Menceritakan seorang CEO cantik yang bernama Raihana Fika Cantika dia selalu dituntut dia seorang wanita mandiri sejak dia masih SMP kedua orang tua sudah meninggal menjadikannya wanita cuek dan ketus kepada siapapun
Tapi pertemuan dengan seorang pelajar SMA ini membuat selalu darah tinggi karena ulah yang dia buat
Dia bernama Arka Bryan Dhekson
Gimana kelanjutannya langsung aja kita simak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sangat ingin marah
Hana masih menarik tangan Arka tapi Arka menghentikan langkahnya membuat Hana juga berhenti
"Ka dia siapa!"Ucap Arka
Hana menoleh menatap Arka tapi dia diam
"Oke kita jelasinnya dirumah kita pulang sekarang"Ucap Arka
Mereka pun pulang tapi Hana sepanjang perjalanan diam begitupun Arka
Mereka sudah sampai Hana langsung berlari meninggalkan Arka dan dia pun mengikuti Hana
Hana menangis disisi Ranjang dan Arka melihat itu dan mengunci pintu nya setelahnya dia mendekati Hana dan berjongkok dihadapan Hana
"Kaka kenapa menangis,dia siapa?"Ucap Arka
"Menangis memang hati kita menjadi lebih lega tapi jika Kaka mau bercerita itu bisa membuat hati kita lapang loh"Ucap Arka
"Aku ingin sendiri"Ucap Hana
"Kaka jika punya masalah jangan Pendem sendiri itu akan membuat Kaka lebih sakit,jika tidak mau bercerita maka biarkan aku disini"Ucap Arka
"Dia tadi mantan calon suamiku"Ucap Hana tiba-tiba
Arka bukannya marah atau bagaimana tapi dia malah tersenyum dan mengelus kepala Hana
"Kamu gak marah atau apa?"Ucap Hana
"Marah ka?buat apa?dia mantan dan aku suami Kaka jadi aku lebih berhak sekarang dan juga tugas ku untuk melindungi Kaka"Ucap Arka
"Sudah Kaka jangan sedih lagi yah"Ucap Arka
Hana menganggukan kepalanya dan menatap wajah Arka dia baru sadar jika wajah Arka banyak luka
"Wajah kamu kenapa Arka perasaan tadi kamu gak dipukul sama Leo atau jangan-jangan kamu tawuran lagi?"Ucap Hana
Arka diam sambil meraba wajahnya
"Enggak kok ka aku gak tawuran hm tadi cuma bela temen aja"Ucap Arka
"Bela temen sampai segini nya?temen apa pacar kamu?"Ucap Hana
"Temen ka bukan pacar"Ucap Arka
"Masa temen sampai mau babak belur gini"Ucap Hana
"Siapa dia Arka?"Ucap Hana lagi
"Dia sahabatku sejak masih SMP ka tadi dia dilempar bola sama anak sekolah lain sampai dia pingsan terus aku gak terima jadi aku berantem"Ucap Arka sambil menundukkan kepalanya
Hana diam sambil menatap Arka
"Tapi aku gak punya perasaan apa-apa ka ke dia sumpah!aku real cuma ngasih pelajaran aja"Ucap Arka
"Udah gak usah bahas itu lebih luka kamu obatin"Ucap Hana
Hana pun mengambilkan kotak obat
"Nih obatin"Ucap Hana sambil menyerahkan kotak obat ke Arka dan dia pun mengambilnya sedangkan Hana malah pergi
Arka menatap Hana
"Apa Kaka marah karena aku membela Bila?"Ucap Arka
Hana berjalan keluar dia ingin mencari udara segar tapi dibawah ada sekarang perempuan yang seumuran dengan Arka dia adalah Bila
Bila yang melihat kedatangan Hana langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri Hana karena mengira Hana adalah Kaka Arka
"Selamat sore ka"Ucap Bila
"Iyah sore!kamu cari siapa yah?"Ucap Hana
"Hm aku cari Arka ka,arkanya ada soalnya aku mau minta maaf soalnya disekolah tadi"Ucap Bila
"Arka nya ada dikamar"Ucap Hana
"Ngapain lu Bila kesini?"Ucap Ketus Arka
Hana dan Bila kaget dengan kehadiran Arka
"Aaaku mau minta maaf soal disekolah tadi Arka"Ucap Bila tergagap
"Lu gak salah kok udah lebih baik lu pulang aja gw cape pengen istirahat"Ucap Arka
Bila menjadi sedih bahkan ingin menangis,Hana yang melihat itu menepuk bahu Bila
"Udah jangan didengerin yah dia lagi konslet"Ucap Hana
"Ka!"Ucap Arka
"Udah lah Arka kalau kamu gak bisa ngomong yang baik lebih diam atau pergi aja"Ucap Hana
Bila tersenyum menatap Hana
"Makasih ka lebih aku pulang aja karena Arka gak suka aku disini"Ucap Bila
"Ya bagus lah"Ucap Arka
"Aku bilang diam Arka"Ucap Hana
"Kamu udah jauh-jauh kesini masa langsung pulang sih kita ngobrol dulu aja"Ucap Hana
Dan Hana membawa Bila duduk kembali disofa dan Arka duduk disamping Hana
"Nama kamu siapa?"Ucap Hana
"Nama aku Agatha Nabila ka tapi Kaka bisa panggil aku Bila"Ucap Bila
"Tadi Arka bilang kalau dia babak belur Karena belain kamu"Ucap Hana
"Iyah Ka makanya aku kesini buat minta maaf karena kejadian itu dan aku bawain Arka pancake cokelat kesukaan dia dan buatan aku sendiri"Ucap Bila
"Minta maaf buat apa sih hah?lu gak salah"Ucap Arka
"Tapi gara-gara aku kamu berantem sampai masuk ruangan Kepsek"Ucap Bila
Arka melotot dan tentu Hana menatap Arka
"Masuk ruang kepsek Arka?kalau mamah tau abis kamu"Ucap Hana
"Aku cuma ditegur aja kok gak sampai dihukum"Ucap Arka
Hana diam dan kembali menatap Bila
"Hm kayanya pancakenya enak nih Bila"Ucap Hana
"Mudahan saja ka tapi Arka sangat suka dengan pancake ku ini sebelum kami bertengkar"Ucap Bila
"Bertengkar?kenapa?kalian sempat pacaran atau gimana?"Ucap Hana
"Haha gak ka,ini pancake nya semoga Arka suka yah,aku gak bisa lama juga soalnya aku harus pergi lagi"Ucap Bila dan mencium tangan Hana dan bergegas pergi
Hana menatap Arka yang diam
"Kaka minta penjelasan?'Ucap Arka
"Aku apa nya kamu jadi sampai harus tau masalah kamu"Ucap Hana dan berdiri
"Oh ya hargai usahanya Arka makan kue buatannya"Ucap Hana
"Gak mau"Ucap Arka
"Kenapa?seperti dia sangat menyukaimu Arka"Ucap Hana dan keluar menuju halaman Rumah
"Kenapa aku merasa jengkel dengan yang baru saja terjadi bahkan tatapan anak itu ke arka membuatku sangat ingin marah"Batin Hana