NovelToon NovelToon
Menikah Karena Hutang

Menikah Karena Hutang

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:513.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: senja.21

Cerita ini menceritakan tentang. Seorang lelaki yang selalu disuruh agar cepat mencari pendamping di umurnya yang hampir mengajak ke 29tahun.

Bagaimana kah kisah selanjutnya!

apakah dia bisa mencari seorang wanita idaman keluarganya?

Atau justru dia harus menerima perjodohan dari keluarganya?

Semakin aku sering bersamanya.
Maka semakin besar rasa cinta yang ku berikan kepadanya.

Semakin besar cintaku padanya.Maka akan semakin besar pula rasa sakit yang akan kurasakan nantinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja.21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zila si biang kerok.

Zila mengintip dahulu sebelum melancarkan aksinya itu, mata Zila tertuju pada ranjang milik Xiodi, dia tersenyum saat Tuhan membantunya. Melancarkan aksinya malam ini. Dia melihat Aldi yang duduk di tengah ranjang, Zila dengan cepat menghadapkan batere ponselnya ke wajah Aldi dan....

Yap bocah itu mengalihkan pandangannya yang semula ke Daddy Adit, kiini beralih ke luar pintu.

Bocah kecil itu melihat ada tangan di balik pintu kamar Xiodi, yang sedikit terbuka.

Memperlihatkan lollipop berbentuk Ayam. Bocah kecil itu yang tak pernah makan permen pun langsung turun, dari ranjang itu dan berjalan kearah pintu itu, setelah sampai di pintu itu Aldi membuka dengan pelan, setelah ada di luar pintu bocah itu melihat siapa yang membawa lollipop itu. Bocah kecil itu mendongakkan kepalanya agar dia tahu siapa yang membawa Lollipop itu.

"Tatak Dila." ucap bocah itu.

Zila pun langsung membungkam mulut bocah kecil itu. Dan berbisik ke telinga bocah kecil itu.

"Huss diam lah Al, ayo ikut Kakak ke kamar Kakak." ucap Zila kepada bocah itu. Dan Zila menutup pintu itu perlahan dan menguncinya. Kemudian Zila menggendong keponakannya.

Bocah kecil itupun mengikuti saja.

Setelah di kamar Zila menurunkan bocah kecil itu di kasurnya. Dan tersenyum.

"Tatak Dila tenapa Al, di adak ke cini." tanya bocah itu kepada Zila, yang masih berdiri di depannya itu.

"Al malam ini tidur sama Kak Zila ya." yanya Zila kepada keponakannya. Aldi yang di tanya menggelengkan kepalanya.

Membuat Zila harus berpikir lagi.Dengan cepat Zila mendapatkan ide agar bocah kecil itu mau tidur bersamanya.

"Beneran, Al enggak mau tidur sama Kak Zila, lihat itu Al di meja belajar Kak Zila, kalau Al enggak mau, Kak Zila enggak akan ngasih A,l lagi." ucap Zila.

Membuat Aldi melihat kearah meja belajar Zila.mata bocah kecil itu berbinar saat melihat ke meja belajar Zila.

"Ote, aiklah Al akan tidul tama Tatak Dila." ucap Aldi menyetujui ucapan Zila.

Berbeda dengan kamar Zila di kamar Xiodi.

Xiodi sedikit bergeser ketengah karena dia berpikir ini adalah kasur yang ada di kamar Adit. Hal itupun membuat Xiodi dekat dengan Adit. Adit yang merasa tidak ada yang dia peluk, dia menggeser kan sedikit tubuhnya dan dirasa dia sudah mendapat apa yang ia inginkan ia pun langsung memeluk erat pelukan itu. Namun yang di peluk bukanlah guling maupun anaknya tapi istrinya.

Adit merasa ada yang berbeda jika guling yang ia peluk kenapa seperti orang. Tapi jika anaknya masak Aldi rambutnya panjang seperti wanita.

Adit pun membuka matanya perlahan ia melihat kalau dia itu memeluk istrinya.

Adit berpikir jika itu hanya mimpi.

Namun matanya kembali terpejam karena dia sangat ngantuk. Xiodi yang di peluk Adit dia tak berkutik sama sekali pasalnya dia sangat lelah.

Jam sudah menunjukkan pukul 07:00 pagi. Namun seseorang yang ada dikamar itu sepertinya belum terbangun.Padahal nanti ini ada pertemuan penting di kantor.

Ketukan pintu membuat orang yang ada di dalam kamar itu, sedikit terganggu membuat kedua insan itu membuka matanya perlahan dan alangkah terkejutnya mereka saat membuka mata, dengan posisi Adit memeluk Xiodi.

Mata mereka saling menatap sedetik kemudian kedua orang itu tersadar akan posisi itu.

Kedua insan itu langsung beranjak dari ranjang secara bersamaan.

"Pak, kenapa meluk saya." ucap Xiodi, sambil memeluk dirinya sendiri.

"Heh.. Hoodie anda pikir saya mau meluk anda." ucap Adit, sambil mengibas-ngibaskan tangannya ke badannya.

"Tapi saya lihat begitu." ucap Xiodi sambil nunjuk-nunjuk kearah Adit.

"Cih....Harusnya anda berterima kasih kepada Tuhan, karena saya memeluk anda." balas Adit.

"Tapi tunggu dulu Pak, seperti ada yang hilang." ucap Xiodi sambil mengingat-ingat apa yang hilang.

"Apa yang hilang Hoodie." tanya Adit yang tak menyadari jika anaknya tidak ada di ranjang.

"Anak Pak." ucap Xiodi.

"Anak siapa." yanya Adit kepada Xiodi.

"Anak orang lah Pak, masak anak piyak." jawab Xiodi yang enggak fokus.

"Aldi mana Hoodie." tanya Adit yang baru menyadari bahwa anaknya tidak ada di kamar.

"Saya juga enggak tahu Pak, coba cari di kamar mandi Pak." ucap Xiodi kepada Adit.

Adit langsung ke kamar mandi dan Xiodi ke ruang ganti. Setelah itu mereka kembali ke tempat semula.

"Gimana ada enggak." tanya Adit.

"Tidak Pak." jawab Xiodi sambil menggelengkan kepala.

Tok... Tok.. Ketukkan pintu membuat keduanya saling pandang dan melihat ke pintu. Xiodi membuka pintu itu setelah membuka kuncinya.

"Emmomy." teriak bocah cilik itu setelah pintu terbuka.

Adit dan Xiodi saling pandang, kenapa Aldi bisa keluar dari kamar yang masih terkunci.

"Al kamu dari mana." tanya Adit dan Xiodi barengan.

Aldi yang ditanya barengan seperti itu. Membuat ia ingat apa kata Zila.

"Tiee-tie." ucap bocah itu.

Xiodi yang di tatap Adit seolah bilang kepadanya " Siapa yang ngajarin anak ini seperti ini " Xiodi pun menggelengkan kepalanya.

Xiodi melihat jam yang ada diding menunjukan angka 07:30.

" Pak, ini sudah jam setengah delapan." ucap Xiodi, Adit yang mendengar ucapan istrinya itu langsung lari ke kamar mandi. Dan Xiodi berlari ke ruang ganti buat nyiapin baju suaminya. Dan Aldi dia berjalan keranjang dan merebahkan tubuhnya.

Setelah lima menit Adit mandi dengan tergesa-gesa dia pun berjalan ke ruang ganti. Dan di sana ada Xiodi yang menyiapkan baju untuknya. Adit pun sudah memakai celana berwarna silver dan kemeja hitam.

"Sini Pak, saya bantu pasang dasinya." ucap Xiodi, yang sudah ada di depan Adit, dan siap buat masang kan dasi untuk Adit.

Setelah selesai dengan urusan dasarnya Adit.

Xiodi langsung membantu Adit buat makai sepatu.

"Saya telat gara-gara anda Hoodie." ucap Adit yang menyisir rambutnya. Dan Xiodi mengikat tali sepatu Adit.

"Kok saya." tanya Xiodi, sambil berdiri karena sudah selesai dengan sepatunya Adit, kemudian Xiodi berjalan mengambil Jaz Adit.

"Iya karena anda saya telat bangun." jawab Adit sambil pakai jam tangan.

Xiodi hanya diam tak menjawab omongan Adit.

Xiodi memakai kan Jaz warna senada dengan celana yang Adit pakai.

"Sudah siap Pak." ucap Xiodi merapikan Jaz Adit.

Mereka pun turun dan sekarang sudah ada di luar rumah.

"Kalau telat pakailah motor saya Pak." ucap Xiodi, yang mengantar suaminya ke depan rumah.

"Bukannya Anda tidak suka, jika ada orang lain menyentuh barang pribadi anda." tanya Adit yang ingat waktu itu di parkiran kantor JK Group.

"Berhubung kata anda, saya yang menyebabkan anda telat, jadi saya akan meminjamkannya untuk anda." jawab Xiodi.

"Baiklah mana kuncinya." ucap Adit.

"Tunggu saya ambilkan." ucap Xiodi berlari ke kamarnya untuk mengambilkan kunci motor untuk suaminya.

Xiodi kembali lagi menghampiri Adit yang ada di luar.

"Ini Pak, hah,hah." ucap Xiodi, sambil mengatur napasnya karena dia menaiki tangga dengan berlari. Adit pun menerima kunci itu. Dan menjalankan motor Xiodi.

TBC....

1
Yati Yati
si Adit aneh utang mo di byr lunas gk mau mlh ngehina odi alat penebus hutang dasar kutukupret
Suari Suari
istri sendiri panggil tuan
Jeankoeh Tuuk
puji Tuhan
ceritanya bagus
walau tidak selurus jalan raya
terima kasih untuk author
yang sudah buat cerita nya bagus
dan agak dikit lain.
🙏🙏
sukses selalu buat authornya
Tuhan memberkati selalu🙏
Firman Riski
bagus
Meiske Akay
Seru banget ceritanya.
Elvin: Kak mampir di pena baru yuk. Pena Senja 21 tidak bisa masuk.
total 1 replies
Putri Auren
ga suka sifat nya Adit... ga ada menghargai odi
Putri Auren
mampir thooorrr.
salam kenal 🙏
Citra Ayu
suka critanya tidak terlalu melebar dalam menyampaikan crita, apalagi diakhir cerita...happy ending... good job ....
Elyana Elyana
awal baca udh keliatan nih bakalan seru😍
Elyana Elyana
Aku mampir nih ya thor🤗
Kartika Sari
2 tahun tp ngmongnya lncr bgitu ya ci al..
Kartika Sari
msh penasaran aja sbenernya,adit cerai sm isteri sblmnya knpa ya
Kartika Sari
kirain td belah duren na uttk spasang kekasih gt
Elvin: Kak mampir di pena baru yuk. Pena Senja 21 tidak bisa masuk.
total 1 replies
Kas Gpl
semangat terus kak..
Sephiamu Sephiamu
sukses trus
Hujan: Thanks Kaka
total 1 replies
alvalest
ok nanti mampir thor aq
Hujan: Sehat terus Ka
total 1 replies
nobita
aduh aq nd muak baca sikapnya Adit.. yg galak dan berkata kasar.. huff
Hujan: Hehehe sabar disayang Tuhan plus Bunda
total 1 replies
nobita
awal yg menarik.
Wulan cueexx...😉😉
Thor udah jauh kok aq belum tau ya ibunya al tu siapa...!?!?😅😅😅
Wulan cueexx...😉😉
Adit jngan galak"nanti kalo udah bucin malu maluin looo.....😂😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!