung Kediaman Liu yang mencair menjadi kaca hitam, para sesepuh formasi telah menyimpulkan sesuatu..."

Mo Wuji membuka matanya, kilatan merah menakutkan terpancar dari pupilnya. "Katakan. Apa kesimpulannya?"

"L-Lapor Ketua Utama..." jawab Ketua Cabang itu dengan suara terbata-bata. "Mampu meratakan seluruh Kediaman Liu hanya dalam waktu satu cangkir teh, serta menghancurkan Formasi Perlindungan Tingkat Lima tanpa memicu ledakan balasan... Pelakunya dipastikan bukan kultivator biasa. Dari tingkat pemadatan energi di lokasi kejadian... besar kemungkinan yang memusnahkan Keluarga Liu adalah seorang Kultivator di atas Tingkat Maharaja!"

DASSS!

Kata-kata itu bagaikan petir menyambar di dalam aula!

Seluruh sesepuh yang hadir menahan napas. Tingkat Maharaja! Di seluruh Daratan Zhuisan, kultivator yang mencapai Ranah Maharaja sudah bisa dihitung sebagai leluhur tua dari sekte-sekte raksasa. Dan seseorang di atas tingkat Maharaja? Itu adalah ranah para ahli tersembunyi yang sudah lama tidak menampakkan diri di dunia fana!

Wajah Lu Yunyao berubah makin kelam. Gigi-giginya bergemertak tajam. "Kultivator di atas Tingkat Maharaja?! Kenapa sosok semulia itu tiba-tiba turun tangan hanya untuk memusnahkan keluarga kecil seperti Keluarga Liu?! Apakah... apakah dia juga mengincar Wadah Kultivasi Murni milik anak haram keluarga Liu?!"

Ketua Utama Mo Wuji mengangkat tangannya, menghentikan spekulasi liar di dalam ruangan. Suaranya yang berat dan gaib bergema, menekan seluruh kepanikan.

"Cukup," tegas Mo Wuji. "Jika yang bergerak memang seorang ahli di atas Ranah Maharaja, maka penyelidikan secara membabi buta hanya akan membawa kehancuran bagi Sekte Lembah Sunyi kita. Kita tidak boleh memancing permusuhan dengan monster tua yang tidak kita ketahui asalnya."

"Tapi Ayah!" protes Lu Yunyao dengan mata merah menyala. "Dendam ini... dan Wadah Kultivasiku—"

"Dengar, Yunyao!" potong Mo Wuji dengan tatapan menembus jiwa, membuat Lu Yunyao bungkam seketika. "Seorang kultivator sejati tidak boleh terikat pada satu kegagalan! Wadah kultivasi itu memang berharga, tapi bukan satu-satunya jalan menuju puncak!"

Mo Wuji berdiri, mengibaskan jubah hitamnya. "Hentikan pencarian terbuka ini untuk sementara waktu. Yunyao, fokuskan seluruh perhatian dan energimu untuk berlatih! Kurang dari setengah tahun lagi, Turnamen Seratus Tahunan Daratan Zhuisan akan dimulai!"

Mendengar nama turnamen itu, mata para sesepuh berkilat. Turnamen Seratus Tahunan adalah ajang pertempuran paling agung di seluruh benua, di mana seluruh jenius muda dari berbagai sekte bertarung memperebutkan kejayaan.

"Turnamen kali ini tidak seperti biasanya," lanjut Mo Wuji, suaranya dipenuhi ketamakan yang tertahan. "Penyelenggara turnamen, Aliansi Benua telah menyiapkan hadiah utama yang sangat luar biasa sebuah Senjata Sakti Tingkat Dewa! Selain itu, siapa pun yang berhasil masuk ke dalam daftar Seratus Kultivator Muda Terkuat akan mendapatkan akses ke dalam Kolam Pembaptisan Surgawi!"

Napas Lu Yunyao membara kembali. Senjata Sakti Tingkat Dewa! Jika dia bisa mendapatkan senjata itu, bahkan seorang ahli Ranah Maharaja pun harus berpikir puluhan kali sebelum berani menyenggolnya!

"Gunakan amarah dan dendammu ini sebagai bahan bakar kultivasimu, Yunyao!" seru Mo Wuji dengan penuh wibawa. "Masuklah ke dalam Gua Es Terlarang! Tembus ranahmu sebelum turnamen dimulai! Buat nama Sekte Lembah Sunyi menggetarkan seluruh Daratan Zhuisan!"

Lu Yunyao mengepalkan tangannya rapat-rapat, lalu berlutut dengan penuh rasa hormat. "Hamba menerima perintah, Ayah! Aku akan memusatkan seluruh jiwa dan ragaku untuk turnamen ini! Saat aku menjadi juara dan menyabet Senjata Sakti Tingkat Dewa itu, aku sendiri yang akan memburu siapa pun yang bertanggung jawab atas kehancuran Keluarga Liu!"

Sementara di luar dunia bergejolak oleh konspirasi dan persiapan perang, di dalam Menara Sepuluh Waktu, Ziyan sedang berjuang di antara hidup dan mati.

Sringgg! BUMMM!

"Khhh!" Ziyan terlempar ke udara, meluncur belasan meter sebelum akhirnya berguling-guling kasar di atas tanah batu yang keras. Pakaian latihannya sudah robek di berbagai tempat, memamerkan luka-luka goresan yang mengeluarkan darah.

Di dalam ruangan menara yang tak bertepi itu, langit berwarna abu-abu kehampaan. Di hadapan Ziyan, berdiri tiga sosok bertubuh jangkung yang terbuat dari perunggu hitam, Boneka Mekanisme Purba. Masing-masing boneka memegang pedang panjang yang memancarkan aura pedang tajam yang setara dengan tingkat kultivasi Ziyan saat ini.

"Sialan!" jerit Ziyan sambil bangkit berdiri, mengusap darah di bibirnya. Tangannya gemetaran memegang pedang besi. "Boneka-boneka gepeng ini tidak punya rasa lelah sedikit pun! Ini baru hari ketiga... Maksudku, ini baru beberapa jam di dalam, tapi rasanya aku sudah bertarung selama sebulan penuh!"

WHUSH!

Tanpa memberi waktu bagi Ziyan untuk bernapas, ketiga boneka perunggu itu bergerak serempak. Langkah kaki mereka begitu cepat hingga menciptakan bayangan semu di udara. Tiga sabetan pedang membelah angin dari tiga arah berbeda, atas, kiri, dan kanan, mengunci seluruh jalur melarikan diri Ziyan!

"Gerakan Inti Pedang Ketiga!" jerit Ziyan dalam hati.

Ia memejamkan mata sekejap, mengingat kembali momen ketika Tianchen memegang tangannya di halaman kebun.

Genggam pedang seolah memegang burung kecil... Alirkan qi dari dantian, jangan dipaksa... Rasakan anginnya...

Ziyan membuka matanya. Pupil matanya berkilat tajam. Ia tidak membuang energi dengan berteriak. Kuda-kudanya merendah secara alami, panggulnya memutar halus, dan alir qi spiritual di dalam tubuhnya mengalir mulus tanpa hambatan menuju mata pedangnya!

Sringgg!

Ziyan mengayunkan pedangnya dalam satu melingkar yang sangat anggun.

BOOMMM!

Sebuah gelombang angin memotong berbentuk lingkaran biru meledak dari pedangnya! Tebasan angin itu tidak hanya menangkis tiga pedang perunggu lawan, tetapi juga menyapu tubuh ketiga boneka tersebut hingga terpelanting dan hancur berkeping-keping menjadi serpihan logam!

"HAH! HAH! HAH!" Ziyan terengah-engah, berlutut dengan satu kaki sambil menyangga tubuhnya menggunakan pedang.

Namun, belum sempat rasa bangga menguasai dadanya, tanah di sekitarnya mendadak bergetar hebat. Dari dalam tanah kegelapan, muncul sepuluh... lima puluh... seratus boneka perunggu baru dengan mata merah menyala! Tak hanya itu, di udara, raungan binatang buas spiritual, Serigala Angin Tingkat Tiga, bergema memekakkan telinga!

"A-Apa-apaan ini?!" teriak Ziyan dengan mata membelalak lebar. "Guru! Kau ingin membunuhku ya?!"

1
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Sudah bersatu sana iblis Ming😒
tuhh dengar apa kata guru mu ziyan ikut aja..
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Ngk kuno ngk moderen tetep waee ada iblis dan saiton dalam berbagai bentukk
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Cieeee udah pangil istri... kalian baru mempersatukan tp blom sahh .. jdi tahan dulu yahh suamii🤭🤭
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Hedehhhh embah uyut mau nikahh.. yukk para cicit kita restui uyut kita menjadi wahhhh dan awet muda selamanya 🤣🤣
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Nahh murid cerdass .. baru juga diangkat jd murid udah paham semua hal itu.. danpaham btull gurunyaa🤣
tenann yunnn... tuan Tian sangat tampan kokk JD nikmatin aja🤭
❤️⃟WᵃfTɑ˪ˡʈʜΑ𝐇⃟⃝ᵧꕥ●⑅⃝ᷟ
apalagi sih itu baru juga ziyan mau seneng lagi tau² ada suara ledakan gitu
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Luar biasa donk kalau bisa tambah awet muda karena pegobatan yg intimm🤭
murid yg pintar langsung bisa tepat sasaran 🤣🤣🤣
❤️⃟WᵃfTɑ˪ˡʈʜΑ𝐇⃟⃝ᵧꕥ●⑅⃝ᷟ
siapa ya itu perasaan si tiancheng itu gapunya leluhur deh apa kira² itu ada penjaga perpustakaan nya ya
❤️⃟Wᵃfαиιєℓα
Wahh akhirnya ziyan kamu berhasil juga , ehh suara apa itu
❤️⃟WᵃfTɑ˪ˡʈʜΑ𝐇⃟⃝ᵧꕥ●⑅⃝ᷟ
baru juga mau happy taunya tantangan yg sebenarnya baru Dateng yg sabar aja ya ziyan 🤣
❤️⃟Wᵃfαиιєℓα
nah baru masuk udh ditanya , tapi suara siapa itu yang nanya ke yuanling
❤️⃟Wᵃfαиιєℓα
nah denger kata ayahmu mending fokus menambah ilmu daripada ngelakuin hal sia2
ziyan ayo pasti bisa kamu ngelewatin ini 🤣
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
wahh semoga pemersatu nya berhasil dan bisa saling melengkapi🤭
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Masalah ya tuhh metode kudu saling mengisi dalam pemersatu bangsa jd.. ku di sahhhhhhhh🤣🤣🤣
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
wahh teryata .. ngk perlu cari murid
udah pada datang sendiri..
hanya tinggal bersatuu dan bangkit
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Wkwkwk bukan hanya jantung yg berdetak kencang pasti nihh 🤣🤣
SENJA
laaaah itu tiancheng terkuat diantara manusia lainnya 😂
SENJA
iya tinggal cari 3 lagi 🤣 itu siluman rubah suruh jadi manusia terus kultivasinya di turunin
SENJA
buseeeh siluman 😂
🤎✮⃝🍌 ᷢ ͩ🍒⃞⃟🦅𝘽𝙖𝙮𝙪ˢ⍣⃟ₛ
Ngeri, Ziyan naik tingkatnya secepat kilat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!