Elvira Pranata berada dalam situasi yang sulit. Ia baru saja kehilangan saahabatnya yang meninggal menjelang hari pernikahan, namun Ia juga harus menjalankan wasiat sang sahabat untuk menjaga keluarganya saat itu.
Bahkan tak hanya itu. Calon suami dari Mita_sahabat Elvira pun menjadi begitu bergantung padanya untuk segala hal.
Bayu 25tahun. Saat itu divonis lumpuh akibat kecelakaannya bersama sang calon istri. Ia terngiang ucapan terakhir Mita agar Bayu menjaga Elvira, hingga apapun yang terjadi hanya Elvira yang selalu ada dalam memorinya.
Hingga akhirnya dengan segala perjuangan, pihak keluarga menikahkan mereka berdua. Tak hanya karena wasiat, tapi karena Bayu begitu membutuhkan El saat itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PLIS 21
“Abang hari ini mau makan apa?” tanya El ketika tengah memakaikan baju Bayu saat itu. Sedikit santai karena El memakaikan kaos oblong dan celana chino pendek untuknya.
“El yang masak?”
“Emang mau, El masakin? El ngga mahir kalau masak, ngga sehebat Mita. Kalau Mita, jangan diragukan lagi,” jawabnya yang kemudian meraih sisir di nakas dan merapikan rambut Bayu saat itu. Ia iseng, merapikan rambut Bayu yang sudah cukup panjang dengan gaya belah tengah dan berpono ala pria cupu yang sering ia lihat di tv.
El yang iseng, El pula yang tertawa terpingkal-pingkal saat itu akibat ulahnya sendiri. Ia tertawa hingga berguling di Kasur dan Bayu menyipitkan mata menatapnya sengit saat itu.
El menjulurkan lidah dan langsung canggung membenarkan posisi ketika melihat Bayu dengan sorot mata yang tajam padanya, “Maaf, Bang.” Gadis itu langsung meraih Bayu dan merapikan kembali rambutnya saat itu juga.
“Abang ngga suka El ajak bercanda?”
“Bukan itu,” jawab Bayu datar padanya.
“Lantas?”
“Mita… Bisakah jangan bandingkan dirimu dengan Mita? Aku tahu ia sempurna, dan kita tahu itu. Tapi, aku tak ingin kau menempatkan diri untuk sebuah perbandingan dengannya. Kau adalah Elvira,”
“Iya, maaf. El hanya berusaha agar kita tak melupakan dia, Bang. El salah,” sesalnya menundukkan kepala.
Bayu lantas menekan tuas untuk memutar kursi rodanya saat itu agar menghadap pada Elvira. Ia meraih dagu El agar terangkat dan bisa memperhatikan matanya ketika mereka bicara berdua. “Kita tak akan pernah melupakan Mita, bukan?”
“Engga,” geleng El padanya.
“Maka, kau tetap Elvira yang tak akan pernah menjadi MIta. Itu janjik kita,” pinta Bayu yang kemudian mengulurkan jari kelingking dan meminta Elvira menyambut dan menautkan keduanya saat itu. Ragu, tapi El melakukan itu semua pad Bayu sebagai janji mereka berdua.
Seperti itulah proses pendekatan keduanya yang tak pernah diduga sebelumnya. Untung saja Bayu cukup dewasa untuk El yang selalu menjadi adik untuk Mita dan mereka berdua, yang bahkan kadang Bayu kesal ketika Mita terlalu memanjakannya saat mereka bersama.
“Kau tak mandi?”
“Mandilah, emang kenapa? Kok nanya?”
“Tak apa, mandilah… Aku akan menunggumu disini sembari_”
“Eh… Enak aja, ngga boleh! Abang tunggu diluar, El antar sekarang.” El langsung melirik tegas padanya saat itu. Enak saja Bayu ingin mencuri start untuk mengintipnya meski dengan izin, bahkan ia berjanji untuk tak melirik El bagaimanapun keadaannya. Tapi El tak percaya.
“Abang mesuum!”
“Hey, kenapa jadi menuduhku seperti itu? Tak sopan dengan calon suami sendiri!” sergah Bayu menatapnya nyalang, tapi itu hanya sekedar tatapan candanya untuk Elvira.
“Itu tahu kalau baru calon. Makanya, keluar dulu.”
“Bahkan aku tak bisa hanya untuk sekedar berlari dan menyergap tubuhmu yang indah itu,”
“Abaaaaang!! Kan gitu? Kenapa malah… Iiiih!!” El yang semakin kesal kemudian meraih kursi rod aitu dan mendorongnya untuk keluar dari kamar mereka berdua. Bay uterus meracau dengan segala kecurangan yang El lakukan padanya saat itu.
Bagaimana tidak? El bahkan sudah melihat semua yang ada ditubuh Bayu, tapi El tak mengizinka El untuk meliriknya saat itu. Curang bukan?
Greekk!! Pintu di tutup dan Elvira menguncinya saat itu juga. Bayu hanya bisa menatap kosong pada pintu besar yang mengurung Elvira di kamar keduanya, tapi akhirnya ia melengkungkan senyum mengingat kelucuan yang El lakukan. Bayu memutar kursi rodanya kembali saat itu menuju teras yang ada didepan dan menatap pemandangan sore yang ada didepan rumahnya saat itu.
“Bayu, kok sendiri?” sapa mama Lita. Saat itu mama bahkan tampak begitu rapi seakan ingin pergi sore itu dan menunggu papa datang padanya.
“Mau kemana?” tanya Bayu alakadarnya dengan sang mama.
“Mama sama papa mau kerumah ibu bapak untuk membicarakan pernikahan kalian. El lagi mandi ya?” Bayu menganggukkan kepalanya saat itu, dan mama segera meraih sebuah kursi untuk duduk didekat Bayu dan mengusap wajahnya.
Bayu Sudah lebih bersih dari sejak pertama ia pulang, bahkan dari pertama ia membuka matanya beberpaa minggu lalu. El tampak sudah begitu baik merawat calon suamnya meski dengan perbedaan gender mereka dan ia memanfaatkan semua ilmunya disana. Mama merenung merasa bersalah karena sempat beberapa kali jahat padanya saat itu.
“Maafin mama, ya?” ucap mama dengan wajah sendunya yang penuh penyesalan. Tapi, Bayu hanya diam dan terus menatap kedepan tanpa menoleh sama sekali pada sang mama yang ada didekatnya.
“Ma, mau pergi?” tanya El yang keluar dari kamar dengan rambutnya yang terurai basah saat itu, disusul dengan papa yang tak kalah rapi dengan istrinya.
“El, titip Bayu, ya? Kami mau merundingkan pernikahan kalian dengan ibu dan bapak,” pesan papa Thomas padanya.
Dan entah kenapa dada El masih sedikit sesak ketika membahas mengenai rencana pernikahan mereka berdua. Agaknya Bayu menyadari itu, ia perlahan meraih tangan El yang berdiri disampingnya dan menggenggamnya dengan erat.
Mama Lita terus memperhatikan mereka saat itu, dan memperhatikan betapa Bayu yang seolah tak mampu terpisah dari calon istrinya demi apapun itu. “Secepat itukah Bayu melupakan MIta, hingga ia begitu mencintai Elvira?” gumam mama dalam hati.
Nb: Hey gaes, maaf otor lagi sibuk buat persiapan ibu mau naik haji makanya otor up dikit dulu beberapa hari ini. nanti kalau udah beres, otor up banyak lagi ya. Lope yu
ttep ya
gabisa laper sebentar🤣🤣
mana abang iam comel banget
pinter banget cuma melototin aja mewek anak orang
mana sekarang jd pawang mama lita🤣🤣🤣
si bayu sm el ini umurnya brp si
kok gemes banget🤣🤣
penasaran d dagu el ada apa
co cwit bgt😍😍😍😍😍
aku juga merasa bayu cepet move on ke El
keknya perna suka deh