NovelToon NovelToon
Bukan Cinta Terlarang

Bukan Cinta Terlarang

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:438.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aura Dwi

Kakak angkat ini bertemu setelah 10 tahun berpisah dengan adik angkatnya, bagaimana jadinya setelah pertemuan mereka tumbuh benih - benih cinta.
Lama kelamaan mereka menjalin hubungan backstreet sebagai kekasih bukan hubungan sebagai saudara tanpa diketahui oleh siapapun.

"Ini tidak benar Fer, apa yang kita lakukan salah...dan tidak seharusnya kita melakukan hal sejauh ini...."ucap Alya Putri Pratiwi dengan isak tangis dalam pelukan sang kekasih.

"Ststst....Cinta tidak pernah salah....dan apa yang kita lakukan atas dasar cinta tanpa adanya paksaan....i love you..." hibur Ferdi sang adik sekaligus kekasih Alya.

Hingga hubungan mereka terbongkar oleh orang tuanya. Bagaimana kisah cinta mereka? apakah mereka harus berpisah atau cinta mereka semakin kuat tak terpisahkan?

Ayo baca terus agar tidak penasaran dengan kelanjutan hubungan mereka.

Ini karya pertamaku semoga dapat menghibur para pembaca dan dukung terus dengan like dan votenya ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aura Dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hangout

Seharian itu Ferdi berada dikamar terus, entah tiduran saja atau bermain game online di ponselnya bersama teman temannya di balkon kamarnya, jika membutuhkan sesuatu dia hanya berteriak agar diambilkan oleh pelayannya apa yang dibutuhkannya. Kegiatan itu dia lakukan sampai malam.

Malamnya seperti biasa mereka makan malam bersama, dan disela makannya Ferdi meminta ijin sama mama dan papanya akan pergi keluar bareng temen temennya.

" Pah..ma... nanti aku mau hangout sama temen temen ya...?" pamit Ferdi sambil mengunyah makanannya kedalam mulut.

" Mau hangout dimana..?" tanya Sandra menatap putranya.

" Biasa mah...kita mau hangout di cafe.." jawab Ferdi santai.

" Senin kamu kan ujian sayang!!" Sandra melarang dengan tegas Ferdi yang akan pergi ke club.

" Tapi ma…" rengek Ferdi mau membantah Sandra tapi sudah dipotong sama papanya.

" Sudahlah mah... biarin aja besok kan hari minggu, Ferdi masih bisa belajar…." ujar Adi menengahi.

" Tuh papa aja ngijinin...." sindir Ferdi dengan senyum liciknya.

" Lagian Kamis kemaren kan Ferdi batalin rencana temen temen, karna harus jemput seseorang di bandara..." sindirnya melirik Alya kesal.

" Tapi Fer... hampir seminggu sekali kamu hang out bareng temen temen kamu..." Sandra masih saja tidak mau mengijinkan Ferdi.

" Ya udah gini aja, kamu ajak kakak kamu sekalian..." usul Adi memberikan syarat.

" Kalo gitu mama setuju..." kata Sandra dengan tersenyum.

" Tapi pah...." Alya berusaha menolak.

" Gak pa pa sayang...kamu juga butuh liburan.… " bujuk Adi pada Alya.

" Jangan sampai mabuk...!!" lanjut Adi mengingatkan dan Ferdi hanya mengangguk.

" Tapi pa... mah… " belum selesai Alya berucap sudah dipotong sama Ferdi.

" Baiklah kalo gitu..! habis makan lo siap siap...sesekali lo harus tau dunia malam..." perintah Ferdi.

Setelah makan malam bersama Alya menuju kekamarnya tapi dia hanya duduk malas di balkon kamarnya.

Begitu juga dengan Ferdi dia pergi ke kamarnya untuk bersiap siap. Saat menuju lemari untuk mengambil baju ponselnya berdering tanda ada panggilan suara, diambil ponselnya yang ada di nakas dan dilihatnya ada panggilan suara dari Roni dan Ferdi langsung mengangkatnya.

" Apa...?!" tanya Ferdi tanpa basa basi menyapa Roni terlebih dulu.

" Gimana..? jadi gak...?" tanya Roni.

" Jadilah… ni gue lagi mau siap siap..." sahut Ferdi berjalan menuju lemarinya lagi.

" Ok ketemu disana aja ya….?" kata Roni.

" Hemmm..." jawab Ferdi dengan lirih dan langsung menutup telponnya.

Ferdi telah selesai bersiap memakai celana jeans sedikit robek dipahanya dipadu kaos warna putih dan jaket kulit. Ferdi turun ke bawah, dan dilihatnya Sandra dan Adi sedang bermanja ria sambil menonton tv. Dia mengedarkan pandangannya mencari seseorang.

" Dia dimana ma....?" tanya Ferdi setelah tidak melihat Alya disana.

" Dia siapa...?" tanya balik Sandra.

" Alya mah....!" jawab Ferdi malas.

" Kakak Fer...panggil dia kakak...!!" omelnya dengan geram.

Ferdi hanya menghela nafas panjang tanpa menggubris omelan mamanya lalu berbalik naik tangga menuju kamar Alya.

Tok...Tok..Tok...

Pintu kamar Alya diketuk dari luar, dia beranjak dari duduknya dan membuka pintu kamarnya dan dilihatnya Ferdi berdiri disana yang sudah siap untuk pergi.

Ferdi melihat Alya dari atas ke bawah, dia membuang nafasnya kasar kesal melihat Alya belum ganti baju sama sekali.

" Lo belum siap...!!" sembur Ferdi menerobos Alya yang masih berdiri dipintu.

" Gue males..!" sahut Alya ketus.

Ferdi melotot geram mendengar perkataan Alya dan langsung menuju lemari cewek itu dan membukanya tanpa ijin.

" Apa yang lo lakuin..?!" tanya Alya menghampiri Ferdi yang sedang memilih milih baju.

" Milihin baju yang pantes lo pake.." sahut Ferdi.

" Gue males pergi tau...!!" ujar Alya kesal

Ferdi memilih baju yang pantas untuk dipakai Alya tanpa mendengarnya, setelah melihat baju yang pantas dikenakan Alya, diambilnya baju itu dan diberikan pada Alya.

" Nih pake...!!" perintah Ferdi dengan suara keras.

" Gue gak pernah pake baju ini...!!" merentangkan baju yang terlihat kekecilan jika dipake ditubuhnya.

" Kalo gak dipake kenapa dibeli..!!" sahut Ferdi.

" Gue gak beli, itu hadiah dari sahabat gue..."

" Udah cepet pake....!!" paksa Ferdi.

" Gak mau..!!" tolak Alya dengan suara keras.

" Terserah!! cepet pake atau gue yang pekein...!" ancamnya dengan metototkan matanya.

" Gak perlu!! Ya udah gue pake...!" terpaksa sambil berjalan ke kamar mandi.

Ferdi masih setia menunggu Alya dan duduk dikasur Alya dengan memainkan handphonenya.

Karna sudah hampir satu jam Alya dikamar mandi Ferdi memanggilnya didepan kamar mandi.

Dor... dor...dor... Ferdi menggedor pintu kamar mandi Alya .

" Cepetan keluar...!!" teriaknya dengan suara keras.

" Gak mau...!!" jawabnya dengan berteriak dari dalam kamar mandi.

" Kalo lo gak keluar, gue dobrak nih pintu...!!" ancam Ferdi dengan berteriak.

Merasa takut dengan ancaman Ferdi, Alya membuka pintu kamar mandi pelan dan masih bersembunyi dibalik pintu.

" Kenapa disitu aja..cepet keluar..!" suruh Ferdi yang merasa kesal.

Alya berjalan perlahan keluar pintu kamar mandi dan berdiri didepan Ferdi yang langsung terkejut dan terkesima melihat Alya memakai baju yang dia pilihkan tadi. Alya memakai tank top ketat dengan tali kecil dibahunya dan potongan leher yang rendah hingga hampir memperlihatkan buah dadanya yang berukuran besar dan juga pendek sehingga memperlihatkan perut rata Alya yang putih dan mulus. Dipadukan rok jeans pendek yang hanya menutupi paha atasnya memperlihatkan kaki jenjang dan paha mulus Alya.

Ditatap seperti itu membuat Alya salah tingkah sehingga menutupi dadanya dengan satu tangannya dan tangan lainnya menarik narik roknya agar turun kebawah.

' Cantik...Sexy...' batin Ferdi melamun dan mengulas senyumnya.

" Gue ganti baju aja ya...?" ijin Alya membuyarkan lamunan Ferdi

" Kelamaan...!" sahut Ferdi menarik tangan Alya turun ke bawah.

Diruangan keluarga masih ada Adi dan Sandra, yg sedang berciuman tanpa tau tempat.

" Ekhem..." Ferdi pura pura batuk untuk menghentikan adegan mesra orang tuanya.

" Eh..kalian... sudah mau berangkat..?" bertanya dengan menahan malu.

Tanpa menghiraukan orang tuanya Ferdi langsung berjalan keluar rumah.

" Hehehe...iya mah...kita berangkat dulu ya mah...pah..." pamit Alya merasa canggung lalu mencium tangan orang tuanya.

" Selamat bersenang senang ya..." jawab Sandra tersenyum dan melambaikan tangannya

Alya membalas lambaian Sandra dan menyusul Ferdi yang sudah duduk di kursi kemudi mobil.

Alya masuk mobil disebelah Ferdi, dia duduk dengan tidak nyaman masih menarik narik roknya dan menutupi dadanya yang terlihat menyembur keluar.

" Gue gak nyaman pake baju kayak gini.." protes Alya dan Ferdi yang melihatnya menarik nafas dan menelan salivanya berat.

" Lo ada stocking gak?" tanya Ferdi.

" Ada, biar gue ambil.." tangannya memegang handle pintu mobil.

" Gue ambilin..!!" menarik tangan Alya agar tidak keluar dan keluar mobil menuju kakamar Alya.

Dicarinya stocking di lemari Alya dan diambilnya stocking jaring tidak lupa mengambil jaket kulit warna coklat dan langsung kembali ke mobilnya

" Pake..!!" perintah Ferdi dengan suara keras dan melajukan mobilnya.

1
Atoen Bumz Bums
knapa aq gak nampak fotonya
Yuskar XI RPL A
buset dah 1 chapter isinya saling peluk pelukan, cuman ditinggal keluar negeri bukan meningggal asw
Suharti Ristie: ini juga komen pake urat
total 1 replies
Novie Louretta
mampir...awalnya karena tertarik dengan judulnya☺
imafe
tuh kan bener ,papa adi cmn ngeprank para readers biar pada dag dig dug😁
eh tunggu2 kok ada nama tiara yg sllu disebut oleh author🤔
imafe
jeng jeng jeng
imafe
mereka yg ngungkapin perasaannya aku yg senyum2 sendiri 🙊🙈
imafe
😭😭😭😭😭😭
imafe
dilraba dilmurat emang the best
bunda azgha
penasaran kenapa alya punya orang tua angkat.
💝💝Nana💝💝
meluncur tho
💝💝Nana💝💝
kok udah tamat aja Thor, ditunggu novel kelanjutannya ya Thor terus semangat
lindafuja
yah kok tamat thor
Riagibran
lanjut thor
💝💝Nana💝💝
akhirnya yang ditunggu-tunggu up juga
Yanuaries kaifer
semoga gak ada pelakor dan pebinor thor aku paling gak suka yang namanya pealor
lindafuja
sehat sll y thor semangat
Pertiwi Tiwi
Perry lm km bucin akut
Pertiwi Tiwi
biar klenger tu si Adi di tinggal istri sama anakya
Pertiwi Tiwi
wah jahat km papa adi
Pertiwi Tiwi
dosa org tua kalau sampe mereka di pisahkan.apalagi mereka sudah bobok bareng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!