NovelToon NovelToon
Cinta Tapi Menyakitkan

Cinta Tapi Menyakitkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Felicialetha

Cinta Tapi Menyakitkan, adalah kisah sebuah rumah tangga Anindita Putri dan Elnino Karisma.

El menikahi Anin karena ingin melupakan istrinya yang meninggalkan dirinya begitu saja. Sementara Anin karena sudah jatuh cinta pada El, akhirnya mau dinikahi.

Saling menyakiti bermula ketika Anin tahu bahwa El sudah pernah menikah, dan belum menceraikan istri pertamanya. Pernikahan untuk El adalah sebuah cara untuk melupakan istri pertamanya, dan belum memiliki perasaan cinta pada sosok Anin yang membuat Anin sangat tersakiti.

Anin berusaha untuk bangkit sendiri, dalam sakit hatinya, tiba-tiba banyak sosok pria dengan tulus mencintai Anin dan membuat Anin merasa di cintai, tapi dalam kondisi Anin tidak bisa bercerai dengan El.

Penasarankan bagaimana akhirnya kisah cinta Anin dan El? Akankah El kembali pada istri pertamanya, atau akan tetap bertahan dengan Anin, dan mencintainya?
Yuuuk baca Novel ini sampai akhir 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Felicialetha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Singkat

Anin berangkat ke kantor selalu diantar oleh Pak Hendra dengan motornya. Tanpa malu Anin selalu diantar kemana saja oleh Ayahnya itu.

Sesampainya di kantor Anin langsung masuk kedalam ruangannya, akhir-akhir ini Anin selalu terlihat murung dan sedih, tak ada goresan keceriaan seperti biasa di wajahnya.

"Nin.." sapa Hana dengan hangat ketika melihat sahabatnya datang dan langsung duduk di kursinya itu

Anin hanya menyunggingkan senyum tipis di wajahnya, terlihat Anin sangat tak bersemangat.

"Nin ayooo dong.. come on! move on!" ucap Hana memberi semangat

"Aku move on kok" jawab Anin singkat dengan senyum tipisnya

Hana tahu sahabatnya itu sedang berbohong, karena jelas Hana sangat mengenal sosok Anin.

"Ayo semangat besok weekend" ucap Haris seorang manager di kantor Anin itu

Hana dan Anin, juga beberapa karyawan lainnya langsung kembali fokus dan menyalakan komputer yang ada di depannya itu untuk memulai bekerja.

...----------------...

El baru saja tiba di kantornya. Pikirannya jadi tak karuan, tiba-tiba semua ucapan Ibunya itu membuat terus terpikirkan seolah menari-nari di kepalanya.

"Kenapa ucapan Ibu terngiang terus sih" ucap El dengan suara pelan, merasa bingung

El menatap kosong ke semberang arah. Ia melamunkan ucapan Ibunya itu, dan memikirkannya baik-baik.

"Ibu benar juga, aku seharusnya segera move on dan mencari pengganti Elvira. Aku gak boleh egois dengan semua ini, kasihan Ibu dan Bapak yang mengharapkan cucu dari ku.." ucap El dalam batinnya

El memutuskan untuk pulang ke Bandung, karena besok juga akhir pekan dan kantor libur.

Perjalanan yang cukup macet dari Jakarta ke Bandung membuat El harus memakan waktu yang cukup lama, belum lagi El harus menempuh jarak ke Desa yang cukup jauh dari pusat kota Bandung, karena Ibu dan Bapaknya tinggal di sebuah pedesaan daerah Lembang.

Saat sampainya di Bandung, waktu menunjukan pukul 3 sore. El memutuskan untuk beristirahat dan mampir kesebuah cafe untuk makan siang yang terlewat dan sekedar beristirahat.

El duduk di halaman belakang cafe itu, suasana out door yang sejuk membuatnya nyaman. Sembari menunggu makanannya tiba. Saat seporsi makanannya tiba El langsung menyantapnya dengan lahap, karena sudah sangat lapar.

Setelah membayar di kasir, El berniat untuk melanjutkan perjalanannya untuk pulang. Langkah El semakin dipercepat, melangkah menuju parkiran.

Tiba-tiba El menabrak seorang wanita yang sedang berjalan membawa minumannya tanpa sengaja dan menumpahkannya hingga bajunya basah kuyup.

"Eh maaf maaf.. Saya gak sengaja" ucap El sembari melihat tumpahan minuman itu ke lantai dan membasahi baju seseorang yang ia belum lihat wajahnya

"Aw..." jeritan Anin karena dorongan itu membuat jidatnya terpentok ke pintu belum lagi minuman yang membasahi bajunya

"Sakit ya?" tanya El dengan rasa bersalah sembari melihat jidat Anin yang langsung memerah itu

Anin tak menjawab semua ucapan El, karena ia merasa sangat marah, belum lagi Anin yang memang masih sedih membuatnya kurang fokus.

Anin langsung menangis, rasa kesalnya terhadap mantannya yang juga belum reda, ditambah dengan kejadian ini membuat Anin semakin tak mampu menguasai dirinya.

"hiks hiks hiks" suara Anin yang sesegukan karena tangisnya

"Eh eh eh kamu kenapa?" tanya El karena sangat panik, lantaran banyak sekali orang di cafe itu

"Ayo aku obati, aku akan ganti juga baju mu, tenanglah jangan nangis" lanjut ucap El dengan perasaan bersalahnya

El menggandeng Anin untuk keluar dari cafe menuju mobilnya. Hana yang sebenarnya menunggu Anin melihat Anin digandeng oleh El dan masuk ke dalam mobil membuat Hana kebingungan.

"Loh.. Kok Anin malah mau pergi gitu aja sih? Itu sama siapa lagi?" ucap Hana yang kebingungan sendiri melihat sahabatnya yang basah kuyup juga menangis itu

Anin sampai lupa bahwa ia sedang ditunggu oleh Hana untuk pulang bersama. Bahkan minuman yang tadi ia beli pun untuk di nikmati bersama di perjalanan pulang bersama Hana.

"Anin kayaknya nangis deh.. Bajunya kotor juga.. Kenapa si Anin sebenarnya.." lagi-lagi ucap Hana yang sangat penasaran.

Hana berjalan mendekat ke arah Anin juga El tapi ia mengendap-endap karena ingin tahu sebenarnya kenapa dan ingin menguping dulu.

Anin tersadar ketika El membukakan pintu mobilnya, ia tak kenal pada pria yang ada di hadapannya ini, ia langsung merasa takut.

"eh tunggu-tunggu aku mau dibawa kemana?" tanya Anin sembari menyeka-nyeka air matanya

"Aku cuma mau ngantarkan kamu pulang kok, aku juga mau ganti rugi pakaian kamu yang basah itu" jawab El langsung karena takut dituduh macam-macam

El langsung mengambil tisu dari dalam mobilnya, untuk melap pakaian Anin yang basah itu. Karena takut menyentuh area-area sensitif, El memberikannya pada Anin, El hanya menyeka wajah Anin yang penuh dengan air mata, dan mengobati jidat Anin yang memerah.

El menatap lekat wajah Anin, ia merasa tidak asing dengan wanita yang ada di hadapannya itu.

"Kamu.. Anindita kan?" tanya El yang sudah lama meyakinkan dirinya dengan menatap pada Anin.

Anin terkaget mengapa pria yang ada dihadapannya itu mengetahui namanya, padahal ia sama sekali tidak mengenalinya.

"I-iyaa.. Kok tahu?" ucap Anin terbata-bata, lalu balik bertanya

"Kamu adik kelas ku.. Aku Elnino Karisma, mantan ketua Osis, Apa kamu ingat?" jawab El memberitahukan

Anin tertegun sebentar dan mengingat semuanya.

"Oh iya-iya.. Tahu kok.." jawab Anin dengan senyum tipisnya

El tersenyum manis pada Anin yang mengingat dirinya, memang saat sekolah El tahu Anin karena Anin adalah seorang wanita yang banyak di sukai pria bahkan kakak kelas sekalipun, Anin yang pintar, cantik juga kalem itu yang semakin banyak disukai banyak orang.

Hana mendengar semua percakapan Anin juga El, membuat dirinya tak menyangka bahwa laki-laki gagah dengan stelan jasnya itu adalah Elnino Karisma, ketua Osis yang banyak disukai wanita.

"Kenapa kamu menangis? Sakit sekali terpentok tadi?" tanya El karena penasaran

"Enggak kok.." jawab Anin dengan cepat

El kebingungan lalu kenapa Anin sampai menangis sesegukan begitu.

"Lalu kenapa kamu menangis sampai sesegukan begitu?" tanya El penasaran

"Aku memang lagi sedih aja Kak.. Aku melamun tadi, lalu emosi ku mulai memuncak kali, makanya aku nangis, gak bisa ditahan" ucap Anin panjang lebar

"Kalau sedih nangislah biar meredakan.. Jangan dipendam begitu" ucap El dengan senyum manisnya

"Aku gak bisa, karena gak mau orang-orang disekitar ku ikut sedih" jawab Anin dengan polosnya

"Nangislah seorang diri" ucap El singkat

"Iya mau.. Besok.." jawab Anin karena sudah merencanakan untuk pergi ketempat favoritnya dan akan meluapkan semua kekesalannya disana

"Kenapa harus menunggu besok?" tanya El penasaran

"Besok kan libur kerja, jadi bisa pergi ke tempat aku menyendiri" jawab Anin dengan cepat

El tertawa mendengar ucapan Anin itu. El merasa Anin adalah gadis yang polos, masih sama seperti masa sekolah dulu, Anin yang disukai banyak pria tapi tidak pernah merasa.

"Ayo aku antar pulang.. Besok aku jemput untuk membeli pakaian menggantikan pakaian mu yang kotor ini" ucap El sembari menarik lembut tangan Anin untuk masuk kedalam mobilnya

1
ega
el itu lelaki plin plan goblok ga punya perasaan, egoiss
Herta Siahaan
gimana kabarnya Erina y
Herta Siahaan
duh malang nasibmu nak ... sepertinya hidup mu nak ... g bisa terbayangkan
Herta Siahaan
pelihara dan terima Erina yg tak berdosa.... pasti doa anak teraniaya seperti dia penolong gian
Herta Siahaan
yah sakit sih perbuatan Elvira tapi Erina hanya korban Anin. coba bayangkan kalau itu terjadi padamu. diah kehilangan maminya terus ayahnya jahat lagi
Herta Siahaan
paling Antoni mau menjadikan Elvira budak seksnya.... dasar laki-laki tak punya hati
Herta Siahaan
kasian Erina thor anak yg hanya korban ibunya dan Antonio yg bejad pasti tak sayang anaknya
Herta Siahaan
haduh rusak pertahanan Anin .. pasti Elvira terbahak 😆😆😆
Herta Siahaan
duduh Elvira... dasar ya.... buat anak tak jelas bapak nya ... kasian Erina Korba ibu yg gitu ...
Herta Siahaan
kan feeling g salah... kasian Erina thor. tuh maknya manusia biadab
Herta Siahaan
wah kayaknya Erina harus ikut Anin dan Ek deh kayaknya Elvira ada niat jahat ma Erina... kasian dia dimanfaatkan ma maknya
Herta Siahaan
ada apa sih dgn mu Elvira.... katanya iklaa dan ini ingin rujuk ada yg g beres nih ma Elvira bang El ..
Herta Siahaan
jangan jadi perusak rumah tangga orang yg kamu cintai Ris....
Herta Siahaan
Rais tanggung jawab kamu yg mulai buat Anin memberontak jd sebagai teman yg menyanginya kembali kan Anin
Herta Siahaan
jujur nin kasihan orang tuamu... jgn jd korban keegoisan mu
Herta Siahaan
tuh kan Anin makin runyam masalah mu. kamu sich ... yg ini belum selesai dah ditambah.
Herta Siahaan
anin dan Rais salah seharusnya mereka jujur diasaat situasi anin begini makin Buat anin tertuduh yg selingkuh
Herta Siahaan
El yg ganteng selidiki donk. masa masih jg oon ya. Elvira mendadak hadir dan membiarkan Anin tersiksa dan malah menuduh anin tanpa merasah bersalah hnya dgn melihat aja
Herta Siahaan
hadehhh selalu begitu ya.. hamil tanpa diketahui suami dan akhirnya sianak tanpa ayah. anak jg yg jadi korban
Herta Siahaan
buka mata kalian wahai orang tua. gimana kalau anakmu dipoligami mau.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!