cerita ini menceritakan 2 orang dari kalangan yang berbeda, dan menikah karna terpaksa
semoga kalian suka dengan cerita ini
🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21 - Nadin sakit
pak mul pun menghubungi dokter Anwar
dokter anwar adalah dokter keluarga ricko, dia digaji ricko meski pun tidak bekerja..
dokter anwar juga teman Ricko semasa kuliah dan sangat dekat dengan ricko
DIDALAM KAMAR
Ricko duduk disamping kasur sambil melihat nadin yg tertidur
nadin tau ricko ada disamping nya, tapi nadin tak punya kekuatan untuk bangkit
selain demam, nadin juga kesakitan pada area pribadi nya
setelah beberapa Saat, Dokter Anwar pun datang dan disambut oleh Pak mul, dan pak mul lansung mengantar dokter ke Kamar Ricko
saat masuk kedalam kamar, anwar melihat Ricko sedang duduk disamping seorang wanita
"Hai Ric, siapa yang sakit
"Istri ku" Jawab ricko sambil melihat kearah nadin
"hei hei hei,apa aku tak salah dengar, aku bahkan tidak tau kau sudah menikah" Ujar anwar sedikit kaget
"Nanti ku ceritakan, Periksa dia dulu" Jwb Ricko datar
"hm baik lah" Dokter anwar
setelah dokter anwar memeriksa nadin,ricko bertanya pada Anwar apa yg terjadi
"Dia kenapa" tanya Ricko
"Dia seperti nya syok, dan perut nya kosong, seperti nya dia belum makan dr semalam" Jwb dokter anwar
"tapi dia tak apa2, berikan dia bubur dan vitamin yg aku resep kan" lanjut dokter anwar
Saking kesal Nya ricko semalam dia bahkan lupa mengajak nadin makan saat di acara kemarin,pak mul mengira nadin sudah makan diacara Pernikahan teman ricko
ditambah lagi ricko memaksa nya berhubungan Suami istri membuat nadin semakin terpuruk
"Ok, thanks bro" Ucap ricko sambil memukul pundak anwar
"Hei, jangan lupa kau ingin bercerita tentang pernikahan mu" Ucap anwar menagih janji
Ricko pun mencerita kan bahwa dia blm mengelar acara..
setelah anwar dan ricko berbincang,anwar pun pamit pulang
"Jaga istri mu baik2,jangan buat dia stres" Ujar dokter anwar dan keluar dari kamar
DIDAPUR
pak mul sedang menunggu pelayan menyiapkan bubur untuk Nona nadin,setelah bubur sampai, dia pun mengantar kekamar,pak mul melihat ricko duduk disamping nadin, sambil membelai rambut nadin
"sini berikan pada ku" kata ricko sambil mengulurkan tangan ny
"baik tuan, saya permisi dulu"pamit pak mul sambil keluar dan menutup pintu
Ricko pun membangun nadin, dan membantu nya untuk duduk
"Ini mkn bubur mu" kata ricko sambil menyuapi ke mulut nadin
"Biar saya mkn sendiri tuan" jwb nadin
"apa kau ingin membantah ku" bentak ricko
"tidak tuan" jwb nadin tertunduk
(dia kenapa seperti ini sih, tiba2 baik pada ku, apa dia merasa bersalah karna kejadian semalam,aku jadi merasa sedikit aneh,Dia meperlakukan ku baik tapi tetap saja masih kasar "Ujar nadin dalam hati)
Ricko pun terus menyuapi bubur ke nadin, sampai habis, dan memberikan vitamin untuk diminum nadin
nadin hanya diam dan menerima apa yg diberi kan ricko
"Istirahat la, kamu tidak usah ketoko hari ini" Ujar ricko
Nadin yg sadar dia diatas kasur, dia pun bangkit untuk pindah ke sofa
"Hei, mau kemana kamu" bentak Ricko
"Aku mau pindah Ke sofa tuan, tidak seharusnya saya tidur disini" jwn nadin gugup
"Tidur la disini,jangan melawan" ucap ricko dengan tegas
Nadin pun kembali berbaring di kasur nya, sambil memegang hp dan mengirim pesan ke Dina
"Din, aku hari ini tidak ketoko, tolong urus semua nya" Pesan Nadin
setelah beberapa saat
"Iya mbak,saya sudah tau mbak nadin sakit, suami mbak menghubungi sy, cepat sembuh ya mbak" balas dina
(apa ricko menghubungi dina,hufh nadin menghela nafas)
miris
coba kalian bayang jika dibalik suami kalian yang bebas pergi dan pulang semaunya, apakah kalian akan Terima begitu saja
pembelaan kalian "jangan baper lah kalau kagak suka skip aja, ini hanya halu"
mau ini hanya halu tapi faktanya ini adalah hasil pola pikir kalian yang artinya karakter kalian bisa dilihat dari novel karya kalian
ceritanya jd gak berbobot krn ...author memposisikan seorang CEO yg labil....
ini juga mama ny Ricko, udah tau anak ny punya istri, kok malah mbawa perempuan lain ke rumah ny
mana tych cewek ulat keket lagi