NovelToon NovelToon
Naga Medis Dari Puncak Kunlun

Naga Medis Dari Puncak Kunlun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dua puluh tahun lalu, malam berdarah menghancurkan Klan Lin di Ibu Kota Yanjing. Lin Xuan, yang saat itu baru berusia lima tahun dan menderita keracunan meridian mematikan, diselamatkan oleh seorang pertapa misterius menuju Lembah Kabut Abadi di Pegunungan Kunlun. Di sana, ia digembleng oleh Tujuh Guru Agung yang masing-masing merupakan legenda hidup di bidangnya: pengobatan kuno, bela diri dalam (Neigong), alkimia, formasi/fengshui, senjata rahasia, strategi finansial bawah tanah, dan intelijen global.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3: Kembalinya Sang Naga Tua dan Berlututnya Sang Dokter

Pintu ruang ICU terbuka. Tanpa memedulikan teriakan marah Liu Fang dan Su Guodong di luar kaca pembatas, Lin Xuan melangkah masuk bersama Su Qingxue dan Dr. Zhao Ming yang ikut masuk hanya untuk menyaksikan kegagalan pemuda itu.

Di atas ranjang medis, tubuh tua Su Zhenhai terbaring kaku. Wajahnya membiru keabu-abuan, bahkan di ujung alisnya tampak lapisan embun beku yang sangat tipis. Monitor detak jantung di samping ranjang mengeluarkan bunyi peringatan panjang yang mencekam:

Tiiit—Tiiit—

Angka detak jantung turun drastis dari 18 menjadi 10... lalu 5... hingga akhirnya membentuk garis lurus!

"Garis lurus! Jantungnya sudah berhenti berdetak!" Dr. Zhao Ming justru tersenyum penuh kemenangan di balik maskernya. "Su Qingxue, kau lihat sendiri! Kakekmu sudah meninggal secara medis sebelum penipu ini sempat menyentuhnya! Sekarang panggil polisi dan tangkap bocah ini!"

Air mata Su Qingxue langsung jatuh membasahi pipinya. "Kakek...!"

"Siapa bilang dia sudah mati?"

Suara Lin Xuan terdengar bagai guntur di siang bolong.

Detik berikutnya, gerakan tangan Lin Xuan berubah menjadi bayangan kabur yang tak sanggup diikuti oleh mata manusia biasa. Kotak kayu cendana di sakunya terbuka, dan tiga batang jarum perak kuno melesat ke sela-sela jarinya!

Sring!

Aliran Qi murni dari Kitab Kaisar Hijau mengalir dari telapak tangan Lin Xuan menuju ujung jarum. Ketiga jarum perak itu mendadak berpijar kemerahan dan bergetar hebat!

"Jarum Pertama, Mengunci Gerbang Neraka!"

Tangan Lin Xuan bergerak secepat kilat, menancapkan jarum pertama tepat di titik Shanzhong di tengah dada Su Zhenhai sedalam dua inci.

"Jarum Kedua, Memecah Es Seribu Tahun!"

Jarum kedua menancap di titik Qihai di bawah pusar. Seketika, uap dingin berwarna putih pekat menyembur keluar dari pori-pori tubuh Su Zhenhai, membuat suhu di dalam ruang ICU turun hingga kaca jendela berembun!

"Jarum Ketiga, Naga Kembali ke Samudra!"

Lin Xuan menjentikkan ujung jarum ketiga di puncak kepala Su Zhenhai.

Deng!

Suara dengungan nyaring terdengar di dalam ruangan. Dr. Zhao Ming dan Profesor Wilson yang berdiri di dekat ranjang terpana melihat pemandangan yang menghancurkan seluruh teori medis modern yang pernah mereka pelajari seumur hidup: ketiga jarum perak itu berputar sendiri tanpa disentuh, menarik gumpalan kabut hitam dari pembuluh darah Su Zhenhai menuju kerongkongannya!

"Buka mulutnya dan siapkan baskom!" perintah Lin Xuan.

Bahkan sebelum Su Qingxue sempat mengambil baskom, tubuh Su Zhenhai yang tadinya sudah dinyatakan meninggal mendadak tersentak hebat dan duduk tegak di atas ranjang!

PUAH!

Segumpal darah hitam kental yang berbau amis menyengat dimuntahkan oleh Su Zhenhai ke lantai. Di tengah gumpalan darah yang langsung membekukan ubin keramik itu, tampak seekor larva serangga kecil berwarna biru es yang menggeliat sesaat sebelum hancur menjadi abu.

Detik itu juga, mesin monitor EKG yang tadinya berbunyi panjang kembali berdetak dengan ritme yang kuat dan stabil!

Beep... Beep... Beep...

Detak jantung: 75 denyut per menit! Tekanan darah dan saturasi oksigen kembali normal sepenuhnya!

"Mustahil... Ini mustahil!!" Profesor Wilson menjatuhkan papan rekam medis di tangannya, matanya melotot seolah baru saja melihat keajaiban Tuhan. "Pasien yang sudah mengalami henti jantung total dan pembekuan organ... hidup kembali hanya dengan tiga batang jarum dalam waktu kurang dari satu menit?! Teknik akupunktur legendaris macam apa ini?!"

Di luar dinding kaca ICU, senyum di wajah Su Guodong dan Liu Fang membeku seketika. Wajah Su Guodong bahkan berubah sepucat mayat melihat Su Zhenhai di atas ranjang perlahan membuka kedua matanya!

"Kakek! Kakek sudah sadar!" Su Qingxue menangis haru sambil memeluk lengan kakeknya.

Su Zhenhai menarik napas panjang. Rasa dingin yang menyiksa tulang dan jantungnya selama berbulan-bulan telah lenyap sepenuhnya, digantikan oleh aliran energi hangat yang membuat tubuh tuanya terasa sepuluh tahun lebih muda. Saat pandangannya jatuh pada pemuda berkemeja putih yang sedang mencabut dan menyimpan kembali jarum peraknya, mata sang naga tua Jianghai itu langsung berkaca-kaca.

"Jarum... Sembilan Jarum Pembalik Takdir... dan cincin di jarimu itu..." Su Zhenhai buru-buru menyingkap selimutnya, turun dari ranjang tanpa bantuan siapa pun, lalu membungkuk hormat sembilan puluh derajat di hadapan Lin Xuan! "Su Zhenhai memberi hormat kepada Tuan Muda Lin! Terima kasih kepada Dewa Medis Guigu dan Tuan Muda Lin yang telah memberikan kehidupan kedua bagi tulang tua ini!"

Seluruh lorong VIP di luar ruangan serasa disambar petir!

Patriark Keluarga Su, tokoh besar yang bahkan Wali Kota Jianghai pun harus menyapanya dengan sopan, kini membungkuk hormat di hadapan seorang pemuda berpakaian murah?!

"Kakek Su tidak perlu sungkan. Dua puluh tahun lalu Kakek menyelamatkan nyawaku dari Yanjing, hari ini aku hanya mengembalikan apa yang sudah seharusnya," ujar Lin Xuan sambil menahan bahu Su Zhenhai agar berdiri tegak.

Setelah memastikan kondisi Su Zhenhai stabil, Lin Xuan membalikkan tubuhnya perlahan. Tatapan matanya yang tenang namun sedingin es kini tertuju lurus pada Dr. Zhao Ming yang sedang mundur perlahan ke arah pintu, berusaha menyelinap kabur.

"Dokter Zhao," panggil Lin Xuan santai. "Kau mau pergi ke mana terburu-buru begitu? Bukankah lima menit belum habis?"

Langkah kaki Zhao Ming membeku. Keringat dingin mengucur deras membasahi pelipisnya.

"Ka-kau hanya kebetulan beruntung!" Zhao Ming menggertakkan gigi, berusaha mempertahankan harga dirinya di depan Su Qingxue. "Mungkin tadi mesin EKG-nya sedang rusak! Aku adalah wakil direktur bedah di rumah sakit ini dan orang kepercayaan Klan Wang, memangnya kau berani memaksaku—"

PLAK!

Lin Xuan bahkan tidak terlihat mengangkat kakinya, namun sebuah tamparan telak sudah mendarat di wajah Zhao Ming hingga kacamata emasnya hancur berkeping-keping dan dua gigi gerahamnya terpental keluar bersama darah segar!

Tubuh Zhao Ming terempas menabrak pintu kaca ICU hingga retak, lalu jatuh tersungkur tepat di atas kedua lututnya di hadapan seluruh anggota Keluarga Su di lorong!

"Seorang pria sejati harus menepati kata-katanya sendiri," Lin Xuan melangkah keluar dari ruang ICU, menatap rendah Zhao Ming yang meringis kesakitan di kakinya. "Kau punya dua pilihan sekarang: merangkak keluar dari lobi rumah sakit ini sambil menggonggong seperti janjimu tadi... atau aku akan menancapkan satu jarum ke tulang belakangmu dan membuatmu merangkak seumur hidup."

Aura dingin yang menekan dari tubuh Lin Xuan membuat Zhao Ming merasa seolah sedang ditatap oleh malaikat maut. Nyalinya runtuh seketika.

"A-aku merangkak! Ampuni aku, Kakek Guru! Guk! Guk!"

Di hadapan tatapan ngeri para perawat, dokter, dan keluarga besar Su, dokter muda kebanggaan rumah sakit itu benar-benar merangkak menuju lift sambil menggonggong dengan wajah berlumuran darah.

Lin Xuan bahkan tidak meliriknya lagi. Ia menoleh ke arah Su Guodong yang sedang gemetar hebat di sudut lorong, lalu tersenyum tipis yang membuat bulu kuduk sang Paman Ketiga merinding.

"Paman Ketiga Su, daun teh Biluochun yang kau kirimkan untuk Kakek Su setiap minggu itu aromanya cukup harum," bisik Lin Xuan tepat di depan wajah Su Guodong. "Sayangnya, orang dari Klan Wang yang memberimu Racun Ulat Es itu lupa memberi tahu satu hal: siapa pun yang menyentuh bubuk racun itu dengan tangan kosong tanpa penawar, organ hatinya akan membusuk dalam waktu empat puluh delapan jam."

Wajah Su Guodong langsung berubah seputih kertas. Ia meraba sisi perut kanannya yang memang terasa nyeri sejak kemarin malam, lalu jatuh terduduk di lantai dengan keringat dingin membasahi seluruh punggungnya.

"Dan untuk kalian semua yang tadi ingin menjual tunanganku ke Klan Wang..." Lin Xuan meraih tangan Su Qingxue yang terasa lembut dan sedikit dingin, lalu berdiri berdampingan dengan wanita cantik yang masih terpaku menatapnya itu.

"Kirimkan pesan ini kepada Tuan Muda Wang Teng: mulai hari ini, Su Qingxue dan seluruh Keluarga Su berada di bawah perlindunganku, Lin Xuan. Jika Klan Wang berani melangkah satu inci pun melewati batas, malam ini juga aku akan menghapus nama Klan Wang dari peta Kota Jianghai!"

1
Eko🍤
ayooooo bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii
Eko🍤
genre nya kultivasi modern ya Thor??
Surianto Tiwoel
💪💪💪
Aman Wijaya
gaaas terus Thor di tunggu updatenya 💪💪💪
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas terus Thor lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas pooolll njeduk terus Thor 💪💪💪
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos Lin Xuan lanjutkan aksimu
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Surianto Tiwoel
🔥🔥🔥
Nanik S
Lambang Sekte Matahari Hitam... ada tiga Orang.... bantai saja
Nanik S
Saling Provokasi👍👍👍
Nanik S
Keren.... injak saja kepala Tuan muda Wang
Nanik S
Shiiiiip💪💪💪
Nanik S
Bagus sekali
Nanik S
Awal yang menarik👍👍👍
Nanik S
Hadir...🙏🙏
andi_jinan_zain
kopi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!