NovelToon NovelToon
Warisan Gunung

Warisan Gunung

Status: tamat
Genre:Matabatin / Kultivasi Modern / Ilmu Kanuragan / Tamat
Popularitas:589.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: bang deni

Rangga hanya seorang pemuda biasa, dia hanya ingin bisa menyekolahkan adiknya hingga perguruan tinggi, namun kejadian di gunung membuatnya berubah , apa yang di alami Rangga di Gunung Tanggamus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bang deni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Skor sekolah

 Rangga melihat sepatu bekas di tangannya , masih terlihat baru, dan membuat Rangga ragu ,

  " udah beli aja itu mas pasti pas sama ukuran adik kamu?" penjual sepatu loakan itu merayu Rangga , Rangga menaruh kembali sepatu itu, jelas itu baru, dia ga mau kena masalah lagi apalagi ada sebuah tanda di sepatu itu.

  " Ke pasar Koga saja " kata Rangga dalam hati

  " maaf pak, nanti biar adik saya saja yang kemari , takutnya ga cocok" ucap Rangga mencari alasan . Penjual itu mendengus kesal, dengan kasar ia mengambil sepatu yang di pegang Rangga dan menyimpannya di laci dalam , tidak di pajang di emperan , hal itu membuat Rangga semakin curiga.

    Rangga juga berkeliling di mencari kerja, karena dia di pecat oleh bosnya ia harus mencari pekerjaan lain . Namun semua toko seakan kompak menolak Rangga , apalagi toko toko yang di kelola oleh cina ,mereka bahkan mengusir Bima dengan tidak sopan, toko tempatnya dulu memang pengelolanya cina dan sepertinya mereka punya komunitas jadi apa yang terjadi langsung tersebar.

   Dengan lesu Rangga meninggalkan pasar bawah, ia mencegat angkot menuju pasar Koga.

    Di pasar Koga ia dengan cepat mendapat kan sepatu bermerk BN yang biasa di pakai oleh Andri .

    saat pulang ,ia melihat seorang bapak bapak yang kesusahan mengangkat karung tepung terigu , dengan cepat Rangga membantu,

   " terima kasih nak" ucap bapak itu, Rangga mengangguk .

   " hei berhenti dulu" satu suara menghentikan langkah Rangga , Rangga menengok, nampak seorang bapak bapak melambaikan tangan memanggilnya .

    " ada apa pak?" tanya Rangga, sepertinya kamu kuat, apa kamu mau bekerja di sini?" tanya bapak itu, Rangga tercengang.

    " beneran pak" tanya Rangga ragu" tapi saya masih sekolah, " hanya bisa kerja setengah hari sepulang sekolah" ucap Rangga kemudian.

    " ooh, kamu masih sekolah, sekolah di mana?" tanya bapak itu

    " di SMK Bhineka pak" jawab Rangga,

    " ya sudah, ga apa apa, tapi gaji setengah yah, " ucap bapak itu

   " iya pak, terima kasih, " ucap Rangga senang, ia tak pusing lagi dengan langkah ke depannya

    " panggil pak Mo aja, nama kamu siapa?" tanya pak Mo

   " Rangga pak"

   " ya udah karena ini sudah mau sore, besok sepulang sekolah langsung kemari saja, bawa baju ganti nya sekalian " kata pak Mo." dan gaji kamu sehari 12 ribu, perbulannya 2 juta " lanjut pak Mo berkata

   " iya pak, terima kasih, asalamualaikum " ucap Rangga berpamitan.

    Rangga pulang dengan bersenandung , ia merasa senang, mendapat tempat kerja yang lebih dekat, dan gajinya lebih besar dari tempat ia bekerja semula.

    " kok udah pulang kak!?" tanya Andri yang melihat kakaknya pulang cepat,

   " kakak pindah kerja , sekarang aku kerja di pasar Koga, dan gajinya lebih tinggi dari tempat kemarin " jawab Rangga

   " kakak ninggalin toko lama hanya karena gaji yang lebih tinggi?" tanya Andri lagi, Rangga menggeleng, lalu menceritakan kejadian yang di alaminya hari ini.

    Andri terdiam, pantas saja perasaanya tak enak saat kemarin tak melihat tas pinggang kakaknya.

   Melihat adiknya terdiam , Rangga mengusap kepala Andri.

    " Kamu ga percaya sama kakak" tanya nya

    " aku percaya sama kakak, hanya saja kok ada ya orang yang memfitnah kakak" ucap Andri

    " biarlah, nanti juga ada karmanya" sahut Rangga," kita buat Sop ayam yuk" ajak Rangga , di pasar tadi ia sempat membeli ayam satu kilo begitu mendapat pekerjaan ia ingin menyenangkan adik satu satunya.

⚫⚫⚫⚫⚫⚫⚫

Di toko tempat dulu Rangga bekerja , ko Ah Tung memperhatikan lagi rekaman cctv , ia melihat dari sudut yang tak tertutup oleh kain lap Rangga, terlihat jelas ada seseorang memasukan uang , yang membuat dia bingung saat memasukan uang jam menunjukan 17:45 , sedangkan Rangga berpamitan jam 15:33.

   " apa Rangga balik lagi memasukan uang itu?" tanya Koh Ah Tung , tapi setelah di pikir kalau balik lagi kenapa malah di tinggal tasnya. Jelas itu ga mungkin, kini ia menyesal telah memecat Rangga , tanpa menyelidikinya dulu akibat emosi yang tersulut oleh ucapan Eki.

     "tolong lihat rekaman kemarin di toko mu, jam berapa Rangga naik mobil" koh Ah Tung dengan cepat menelpon temannya yang mempunyai toko di samping halte DAMRI.

    " sial, ternyata Rangga di fitnah!" umpat koh Ah Tung, " ucap geram Ah Tung ,dari video jelas Rangga langsung naik bis DAMRI hanya 10 menit dari ia berpamitan pulang ,yang artinya dua menit sebelum video tangan yang memasukan uang pada tas pinggang Rangga.

   "Sepertinya aku harus memancing pencuri aslinya" gumam koh Ah Tung , ia curiga dengan Eki tapi harus ada bukti yang membuktikan.

    Malam hari Koh ah tung memasang kamera pengintai di sudut tersembunyi , bentuknya yang kecil membuat kamera itu tak terlihat , ia membeli dari temannya dengan harga mahal , karena kamera pengintai ini walau kecil tapi hasil tangkapan kameranya sangat jelas.

   tinggal menunggu hasilnya" kata Koh Ah Tung dalam hati. Rencananya setelah bukti ada, ia akan meminta maaf pada Rangga , dan menyuruhnya kembali bekerja ,ia akan menaikan gaji Rangga sebagai permintaan maafnya.

    namun pencuri itu seperti mengetahui bila ada yang mengintai , ia tak juga melakukan pencurian lagi. Namun Koh Ah Tung bersabar ia yakin umpannya nanti di makan juga

      Di sekolah Rangga semua geger mendengar bila Rangga mencuri uang di tempat ia bekerja. rupanya Didi masih sepupu dari Eki, dia yang menyebarkan cerita di kelas , namun banyak yang tak percaya ,tingkah laku Rangga selalu sopan dan tak pernah melakukan hal hal yang berbau negatif, Didi berusaha menyakinkan mereka dengan menambahkan beberapa cerita , dan bukti yang dia rekayasa, membuat kelas Rangga mempercayai omongan Didi.

   saat Rangga masuk ke kelas , kelas yang tadinya riuh menjadi hening, semua mata memandang hina padanya.

   Rangga menggelengkan kepala, ia merasa risih tapi tak berdaya.

   Baru saja Rangga mau duduk, seorang guru BP, memanggil

     " Rangga , bapak tunggu di kantor!" ucap guru itu dan langsung berbalik, tanpa menunggu jawaban dari Rangga.

    Rangga keluar dari kelas dan langsung menuju kantor BP.

   " ya pak, ada apa?" tanya Rangga sopan

   " apa benar kamu mencuri di tempat kerja kamu!" tanya guru itu dengan tatapan tajam.

   " bukan pak, aku ga tahu bagaimana uang itu bisa ada di tas saya" ucap Rangga pasrah.

   " braaak"

   " jawab yang benar!" ucap guru BP itu sambil menggebrak meja, semua barang yang ada di atas meja berhamburan.

    " memang itu kenyataannya pak, mau percaya syukur ga percaya ya ga apa apa." ucap Rangga pelan , percuma baginya bila menjelaskan seperti apapun bila orang tak mempercayainya.

       " Kamu saya skor seminggu, kamu renungkan di rumah!" ucap guru BP .

       " ya pak " ucap Rangga , ia keluar dan menatap langit sesaat.

"Aku tak perlu takut dengan apa yang tidak ku lakukan" gumamnya

  " Ngga tunggu!" suara pak Atmo terdengar memanggil.

   " hais, apa pak Atmo juga mau menanyakan hal itu lagi" keluh Rangga dalam hati .

   " ada apa pak" Rangga menghampiri dan menyalami pak Atmo.

   " ini coba kamu kerjain ini" pak Atmo menyerahkan beberapa lembar kertas " kerjakan dan buat sketsa juga perincian bahan nya yah .

    " oh, iya pak " ucap Rangga,

    " Kamu jangan putus asa, bapak yakin bukan kamu yang melakukannya , yang sabar, mungkin ini ujian bagimu untuk hidup lebih baik" ucap pak Atmo menasehati Rangga

   " ya pak, terima kasih, saya pulang dulu " ucap rangga berpamitan .

   Rangga pulang terlebih dahulu sebelum bekerja ,ia menaruh kertas kertas tata letak tanah yang akan di buat sketsanya.

1
Naga Hitam
oh bukan Tara dan Gara ternyata...
Naga Hitam
kopi luwak
Night Watcher
skrol2 aja... bosen bacanya..😓
Night Watcher
di awal2 ceritanya bagus, tp terlalu lama di alam gak jelas, jadi sangat membosankan. bahkan bisa kembali kealam nyata jg masih gentayangan gak jelas.
ujung2nya bisa balik keasal langsung selesai. jd gak guna dpt ilmu kesaktiannya..😓
Night Watcher
selamat hari raya idul adha 1447 H
Night Watcher
oooalah budi .. budi...
maring ngendi bae kok mbene nongollll...?😂😂🤭
Night Watcher
ini bahasa istriku ,🤭🤭
Night Watcher
kalo lewat jln pramuka mampir lah thor...
aku ada disitu..😂😂🤭
Awan Biru
awal cerita bagus tp sungguh sayang krna mlh jd pleyboy kok jd mls baca ya 🙏
Awan Biru
semngat
Raidy Damaring
udah dapet 2 Pilar kok Masih nyari 3...kan pilarnya cuman 4 doang....tambah Pilar kebodohan kah🤣🤣🤣
Raidy Damaring
kayaknya author perlu belajar lagi membuat cerita2 legenda saling berkaitan...supaya ceritanya gak putus ...kalo putus Gini seperti membaca cerita lain...
Audrey Maritza Kanedy
/Smile/
Taufan Sule Muskita
Penjahat kelamin munafik🤣
Nanang Supriyatna
lanjut yg ke 2 Thor 💪🔥🔥🔥🙏🌹🌹🌹🌹
Naga Hitam: udah siap belum
total 2 replies
Jack Strom
Jejak tertinggal di puncak gunung... 😁
Nanang Supriyatna
update lagi thor semangaaaat thor 💪💪 💪💪 🔥🔥🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Nanang Supriyatna
update lagi thor semangat thor 💪💪 🔥🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹
Nur Janah
kenapa Rangga selalu memanggil sayang pd Silvia tp cuma nama aja sama Lidia Thor,
Blue Angel: kalau Lidia lebih tegas kan usianya juga di atas rangga jadi malu di panggil sayang, kalau Silvia lebih muda jadi manja banget sama rangga
total 1 replies
Aku Agus
mahluk setengah kuda setengah manusia dalam budaya yunani di sebut centaur.sedangkan minotour mahluk setengah manusia setengah banteng
Blue Angel: iya salah kak, Centaur yang benar
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!