Nama nya Cahaya Aulia umur 18 tahun, kuliah di universitas islam di yogyakarta, berasal dari kota Jambi dengan beasiswa. Cahaya perempuan yang cerdas, cantik, baik. pemberani..
Zain..seorang mafia yang hidup dalam kegelapan dan zain juga seorang pembisnis yang sukses berumur 27 tahun.
pertemuan dari sebuah ke tidak sengajaan bertemu...apakah mereka bisa bersama ??
Di dalam suatu hubungan yang sangat jauh berbeda baik segi umur, materi dan lingkungan hidup disanalah rintangan yang sangat berat dalam suatu hubungan, apa Mereka berdua sanggup menjalaninya?....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hidayah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah Sakit
Zain bergegas masuk ke rumah sakit ketika sampai di rumah sakit..
Zain berlari masuk tanpa menyadari bahwa dia di perhatikan banyak orang di rumah sakit tersebut..
Dimas juga tak kalah khawatir..dimas juga berlari..walaupun tak seperti Zain.
Setelah mengetahui ruang Cahaya, Zain dan Dimas langsung ke sana.
Sesampai di depan ruangan Cahaya...hanya ada Salsa...
Salsa yang melhat Zain ..sangat tampan dan berkarisma sangat terpukau...
"Bagaimana keadaan cahaya?" tanya Zain..
"oh itu pak cahaya masih di periksa sama" dokter jawab salsa ..
Zain mendengar itu hanya mondar mandir...gelisah dan khawatir..
"Sebenarnya apa yang terjadi dan kenapa cahaya bisa pingsan?" tanya dimas pada salsa..
"Begini pak..saat kami ke mall tadi kami di cegat sama teman sekampus kami nanya sisil dan geng nya..mereka menghina cahaya bahwa cahaya tidak pantas mainnya ke mall , cahaya itu pantasnya main ke pasar , dan mereka bilang bahwa cahaya itu anak kampung . dan cahaya tidak membalas ucapan mereka dan cahaya menarik tangan saya sambil menjauh dari sisil dan geng nya..nah sisil melihat cahaya hanya diam tidak menjawab perkataan mereka mengambil pot bunga yang di dekatnya dan melempari ke arah cahaya , cahaya dan saya tidak memerhatikan itu..dan pot bunga tersebut mengenai kepala cahaya pingsan.."jelas Salsa..
"Apa keamanan di mall itu tidak memberi pelajaran pada mereka?" tanya dimas..
"pak satpamnya tidak ada memarahi mereka malah pak satpam itu tunduk pada mereka yang notabennya mereka anak orang yang berpengaruh di jogja "jawab salsa..
Zain mendengar penjelasan dari salsa sahabat cahaya sangat marah..dan berkata pada dimas. "cari tau mengenai siapa itu sisil dan geng nya sekarang" ucap Zain..
"baik bos.."jawab dimas..
Dan dinas akhirnya pergi walaupun belum melihat keadaan cahaya..
tak berapa lama dokter keluar dari ruangan cahaya..
"Bagaimana Dok?" tanya Zain..
Dokter melihat Zain sangat takut sambil terkejut ada hubungan apa orang seperti zain dangan pasien nya..pikirnya.
"Pasien apa pernah ilang ingatan?" tanya Dokter..pada Zain
"Iya dia pernah" ucap zain
"Begini pak kepala pasien sebenar nya tidak apa apa tapi..."ucapan Dokter terputus..
"Tapi apa?" ucap Zain menahan marah
"Tapi saya takut karena keras benturan kepalanya yang sangat kuat jadi pasien saat ini koma" jelas dokter..
"Apa dok koma.?.apa tidak ada yang bisa di perbuat lagi dok?" tanya Salsa
"Kita hanya berdoa dan berusaha saja semoga pasien cepat sadar" ucap dokter..
"Dokter tolong cahaya pindahkan ke ruangan VIP dan beri fasilitas penangan yang baik" ucap Zain tegas..
"Baik pak."..jawab dokter...
"Apa pasien boleh di lihat?" tanya Salsa..
"Boleh tapi hanya satu orang saja bergantian" ucap dokter..
"Ya sudah pak zain saya masuk dulu ya." Ucap Salsa..
"mm" jawab zain..
Setelah salsa masuk dan keluar salsa pamit mau pulang besok akan kesini..karena salsa takut orang tuanya khawatir..
Dan zain yang menjaga cahaya, zain masuk ke dalam ruangan cahaya.. zain yang melihat kepala cahaya dibaluti dengan perban sakit hati nya melihat kondisi cahaya saat ini..
"Cahaya kakak berjanji akan membalas perbuatan mereka kepada mu lebih dari pada ini" ucap zain sambil tangannya mengelus kepala cahaya..
drrt drrt..hp zain berbunyi..
Dan Zain keluar..dari ruangan cahaya mengangkat telpon ternyata dari jack..
...Halo bos untuk informasi kejadian dan rekamannya sudah saya kirim ucap jack.....
...Bagus..dan suruh beberapa orang untuk datang ke rumah sakit ini untuk menjaga cahaya ucap zain.....
...Baik bos..ucap jack.....
dan telpon terputus
Dan beberapa saat kemudian datang dimas sambil membawa map..bos ini..dimas menghampiri zain sambil menyerahkan map itu pada zain
Setelah zain menerima map itu langsung memerhatikan dan membaca dengan teliti setiap lembar..dan ternyata sisil itu dari keluarga pratama...
Bagus..tunggu kehancuran kalian ucap zain yang mukanya sangat tak bersahabat dan sorot matanya yang mencekam seperti singa yang di baru di bangunkan dengan paksa..
Dimas yang mendengar ucapan zain..dan melihat sorot mata bos nya..tau bahwa singa akan memangsa..
"Habislah kalian" ucap dimas dalam hati...