Bagaimana mungkin pria yang ia hormati sebagai ayah dari sahabat nya tiba-tiba menikahinya karena sebuah permintaan yang cukup berat diterima Serena.
---
Nayla, sahabat Serena sejak SMA gadis itu menderita sebuah penyakit dan berakhir meninggal dunia sebelum menghembuskan nafas terakhirnya nya Nayla mempunyai satu permintaan kepada Serena dan Ethan, ayah Nayla.
Karena sebuah permintaan itulah yang mengharuskan Serena dan Ethan menjadi terikat satu sama lain dan mempunyai tanggung jawab besar dalam kehidupan baru mereka.
Terlepas dari adanya cinta atau tidak itu akan menjadi urusan belakang yang mungkin akan menjadi penyesalan atau sebuah kebahagiaan diakhir kisah mereka.
MURNI KARYA AUTHOR MOHON MAAF JIKA ADA KESAMAAN DENGAN KARYA ORANG LAIN YANG TIDAK DI SENGAJA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adelita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 20
14.00
TENG....
TENG...
TENG....
Bel sekolah berbunyi pertanda anak-anak sekolah telah selesai menyelesaikan pelajaran untuk hari ini. di depan kelas Serena seorang perempuan memakai seragam sama seperti anak sekolah lain nya menunggu Serena keluar dari kelas.
Kelas Serena dan Genna berbeda kelas, kenapa mereka bisa saling mengenal? karena saat kelas dua SMA mereka sekelas hanya disaat penaikan kelas terjadi pertukaran siswa-siswi. intinya tempat sekolah Serena setiap tahunnya semua siswa-siswi dirolling.
" Gimana pelajaran hari ini Ser. " tanya sahabat Serena.
Pasalnya, saat pelajaran terakhir... mengintip kalau yang mengajar adalah pak Mamat si guru botak pelontos dengan kumis tebal di wajahnya guru yang terkenal tegas dan paling killer.
Jika tidak bisa menjawab pertanyaan nya atau tidak mengerjakan tugasnya akan di kenakan sanksi seperti diberi kuis Matematika atau di beri tugas tambahan selama 3 kali pertemuan.
Jika ada yang telat di Mata pelajaran nya akan di beri hukuman keliling lapangan 5 kali. sangat mengerikan bukan?!
" Huh, lo bisa lihat sendirikan? gimana tuh guru kasih materi yang gak habis akal. " ucap Serena menghela nafas lelah.
" Dari pada lo stress mending kita jalan-jalan aja, sekalian lo traktir gue PJ habis nikah. " ucap... menaik turunkan alisnya.
" Emm giman- Awwh... " ringis Serena memegang payudara nya.
" Heh, sorry Ser! sumpah gue gak sengaja nyenggol. " ucap... bersalah pasalnya gadis itu mengangkat tangan nya dan tidak sengaja siku nya mengenai payudara sahabatnya itu yang posisinya berjalan disamping nya.
" Sakit banget ya Ser? lagi datang bulan ya? " tanya Genna.
" Gak sih, emang lagi sakit aja akhir-akhir ini sih. " balas Serena sedikit memijat pelan untung area sekitar tampak sepi.
" Pantesan aja agak beda pas gue perhatikan, kayaknya gara-gara di mainin terus sama Om Ethan tuh makanya bengkak. " ucap Genna gamblang.
" Kok lo tahu? jangan-jangan lo Awhhh.... " pekik Serena mendapat cubitan dari Genna.
" Heh, itu pengetahuan umum ya, wajar dong gue tahu! bukan perkara pengalaman pribadi tapi waktu itu gue pernah temuin pasien di rumah sakit Daddy gue sama kayak lo dia pengantin baru makanya gue tahu. " sambung Genna.
" Bisa sembuh gak kira-kira! soalnya kalau gak sengaja loncat gitu atau ngapain sakit. " tanya Serena.
" Bisa sembuh sendiri paling 1 minggu atau 5 hari tergantung aja sih atau bisa juga lo kompres sendiri pakai air dingin setiap pagi atau malam pas mau tidur. " jelas Genna memberitahu.
" Nanti gue coba deh. " ucap Serena manggut-manggut.
" Kita pulang yuk. " sambung Serena agak sedikit malu sebenarnya.
" Kita jalan-jalan dulu, lama kita gak jalan berdua semenjak lo habis nikah. " ucap Genna menggandeng tangan sahabatnya itu.
" Kita mau pergi kemana? " tanya Serena.
" Emm, karena anu lo sakit gimana kalau kita pergi ke tempat pijat dan spa aja ? gue yakin badan lo gak akan sakit terus Om Ethan makin cinta deh habis lo perawatan. " ucap Genna mengusulkan.
" Em, tapi dimana ? emang ada orang yang mau nerima anak sekolah ke tempat pijat? " tanya Serena lagi.
" Ya kita ganti baju dulu lah. " ucap Genna.
" Kalau gitu kita pulang aja dulu. " ucap Serena.
" Kita beli baju nya di Mall aja sekalian shopping lihat-lihat baju bagus. " ucap Genna.
"Emm... " Serena tampak berpikir sejenak.
" Ayolah, Om Ethan gak akan marah juga kalau lo belanja baju atau apapun itu. duitnya banyak melebihi 7 turunan. " ucap Genna.
" Boleh ya? " tanya Genna memelas.
" Iya deh, gue telepon Om Ethan dulu. " ucap Serena mengiyakan sembari mengotak-atik ponselnya.
DRRT...
DRRT...
DRRT...
DRRT...
" Halo, Assalamualaikum. " suara berat dan tegas Om Ethan terdengar diseberang sana.
" Waalaikumsalam Om, emm... " ucap Serena tampak gugup.
" Kenapa telepon saya? apa Pak belum jemput kamu? " Tanya Ethan.
" Em, Om begini. aku izin jalan boleh? " tanya Serena.
" Sama siapa? mau kemana? " tanya Ethan.
" Sama si Genna, aku sama dia rencana nya mau pergi ke Mall dan treatmen boleh kan? " tanya Serena memberitahu tujuan mereka.
" Boleh, apa perlu saya antar? "tanya Ethan menawarkan diri.
" Eh gak usah Om, aku sama Genna naik Maxima aja gak usah suruh Pak kesini. " ucap Serena cepat.
" Gak bisa, saya takut kamu kenapa-kenapa di jalanan. " ucap Ethan tegas.
" Em, Om Maxima nya udah sampai tuh suruh Pak gak usah jemput aku. " ucap Serena bohong ia melirik sahabatnya memberi kode.
Dia yang dilirik langsung paham dan pura-pura berbicara dengan sopir Maxima.
" Eh ayo Ser, nanti keburu Maxim nya minggat. " panggil Genna sedikit nyaring agar Ethan mendengar diseberang sana.
" Tuh, Om dengar sendirikan, kita pergi dulu ya. " ucap Serena.
" Pulang jam berapa? saya gak mau kamu terlalu larut pulang nya. " tanya Ethan.
" Em, jam 17.00 sudah pulang kok Om. " ucap Serena kurang yakin.
" Ya sudah, hati-hati dijalan ya kalau ada apa-apa langsung hubungi saya. " ucap Ethan.
" Iya Om, Assalamualaikum. " ucap Serena.
" Waalaikumsalam. " ucap Ethan.
Serena mematikan sambungan telepon mereka.
" Yes, lo tenang aja gue cuman mau belanja baju kalau urusan treatment gue bayar sendiri kok. " ucap....
" Gue kira lo gak bakal tahu diri sih. " timpal Serena tanpa rasa bersalah.
" Kamvret anda! gini-gini gue masih punya hati nurani. " ucap Genna mendengus kesal.
Serena dan Genna meninggalkan area sekolah menuju Mall terlebih dahulu, sudah lama mereka ah lebih tepatnya si Genna tidak berbelanja sedangkan Serena hanya kebagian menemani terkadang wanita itu di traktir sahabat-sahabatnya berbelanja.
Karena bagi Serena dengan harga sebegitu baginya cukup mahal lebih baik ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari nya dari pada di buat belanja itu dulu prinsip Serena selama ia bekerja part time dan mungkin prinsip itu akan berubah nantinya.
Setelah selesai berbelanja dan mengganti pakaian di Mall kedua wanita itu pergi ke Klinik Pijat khusus wanita.
TRING....
" Selamat datang kakak-kakak ada yang bisa kami bantu? " sambut nya.
" Em, mau lihat dulu majalahnya ada? " tanya Genna.
" Ini silahkan kak. " ucap wanita itu menyerahkan 2 majalah sedikit tebal.
" Em, gue ambil yang ini deh satu sama yang ini. " gumam Genna.
" Gue ambil yang mana ya Gen? gue kurang tahu. " tanya Serena pada sahabatnya itu.
" Kayaknya lo lebih cocok ambil pijatan yang ini aja Ser. " ucap Genna yang memperlihatkan katalog dengan perawatan pra nikah.
" Yang ini untuk yang baru mau nikah Gen! sedangkan gue aja sudah habis nikah. " balas Serena.
" ya gak apa-apa dong, lagian kan waktu itu lo mendadak nikahnya, tiba-tiba mendadak Honeymoon kan. ayolah Ser sekali-kali biar badan lo makin kencang nantinya. " ucap Genna.
" Iya udah deh, kalau mbaknya mikir macam-macam gimana? " tanya Serena lagi.
" Ya biarkan aja, toh emang itu kenyataan nya mau di apalagi?? kalian kan juga sudah sah jadi bebas dong. " ucap Genna santai.
" Mbak teman saya ambil paket yang ini aja 1 sama saya ambil yang ini 2 ya. " ucap Genna mengatakan pada resepsionis tentunya mereka berbeda treatment dan ruangan.
" Baik Kakak, silahkan ikut saya. " ucap seorang wanita yang kisaran umurnya 25 tahun mendekati mereka menuntun Serena.
" Loh.. Gen!!! " panggil Serena saat mbak karyawan itu mulai menuntun nya.
" Bye, sampai ketemu 2 jam lagi disini. " balas Genna melambaikan tangan nya.
tadi baca cuma angka 3 . itu mksdnya usia papa Nayla 3 thn gitu
tadi bacanya kq cuma angka 3 aja mksdnya usianya 3 thn gitu