NovelToon NovelToon
PENDEKAR NAGA SAKTI

PENDEKAR NAGA SAKTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Perperangan
Popularitas:38
Nilai: 5
Nama Author: Adih Supriadi

Kisah perjalanan Pendekar Naga dalam membasmi kejahatan yang di sebabkan oleh Pendekar Aliran Hitam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adih Supriadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 13

PEJABAT KEJAM

Di desa Lor Jaya, sebuah desa yang sedang mengalami kesengsaraan karena kesewenang-wenangan Bupati yang korup dan tidak peduli dengan rakyatnya.

Tohirin, seorang petani sederhana, sedang memberikan makan kambingnya di samping rumahnya yang sederhana.

Tiba-tiba, datang tiga pendekar suruhan Bupati yang terkenal kejam dan tidak segan-segan menggunakan kekerasan.

Tohirin kaget dan merasa ada firasat buruk ketika melihat pendekar-pendekar tersebut mendekati rumahnya.

Pendekar tersebut disuruh Bupati untuk mengambil dan merampas satu kambing milik Tohirin.

"Jangan, pendekar! Ini kambing harta kami, jika ingin ya dibeli saja, silahkan, tapi jangan diambil begitu saja tanpa izin," ucap Tohirin dengan nada yang sopan namun tegas.

"Bupati minta satu kambing untuk nanti malam ada acara malam minggu di rumah dinasnya," ucap pendekar suruhan Bupati dengan nada yang arogan.

"Tapi, Pak, bulan kemarin Bupati sudah merampas kambing saya satu dan sekarang mau merampas kembali, bisa habis kambingku... Apa tidak cukup sudah?" ucap Tohirin dengan nada yang kesal.

Terjadi percekcokan antara Tohirin dan pendekar suruhan Bupati. Pendekar tersebut mengeroyok

Beberapa pukulan keras mendarat di Tohirin

Tohirin sampai babak belur dan tidak berdaya.

Orang suruhan Bupati berhasil merampas kambing Tohirin, sementara warga desa lainnya hanya bisa menonton dengan kesal dan marah, namun tak bisa melawan karena takut akan kekerasan yang lebih parah.

Beberapa warga membawa Tohirin dan mengobati luka.

Bupati memang terkenal sebagai penguasa yang zalim dan tidak segan-segan menggunakan kekerasan untuk mempertahankan kekuasaannya.

Ia menyewa tukang pukul dan pendekar sakti untuk melindungi dirinya dari rakyat yang tidak puas.

Jika ada warga yang melawan, maka akan babak belur dan dipaksa bekerja tanpa bayaran sebagai hukuman.

Desa Lor Jaya pun hidup dalam ketakutan dan kesengsaraan di bawah pemerintahan Bupati yang korup dan dzalim.

Malam hari, para tetangga menjenguk Tohirin di rumahnya yang sederhana.

Mereka mengeluh tentang keadaan yang sama, yaitu kesewenang-wenangan Bupati yang terus-menerus memeras rakyat.

Bahkan, ada warga yang tidak sanggup lagi menahan tekanan dan akhirnya memutuskan untuk pindah tempat tinggal.

Banyak warga yang berpindah ke Kerajaan Kencana karena kerajaan tersebut lebih aman dan pemerintahannya menjaga serta melindungi warganya.

Mereka berharap bisa hidup lebih sejahtera dan bebas dari kesewenang-wenangan penguasa.

"Tadi saya lewat depan rumah Pak Bupati rupanya mereka sedang berpesta, makan kambing guling dan minum-minuman keras. *ucap sahabat Tohirin.

Banyak warga yang mengeluh dan berharap kondisi segera berubah.

Desa mereka masuk dalam wilayah Kerajaan Jasinga yang dipimpin oleh Raja yang jahat dan tidak peduli dengan keadaan rakyatnya.

Warga sudah melaporkan kejahatan Bupati ke Kerajaan Jasinga, namun laporan tersebut diabaikan begitu saja.

Alasannya jelas: Bupati yang korup itu masih keluarga dengan Raja Jasinga, sehingga Raja lebih memilih untuk melindungi kepentingan keluarganya daripada melindungi rakyatnya.

Keadaan ini membuat warga Desa Lor Jaya semakin putus asa dan merasa tidak ada harapan untuk hidup lebih baik.

Tohirin dan para tetangganya hanya bisa berharap ada perubahan besar yang akan terjadi di Kerajaan Jasinga, atau mungkin ada pahlawan yang akan datang untuk menyelamatkan mereka dari kesengsaraan. Namun, harapan itu tampaknya masih jauh dari kenyataan.

Berulang kali beberapa warga meminta bantuan pendekar sakti untuk melawan Bupati yang korup, namun para pendekar tersebut dikalahkan oleh Pendekar Kelelawar yang menjaga Bupati.

Pendekar Kelelawar ini terkenal dengan kesaktiannya yang luar biasa, sehingga membuat warga semakin putus asa.

Suatu hari, warga berkumpul kembali di Rumah Tohirin, guna membuat rencana untuk mencari pendekar yang sakti.

Karena putus asa mereka sampai rela untuk membayar pendekar sakti asalkan pendekar itu mampu menyingkirkan Bupati dan anak buahnya.

Seorang kakek tua yang bijak menceritakan tentang adanya pendekar sakti dari Kerajaan Kencana yang bernama Pendekar Naga Langit.

Kakek tersebut mengatakan bahwa Pendekar Naga Langit ini sudah pensiun dari dunia persilatan, namun kesaktiannya masih sangat luar biasa.

"Pendekar Naga Langit ini mampu mengimbangi kesaktian Pendekar Kelelawar," kata kakek tua itu dengan nada yang yakin.

"Jika kita bisa meminta bantuannya, mungkin kita bisa mengalahkan Bupati yang korup itu."ucap Kakek tersebut.

Ada secercah harapan bagi warga yang mendengarkan tentang Pendekar Naga Sakti.

Setelah berencana beberapa hari dan mematangkan rencana tersebut, akhirnya di utus beberapa orang.

Warga pun sepakat memutuskan untuk mencari Pendekar Naga Langit secara sembunyi-sembunyi.

Mereka memilih 4 warga yang dipercaya untuk melakukan misi ini, dan Tohirin pun termasuk di antara mereka.

Tohirin sangat menderita terhadap kekejaman Bupati, sehingga dia sangat bersemangat untuk mencari Pendekar Naga Langit dan meminta bantuannya.

Keempat warga tersebut berangkat menuju Kerajaan Kencana, dengan harapan bisa menemukan Pendekar Naga Langit dan meminta bantuannya untuk mengalahkan Bupati yang korup.

Mereka tidak tahu apa yang akan mereka hadapi di perjalanan, namun mereka siap untuk melakukan apa saja demi kebebasan dan keadilan di desa mereka.

Bupati Jasinga yang korup itu bernama Jordan , dia keponakan dari Raja Jasinga.

Hubungan keluarga ini membuat Bupati Jordan merasa sangat aman dan tidak takut akan konsekuensi atas tindakannya.

Dia tahu bahwa Raja Jasinga tidak akan pernah menghukumnya, bahkan jika banyak warga yang melaporkan kekejamannya ke kerajaan.

Dengan perlindungan dari Raja Jasinga, Bupati Jordan semakin berani melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap rakyatnya.

Dia memeras pajak yang tinggi, merampas tanah dan harta benda warga, serta melakukan kekerasan terhadap siapa saja yang berani menentangnya.

Warga Desa Lor Jaya dan desa-desa lainnya di wilayah Kerajaan Jasinga hidup dalam ketakutan dan kesengsaraan.

Mereka merasa tidak ada harapan untuk hidup lebih baik, karena Bupati Jordan dan Raja Jasinga tidak peduli dengan keadaan rakyatnya.

Tohirin dan ketiga warga lainnya yang mencari Pendekar Naga Langit berharap bahwa pendekar tersebut bisa membantu mereka mengalahkan Bupati Jordan dan membawa keadilan ke desa mereka.

Mereka tidak tahu apa yang akan mereka hadapi di perjalanan, namun mereka siap untuk melakukan apa saja demi kebebasan dan keadilan di desa mereka.

Keempat orang itu, termasuk Tohirin, memulai perjalanan menuju Kerajaan Kencana untuk mencari Pendekar Naga Langit.

Mereka menggunakan kuda yang merupakan hasil sumbangan warga secara sembunyi-sembunyi, karena mereka tidak ingin Bupati Jordan mengetahui tentang rencana mereka.

Walaupun mereka tak tahu pasti diminta tepat tinggal pendekar naga langit namun mereka tetap bertekad untuk mencari.

Mereka akan bertanya kesiapapun yang mereka temui di daerah kerajaan kencana tentang keberadaan pendekar sakti tersebut.

Mereka berangkat pagi-pagi sekali, sebelum matahari terbit, untuk menghindari perhatian dari warga yang tidak diinginkan.

Mereka membawa bekal yang cukup untuk perjalanan jauh, serta harapan besar untuk menemukan Pendekar Naga Langit dan meminta bantuannya.

Perjalanan mereka akan memakan waktu beberapa hari, karena jarak antara Kerajaan Jasinga dan Kerajaan Kencana sangat jauh.

Namun, mereka tidak menyerah dan terus maju, karena mereka memiliki tujuan yang jelas: untuk mengalahkan Bupati Jordan dan membawa keadilan ke desa mereka.

Dengan semangat dan tekad yang kuat, mereka memulai perjalanan mereka, siap untuk menghadapi apa saja yang akan mereka temui di jalan.

Mereka berharap bahwa Pendekar Naga Langit akan menjadi harapan bagi mereka untuk mengalahkan Bupati Jordan dan membawa perubahan besar di Kerajaan Jasinga.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!