NovelToon NovelToon
Pak Dosen Suamiku

Pak Dosen Suamiku

Status: tamat
Genre:Nikah muda / Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vmina_

TAHAP REVISI

ini adalah karya pertama jadi bahasa dan penulisan masih belum tertata, jgn lupa mampir ke My Beloved Lecturer, ini bahasanya insyaallah lebih rapi, meskipun gak 100%, dan alur cerita bakal berbeda dari novel perjodohan lain, insyaallah 👀💗

please? jangan plagiat woi, mikir nulis novel itu susah, gue sering ngikutin sosmed apa yng lagi trend buat nambah ide ke cerita gue, dan lo dengan entengnya ngambil beberapa adegan di novel gue tanpa izin.

punya otak gak sih? kalau gk bisa bikin novel gk ush dipaksain, daripada nyolong karya orang, sakit hati tau gak!.

mungkin tema cerita kita sama tapi gue punya ciri khas sendiri yang gue bangun sesuai imajinasi gue. gue udh berusaha supaya cerita ini berbeda dari yang lainnya.

deskripsi :

Dijodohin malah jadi bucin?!

Gadis bawel dan super ribet seperti Aira dijodohkan dengan seorang Pria yang lebih tua darinya, Pria dingin yang membuatnya stress karena sikap dinginnya.

Bagaimana kehidupan rumah tangga mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vmina_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pak dosen suamiku-20

"Pak saya ke kelas duluan ya" ucap Aira.

Alex mengangguk sembari mengulurkan tangan untuk dicium Aira.

"Nanti keruangan saya"

"Iya"

'Semangat ngajarnya suamiku' ucapnya dalam hati.

Aira menutup pintu mobil. Ia berjalan santai dikoridor, terus menyungging senyuman bahagia, hari ini semuanya terlihat cerah dan sejuk bagi Aira. Melihat Alex yang berubah dan tidak dingin membuatnya tenang.

"Waduh kacau, senyum-senyum sendiri"

Aira menengok kebelakang.

"Eh...Siapa ya?"

Alisnya berkerut, Pria mengenakan kemeja biru tua dibelakangnya cukup Asing, Aira belum pernah bertemu dengannya selama menjadi mahasiswa difakultas ini.

Pria itu tersenyum.

"Ah iya..Saya Dosen baru disini" ucapnya.

Tanpa basa-basi Aira langsung membalasnya, dari wajahnya saja Aira sudah tidak nyaman.

"Oh gitu ya..Pak..Maaf sebelumnya saya lagi buru-buru" ucap Aira.

Aira bergegas masuk kekelasnya, tapi tetap saja ia merasa pria dibelakangnya terus menatapnya.

"Bibit-bibit Dosen mesum" cibir Aira.

Ia mengambil kursi disebelah Mira, bagi Aira sejelek apapun Mira, ia tetap membutuhkannya karena gadis itu lebih banyak tau dan update.

"Mira" panggil Aira ke Mira yang asik dengan gadgetnya.

"Em?"

Aira mencondongkan tubuhnya kedepan.

"Lo tau gak, tentang Dosen baru?"

Mira terdiam beberapa detik kemudian mengangguk.

"Ooo ituu..Pak Raka"

Tidak diragukan lagi, Mira memang tau semuanya. Aira harus mencari tau lebih dalam tentang Dosen baru itu, entah kenapa ia yakin kalau Raka sedikit Aneh.

"Lo-lo udah ketemu langsung sama dia? berpapasan gitu?" tanya Aira.

"Belumlah.. Kan gue datengnya kepagian jadi gak sempet ketemu"

'Duh sayang banget!'

"Lagian kenapa sih? mau lo gebet?" ceplos Mira.

pak!

Kepala Mira dihadiahi pukulan oleh Aira.

"Gak dulu maaf punya gue udah lebih dari cukup!" ucap Aira.

"Sakit Aira bego!..Kasian banget pak Alex punya bini kasar kayak lo"

Aira berdesis.

"Sorry..Gue kalau saya suami penuh kelembutan"

ucapnya mengarang.

Wajah Mira berubah menjadi tatapan Ambigu pada Aira, oke sepertinya Aira salah mengatakan 'kelembutan' , alhasil pikiran Mira yang tidak pernah benar dan ambigu bekerja.

"Apa lo!?" ketus Aira yang risih ditatap.

"Oo gitu udah lembut-lembutt ya? ck...ck..Susah emang yang udah nikah ini" rayu Mira.

Aira bergedik ngeri.

"Sinting ni anak"

Mira menyengir.

"Eh tapi...Menurut gue pak Raka Ganteng dan-"

"Semua cowok lo bilang Ganteng"

"Astagfirulloh fitnah mulu..Denger dulu kenapa" protes Mira, Aira yakin bibirnya yang maju kedepan bisa diikat dengan karet.

"Dan ya gue merasa pak Raka itu...."

Aira menatap serius Mira.

'Gue yakin Mira pasti bakal nherasa tuh Dosen Aneh'

"Di-Dia kenapa Mir?"

Wajah Mira tampak serius, ditambah Aira menanti apa yang akan Mira katakan.

"Gue ngerasa dia itu jodoh gue Ra" Lanjutnya diikuti dengan tepukan tangan.

'What the....'

"Are u kidding me?" ucap Aira kesal.

"Hahah kasian udah nungguin"

Aira memijit pelipisnya. tidak, pemikiran Mira tidak akan sama dengannya, akan sulit kalau mencari tau tentang Raka bersama Mira karena gadis itu menyukainya.

Keputusannya Adalah bertanya pada sesama Dosen, siapalagi kalau bukan Alex. Pasti suaminya mengenal Raka, kebetulan ia akan keruangan Alex siang nanti.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Usai kelas berakhir. Aira menuju keruangan Alex dengan langkah pasti ia sampai didepan pintu, samar-samar ia mendengar Alex tengah berbincang dengan seseorang, Aira tidak perduli, mungkin itu salah satu Mahasiswa juga, perlahan tangannya mengetuk pintu.

tok tok tok

"Pak ini saya Aira"

"Ya masuk" saut Alex dari dalam.

Aira mendorong knop pintu dan yang Aira lihat, Alex tengah berbincang dengan Raka, Dosen baru yang ingin diselidiki olehnya. Aira tersenyum canggung.

"Emm...Maaf pak sepertinya saya menganggu kalian..Saya permisi dulu"

Aira hendak pergi namun tidak jadi, Raka bangkit dari duduknya lebih dulu, mata mereka sempat bertemu.

"Oh gak perlu, saya sudah selesai.." ucap Raka.

Aira hanya mengangguk.

"Pak Alex, terima kasih waktunya saya pergi dulu"

"Iya pak sama-sama"

Raka berjalan kearah pintu, saat hendak menutup kembali pintu Aira menyadari kalau Raka mengangkat sudut bibirnya saat melihatnya. Aira langsung gemetar ketakutan.

"Ra"

"Airaa" panggil Alex.

"Eh iya pak"

"Kamu kenapa?" tanyanya.

Aira menggeleng kemudian menarik kursi yang tadi dipakai Raka untuk duduk. Jantungnya berdetak kencang, Aira yakin sekali Raka menyeringai, dan tatapannya itu Aira tidak suka, seolah-olah ia berniat buruk.

'Gue yakin nyembunyiin sesuatu..' Monolognya.

"Aira kamu kenapa ngelamun dari tadi?"

Tangan Alex terangkat mengusap rambut Aira.

"Eng..Bapak kenal sama Dosen Raka?"

"Saya baru kenalan tadi, memangnya kenapa? kamu mau saya kenalin ke dia"

Aira menggeleng cepat, kelihatannya Aira salah lagi kalau bertanya ke Alex, dari nada bicara Alex saja ia mengerti kalau pria itu tidak senang.

"Gak mau ah"

"Ya terus kenapa kamu tanya" ucap Alex.

'Cari alasan, cari alasan Ra'

"I-itu Mira minta saya nanyain ke bapak" ucap Aira.

Alex mempercayai ucapan Aira lalu mengangguk.

"Tapi menurut saya dia pria yang sudah berkeluarga"

Aira menatap Alex dalam.

"Serius pak? tau dari mana?" tanya Aira.

Alex meraih tangan Aira lalu menggenggam tanganya, Aira menyatukan Alis, bingung dengan gerakan Alex.

"Cincin dijari manisnya..Jadi saya tau kalau dia sudah menikah, tandanya teman kamu itu harus mundur, Raka sudah ada yang punya..sama seperti kamu dan sayakan?"

Alex sukses membuat wajah Aira memerah seperti tomat.

"A-aa gi-gitu ya" ucap Aira gugup karena malu.

Sikapnya yang salah tingkah inilah yang Alex sukai, Aira terlihat mengemaskan, sehingga Alex ingin sekali menariknya dan memeluknya.

Aira melirik Alex yang ternyata memandanginya sehingga terjadilah kontak mata.

"Saya tau saya Ganteng" ucap Alex.

'Fiks tingkat kepedeannya tinggi'

'Eee tapi emang faktanya Ganteng'

"A-apasih pak, pede banget" ucap Aira pura-pura kesal.

"haha saya bercanda...Kamu sudah makan siang?"

Sialnya Aira malah tertegun dan sulit fokus, mengingat Alex tertawa karenanya.

"Aira?"

"iya kenapa?"

"Saya tanya kamu sudah makan siang?" Alex mengulang pertanyaannya.

"Belum, saya kesini mau minta uang buat kekantin"

Aira mengubah tujuannya karena takut ketahuan Alex.

"Yasudah..Nanti pesankan saya sekalian" ucap Alex.

Alex merogoh sakunya dan memberikan Aira beberapa lembar uang.

"Oke sip!"

"Satu lagi...Kamu jangan suka ngelamun..Gak baik paham?"

Aira mengangguk lalu pergi dari ruangan suaminya. Begitu pintu sudah tertutup rapat, Aira meremas erat uang ditangannya sambil menatap kedepan.

"Gue gak yakin pak Raka udah nikah"

"Tapi kalau belum...kenapa dia udah pake cincin nikah?"

"Kalau dia bener-bener udah nikah.. berarti dia emang kegatelan sama Mahasiswi-Mahasiswinya"

ucap Aira penuh keyakinan.

"Selidiki gak ya?"

1
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru banget 😁😁
RATIH AYU WULANDARI
Kecewa
RATIH AYU WULANDARI
Buruk
Ayunda Marbun
tolong la si aira jgn kek bocah sipatny kdng jijik juga sok iya. smentng sialex sabar sama dia
Ayunda Marbun
aku jijik karna istriny dia ngomong gitu taik ,aku kawannya udh kumaki maki itu gk ad pikirannya
Ayunda Marbun
bisa gak si aira ini dihilangkan aja jijik aku nengok ya sialex lagi bukan di cari tau dulu malah lngsng mukul sok paten
Ayunda Marbun
mampos kau aira biang masalah kau perempuan nyusahi aja kerjaan kau
Ayunda Marbun
aira aira jd ubi aja kau udh lebay kali kau jd perempuan
Ayunda Marbun
-aira lebay lo cabe ,gaya kau aja besar otak kau gk ad udh salah sok cengeng najis
Ayunda Marbun
disni siaira peran ny kadang lebay kadang kek ank ank membosankn
Ayunda Marbun
siaira kok lebay kali ,dikit dikit najis kali jd nengoknya
Riska Sinaga
Luar biasa
Evy Nathalia
aq yg baca geretan sama si aira kok oon banget sich
223
sukaa
Indrijati Saptarita
lanjuuuuttttt.....
Indrijati Saptarita
hhmmm....
Indrijati Saptarita
ada ada aja....
lanjuuuuuuutttt....
Umi Jasmine
semangat berkarya lagi..... jgn putus asa, kegagalan di awal adalah guru buat kita utk maju yg lbh baik..... SEMANGAT..... 💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
Erna Sudiastuti
Luar biasa
murniati cls
masih krg bersyukur uga kdg kdg yha, pdhl suaminya sabar bnr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!