NovelToon NovelToon
THE LORD (Me And The Wolfs)

THE LORD (Me And The Wolfs)

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Epik Petualangan / Manusia Serigala / Barat / Tamat
Popularitas:99k
Nilai: 4.9
Nama Author: Maya Melinda Damayanty

sebuah kisah di mana serigala terusir dari hutan karena kesalahannya membawa manusia. Mengira pada manusia tulus. Malah memporak-porandakan hutan yang damai.
Hingga ketika diusir, sang raja rimba memberi petunjuk akan ada manusia yang bisa mengembalikan para serigala ke hutan. Seorang pria dengan ciri-ciri khusu yang akan menjadi sesembahan para serigala. Pria yang dijuluki The Lord.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Melinda Damayanty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERBURUAN

Sudah dua hari ini, George memberi makan serigala yang suka sekali masuk ke pemukiman warga. Musim dingin segera tiba. Hewan buruan yang menjadi makanan serigala sudah tidak ada yang keluar lagi dari sarangnya.

Hingga hewan bertaring tajam itu masuk ke pemukiman untuk mencari makanan.

“Hi!” sapanya dengan senyum penuh rencana.

Pria itu meletakkan tiga potong daging di dekat kakinya. George ingin sekali menyentuh hewan buas itu. Ia ingin tubuhnya dibaui oleh serigala hingga jinak dan menuruti kata-katanya.

Tiga ekor serigala menatapnya dengan tatapan tajam.

George adalah seorang pemburu handal dan terbaik yang pernah dimiliki oleh kota itu, mungkin saja dunia. Tentu hal semacam tatapan mengancam dari hewan buas mampu ia hadapi dengan tenang. Ia pernah membunuh begitu banyak hewan buas dengan tangannya sendiri.

“Tenanglah kawan. Aku hanya ingin berbagi denganmu,” ujarnya meyakinkan.

Sudah lima hari ini hewan yang sama mendatangi rumah pria yang selalu memberinya daging segar. Entah itu daging ayam atau pun daging sapi. George sangat mengenali tiga ekor serigala itu.

“Mereka hewan yang kemarin datang!” gumamnya senang dalam hati.

George mundur tiga langkah dari daging yang ia letakkan di tanah. Tiga hewan liar dan buas itu maju satu langkah. Pria itu mundur lagi setengah langkah.

Perlahan salah satu serigala maju mendekati potongan daging. George tetap tenang dengan jantung berdebar.

Serigala yang maju itu mengambil daging dan mundur, lalu dua ekor lagi mengambil sisa daging yang diletakkan George.

Ketiga hewan itu melangkah pergi. Namun salah satunya menoleh pada George. Pria itu tersenyum penuh arti. Ia melambaikan tangannya seakan meminta mereka datang lagi jika masih kurang.

“Aku akan menyiapkan makanan utuh untuk kalian dan kawanan kalian!”

Serigala itu pun lari menyusul dua kawanannya. George tersenyum dengan seringai menakutkan. Ia yakin tak butuh waktu lama. Dirinya akan membunuh sang penguasa rimba.

“Jangan panggil aku The Best Hunter jika tak mampu mengulitimu dan memamerkan kepalamu di ruang tamuku!” ujarnya bengis.

Selama musim dingin. George benar-benar melaksanakan janjinya. Pria itu memberikan empat ekor daging ayam utuh, bahkan tak segan ia membeli domba dan memotongnya lalu membaginya begitu saja pada hewan buas itu.

Tadinya hanya tiga ekor, lama kelamaan sekumpulan serigala mendatangi halaman belakang rumah George.

Pria itu sengaja lama keluar dari dalam rumahnya. Ia ingin hewan-hewan itu memanggilnya, seperti anjing jinak yang menginginkan makanan. Benar saja. Tak lama, kumpulan serigala mulai menyalak seperti anjing. George pura-pura keluar dengan tatapan terkejut.

“Ah, kalian lapar ya?” tanyanya dengan nada menyesal.

Beberapa serigala tampak mengibaskan ekor mereka. Hal itu membuat George senang bukan main. Kibasan ekor bertanda jika hewan itu mengharapkan kehadirannya. Ia pun segera mengambil dua bagian daging domba yang sudah dipotong.

Pria itu membawanya dan berjalan mendekati kawanan itu. beberapa masih takut dan mundur. Tapi melihat ada yang jinak dan bahkan mau dipegang dan dibelai.

Akhirnya membuat yang lain tak takut lagi.

Para kumpulan pemburu juga melakukan hal sama dengan ketua mereka. Semuanya tampak menuruti keinginan Goerge. agar ketika musim semi tiba. banyak para hewan melakukan musim kawin, yang di yakini jika semua binatang akan keluar dari sarang mereka.

“George, apa hari ini kita akan kembali ke hutan itu?” tanya salah satu pemburu.

“Ya, tapi kita bawa makanan untuk hewan-hewan itu dulu,” jawab George.

“Lalu kita memburunya.” lanjutnya pelan dengan seringai bengis.

George sengaja mengantar makanan pada serigala langsung ke wilayah kawanan itu. Pria itu sengaja melakukan itu, agar hewan buas itu percaya padanya. Para serigala tampak senang, itu terlihat dari kibasan ekornya.

Semakin lama para serigala tergantung pada makanan yang George berikan. Lalu ia dan kawan-kawan sesama pemburu membeli satu ekor sapi dengan ukuran sedang.

“Kita bawa sapi ini ke kawanan itu dan lepaskan. Hewan-hewan itu pasti mengejar buruannya. Di sana kita akan masuk mengikuti mereka, pura-pura membantu melumpuhkan buruan mereka.”

Ide brilian George sangat disenangi para pemburu lain. Mereka membawa sapi itu dengan mobil bak terbuka. Pagi menjelang. Para pemburu telah mengisi senjata dan parang. Mereka akan bersenang-senang dengan hasil tangkapan yang akan mereka bawa pulang nantinya.

Delapan mobil dengan satu kendaraan bak terbuka yang membawa sapi. Mereka pun pergi ke hutan dengan debaran jantung yang menggila. Adrenalin mereka terpacu, seakan menantang sosok penguasa terkuat di sana,

“Ingat ... singa itu adalah bagianku!” tekan George pada para pemburu.

Benar dugaan pria itu. mereka mendapati hewan-hewan yang berlarian ketika mereka lewat. Tapi mereka tak memburu hewan-hewan itu. tujuan mereka satu. Menghancurkan hutan.

“Kita ke kawanan serigala!” teriak George.

Setelah memasuki kawasan. Orang-orang mulai menurunkan sapi. Para serigala mulai berdatangan dengan kibasan ekor dan lidah menjulur. Gonggongan terdengar, tanda hewan buas itu menyambut manusia datang.

Ketika sapi turun, George sengaja melukai sapi di paha binatang itu lalu menepuk keras pinggul hewan tersebut.

Tentu saja sapi lari. Darah yang mengalir di kaki hewan itu tercium oleh para serigala. Lagi-lagi dugaan George tepat. Para serigala tak mau buruannya lepas, gerombolan hewan itu mengejar makanan mereka.

“Kita ikuti!” teriak George, langsung membawa senjatanya.

Dua puluh pria mulai berlari mengejar para serigala dengan kendaraan jeep terbuka. George mengomandoi. Hingga mereka masuk lebih dalam ke hutan, orang-orang mulai turun karena tak dapat dilalui oleh kendaraan mereka.

“Sapinya berhenti di sana, mereka belum terlalu dalam masuk ke hutan!” lapor salah satu pemburu.

George mengokang senjata. Ia pun menembak dan membuat sapi itu lari. Para serigala mengejar i

buruan itu. Lalu ia meng-kodekan para pemburu lain untuk mulai berburu. Maka tak lama, terdengar letusan senjata. Semua hewan mulai ketakutan. Zimba yang tengah berburu mendengar letusan itu.

Hewan besar itu pun berlari menuju bukit, binatang itu meninggalkan buruannya begitu saja. Heiyna berdatangan untuk merebut hasil buruan sang raja rimba.

“Goor!” teriaknya.

Goor yang sedang kawin dengan betina yang berhasil ia rebut dari pejantan lain langsung melepaskan diri.

Hewan itu berlari kencang menuju sang pemimpin sebelum dirinya mati karena lambat.

“Paduka!”

“Lihat itu!” titah Zimba.

Goor menatap manusia digiring para serigala memasuki hutan dan mulai menembaki hewan-hewan.

Salah satu dari mereka berhasil membunuh satu ekor rusa dengan tanduk paling indah.

“Mereka membunuh Xeyla!” teriak Goor dengan tatapan tak percaya.

“Siapkan pasukan. Kita bertempur habis-habisan!” titah Zimba.

Goor berlari menuju kawanan. Zimba mulai mengaum keras berkali-kali. Semua hewan tau arti auman itu. George mendengar auman itu, ia tersenyum lalu menatap bukit. Di sana sosok siluet hewan paling besar bersurai panjang berdiri.

Zimba menembus mata kecil yang menatapnya.

“Kita bertemu lagi ... buruan!” gumam George dengan seringai licik.

bersambung

manusia memang pemusnah!

next?

1
Pandin Beatrix
happy ending
Pandin Beatrix
kembali ke habitat, tks Sam
Pandin Beatrix
wah koq bs hutan dibangunin tembok pagar ?
Pandin Beatrix
semoga zoor bs selamat
Pandin Beatrix
Waduuh Sam hati2
Pandin Beatrix
hebat Sam & Zeus
Pandin Beatrix
kasian Edward
Pandin Beatrix
bagus Edward lanjutkan
Pandin Beatrix
sepatu Kiev
Pandin Beatrix
semoga Edward berhasil
Pandin Beatrix
lanjut
Pandin Beatrix
cerdik Sam
Pandin Beatrix
koq bisa Sam menulis lengkap dgn tanggal ?? apa dia bs mengingat hr & tgl didlm hutan ?
Pandin Beatrix
Zeus the best
Pandin Beatrix
setelah ditolong semoga zoor JD baik & berteman dgn zeus
Pandin Beatrix
jd kiev yg membantai org tua anak itu
Pandin Beatrix
jd kawanan Zeus yg selamatkan anak itu
Pandin Beatrix
serakah
kurnia rahayu
Luar biasa
ami
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!