NovelToon NovelToon
My Soulmate

My Soulmate

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Perjodohan / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:114.1k
Nilai: 5
Nama Author: She_Vent

By She_Vent


Seperti orang yang hilang akal Kalycha senyum-senyum sendiri sambil menggigit kuku jari telunjuknya. Ia sangat terpesona dengan ketampanan pria yang berdiri di depannya itu.

"Hello... Are you okey?" Pria itu menjentikkan jarinya di depan Kalycha membuat Kalycha tersadar dari lamunannya.

"I'm fine. Sorry I did not mean it. (Saya baik, maaf saya tidak sengaja)"

"Oke ga masalah" menjawab dengan cool, lalu berjalan meninggalkan Kalycha. Namun baru beberapa langkah ia berjalan tiba-tiba langkahnya terhenti mendengar teriakan Kalycha.

"Kak... boleh minta nomor HPmu?"


🎀 Penasaran kelanjutan Ceritanya???
Kepoin yuk 😂
Semoga kamu semua terhibur 🤗

👉 Bebas Komentar apa saja yang penting tetep Sopan ya 👍
👉 Bebas Promo, Iklan dan Lain-lain

Disini mah kita BEBAS yang penting HAPPY 😃

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Vent, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang

🏠 BRAMASTA

"Peran Orangtua sangat penting dalam sebuah Keluarga. Tidak ada yang lebih tulus menyayangi kamu selain keluarga sendiri.

Keluarga bisa di jadikan sebagai bentuk ungkapan mendalam betapa berharganya mereka dalam hidupmu. Keluarga membantumu dalam menjalani hidup.

Jujur saja, mungkin kamu tak akan pernah bisa membalas kebaikan dan kasih sayang mereka, terutama dari Mommy dan Daddymu. Jadi, jangan pernah lupakan jasa-jasa mereka, terutama Daddymu, apalagi sampai menyakitinya.

Dan kamu juga harus bisa menerima Ibu Barumu, mungkin saja dia menyanyangimu lebih dari yang kamu tahu. Cobalah buka hatimu untuknya dan terimalah kasih sayangnya.

Cintailah mereka setulus hati, beri mereka perhatian karena mereka sudah menjadi sebuah tanggung jawab. Berikanlah apa yang bisa diberikan kepada mereka, walau hanya sekadar berkumpul bersama. Jangan kabur-kaburan lagi ya nak."

Sebuah nasehat panjang dari Bu Sri sebelum Kalycha meninggalkan rumah mereka kembali terngiang dalam ingatan Kalycha saat ia sudah keluar dari mobil Haidar.

"Mari Nona, anda sudah ditunggu di dalam." ucapan Haidar menyadarkan Kalycha dari lamunannya.

Tanpa menjawab ucapan Haidar, Kalycha berjalan mengikuti Haidar. Pintu rumah yang bak istana itu terbuka bukan Haidar yang membukanya tapi Nayla.

"Icha..." Nayla tersenyum berlari menghamburkan pelukannya pada Kalycha. Namun Kalycha seperti patung tak bernyawa tak membalas pelukan dari Nayla.

Kalycha tahu itu bukan kesalahan Nayla, banyak wejangan yang ia dapat dari Pak Tono dan Bu Sri belum dapat membuka hatinya yang sudah tertutup rapat.

Nayla sadar tidak mendapatkan balasan pelukan dari Kalycha iapun segera melepaskan pelukannya.

"Mari masuk sayang." ucap Nayla sambil menghapus airmatanya.

Nayla menangis bukan karena Kalycha yang tidak membalas pelukannya tapi karena ia merasa bahagia Kalycha sudah kembali kerumah.

Kalycha membiarkan tangannya digandeng Nayla masuk ke dalam rumah.

"Icha, kamu baik-baik saja nak?" tanya Oma Milah yang sangat khawatir pada cucunya itu, tapi pandangan Kalycha tertuju pada Pram.

"Apa Daddy tidak merindukanku? Apa Daddy tidak mau memelukku? Kenapa tatapan Daddy begitu dingin padaku."

"Aku baik Oma, aku mau ke kamar dulu." Kalycha melangkahkan kakinya bejalan menuju tangga kelantai dua.

"KALYCHA..." Teriakan Pram membuat seisi rumah terkejut bukan hanya sang empunya nama yang terkejut tapi juga Oma Mila dan Nayla bahkan Haidar juga terkejut.

Kalycha menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya menatap wajah Pram yang sangat dingin.

"Kau anggap apa rumah ini? Kau pergi sesukamu dan pulang juga semaumu sendiri tanpa memikirkan orang-orang disekitarmu yang kesusahan karena tindakanmu itu."

Kalycha hanya diam tidak membalas ucapan Pram. Baru kali ini ia melihat Pram begitu marah dan kecewa padanya.

"Dimana sopan santunmu? Apa begini cara yang Mommymu ajarkan kalau ada yang bicara denganmu? Kau hanya berdiri diam saja saat Daddymu sedang bicara tanpa menatap atau menghiraukan Daddy?"

"Hentikan Dad, jangan bawa-bawa Mommy lagi. Aku tahu aku salah tapi cukup hukum aku saja. Jangan bawa-bawa Mommy."

Kalycha hanya diam berusaha menahan airmatanya agar tidak tumpah, kemudian ia kembali dan duduk dihadapan Pram.

"Darimana saja kau selama ini? Apa yang kau lakukan diluaran sana selama seminggu ini? Apa kau puas sudah membuat Daddymu ini malu dan juga susah?"

Lagi-lagi Kalycha tidak menjawab pertanyaan Pram.

"Mau jadi apa kau nanti? Anak gadis keluyuran tak tahu kemana dan sama siapa perginya. Apa kamu mau jadi Jalang, hah??? Jawab???"

"Pram...."

"Mas..."

Oma Milah dan Nayla terkejut dengan apa yang diucapkan Pram. Kalycha menatap mata Daddynya yang mengatai dirinya Jalang. Hati Kalycha sakit dan airmata lolos membasahi pipinya.

Pram mengusap kasar wajahnya, ia sadar kalau kata-katanya sudah terlalu kasar tapi emosinya mengalahkan semua logikanya.

"Sudahlah mas, biarkan Icha istirahat dulu. Besok baru kita bahas lagi." Nayla mengusap-usap lengan suaminya.

"Maafkan jalang mu ini Dad, mungkin aku memang tak pernah pantas untuk menjadi putri kebanggaan mu. Maaf sudah membuatmu malu. Sebenarnya aku lebih suka kalau Daddy menampar atau menghukumku dari pada aku harus mendengar kata itu keluar dari mulut Daddy.

Kalau Daddy tidak ingin reputasi Daddy rusak karena seorang Jalang ini. Tolong kirim kembali aku ke Jerman. Makasih karena sudah mengijinkan seorang Jalang menghirup udara yang sama dengan orang terpandang dan terhormat sepertimu Dad." ucap Kalycha lalu meninggalkan mereka yang masih berada di ruangan keluarga.

"Perkataanmu menghancurkan perasaan putrimu sendiri Bos? Bagaimana mungkin anda mengatai putri anda sendiri dengan sebutan Jalang?" Batin Haidar.

Hati Kalycha hancur seketika saat mendengar kata Jalang terucap dari mulut Daddynya. Orang yang paling di cintai dan di hormatinya.

"Aku akan membawa Icha ke rumah mama Pram."

"TIDAK ADA YANG BOLEH MEMBAWANYA KELUAR DARI RUMAH INI ATAU DARI KAMARNYA." Perintah Pram

"Haidar sediakan dua Bodyguard untuk berjaga didepan kamar Kalycha."

"Apa yang anda lakukan Tuan? Aku tau Tuan begitu menyayangi putri anda, tapi cara anda salah dalam menunjukkan kasih sayang anda padanya."

"Baik Tuan." jawab Haidar.

"Apa yang kau lakukan Pram? Kenapa kau mengurungnya?" tanya Oma Milah.

"Aku ingin mendisiplinkannya Ma."

"Bukan begini caranya mas..." protes Nayla.

"Kalian berhentilah ikut campur, Kalycha itu putriku dan biarkan aku yang mengurusnya. Dan aku tak ingin dibantah." Pram meninggalkan Nayla dan Ibunya lalu masuk ke dalam ruangan kerjanya di ikuti oleh Haidar.

...🍥🍥🍥...

Kalycha tak henti-hentinya menangis, entah berapa lama ia menangis hingga akhirnya ia tertidur setelah lelah menangis.

Dengan perlahan Nayla masuk kedalam kamar Kalycha dan melibat Kalycha tertidur dengan mata yang sangat bengkak. Nayla duduk ditepi tempat sambil merapikan rambut yang menutupi wajah cantik anak sambungnya itu.

"Maafkan Ibu ya Cha, Ibu tahu kalau kamu begini karena Ibu. Tapi percayalah Daddymu begitu karena mas Pram sangat menyayangimu. Dia takut kehilanganmu Cha, cuma dia ga bisa mengekspresikan rada sayangnya ke kamu. Maafkan Ibu ya Cha." ucap Nayla pelan.

Nayla mencium lembut kening Kalycha, lalu membantu Kalycha membenarkan posisinya tidurnya, menyelimutinya dan meninggalkan kamarnya setelah mematikan lampu kamar Kalycha.

...🌺🌺🌺...

Nayla masuk kedalam kamarnya dan melihat suaminya sudah berada diatas tempat tidur duduk dengan memegang benda pipih ditangannya.

"DARIMANA KAMU" Pram masih dengan penekanan suaranya. Nayla menghembuskannya nafasnya dengan berat.

"Aku pulang aja deh kerumah Mamah kalau Mas masih marah-marah terus." Ancam Nayla.

Nayla tahu kalau saat ini suaminya itu bucin abis padanya.

"Kenapa kamu jadi ikut-ikutan mau kabur sih." Pram mendekati Nayla lalu memeluk tubuh Nayla dari belakang.

"Abis Mas marah-marah mulu."

"Maafkan aku ya." ucapnya sambil mencium leher Nayla dari belakang.

"Mas hentikan mas..."

"Sayang kita belum malam pengantin loh." Rengek Pram sambil terus mencium leher jenjang istrinya itu.

"Di pending sampe Icha berhenti ngambeknya trus Mas ga marah-marah lagi sama Icha." Dan seketika berhasil membuat Pramudja bengong dan kesal.

"Minggir aku capek mau tidur." ucap Nayla.

Yaa... Gagal MP si Mas Pram 🤭

Ku tunggu Jejakmu 😘

1
Yani Cuhayanih
kebetulan disini lagi musim kemarau panaaaaaas
Yani Cuhayanih
Sayaaaaaang aku maluuu..
Yani Cuhayanih
Aku percaya thor panjaaaaang bangeettt kayak kereta api expresss
Gissa_Chieko
mantap thor
Silent Codex
nangis.....
💞 Lily Biru 💞
semoga Icha cepet sadar
Gissa_Chieko
semangat
Gissa_Chieko
komen
Gissa_Chieko
oke
Gissa_Chieko
mampir. mantap thor
She_Vent: Terimakasih ya 🙏
total 1 replies
💞 Lily Biru 💞
fiks, eps selanjutnya lahiran, wkwk
💞 Lily Biru 💞
lanjut kak she vent
maduan
kaka author kalau sembilan bulan kmudian mah udh ngelhirn thor anaknya udh umur 1 bulan.
tpi mksh thor dh up
💞 Lily Biru 💞
semangat kk, salam dari ADEK gue BAD
She_Vent: Done ya Kakak. Terimakasih buat dukungannya selalu 😊
total 1 replies
xia.SIA_
semangat ya Thor,jangan lupa mampir juga 🤗
She_Vent: Done ya. Mari tetap saling mendukung 🤗
total 1 replies
Hinata soyo
singgah juga di tepat ku ya
She_Vent: Semangat, udah banyak boom like aku. Nanti lanjut lagibya
total 1 replies
maduan
semongko thor..
maduan
hamidul ya thor kayanya sikali
Clearesta Santoso
ngidam x thor
💞 Lily Biru 💞
lanjut kkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!