NovelToon NovelToon
My Dosen Is My Husband

My Dosen Is My Husband

Status: tamat
Genre:Komedi / Identitas Tersembunyi / Keluarga & Kasih Sayang / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa / Tamat
Popularitas:990.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: SilverS_

Mereka berdua pun harus pindah ke kampus ternama, dengan syarat status mereka harus disembunyikan berdasarkan aturan yang sudah ada.

Andrian Daylon Valentino adalah seorang yang tegas, tampan, berwibawa, serta profesional dan tidak lupakan sosok Andrian yang mampu menjadi seorang suami dan ayah yang baik untuk anak dan istrinya, Jeniffer.

"Disini kamu adalah maha siswiku, jika di rumah kamu adalah seorang istri dan ibu dari anakku."

Bagaimana jadinya jika hubungan mereka terbongkar nanti? Apakah mereka sudah siap dengan semuanya atau tidak?

Andrian yang terkenal sebagai dosen yang pelit akan nilai, sedangkan Jeniffer terkenal karena kecantikan yang dimilikinya.

Untuk plagiat, diharapkan untuk tidak mendekati cerita ini!

[Cerita ini mengisahkan sebuah keluarga kecil yang 'jauh' dari kata sempurna. Disini kalian semua dapat merasakan rasa baper, sedih, marah, dan juga kalian semua dapat merasakan rasa penasaran di setiap partnya]

Jangan lupa like, komen, dan votenya ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SilverS_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MDIMH|20. Kampus

Kedatangan Triple A bersama Jeniffer pun terdengar ke seluruh penjuru kampus membuat kampus merasa heboh dan panas.

Banyak sekali kabar-kabar tidak mengenakkan mengenai Jeniffer dan kabar itu pun sudah terdengar oleh Samuel selaku pemilik yayasan.

"JENIF!" teriak Bella seperti biasanya membuat Jeniffer dan Triple A menoleh.

"Ini bukannya anak pak Andrian? Kok bisa sama situ?" tanya Bella bingung membuat Jeniffer terdiam.

"Aku kan adeknya Andrian, iya adeknya dia jadi wajarlah anaknya Andrian aku bawa." bisik Jeniffer yang untungnya dipercayai oleh Bella.

"Pantes, oiya kamu selama ini kemana saja hilang 3 hari?" tanya Bella penasaran sekaligus kangen dengan sahabat galaknya itu.

"Aku ada urusan selama 3 hari ini, ada yang sakit soalnya jadi aku gak bisa masuk." ucap Jeniffer jujur sambil matanya tidak lepas dari Triple A yang kini sedang mengedarkan pandangannya mencari Andrian.

"Gws ya, oiya kamu tau gak kabar kamu bawa mereka itu sudah tersebar ke seluruh kampus loh. Semoga saja kamu gak dipanggil sama pak Sam nanti." ucap Bella membuat Jeniffer terkejut.

"Secepat itu?" tanya Jeniffer tidak percaya yang sayangnya diangguki oleh Bella.

"Tapi tenang saja, nanti ku bantu sebisa aku kalau kamu beneran dipanggil pak Sam nanti. Jadi gak usah khawatir ya Jen." ucap Bella menenangkannya, melihat ekspresi Jeniffer yang kini sudah khawatir.

Meski dirinya juga sudah siap dengan resiko yang diterimanya nanti, tetapi dirinya tidak menyangka jika kabar dirinya membawa ketiga putranya cepat tersebar dalam waktu beberapa menit saja.

Memang ya mulut-mulut jaman sekarang hebat sekali kekuatannya.

"ANAKKU SAYANG!" teriak Aldric tanpa memperdulikan suasana sekitarnya yang terkejut, termasuk Jeniffer.

"Aduh anakku sayang, daddy miss kalian banget. Makasih ya mommy sudah nurutin daddy untuk bawa mereka kesini." ucap Aldric menggendong Andrey sambil menciuminya gemas.

Sedangkan Andrae dan Andre yang melihat om gila itu hanya terdiam saja.

"Panggil saya daddy, atau gak nama Jeniffer akan jelek nanti." bisik Aldric di telinga Andrey membuat Andrey terpaksa mengangguk.

Ingat, terpaksa.

"Ehem, untuk kalian semua yang merasa membicarakan istri gua mohon bungkam mulut berbisa kalian itu. Ini anak gua dengan Jeniffer yang gua gendong ini namanya Dono, dan yang satu itu namanya Dodol dan si datar itu namanya Budi jadi bagi siapapun yang membicarakan soal istri gua yang gak-gak lagi siap-siap saja menerima surat pengeluaran dari kampus ini." ancam Aldric sambil menunjuk satu-persatu Triple A.

Andrae dinamakan Budi, Andre dinamakan Dodol, dan Andrey dinamakan Dono.

"Sejak kapan kamu nikah sama Aldric Jen? Kok aku gak diundang sama kamu? Dan ini juga bukannya anak pak Andrian ya kok bisa jadi anak kamu sama Aldric?" tanya Bella bertubi-tubi, meminta penjelasan atas semuanya.

Sedangkan Jeniffer yang ditanyai oleh Bella pun belum juga tersadar dari rasa terkejutnya.

"Budi, Dono, Dodol ayok kita ke kantin daddy hungry nak. Let's go!" ajak Aldric heboh sendiri, sebelum dimana telinganya ditarik oleh seseorang dari belakang.

"Daddy kamu bilang? Anak siapa ini Aldric hah?!" ucap Linda berkacak pinggang.

Dirinya benar-benar dibuat jantungan oleh putranya sendiri ketika dirinya ingin melihat langsung kebenaran kabar yang sedang beredar itu. 

"My name is ANDRAE not BUDI" ucap Andrae kesal mendengar namanya diganti begitu saja oleh om gila itu.

"Ustt diam mom, sebenarnya Aldric juga gak tau ini anak siapa? Aldric lakuin ini demi kebaikan Jeniffer. Aldric gak mau Jeniffer namanya jadi jelek seisi kampus sesuai dengan kabar beredar itu. Please kali ini iyain kemauan Aldric mom please." bisik Aldric memelas membuat Linda tidak habis pikir dengan anaknya itu.

"Ayok DBD ikut daddy sekarang!" ucap Aldric menghiraukan kekesalan Andrae.

Karena Andrae dan Andre belum juga bergeming dari tempatnya, membuat Aldric segera menurunkan Andrey dari gendongannya dan langsung menarik tangan Andrae dan Andre tanpa meminta persetujuannya lagi.

Sedangkan Andrey sendiri? Tidak usah ditanyakan lagi, demi kebaikan nama mamanya maka ia pun terpaksa mengikuti Aldric dari belakang. Seperti anak ayam mengikuti induknya.

"DASAR ANAK KURANG AJAR!" teriak Linda menggelegar setelah menyadari dirinya ditinggalkan begitu saja oleh Aldric.

Dan berhasil, teriakan menggelegar milik Linda pun berhasil menyadarkan Jeniffer dari rasa terkejutnya membuat Jeniffer merasa linglung sendiri.

"Jen itu si Budi, Dono sama Dodol dibawa Aldric." ucap Bella menyadari tatapan bingung Jeniffer.

"Budi, Dono, Dodol?" tanya Jeniffer merasa aneh dengan ketiga nama itu.

"Iya katanya itu nama anak kamu sama Aldric kan? Eh tapi bukannya itu anak pak Andrian ya? Kok bisa---" belum saja selesai ucapan Bella, Jeniffer pun langsung buru-buru menyusul keberadaan Aldric dengan teriakannya yang tidak kalah menggelegar dari teriakan Linda.

"BUDI, DONO, DODOL!" teriak Jeniffer belum menyadari kesalahan dirinya menyebut nama ketiga putranya.

"Eh? kok jadi Budi, Dono, Dodol? Sejak kapan gua punya anak yang namanya gituan?" tanya Jeniffer dalam hatinya.

Untung saja Andrian suaminya tidak ada di sekitar sana, jika suaminya sampai ada di sekitar sana bisa tamat riwayatnya mengubah seenaknya nama Triple A menjadi Budi, Dono, dan Dodol.

Ini semua gara-gara Aldric sialan!

Sesampainya mereka semua di kantin, Aldric pun langsung memesankan berbagai macam makanan untuk Triple A tanpa menyadari tatapan geram dari ibunya sendiri.

"Bagus momy ditinggal begitu saja sama kamu bagus nak bagusssss." sewot Linda membuat Aldric cengengesan.

"Uncle apa-apaan sih sudah namaku diganti gitu saja oleh uncle dan sekarang tanganku ditarik begitu saja oleh uncle." marah Andrae sambil mengelus tangannya yang sedikit memerah.

"Uncle kan gak tau nama kalian jadi wajar dong uncle sebut gitu, kenapa gak suka?" tanya Aldric kembali sambil melototkan matanya.

Sedangkan Andrae yang mendapatkan pelototan dari Aldric pun menatap tajam kearahnya yang dibalas tatapan tajam juga oleh Aldric.

"Sudah-sudah kalian bisa panggil saya momy, saya salah satu dosen dari kampus ini juga." ucap Linda melerai mereka berdua.

"Kebagusan momy, kalian panggil ibu Linda Grandma, dia itu sudah gak semuda dulu lagi iya gak mom?" ucap Aldric santai tanpa menyadari tatapan maut dari Linda.

Seperti malaikat maut yang kapan saja bisa mencabut nyawanya.

TAK!

Geplakan mulus mendarat di atas kepala Aldric membuat Aldric kaget dan meringis kesakitan.

"Dasar anak kurang ajar, pala lu tua hah?! Gua masih muda ya bukan tua yang lu maksud." ucap Linda dengan bahasa gaulnya membuat Aldric mengangkat kedua jarinya menandakan 'kedamaian'.

"Siapa orang tua kalian nak, kalau momy boleh tau?" lanjut Linda penasaran, menghiraukan tingkah absurd anaknya.

"Orang tua kami---" ucapan Andrae pun seketika terhenti ketika mendengar gumaman Andrey.

"Papa"

...***...

...A/N : Jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian disini...

...SUKA+KOMEN+SHARE...

...-Tetap jaga kesehatan ya 🖤...

...My Dosen Is My husband...

-My Note-

Andrey kelepasan, tanpa menyadari ucapannya dapat didengar oleh Aldric dan Linda?

Apakah rahasia Jeniffer-Andrian saatnya terbongkar? Atau masih aman?

Mengingat Linda adalah kakak ipar dari Samuel selaku pemilik yayasan.

1
Ratih Astuti
baca lagi di 2024😁🤭🤣
SilverS_: hehe iyaaa makasi yaaa kak, dishare rekomen ke org2 terdekatnya dong kak hihi
total 1 replies
Karmani
romatis nya
Karmani
lajut tur
Pecinta Halu
Masih kurang seruuu
Pecinta Halu
Hahahaha moon maap ya Sam
Pecinta Halu
Lanjut
Pecinta Halu
Mampir yaaaa
ini ceritanya udah nikah ya thor bukan dijodohin trus bucin2nan hehehe
lanjut
SilverS_: iya kakak hehe
total 1 replies
cinta pertama
sangat menyentuh hati
cinta pertama
co cweet
Maizuki Bintang
bgs
SilverS_: terima kasih kakak ♥️
total 1 replies
Noer Anisa Noerma
menyimak
Ratih Budi Astuti
kangen sama ceritanya,,, jadi Aku kembali
Nong risma
masih nyimak Thor
harvi theboys
mampir
bini seokjin💜
Jennifer dan Andrian berapa umur nya ,,??
Evi Susanti
suka banget critanya kak...🥰🥰🥰
Mutyanti Ummu Al Ghozi
di ibarat kan, sama penagih utang, galakan yg ngutang ketimbang yg nagih wkkk
SilverS_: waduh bener bgt kak 😅
total 1 replies
Sejahtera
Semangat Kakak ^_^
Sejahtera
Semangat ^_^
Sejahtera
Semangat Kakak ^_^
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!