NovelToon NovelToon
My Queen

My Queen

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:45.9k
Nilai: 5
Nama Author: Arisha Langsa

" Boleh kah aku bertanya satu pertanyaan?" Nymera Elvaretta Lennox "

" Katakan?" prince Rafael Benitez"wajahnya dingin, tatapan matanya tajam.

" Tolong katakan apa kurang nya aku kak? sampai kakak tak bisa melihatku sebagai seorang wanita" tatapan matanya sendu.

" karena kau hanyalah gadis manja" .

Perlahan,gadis bernama Nymera Elvaretta Lennox itu melangkah mundur, matanya menatap sendu pria di depan nya,pria yang sejak kecil ia kagumi dan ia tau telah di jodohkan dengan nya.

Dengan bibir tersenyum, bukan senyuman indah dan manis, melainkan senyuman menyakitkan, bahkan bibirnya terlihat sedikit bergetar saat dengan lirih ia berkata " Terimakasih telah menyadarkan ku, selamat tinggal, semoga kakak terus bahagia" masih sekuat tenaga ia mengucapkan kalimat perpisahan.

setelah sedikit membungkukkan tubuhnya, sebagai cara menunjukkan penghormatan kepada keluarga kerajaan,gadis cantik yang akrab disapa Mera itu berbalik dan melangkah meninggalkan pria yang masih menatapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisha Langsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03

" Mari nona"seperti biasanya, kedatangan Meera selalu di sambut oleh sang guru pengajar.

Meera mengangguk sambil tersenyum tipis " maafkan saya membuat madam menunggu" Meera memang di kenal sebagai gadis yang manja,dan itu memang benar adanya,ia bahkan mungkin tak akan bisa merapikan ranjang nya, terlebih merebus air, Meera tak pernah melakukan semua itu, yang ia lakukan hanya belajar dan belajar,ia di tuntut harus menjadi wanita yang cerdas dan pintar.

setelah meletakkan tasnya,Meera memulai belajarnya hingga selesai,dan seperti biasa nya,ia akan mendapatkan nilai baik, karena ia memang gadis yang pintar.

" Nona...ibu Ratu mengundang anda untuk minum teh" seorang pelayan ratu datang menghampiri menyampaikan perintah ratunya, sebelum Meera meninggalkan aula.

Tak mungkin menolak,dengan patuh Meera mengangguk dan segera melangkah mengikuti pelayan wanita utusan sang Ratu.

Meera melewati lorong panjang dan taman, matanya tak sengaja melihat seorang wanita cantik tengah berbicara dengan Damares, asisten sekaligus sahabat pangeran Rafael,dan Meera masih mengingat wajah itu adalah wajah wanita yang tengah menjadi berita di semua media.

" Nymera..." sapa Damares ramah, sedangkan wanita cantik di sampingnya tersenyum menatap Meera.

" Ya kak Ares,selamat sore " hanya itu jawaban yang Meera berikan, selebihnya ia hanya membalas senyuman wanita di samping Damares.

Meera melanjutkan langkahnya meninggalkan Damares dan wanita itu,wanita yang ia tau bernama Camelia.

" Ares..mengapa kau membiarkan pangeran berkuda sendiri? kau tau? dia tak mengangkat panggilan telepon dari ku" .

Sekilas Meera masih bisa mendengar kelanjutan pembicaraan dua orang tersebut" ternyata mereka memang benar-benar sangat dekat" batin Meera seraya terus melanjutkan langkahnya memasuki taman khusus ibu Ratu,tempat biasanya wanita paruh baya itu menikmati teh sore nya jika tidak dalam agenda menyambut tamu atau agenda kerajaan lainnya.

" Selamat sore ibu Ratu" sapa Meera saat ia sudah berada di hadapan sang Ratu.

" Selamat sore Nymera,duduk lah sayang, bagaimana kabarmu Hem? kamu selalu cantik" puji Ratu Ambar tulus,wanita bangsawan bergelar Ratu itu memang benar-benar sangat menyayangi Meera,andai Meera dan keluarga nya menolak perjodohan itu,maka akan di pastikan beliau akan meminta pada raja untuk mengangkat Meera menjadi putri mereka.

" Terimakasih ibu Ratu,kabar Meera cukup baik, bagaimana dengan ibu Ratu? " Meera balas bertanya kabar,ia memang gadis manja,namun ia memiliki adab dan sopan santun yang tak perlu diragukan,Meera memang pandai membawa diri,hal itu jugalah yang membuat Ratu Ambar begitu menyukainya,bukan hanya karena paras cantik nya atau hanya karena ia yang dari keluarga kaya raya saja.

" Seperti yang kamu lihat, silahkan minum teh mu, tiba-tiba aku merasa sangat merindukan mu" Meera mengangguk patuh,ia meraih cangkir teh nya dan menyesapnya perlahan,ia sudah cukup paham tentang tatakrama kerajaan.

" Sayang....kamu masih belum melupakan apa yang pernah saya katakan pada mu kan? tentang para pembuat berita,maka saya berharap kamu tak terpengaruh dengan semua itu, yang menentukan semuanya adalah kita" Ratu Ambar memang di akui sebagai wanita yang begitu bijaksana dan lembut, di kenal memiliki sifat penyayang dan penyabar.

" Meera tak akan pernah melupakan semua yang ibu Ratu pesankan dan Meera akan berusaha bisa menjadi sekuat ibu Ratu, walaupun meera tak akan mampu menjadi seperti ibu Ratu" Meera memang mengagumi sosok wanita anggun di hadapannya itu.

mendengar jawaban Meera, Ratu Ambar tersenyum seraya menggeleng" kamu bahkan akan menjadi Ratu terhebat sepanjang sejarah negara ini,saya percaya itu,kamu punya segalanya,maka itu saya sangat berharap kamulah yang akan menjadi pendamping pangeran Rafael,dengan keberadaan mu di sisi nya,ia akan menjadi orang yang berbeda, akan menjadi orang yang dapat memanusiakan manusia lain nya" .

Ratu Ambar mengucapkan semua itu bukan hanya sebagai bualan belaka,beliau benar-benar sangat mengenal karakter putri sahabat sekaligus rekan bisnis nya itu,beliau menyaksikan secara langsung seperti apa tumbuh kembang nya gadis cantik bernama lengkap Nymera Elvaretta Lennox.

mendengar ucapakan kepercayaan dan harapan sang Ratu terhadap nya,membuat Meera menundukkan wajahnya,ia merasa malu sekaligus terharu,ia takut dirinya tak akan mampu menjadi seperti yang Ratu Ambar harapkan" Yang mulia terlalu memuji saya,saya merasa khawatir akan membuat yang mulia kecewa" .

Obrolan dua wanita beda generasi ini berlanjut ke berbagai pembahasan,mulai dari masalah tentang berita viral, beralih ke pendidikan yang akan Meera pilih selanjutnya hingga ke circle pertemanan gadis cantik itu,obrolan mereka berakhir santai.

" Terimakasih atas jamuan yang mulia,Meera izin kembali" Meera berpamitan pada Ratu Ambar,tak lupa ia memberikan salam penuh hormat sebagai tanda perpisahan.

" Silahkan, hati-hatilah di perjalanan,semoga kebaikan akan selalu menyertaimu, sampaikan salam saya pada kedua orang tua mu" Ratu Ambar membalas hangat salam perpisahan dari Meera.

" Akan Meera sampaikan" Meera memasuki mobilnya, sedangkan Ratu Ambar menatap kepergian nya dengan tatapan yang begitu banyak menyimpan arti.

" Harapan ku begitu besar pada gadis itu Tuhan, berikan ia kekuatan yang lebih" .batin Ratu Ambar dalam hati,matanya menatap kepergian Meera dengan mobil khusus kerajaan, sampai punggung mobil itu tak lagi terlihat.

Wanita anggun itu membalikkan badannya, di dampingi dua orang pelayan setia nya.

Ratu Ambar melangkah kan kakinya menuju kediaman pribadinya,namun langkahnya terhenti saat dari kejauhan matanya melihat tiga orang yang terlihat begitu akrab mengobrol.

" Semoga semua berita itu tidak benar,kamu akan sangat mengecewakan ibu jika sampai semua itu fakta " batin nya seraya kembali melanjutkan langkahnya.

Beliau tak menyadari bahwa sang putra mengetahui tentang keberadaan nya,bahkan Rafael melihat kepergian Meera,gadis itu terlihat begitu cantik,namun entah mengapa ia tak ingin menghampiri sekedar untuk menyapanya.

" aku seperti melihat bidadari" bisik Damares sengaja menggoda Rafael,ia tak peduli dengan tatapan tajam Rafael yang menatap nya.

" Aku sedikit familiar dengan gadis itu, apakah aku pernah mengenalnya ya" Ucap Camelia yang merasa tak asing dengan wajah Meera.

" Dia Nymera, mungkin kamu melihatnya saat ia ikut bersama kedua orang tuanya menghadiri beberapa jamuan kerajaan,orang tuanya salah satu pengusaha yang bekerja sama dengan perusahaan milik istana, bahkan orang tuanya selalu menjadi sponsor terbesar setiap kali kerajaan mengadakan kegiatan " Bukan Rafael yang menjawab dan menjelaskan, tapi Damares lah yang menjelaskan tentang identitas Meera.

Camelia mengangguk mengisyaratkan bahwa ia mengerti, waktunya lebih banyak di luar negeri,saat ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan nya ke luar negeri dan meninggalkan negaranya itu,namun bukan berarti ia tertinggal berbagai informasi tentang pria pujaan nya,ia tau bahwa Rafael telah di jodohkan dengan seorang wanita yang berasal dari keluarga pembisnis.

1
Umi Kolifah
udah mulai jatuh cinta si Alex, jangan mau cecil
irma hidayat
alex penjahat kelamin yg tidak berperasaan
Leha Leha
Patut nye thor ulat Bulu tu berjodoh dgn alex
Yensi Juniarti
ntah sampai kapan lah ya ulat bulu sama benalu itu tersingkir...
dan gimna rekasi si pangeran liat orang kepercayaannya sendiri nusuk dari belakang
Leha Leha
Kesian cecilia dia da troma dgn alex😭
KIM TAMIE
puasa dulu EL..bisa khaan ???????????🤣🤣
Queen AL
tolong yah, ini cerita kerajaan berarti bukan di Indonesia jadi jgn pake lo gue
irma hidayat
mantap ya kejutan menantumu arman
KIM TAMIE
adooooh siapa yg naroh bawang di siniiiiii 😭😭😭😭😭😭
Umi Kolifah
kalau ini ulah Alek ayo Rafael babat habis sahabat lahnatmu itu biar tau rasa, dan semoga kalau meera hamil janinnya g' kenapa2, ayo Thor up LG ini masih kurang
KIM TAMIE
jangan2 ini ulah si kampret Alex dan kroni2nya
irma hidayat
wah mau mudik ketanah air gimana itu kagetnya ortu merra kalau bilang udah nikah
irma hidayat
mudah2an junior rafaelnya segera hadir fi perut meera
Leha Leha
Mungkin kah ade khabar gembira untuk pangeran
Leha Leha
Kesian cecilia thor dia baik lepas tu ade org jahat bwat dia knp thor Tk bg dia cupel dgn dameris
Siti Naimah
yang penting Meera baik2 saja😍
irma hidayat
terlalu bersemangat berulang jadilah bengkak, rugi kn kamu hrs puasa dulu rafael
KIM TAMIE: Dia lagi maruk2nya kak 🤣
total 1 replies
Leha Leha
Tq thor I love you
Nurfi Susiana
next thor,,aq tunggu karma dan penyesalan alex
irma hidayat
jahat banget s alex,moga dapat balasan yg setimpal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!