NovelToon NovelToon
Pengorbanan Mama Muda

Pengorbanan Mama Muda

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Tamat
Popularitas:443.6k
Nilai: 5
Nama Author: kisss

Hamil di usia 16 tahun, karena diperkosa oleh seorang pria berusia 30 tahun. Membuat Mera terpuruk, hidupnya hancur berantakan dan ayahnya meninggal dunia karena serangan jantung setelah mengetahui anaknya hamil. Sedangkan ibunya bunuh diri, sebab tak sanggup mendengar gunjingan tetangga.

Tak berhenti di situ. Mera depresi selama hamil dan berniat membunuh anaknya yang baru lahir. Vano adalah ayah dari anak yang Mera kandung, dia menyesali perbuatannya dan meninggal karena overdosis meminum obat penenang.

Setelah melahirkan Mikayla, Mera meninggalkan bayi itu di rumah Vano.

Dia mengira hari itu adalah akhir segalanya. Ternyata salah, tujuh tahun kemudian, takdir memintanya kembali untuk bertemu dengan anaknya yang membutuhkan transplantasi sumsum tulang belakang miliknya.

Arga Aditama (adik kandung Vano) memaksa Mera kembali dengan cara menculik wanita itu. Memaksanya agar mau bertemu dengan Mikayla.

"Mama! Mama! Jangan tinggalkan Mika lagi. Mika janji akan jadi anak baik!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelukan Pertama Mera & Mika

"Mama! Mama! Jangan tinggalkan Mika, Ma." Gadis belia itu mengigau dalam tidurnya membuat Arga yang sedari tadi berjaga langsung siap siaga menekan tombol nurse.

"Sayang … Mika, Nak. Bangun, Nak. Ini papa," ujar Arga lembut seraya membelai pipi Mikayla. Perlahan pemilik netra coklat yang sama indahnya dengan Mera terbuka.

Gadis belia itu meneteskan air matanya di kala yang pertama kali dia lihat adalah wajah sang ayah.

"Papa." Lirihnya parau membuat Arga tanpa sadar meneteskan air matanya. Dia mengecup pelipis sang anak dengan penuh kasih sayang.

"Iya, Nak. Ini papa."

Pintu ruangan terbuka. Dokter masuk ke dalam ruangan guna memeriksa keadaan Mikayla. Senyuman cerah terpasang di wajah dokter tua. Cukup merasa bahagia melihat gadis kecil yang selama ini sakit perlahan sembuh.

"Bagaimana keadaan anak saya, Dok?" tanya Arga serius.

"Baik, sangat baik. Tidak akan lama lagi Nona Mika sudah bisa bermain seperti anak seusianya," balas sang dokter dengan senyuman tulus tak luntur dari wajahnya.

Hati Arga menghangat mendengarnya. Dia langsung melabuhkan kecupan di seluruh wajah sang anak.

"Terima kasih, Sayang. Karena sudah mau berjuang hidup," bisik Arga pelan.

Mikayla melirik ke segala penjuru ruangan. Tak ia temukan wanita cantik yang biasa dia panggil mama dalam mimpi.

"Mama di mana, Pa?" tanya Mika lembut dengan suara imutnya membuat tubuh Arga terhenyak. "Muka mau ketemu mama, Pa," sambung gadis itu lagi.

*

*

Mera menghela nafas berat. Berada di rumah sakit selama tiga hari sangat membosankan. Untung saja dokter sudah mengizinkannya pulang hari ini. Dia sudah bersiap-siap. Wanita itu tak memiliki apa pun. Hanya pakaian dan sendal yang ia pakai sebelumnya.

Mera membawa kakinya melangkah keluar. Baru berada di depan pintu dia bertemu dengan Arga yang kini berada di hadapannya.

"Mau ke mana kamu?" tanya Arga datar, ketika melihat Mera sudah rapi.

Usia keduanya terpaut enam tahun. Mera berusia 22 tahun, sedangkan Arga 28 tahun.

"Tugasku sudah selesai. Aku ingin kembali ke desa," balas Mera tak kalah datar. Nyaris tak ada emosi di wajah wanita itu.

"Sayangnya tugasmu belum selesai." Tanpa menunggu bantahan Mera, Arga langsung menarik tangan wanita itu kasar.

Mera hanya bisa pasrah. Percuma melawan, dia tetap kalah. Karena Arga. memang tipikal pria keras kepala dan ambisius.

*

*

Saat tiba di ruang rawat Mika. Arga menghentikan langkahnya. Dia harus berdiskusi dengan Mera terlebih dahulu, agar wanita itu tidak berbuat ulah di dalam.

"Aku mohon, bicaralah dengan Mika. Dia sangat merindukanmu," pinta Arga serius membuat Mera memutar matanya malas.

"Tapi aku tidak rindu padanya," balas Mika santai membuat Arga menggertak giginya.

"Berhentilah membohongi dirimu sendiri. Aku tahu siapa kamu, Mera. Sekarang ikut bersamaku dan temui Mika."

Arga membuka pintu dan membawa Mera masuk. Semua orang yang berada di dalam sana mengalihkan atensi kepada Mera.

"Mera," gumam Sri pelan.

Mera memasang wajah datar. Dia tidak mau bertatapan dengan semua orang yang ada dalam ruangan, kecuali Mika.

Gadis belia itu tersenyum cerah, ketika melihat sang ibu datang.

"Mama!" pekik Mika semangat dengan mata berbinar. Dia merentangkan kedua tangannya minta dipeluk.

Dengan perasaan campur aduk. Mera mendekati Mika dan memeluk gadis itu.

"Mama! Mika rindu. Tolong jangan pergi lagi. Mika janji tidak akan nakal, asalkan Mama ada bersama Mika," pinta gadis itu dengan suara parau.

Iya, Mika menangis sesenggukan dalam pelukan ibunya. Pelukan pertama yang ia dapatkan.

Permintaan gadis kecil itu mampu membuat semua orang dewasa di sana meneteskan air mata.

Oh, Mika yang malang.

*

*

Bersambung.

Jangan lupa like coment vote dan beri rating yah kakak

Salem Aneuk Nanggroe Aceh

1
MARWAH HASAN
ini cerita seru loh
beda dari yang beda🤣
karena saya lama hilang dari peredaran jadi baru ketemu.
dulu terakhir baca cerita 'tiba² istriku berubah'
komalia komalia
Ternyata anak selingkuhan
komalia komalia
si jesica jangan di anggap lagi keluarga cuma pungut aja tapi songong
komalia komalia
si vano dasar nya pendosa mati nya pun oper dosis
komalia komalia
buka aja mer
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣calon pelawak si mikayla
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣🤣
komalia komalia
penasaran sama si vano meninggal nya akibat apa
komalia komalia
jiji banget sama kelakuan mu arga 🤣🤣🤣
komalia komalia
mati aku
komalia komalia
belum tau makanan biasa enak dan Sehat
komalia komalia
si vano nya kenapa meninggal
komalia komalia
pasti mera bakal trauma berat wahar lah dan dia engga meneeima anak nya keluarga si vano nya pun sama jahat
komalia komalia
nah gitu
komalia komalia
pantas punya trauma yang berat ternyata
komalia komalia
umur berapa emang waktu di oerkosa ko anak nya udah besar
komalia komalia
ooh Berarti arga adek ipar nya mera
hemmmmm???
BAGUS BENGGTT
syh 03
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
Alhamdulillah, doa Mika udah dikabulin sama Allah ya sayang..
walopun bukan adik kembar cowok cewek, tapi tetap disyukuri saja..
sapa tau mama Mera masih mau hamil lg dan dikasih adik cowok..
syukurlah akhirnya happy ending, semua saling memaafkan dan hidup rukun..

makasih banyak kak sudah membuat kisah yg inspiratif..
mengangkat tema yg memang banyak berkembang di masyarakat..
semoga bisa bermanfaat bagi para reader semuanya..

sepertinya ini novel terakhir kakak yg bisa kubaca..
sudah habis dibaca maraton kecuali yg belum tamat..
semoga masih mau berkarya di sini lg suatu saat..

anyway, semoga sehat selalu ya kak..
tetap semangat untuk menghasilkan karya2 lainnya yg gak kalah luar biasanya..
semoga sukses selalu baik di dunia halu maupun dunia nyata.. 💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕
barokallah.. 🤲🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!