NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Luna

Cinta Untuk Luna

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: Poel Story27

Impian yang dibangun Luna selama bertahun-tahun bersama kekasihnya harus kandas.

Kekasihnya itu pamit tanpa memberikan alasan yang dapat dimengerti.

Luna hancur, padahal kekasihnya itu sudah berjanji akan mengenalkannya pada keluarga besar sang kekasih, setelah ia lulus kuliah.

Tapi malang tak dapat ditolak, kekasihnya itu membatalkan janji dan sumpahnya, tepat sebulan sebelum kelulusan Luna.


Setelah beberapa tahun berlalu, pria yang dulu membuat Luna patah hati kembali datang ke hidupnya.

Luna muak dan semakin membenci pria tersebut.

Akankah cinta Luna tumbuh kembali?
Atau Luna salah mengerti kenyataan? Karena ini adalah cinta yang baru.

Follow ig @poel_story27

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Poel Story27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alasan Yang Sebenarnya

Mengacuhkan keberadaan Gio, Luna memilih mendekati karyawannya. Ini adalah pilihan terbaik, sebelum pria itu mulai mengeluarkan berbagai rayuan mautnya, yang membuat Luna berasa ingin muntah.

"Aku heran, entah apa yang membuat orang-orang mengatakan Paris ini sebagai surga wisata, bagiku suasananya biasa saja, sama sekali tidak ada yang istemewa," celutuk salah satu karyawan Luna, sambil melirik sepasang kekasih yang sedang bermesraan tidak jauh darinya.

"Haloo .... Nona jelek, Paris ini memang akan menjadi neraka bagi jones sepertimu! Hahaha ... aku tahu alasannya kau berkata tidak ada yang istimewa dari Paris, karena setiap sudut memandang kau akan melihat sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara. Dan itu membuat jiwa jomblomu meronta-ronta, benar begitu bukan?" kekeh temannya.

"Cih ... jones mengatai orang jones," balasnya ketus.

"Sudahlah, kalian ini selalu saja berdebat," tegur Luna. "Paris memang diciptakan layaknya surga untuk pasangan kekasih yang sedang memadu asmara. semuanya lekat dengan kesan romantis, mulai dari pemandangan alam, arsitektur bangunan, hingga legenda seperti di jembatan harapan, semuanya seakan membawa orang terhanyut dalam romantisme asmara."

"Benar sekali, Nona." Wina ikut menimpali perbincangan itu, lalu mengalihkan pandangan pada salah satu karyawan. "Itulah sebabnya, jika kau ingin jalan-jalan di Paris, membawa pasangan adalah syarat wajib."

"Tapi, kita ke sini untuk bekerja, Nona. jadi wajar tidak membawa pasangan," sungutnya.

"Bukan tidak membawa pasangan, tapi memang tidak ada pasangan untuk dibawa!" ejek temannya lalu tertawa terbahak-bahak.

Mereka memang selalu berdebat, dan terlihat konyol. Tapi dalam hal pekerjaan, mereka adalah 2-partner yang sangat kompak dan bisa diandalkan.

"Sudahlah, ini sudah mulai siang, lebih baik kita mencari tempat untuk makan siang. Setelah itu kita bisa melanjutkan jalan-jalan ke Pont des Arts. Apa kalian masih berniat untuk ke sana?" tanya Luna.

Kedua orang itu menganggukkan kepala, sebenarnya mereka sudah tidak terlalu bersemangat untuk pergi ke Pont des Arts, karena di sana nanti mereka hanya akan menjadi penonton bagi pasangan yang sedang dimabuk asmara. Tapi rasa penasaran mereka akan salah satu tempat paling terkenal di Paris itu, membuat mereka masih ingin ke sana.

Luna dan para karyawannya pun beranjak meninggalkan pemakaman Père Lachaise, meninggalkan Gio yang masih berdiri mematung. Ada rasa kecewa dalam hatinya karena Luna terus mengabaikannya.

'Tuhan ... aku ini Giovanni Morelli, apakah dia tidak sadar ada berapa banyak wanita yang mengantri untuk menjadi kekasihku, tapi gadis yang satu ini? Oh Tuhan, dia bahkan tidak memberiku kesempatan untuk mengenalnya lebih jauh,' gumam Gio sambil tersenyum getir.

'Tapi apa yang membuatnya terlihat membenciku?' gumam Gio lagi.

Tidak ingin menyerah, Gio pun beranjak dari tempatnya berdiri untuk menyusul Luna yang sudah beranjak menuju gerbang pemakaman. Tidak butuh waktu lama Gio pun berhasil mensejajarkan langkahnya dengan Luna.

"Lun, aku tidak mengerti apa yang membuatmu bersikap buruk kepadaku? Sementara seingatku, aku sama sekali tidak pernah berbuat salah kepadamu. Harusnya ada alasan saat kau tidak menyukai seseorang, aku ingin tahu apa alasanmu?" cecar Gio.

Luna melirik Gio sekilas dengan tatapan kesal. "Kau ingin tahu alasannya? Karena aku sangat membenci kepura-puraan!"

"Berpura-pura? Pura-pura seperti apa maksudmu? Aku benar-benar tidak mengerti?" Gio menggidikkan bahunya

Luna hanya mendesis kesal, alih-alih menjawab dia malah mempercepat langkahnya. Seiring dengan langkahnya semakin cepat, tangan Luna pun ikut mengayun, sehingga mata Gio kini tertuju pada jari manisnya.

Gio terpaku untuk sesaat, cincin yang dikenakan Luna terlihat mirip dengan cincin yang dititipkan kembarannya sebelum meninggal.

''Apa jangan-jangan dia adalah?" gumam Gio masih ragu, karena belum melihat cincin yang dikenakan Luna dengan jelas.

Demi menjawab keraguannya Gio pun bergegas mengejar Luna, bahkan tanpa meminta izin dia menangkap lengan Luna, lalu memperhatikan cincin yang tersemat di jari manis itu dengan seksama. "Ya Tuhan, ini benar-benar cincin itu!"

Luna tersenyum getir, dia memang sengaja mengenakan kembali cincin itu untuk memancing reaksi Gio. Dan ternyata hasilnya sesuai ekspektasinya, sayangnya ini malah membuat kebencian di hati Luna semakin membara kepada pria yang disangkanya adalah mantan kekasihnya itu.

"Sekarang kau sudah tahu apa maksud dari kepuraan-puraan yang aku katakan tadi, bukan? Sekarang giliranku yang bertanya, ada berapa banyak wanita yang kau kencani selama lima tahun ini? Sampai-sampai kau tidak mengenaliku lagi, tapi herannya kau masih mengingat cincin ini. Apa sekarang kau ingin meminta cincin ini kembali? Untuk kau berikan kepada kekasih barumu?" cecar Luna dengan mata yang mulai bekaca-kaca, seraya melepaskan cincin yang tersemat di jari manisnya. "Ini, ambil saja, aku tidak membutuhkan cincin ini!"

Luna meraih tangannya Gio, lalu meletakkan cincin tersebut di telapak tangannya. "Ambil ini, dan jangan pernah ganggu aku lagi!"

Mendengar semua pernyataan Luna malah membuat Gio terduduk lemah di tengah jalan. Saat ini Gio kembali merasakan sakit yang diderita saudara kembarnya yang sudah tiada itu.

Gio sadar sebesar apa cinta Geovanni kepada Luna, yang sepertinya tidak pernah tahu bahwa Geovanni sudah tiada. Gio hapal sekali sifat saudara kembarnya itu, dia tidak akan pernah mau membebani atau membuat sedih orang yang dicintainya, dengan memberitahu penyakit yang dia miliki. Dia pasti akan memilih untuk memendam dan menyimpan rasa sakit yang dideritanya seorang diri, seperti itulah Geovanni.

"Kau berpikir aku adalah Geovanni, bukan? Aku bukan Geovanni, dan kau juga mengira Geo mengkhianatimu! Apa kau tahu seperti apa tulusnya dia dalam mencintai seseorang? Dia bahkan tidak memberitahumu tentang penyakit yang dideritanya, bahkan sampai Tuhan memanggilnya."

Bersambung.

Haloo Kakak-kakak dan ibu-ibu cantik semua.

Maaf ya novel ini upnya berantakkan, karena sebelum ini lagi benar-benar sibuk di RL.

Mulai hari ini mulai up rutin lagi ya😊😊🙏🙏✌✌

1
choky_chiko_r
bagus.nyambung sm judul sblmnya..lg tiap judul ga panjang eps nya..mksh kak..SEMANGAT
Hilmiya Kasinji
bagus
Gina Savitri
Ooh..luna salah ngenalin orang karna kembar, tenyata yg dia suka dan selalu nemenin itu gio eh malah salah jatuh cinta setelah dewasa..
Gina Savitri
Gio pernah liat luna berantem di klub, tapi lupa dia
Sementara sblm geovani meninggal blm sempet kasih tau siapa cewek yg harus di jaga gio
Gina Savitri
pantes wina galak sama gerry ternyata ada trauma sama mantan bos 🤔
Amora
yaa ... tentunya untuk bertemu pangeran tengil sepermu 🥰
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Nurul Khairina Sitorus
Seru bngt thor
Juni Cayang Bunda
oohh GEO n gio tyta kembar toh
Gauri Utama
pas awal baca bab ini curiga, anak cowo yg centil ini kayanya Gio... pas di akhir bab ternyata beneran Gio... Centil nya udh dr orok
Gauri Utama
Ga di kasih tau namanya???
Gauri Utama
Baru tau kalo mereka ternyata saling kenal dr jaman kuliah.. Kirain kenalnya pas acara Rara Sean
Tutik Yunia
good story
Tutik Yunia
ternyata gio cinta pertama Luna, dari rayuan gombalnya sdh terlihat playboynya.
Tutik Yunia
Hilangnya keperawanan Rara ditangan Sean
Atun Ismiyatun
kenapa luna tidak nyadar ya klu cwoknya itu geovani,dan yg sedang berkenalan giovani hrsnya luna nanya ada hubungan apa antara geo dan gio bukan langsung mnghindar and jutek gitu
Sri Widia Wati
Bismillah Luna
Sri Widia Wati
ngarep
Sri Widia Wati
NYESEEK 😔😔😔
Sri Widia Wati
ngakak bacanya,yang dibenci ternyata dirindukan jadi Benci tapi Rindu judulnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!