NovelToon NovelToon
Balasan Untuk Sang Mantan

Balasan Untuk Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Cerai / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Balas dendam. / Penyesalan Suami / Membalas dendam / Perjodohan / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Suami Tak Berguna / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: cucu@suliani

IG suliani_cucu

Rela pergi meninggalkan orang tuanya demi lelaki yang Larasati cintai, ternyata merupakan kesalahan terbesar dalam hidupnya.

Karena lelaki yang dia cintai dan dia bela ternyata rela menceraikan dirinya karena perubahan tubuhnya yang menjadi gendut.

Larasati dihina, dicaci, diceraikan dan bahkan hartanya pun diambil alih oleh lelaki yang sangat dia puja.

Dua tahun kemudian, dia datang dan menjelma menjadi wanita yang sangat cantik. Dia berniat untuk membalas dendam kepada mantan suaminya tersebut, dia ingin membalaskan rasa sakit hatinya.

Kuy kepoin kisahnya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mungkinkah Dia?

Setelah selesai salat subuh, Larasati terlihat sibuk sekali. Dia benar-benar ingin memasak makanan yang spesial untuk putranya, dia juga membuat kue untuk putranya, Satria.

Satria memang menyukai makanan manis persis seperti Yudha, ayahnya. Puku 9 pagi semuanya sudah terhidang dengan rapi di atas meja makan.

Dia terlihat begitu puas dengan hasil masakannya, dia juga terlihat puas dengan kue yang sudah dia buat.

Dia memang memasak semuanya sendiri, karena Larasati belum mencari asisten rumah tangga.

Untuk sesaat dia terlihat memandang hasil masakannya, seulas senyum terbit dari bibir Larasati.

"Satria pasti menyukainya," ucap Larasati seraya mengusap-usap kedua tangannya.

Setelah semuanya selesai, Larasati pun membuka celemeknya dan mencuci tangannya. Lalu, dia pun segera masuk ke dalam kamarnya.

Dia ingin segera mandi dan juga bersiap untuk menjemput Satria ke Bandara, karena Angga sudah memberitahukan kepada Larasati jika dia melakukan penerbangan pukul 10.

Sudah dapat dipastikan jika mereka akan tiba di Bandara pukul 11 siang, makanya Larasati pun segera bergegas untuk membersihkan diri agar dia tidak terlambat.

Tanpa Larasati tahu, ternyata Yudha sudah mengintai kediaman Larasati sejak pagi. Awalnya dia ingin masuk kedalam rumah Larasati, namun ternyata perumahan tersebut sangat ketat penjagaannya.

Security perumahan tersebut tahu jika Larasati seorang janda, jadi... saat Yudha meminta izin untuk bertamu ke rumah Larasati, security tersebut tak mengizinkannya.

Dengan terpaksa Yudha pun hanya diam di dalam mobilnya sambil menunggu Larasati keluar dari rumahnya.

Ternyata penantian Yudha tidak sia-sia, setelah menunggu 2 jam lamanya, akhirnya Larasati pun keluar dengan mobil yang dibeli dari uang yang Yudha berikan.

"Ah, akhirnya. Untung kemarin aku meminta foto mobil yang dia beli," ucap Yudha seraya tersenyum.

Yudha langsung membuntuti kemanapun Larasati pergi, sebenarnya bukan tanpa alasan Yudha ingin mengikuti Larasati.

Hal itu dia lakukan karena selama satu bulan ini Larasati benar-benar tidak bisa ditemui, dan hal itu membuat Yudha merasa frustasi.

Dia pun menjadi penasaran, sebenarnya apa yang Larasati lakukan di belakangnya. Apakah benar membuat perusahaan baru itu membuat Larasati sangat sibuk?

Atau Itu hanya alasan saja karena Larasati mempunyai kegiatan lain selain dari membangun usahanya?

Dahi Yudha nampak mengernyit kala mobil Larasati tak pergi mengarah ke Caffe yang kini sedang dia kelola, namun malah pergi menuju arah lain.

Yudha pun dengan hati-hati menjaga jarak dari Larasati, karena dia tidak ingin ketahuan jika dia sedang membuntuti dirinya.

Satu jam kemudian Larasati terlihat mekberhentikan mobilnya di depan Bandara, Yudha terlihat makin penasaran dibuatnya.

Dia pun segera memarkirkan mobilnya dan mengikuti langkah Larasati, namun ada yang Yudha anehkan dari sikap Larasati saat Larasati keluar dari dalam mobilnya.

Dia terlihat memakai topi, kaca mata dan juga masker, hal itu membuat Yudha menjadi semakin penasaran. Sebenarnya apa tujuan dari Larasati melakukan hal tersebut?

Larasati terlihat celingukan seperti mencari seseorang, tak lama dia terlihat membuka masker, kaca mata dan juga topinya.

Namun Yudha tak bisa melihat wajah Larasati, karena Larasati terlihat membelakanginya. Hal itu membuat Yudha tambah penasaran, karena tidak biasanya Larasati memakai masker, topi dan juga kacamata.

"Sebenarnya apa yang sedang dia lakukan? Kenapa dia terlihat begitu aneh sekali?" tanya Yudha bermonolog sendiri.

Yudha terus saja memperhatikan apa yang dilakukan oleh Larasati, tak lama kemudian terlihat seorang anak kecil yang tiba-tiba saja memeluk Larasati.

Anak laki-laki itu terlihat sangat tampan dan begitu mirip dengan Larasati, Yuda pun jadi berpikir mungkin Larasati sedang menjemput putranya di Bandara.

"Sepertinya selain sibuk menata usaha, dia juga sibuk mengurus kedatangan putranya," kata Yudha lirih.

Yudha tersenyum saat melihat Larasati langsung menggendong putranya dan mengecupi setiap inci wajahnya, terlihat sekali saat itu Larasati sangat merindukan putranya tersebut.

Tak lama kemudian, dia melihat seorang ibu-ibu dan juga anak muda yang terlihat menghampiri Larasati.

Saat melihat pemuda tersebut, Yudha berpikir jika itu adalah adiknya dari Larasati. Namun dia begitu kaget ketika melihat sosok ibu-ibu yang sangat dia kenal kini telah memeluk Larasati.

"Laras! Bibi rindu," ucap wanita paruh baya tersebut.

Mata Yudha langsung membulat dengan sempurna kala dia melihat wanita itu ternyata adalah Bi Narti.

"Bi Narti," ucap Yudha lirih.

Yudha terlihat syok sekali, dia langsung menjatuhkan tubuhnya ke lantai. Dia langsung tertunduk sambil mengusap wajahnya dengan kasar beberapa kali.

Yudha pun mulai bertanya-tanya dalam hatinya, mungkinkah Larasati yang dia kejar adalah mantan istrinya yang dia campakkan?

Namun, satu hal yang Yudha ingat. Dia memang mengucapkan talak kepada Larasati saat itu, namun sampai sekarang Yudha tak pernah mengurus perceraian mereka ke pengadilan agama.

Yudha pun jadi berpikir, jika benar itu adalah Larasati. Berarti dia masih istri sah Yudha yang masih diakui oleh negara, karena masih tercatat, hanya saja sudah tidak sah secara agama.

"Aku harus membuktikannya, kalau dia memang Larasati." Yudha terlihat berusaha untuk berdiri walaupun kakinya terasa sangat lemas.

Dia mencari sosok Larasati, namun sayangnya saat matanya mengedarkan pandangan, dia tak melihat Larasati di mana pun.

"Ya Tuhan, kalau benar itu Laras, berarti anak lelaki tadi adalah putraku." Yudha terlihat berlari ke arah parkiran, dia ingin segera mencari Larasati.

Siapa tahu dia belum terlambat dan masih bisa bertemu dengan Larasati di parkiran, namun sayangnya saat ia tiba di parkiran, dia tak menemukan Larasati.

Bahkan mobilnya pun sudah tak ada di sana, ternyata dia sudah terlambat. Namun, dia tak putus asa.

Dia pun segera masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya menuju kediaman Larasati, karena menurutnya Larasati pasti akan langsung membawa putranya ke rumahnya.

Tidak mungkin dia akan langsung membawanya jalan-jalan, karena dia bisa melihat jika putra Larasati terlihat kelelahan saat bertemu dengannya.

Anak itu nampak terlihat mengantuk, sepanjang perjalanan menuju rumah Larasati, banyak pertanyaan yang muncul di benaknya.

'Apakah mungkin itu Larasati yang dia talak dua tahun yang lalu?'

'Apakah mungkin itu adalah Larasati yang dulunya gemuk, namun kini terlihat berubah menjadi sangat cantik dan juga seksi?'

'apakah mungkin dalam waktu dua tahun Larasati bisa dengan mudahnya memperbaiki penampilannya?'

Begitu banyak lagi pertanyaan yang bertebaran di otak Yudha, entah apa yang dia rasakan saat ini dia pun tak mengerti.

Apa lagi saat melihat sosok malaikat kecil yang tiba-tiba saja datang memeluk Larasati, serasa ada sesuatu yang menggetarkan hatinya.

"Aku harus cepat bertemu dengan Laras, aku harus mengetahui semuanya. Aku bisa mati penasaran!" kata Yudha seraya melajukan mobilnya dengan cepat.

1
neng ade
otw
neng ade
siap om .. tapi pelan-pelan ya om .. jangan kasar juga
neng ade
kocak .. 😂😂😂
neng ade
boleh mencetak gol ya Kinar 😁😍
neng ade
terciduk 😂
neng ade
oh itu Louisa pacar nya Abian
neng ade
aduh.. Kinar. kenapa harus sembunyi sih ..
neng ade
semoga ga ada halangan apapun saat Kinar ke rumah Mich.. aku khawatir akan di hadang sama si jerami
neng ade
naahh .. papa mertua udah konek nih .. teringat saat Bu Airin lagi hamil Rachel juga sama tingkahnya..
neng ade
maklum ya Bun ..
neng ade
udah ada tanda Rachel hamil 😍😍
neng ade
nah tuh Mich udah ungkapkan perasaan nya pada mu Kinar.. sekarang jawab dengan jujur pertanyaan Mich kapan kamu siap menikah dengan Mich ..
neng ade
om jadi salah tingkah Kinar.. 😁😍
neng ade
ayo Mich bergerak cepat lah jangan sampai Jerami itu berbuat nekat sama Kinar ..
neng ade
syukurlah kalau Kinar udah tau ceritanya dari Merlin.. tapi Merlin belum tau kalau gadis kecil itu adalah Kinar.. satu hal yang harus Kinar ingat kalau Mich udah mencintai nya sejak kecil
neng ade
aduuhh.. kenapa harus ketemu sama si jerami itu lagi sih ..
neng ade
ahh.. akhirnya Kinara tau juga tentang foto masa kecilnya yang di simpan Mich.. om Mich udah jatuh cinta pada mu sejak kamu masih kecil Kinar..
neng ade
aku masih betah disini dulu ya thor .. nanti aku sambangi karya baru mu itu
neng ade
jangan negatif thinking dulu om ..
ayo semangat untuk memperjuangkan
Kinar ..
neng ade
buat Kinar dan Mich berjodoh ya thor 🙏❤️😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!