NovelToon NovelToon
DUA GARIS MERAH GADIS BISU ( Za-Ga )

DUA GARIS MERAH GADIS BISU ( Za-Ga )

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Mafia / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Reva'$live

Dyeza Ghinara Alinzkie Harus menerima takdir yang sudah di tentukan oleh ibu tirinya.

Semuanya berawal dari dua garis merah yang di alaminya. kehidupannya jadi berubah

menikah dengan pria yang tidak dirinya kenal. bahkan melihat saja tidak pernah.

Namun apalah daya.
Semua demi kebaikan dirinya dan juga ayahnya

Menerima pinangan seorang presdir muda namun Pria itu juga merangkap sebagai seorang mafia.

Mafia kejam yang tidak segan mengambil organ orang yang sudah berani mengusik pekerjaanya.

Akankah gadis ini bertahan di sisiNya?
Atau malah pergi meninggalkannya.?

🌹🌹

Masih tahap belajar dan terus belajar

Mohon krisan nya ya Readers.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva'$live, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Rasa Percuma

"Bagaimana Non.. Di tas itu ada identitas Non loh." ujar bik Ndari lagi.

Yeza bingung. Gimana mau teriak untuk mengejar pria itu. Semuanya di rasa percuma.

"Sudah Non.. Biar nanti bibik telpon papa saja yaa.." ujar bik Nyari. Yeza mengangguk.

"Terimakasih ya Dek. Udah menolong saya. Saya tidak tau jika tas saya tadi jadi di ambil isinya. Karena di dalam sini cuma ada berkas berkas penting." ujar seorang wanita paruh baya yang menyadari jika tadi aksi pencopetan itu berhasil di gagalkan oleh Yeza.

Yeza mengangguk dan tersenyum.

"Kalo boleh tante tau.. Apa yang hilang tadi dek. Nanti biar tante minta anak tante untuk mencarikannya." ujarnya lagi.

Yeza hanya menggeleng dengan tangannya melambai. Sebagai jawabannya "tidak perlu repot repot."

Wanita itu menatap wajah Yeza. Lalu memandang bik Ndari.

"Maaf nyonya.. Putri majikan saya kehilangan suaranya sejak usia 4 tahun." jelas bik Ndari.

Wanita paruh baya itu mengangguk sari memandang wajah Yeza "Kasian sekali.. Cantik cantik tapi tidak bisa bicara." batinnya dalam hati.

Yeza segera kembali ketempat duduknya. Wanita yang sudah di tolong tadi mengambil ponselnya lalu segera mengambil gambar Yeza. Setelah dapat wanita itu segera memasukkan kembali ponselnya.

Tak terasa Yeza sudah sampai di depan sekolahnya  ION’s Culinary College

segera turun bersama dengan bik Ndari. Yeza hanya menargetkan 2 tahun untuk bisa menjadi cheff handal,  tapi bisa saja Yeza mengambil untuk pendidikan cheff selama 4 tahun. Namun Yeza ingin segera membuka resto sendiri.

"Non.. Bibik pulang dulu yaa.. Nanti bibik jemput." pamitnya. Yeza mengangguk.

Derttt... derrtttt

Ponsel bik Ndari berdering.

"Papa Non.." gumamnya

"ya hallo tuan.." sapa nya

"Bagaimana bik? Apa Yeza sudah berangkat sekolah.?" tanyanya

"Sudah tuan.. Tadi..", ucap bik Ndari terhenti. Karena Yeza melarangnya 

Yeza hanya nggak ingin papa menghawatirkan dirinya. Karena dirinya baik baik saja.

Kalo masalah kartu pelajar dan buku komunikasi itu hilang. Tak jadi masalah buat Yeza.

" Tadi apa bik? " tanya papa Yeza

"Tadi Non Yeza menanyakan tuan. Kenapa tuan tidak menunggu dulu Non Yeza bangun? Gitu tuan." ucap bik Ndari

"ohh.. Iya bik.. Bilang sama Yeza.. Nanti malam papa pulang gitu yaa.. Karena disini cuma sebentar." ucapnya

Obrolan pun segera di akhiri karena Bel sekolah sudah berbunyi. Walau sekolah ini tidak berseragam pada seperti pada umunya. Namun di sini juga memiliki aturan untuk peserta calon cheff, Yeza melangkah ke halaman sekolah, lalu segera menuju ke kelasnya.

Di dalam sudah ada beberapa teman teman Yeza lengkap dengan pakaian prakteknya.

...**...

"Bos.. Tadi hampir saja saya dapat emas bos... Tapi sayang ada seorang gadis yang menggagalkan rencana saya." ucap seorang pria yang tadi di tabrak oleh Yeza.

"Bagaimana bisa?" tanya kepala preman. Yang bernama Arya Gusti Dirgantara. Biasa di panggil Dirga.

"Waktu saya mau ambil isi taa itu. Gadis itu menabrak saya. Sudah jelas saya langsung jatuh gagal deh bos misi saya." ujarnya

"Tapi saya berhasil mengambil tas miliknya bos. Cuma tas itu kosong tidak isinya apapun." jawabnya dan langsung menyerahkan tas mini milik Yeza 

Dirga segera mengambil tas itu. Dan membukanya. Hanya ada kartu pelajar koky dan buku kecil beserta pena.

Dirga mengambil buku kecil yang mirip seperti buku diary. Dirga membuka tiap lembaran. Tidak mendapati sesuatu yang menarik. Hanya tulisan tulisan seperti ungkapan ungkapan minta tolong.

Dirga mengambil kartu pelajar nya. Dirga memandang foto pelajar  yang seperti koki tertempel di sana.

"ya sudah.. Kalian berjaga di markas.. Aku akan pergi sebentar. Karena ada urusan." pamit Dirga pada anak buahnya.

"Siap bos.." ucapnya.

Dirga segera mengambil kunci mobilnya dan segera keluar dari markas.

...**...

"Pa.. Tadi mama hampir saja kecopetan pa.. Untung ada gadis bisu menolong mama." ucapnya

"Memangnya mama tadi naik apa?" tanya Suaminya

"Mama naik bus. Nunggu putramu tidak datang datang. Nungguin taxi juga nggak nongol nongol. Mama hawatir berkas ini tidak sampai di kantor papa tepat waktu." ucapnya. Sembari menyerahkan berkas yang masih di bawa.

"Kenapa tidak bilang papa. Kalo nggak ada mobil. Tau gitu papa tadi nyuruh Yanto untuk mengambil." jawabnya

"Mama kan juga lama tidak naik bus pa.. Mama rindu kenangan itu. Di mana kita dulu bertemu juga di bus." ujar istrinya.

"Ya sudah.. Lain kali kalo nggak ada mobil bilang papa. Biar papa yang ambil." jawabnya

"Pa.. Ma.." ucap seorang pemuda yang baru masuk di ruangan.

"Ar.. Tolong ini di teliti kembali. Adekmu belum datang. Padahal ini tugasnya." ucap pak Boni papa Arka.

"Baik pa.." jawab Arka

"Ar.. Mama bisa minta tolong padamu?" tanya Mama Arka, yang biasa di panggil Cantika

"Keruangan Arka ya ma.." jawabnya

"Ya sudah.. Ayok.." balasnya.

"Sebentar ya pa.." pamitnya

Cantika sudah sampai di ruangan Arka.

"Ada apa ma?" tanya Arka

"Nasihatin adek kamu itu.. Agar mau membantu papa di kantor." ucap Cantika

"Ma.. Arka sudah sering nasihati anak satu itu. Tapi emang dia belum mau bergabung di kantor papa." jawabnya

"Mau sampai kapan tuu anak hidup nggak jelas kayak gitu." gumam Cantika

"Sudahlah ma.. Mama nggak usah memikirkan dia. Biarkan dia bahagia dengan dunianya.' balas Arka.

Dalam hati Arka. Arka sangat senang jika adeknya itu tidak mau bergabung di kantor papanya. Itu artinya Arka yang akan meng-handle semuanya. Termasuk semua aset yang ada di kantor ini.

Tut... Tut.. Tut..

"Mama telpon siapa?" tanyanya

"Adekmu.. Dari tadi nomer tidak aktif." jawabnya

Arka hanya membuang nafas jengah.

"Jika aku tidak bergabung disini. Apa mama juga akan membujukku?" batinnya.

Arka memang selalu merasa sebagai anak yang tidak di butuhkan di keluarganya. Kalo mamanya sakit. Pasti yang di cari adeknya. Tak pernah mamanya itu mencari dirinya.

...**...

Hari sudah siang.

Yeza sudah keluar dari gedung study nya. Yeza, melangkah ke halaman sekolah. Dan melihat jika bik Ndari sudah menunggu di gerbang.

"Non.. Kita jadi ke makam kan? " tanya nya.

yeza segera mengangguk. Mereka pun segera menuju halte bus..

Tak berapa lama bus yang mereka tunggu sudah datang.

Yeza segera masuk dan di ikuti oleh bik Ndari.

Tak butuh waktu lama. Mereka pun sampai di pemakaman. Yeza segera menuju makam mamanya.

"Ma.. Yeza datang lagi. Yeza merindukan mama. Kenapa mama tidak merindukan Yeza." ucapnya dalam hati.

"Apa mama tau.. Jika mama Desi tidak baik sama Yeza. Mama Desi sering ngatain Yeza bisu. Yeza tuli. Padahal Yeza tidak ingin semua itu terjadi pada Yeza." ucapnya dalam hati.

Dan banyak lagi ungkapan Yeza dalam hati untuk mamanya. Dari sekolahnya yang Yeza sangat menyukainya. Papanya yang sampai saat ini masih mencintai mamanya.

"Non.. Sudah mau gelap.. Kita harus segera pulang  sebelum Nyonya sampai rumah." ucap bik Ndari mengingatkan.

Yeza segera berdiri. Namun sebelumnya Yeza mencium. Batu nisan mamanya.

...**...

"Yeza sayang.. Apa yang terjadi nak.." tangis Daniel saat mendapati putrinya di kamar dalam keadaan hancur.

1
Yuli t4n
dasar bapak geblel mau aja bekas anak
Yuli t4n
anggi bukan anaknya danil pasti anak seno
Yuli t4n
dua x kejadian pergi sama mertua
Yuli t4n
Dirga ng memperkosa yeza
Anisha Anzelina
Luar biasa
anninayah karim karim
cerita nya seperti sinetron ikan terbang
Surati
bagus
Linang💛
agak lucu pas di bagian ini. tpi nggak ap" mngkin author msih blajar
Linang💛
kata yg tepat bukan ukuran. tapi suhu
Linang💛
yaa sallammmmm.....
ngapain coba punya pemikiran bgni. klo si mm'nya rendi nekat cerita keteman-teman'nya. sama ajh dong bongkar aib sndri. secara yg menodai anak'nya sndri🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️

bingung sma jalan pikiran author di bab bagian ini🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Linang💛
pemikiran anggi kok agak blo'on yah. kalo nggak di kasih tau orang tua'nya. gimana cara'nya bertanggung jawab coba? secara'kan mreka msih ank". hadehhhh. dasar bonet (bocil nekat)🙄🙄
Linang💛
lah. berarti bab sebelum'nya bkn halusinasi?
Linang💛
pemborosan kata
“sedangkan non Anggi sudah berangkat karena dijemput temannya.”
dalam kalimat ini tidak perlu menggunakan kata “karena.” kata karena terjdi apabila ada unsur kata “sebab akibat” dalam satu kalimat.

Namun jika ingin menyempurnakan kalimat tersebut maka ada baik'nya kata “Karena” di ganti dengan kata “Lebih dulu, atau duluan.”

Contoh yg benar iyalah
“Sedangkan non Anggi sudah berangkat duluan dijemput sama temannya.”
Linang💛
kata yg tepat bukan “haru”. haru itu kependekan dari kata “terharu”. dan kata terharu itu di gunakan ketika melihat kebaikan/ketulusan seseorang terhadapat orng. atau ketika seseorang berbuat baik kepda kita. jdi kata yng tepat di gunakan pada kalimat ini iyalah “Seduh”
Linang💛
seharus'nya bukan kata nyengir yg tepat tpi sinis. sebab tokoh anggi tidak menyukai dyeza. kta nyengir biasa di pakai pda kalimat ketika seseorang sedang mlakukan kesalahan. tpi ia tak mrasa berslah sedikit'pun. sedang dia tau ap yg dilakukan'nya salah. kata nyengir juga biasa trjadi ketika seseorang sdang membuat lelucon aneh.

Contoh
“Lo ya. yang ngabisin minuman gue?" ucap deni dengan mata melotot garang pda pelaku

“Hehe. sorry habisnya gue haus banget. ntar gue ganti deh.” kata delon nyengir kuda
Bundanya Pandu Pharamadina
terimakasih mbak Author
ceritanya bagus langsung pd intininya tidak berbelit - belit, di tunggu kisah anak-anak mereka, sehat selalu di limpahkan Rezeki dan berkah buat mbak Author
Aamiin🤲
Bundanya Pandu Pharamadina
orang terdekat yg jadi penghianat, siap² terbunuh di tangan Dirga sang penghianat
Bundanya Pandu Pharamadina
Yesa di depanmu Bapak anak dlm kandunganmu (Yesa)
Bundanya Pandu Pharamadina
semangat dan sehat selalu buat mbak Author
❤❤❤❤
Bundanya Pandu Pharamadina
reaksi Dirga gimana yah klo mamanya ngliatin foto si penolong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!