NovelToon NovelToon
Legenda Mutiara Naga Kosmik

Legenda Mutiara Naga Kosmik

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dianggap sebagai sampah karena meridiannya yang hancur, Ling Tian hidup dalam penghinaan dan keputusasaan. Namun, takdirnya yang kelam berubah selamanya saat ia secara tak sengaja membangkitkan Mutiara Naga Kosmik, sebuah artefak ilahi yang menyimpan jiwa Naga Purba dan rahasia ruang-waktu.

Dengan warisan yang menentang langit ini, perjalanan Ling Tian dimulai. Dari seorang pemuda yang dicemooh, ia bangkit untuk membalas dendam, mengguncang sekte, dan menaklukkan kerajaan. Perjalanannya membawanya melintasi dunia fana menuju alam abadi, di mana setiap langkah adalah pertaruhan antara hidup dan mati. Ini adalah kisah tentang bagaimana seorang sampah bisa naik menjadi penguasa kosmos, mengungkap konspirasi universal, dan memegang takdir jutaan dunia di tangannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Pendaftaran yang Mengejutkan

Aula Administrasi Klan Ling adalah sebuah bangunan yang megah dan sibuk, tempat para tetua mengurus berbagai urusan klan. Pendaftaran untuk Kompetisi Klan tahunan dilakukan di sini, di bawah pengawasan langsung salah satu tetua.

Saat Ling Tian melangkah masuk, keheningan yang canggung langsung menyelimuti aula. Para murid junior yang sedang mengantri atau mengobrol segera berhenti dan menatapnya dengan campuran cemoohan dan rasa ingin tahu. Kehadiran 'sampah' paling terkenal di klan di tempat seperti ini adalah pemandangan yang langka.

Ling Tian mengabaikan tatapan mereka dan berjalan lurus ke meja pendaftaran. Di belakang meja duduk seorang pria tua dengan janggut abu-abu panjang, Tetua Fu, yang dikenal karena sikapnya yang kaku dan taat aturan.

"Aku ingin mendaftar untuk Kompetisi Klan," kata Ling Tian dengan suara tenang.

Tetua Fu mengangkat kepalanya dari gulungan bambu yang sedang ia periksa. Ia menatap Ling Tian sejenak, lalu mengerutkan kening. "Kompetisi Klan memiliki persyaratan minimum. Peserta harus telah mencapai setidaknya Alam Pemurnian Qi tingkat ketiga. Ling Tian, menurut catatan terakhir... kau masih di tingkat pertama."

Beberapa murid di belakang mulai tertawa kecil.

"Dia pikir ini lelucon?"

"Mungkin tiga tahun lumpuh telah merusak otaknya."

"Catatan itu sudah usang," jawab Ling Tian tanpa emosi. "Aku meminta untuk diuji."

Tetua Fu menghela napas, tampak kesal karena waktunya terbuang. "Baiklah. Letakkan tanganmu di atas Batu Uji Kekuatan ini. Jika tidak menyala sampai tingkat ketiga, segera pergi dari sini dan jangan membuat keributan."

Di atas meja ada sebuah bola kristal hitam seukuran kepala manusia. Ini adalah Batu Uji Kekuatan, sebuah artefak yang bisa secara akurat mengukur tingkat kekuatan seorang kultivator di Alam Pemurnian Qi.

Ling Tian melangkah maju. Seluruh mata di aula tertuju padanya, sebagian besar mengharapkan ia mempermalukan dirinya sendiri. Ia meletakkan telapak tangannya di atas permukaan batu yang dingin itu.

Ia tidak berniat mengungkapkan kekuatan penuhnya di tingkat ketujuh. Itu akan menjadi kartu trufnya. Tujuannya hari ini hanyalah untuk lolos kualifikasi dan mengirimkan sedikit kejutan. Dengan hati-hati, ia menyalurkan sebagian kecil dari Qi Naga Kosmik miliknya, menekannya agar tampak seperti Qi biasa, dan mengendalikannya setara dengan kekuatan tingkat kelima.

WENG...

Batu Uji Kekuatan itu mulai bersenandung. Sebuah cahaya redup muncul dari dasarnya—cahaya tingkat pertama.

"Sudah kuduga," seseorang mencibir.

Tetapi cahaya itu tidak berhenti. Dengan cepat, ia naik, melewati tanda untuk tingkat kedua, lalu dengan mantap mencapai tingkat ketiga, menyebabkannya bersinar dengan cahaya putih yang solid.

Para murid yang tadinya mencibir langsung terdiam. Tetua Fu sedikit menegakkan punggungnya, tampak terkejut.

Namun, drama itu belum berakhir.

Cahaya itu terus merangkak naik, melewati tingkat ketiga, dan dengan cepat mencapai tingkat keempat, mengubah warna batu menjadi hijau pucat.

Seluruh aula kini sunyi senyap. Tingkat keempat! Sama seperti Ling Hong, salah satu junior berbakat!

Di bawah tatapan tak percaya semua orang, cahaya itu berkedip sekali lagi dan naik satu tingkat terakhir sebelum berhenti. Warna batu itu kini menjadi hijau zamrud yang pekat.

Alam Pemurnian Qi, Tingkat Kelima!

Keheningan itu pecah menjadi kegemparan yang luar biasa.

"TINGKAT KELIMA?!"

"Tidak mungkin! Mataku pasti salah lihat!"

"Bagaimana ini bisa terjadi? Bukankah dia lumpuh selama tiga tahun?"

Tetua Fu melompat dari kursinya, wajahnya penuh ketidakpercayaan. Ia menatap batu itu, lalu ke Ling Tian, lalu kembali ke batu. "Ini... ini tidak mungkin! Pasti ada yang salah dengan batunya!"

Ia menyuruh Ling Tian minggir dan meletakkan tangannya sendiri di atas batu itu. Batu itu langsung bersinar dengan cahaya biru yang menyilaukan, menunjukkan kekuatannya di Alam Pembangunan Fondasi. "Batu ini bekerja dengan baik..." gumamnya pada diri sendiri, kebingungan total.

Ia menatap Ling Tian dengan tatapan yang sama sekali baru. Tidak ada lagi cemoohan atau kejengkelan, hanya keterkejutan dan kebingungan yang mendalam. "Kau... kau benar-benar di tingkat kelima?"

"Apakah Tetua masih meragukan artefak klan?" balas Ling Tian dengan tenang.

Tetua Fu terdiam. Setelah beberapa saat, ia menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan keterkejutannya. Ia mengambil kuas, mencelupkannya ke dalam tinta, dan dengan tangan yang sedikit gemetar, menulis nama Ling Tian di daftar peserta. Di samping namanya, ia menulis: 'Tingkat Kelima'.

"Pendaftaranmu... diterima," katanya dengan suara serak.

Tanpa berkata apa-apa lagi, Ling Tian berbalik dan berjalan keluar dari aula, meninggalkan puluhan orang yang masih membeku karena syok.

Saat pintu aula tertutup di belakangnya, berita itu meledak seperti bom. Para murid berlarian keluar, menyebarkan kabar yang tak terbayangkan itu ke setiap sudut Klan Ling.

"Ling Tian si sampah telah kembali!"

"Dia tidak lumpuh! Dia seorang jenius di tingkat kelima!"

"Langit Klan Ling akan berubah!"

Berita itu dengan cepat mencapai telinga Ling Feng. Ia sedang bermeditasi di kamarnya, mencoba merasakan ambang batas tingkat ketujuh dengan bantuan pil yang baru dibelinya. Ketika Ling Jian menerobos masuk dengan panik dan menceritakan apa yang terjadi, Ling Feng hanya membuka matanya dengan dingin.

"Tingkat kelima?" Ia mendengus. "Jadi anjing liar itu menyembunyikan kekuatannya selama ini. Menarik. Tapi jadi apa? Aku berada di puncak tingkat keenam, hanya selangkah dari tingkat ketujuh. Jarak di antara kita seperti langit dan bumi."

Namun, di matanya yang dalam, kilatan niat membunuh yang lebih dingin dari sebelumnya berkelebat. Ia merasakan ancaman, sekecil apa pun itu, dan ia berniat untuk menghancurkannya sebelum bisa tumbuh.

Di tempat lain, di sebuah halaman yang elegan, Murong Xue juga menerima kabar itu. Reaksinya berbeda. Tidak ada kemarahan atau cemoohan. Hanya keterkejutan yang tulus dan tatapan yang rumit saat ia melihat ke arah halaman terpencil Ling Tian. Untuk pertama kalinya, ia merasa bahwa keputusannya tiga tahun lalu mungkin... terlalu terburu-buru.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!