Chang Sheng adalah anak kecil berumur 10 tahun yang dianggap sampah oleh semua orang di desanya. Dia selalu ditertawakan dan ditindas oleh anak-anak seumurnya. Sampai suatu hari kecelakaan yang membawa keberuntungan, mengubah nasib Chang Sheng. Ikut pertualangan Chang Sheng menuju puncak ilmu bela diri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HankQ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20. Mengontrol Titik Dan Tian dan Elemen Api
" Baiklah, Sheng er. Sekarang aku akan mulai melatihmu. " Kata Master Zhang setelah selesai menceritakan kisah kehidupannya.
" Baik, Master Zhang. " Chang Sheng menuruti perintah gurunya, Master Zhang.
" Pertama-tama yang harus kamu lakukan adalah mengontrol titik Dan Tian. Karena kau memiliki dua titik Dan Tian, kau harus bisa mengontrol tenaga dalam yang ingin kau gunakan di titik mana. "
" Sekarang coba kau lakukan meditasi pernapasan! Carilah keberadaan dua titik Dan Tianmu, Sheng er!" Master Zhang memberikan petunjuk kepada Chang Sheng.
Chang Sheng segera duduk bersila dan melakukan meditasi pernapasan.
Chang Sheng merasakan memang ada dua titik Dan Tian di dalam tubuhnya. Satu berada di sebelah kanan dan satunya lagi berada di sebelah kiri.
Saat udara melewati titik Dan Tian sebelah kanan, Chang Sheng merasakan tenaga dalam yang hangat mengalir di titik tersebut. Namun, saat udara melewati titik Dan Tian sebelah kiri, Chang Sheng tidak merasakan adanya tenaga dalam.
" Apakah kau merasakan letak titik Dan Tianmu, Sheng er? " Tanya Master Zhang setelah Chang Sheng membuka mata selesai meditasi pernapasan.
" Iya, Master Zhang. Aku merasakan titik Dan Tianku ada di sebelah kanan dan satunya lagi di sebelah kiri. " Jawab Chang Sheng.
" Bagus, Sheng er! Setelah kau mengetahui letak kedua titik Dan Tianmu, akan memudahkan kau untuk mengontrolnya. " Master Zhang terlihat sangat bersemangat memberikan petunjuk kepada Chang Sheng. Dalam hati, Master Zhang sangat senang melihat Chang Sheng yang begitu cerdas. Dengan sekali diberikan petunjuk oleh Master Zhang, Chang Sheng sudah bisa langsung memahaminya.
" Sekarang coba kau mengontrol tenaga dalam di titik Dan Tian sebelah kanan. Kau hanya perlu mengalirkan udara ke arah titik Dan Tian sebelah kanan. Rasakan udara yang mengalir ke tubuhmu diarahkan ke titik Dan Tian tersebut secara kontinu. Dengan begitu, tenaga dalammu akan selalu terasa ada. " Master Zhang memberikan petunjuk lagi.
Chang Sheng segera melakukan apa yang diajarkan oleh gurunya. Chang Sheng kembali melakukan meditasi pernapasan. Chang Sheng menarik napas dalam-dalam masuk dari hidung menuju ke otak. Udara segar mengalir di setiap saraf otak, kemudian dialirkan menuju sepuluh titik meridian di tubuhnya dan ke bawah menuju titik Dan Tian sebelah kanan. Terasa tenaga dalam yang kuat di dalam titik Dan Tian tersebut. Setelah itu, Chang Sheng mengeluarkan sisa pernapasan lewat mulut. Chang Sheng terus melakukan cara tersebut berulang kali, sehingga Chang Sheng mulai terbiasa mengontrol titik Dan Tiannya.
" Sepertinya kau sudah bisa mengontrol titik Dan Tian di tubuhmu, Sheng er. " Master Zhang berkata setelah Chang Sheng menyelesaikan meditasi pernapasan.
" Iya, Master Zhang. Aku bisa merasakan kekuatan tenaga dalam setiap kali melakukan meditasi pernapasan. " Jawab Chang Sheng tersenyum. Chang Sheng merasa bahagia karena sudah bisa mengontrol titik Dan Tiannya.
" Bagus, Sheng er! Sekarang saatnya kau mengontrol elemen titik Dan Tianmu. Coba kau alirkan tenaga dalam ke tangan kananmu. Buatlah sebuah api di telapak tangan kananmu. " Master Zhang kembali memberikan petunjuk kepada Chang Sheng.
" Baik, Master. " Chang Sheng mencoba mengalirkan tenaga dalam ke tangan kanannya. Tiba-tiba muncul asap putih di telapak tangan Chang Sheng. Percobaan pertama Chang Sheng gagal karena hanya timbul asap putih saja.
" Kau harus konsentrasi melakukannya dengan membayangkan tenaga dalam mengalir ke tanganmu dan menimbulkan api, Sheng er! " Master Zhang menyadari Chang Sheng kurang konsentrasi sehingga tidak bisa mengeluarkan api di telapak tangannya.
Mendengar petunjuk dari Master Zhang, Chang Sheng segera melakukannya sesuai petunjuk gurunya. Chang Sheng kembali mengalirkan tenaga dalam ke tangan kanannya. Terasa hawa panas mengalir melewati otot tangan kanan dan menuju ke telapak tangannya. Tiba-tiba muncul api di telapak tangan kanan Chang Sheng.
" Ya, benar seperti itu, Sheng er! Teruskan latihannya! " Master Zhang tersenyum melihat bakat Chang Sheng.
Chang Sheng terus berlatih hingga akhirnya mahir dalam mengontrol elemen apinya.
" Sekarang dengan cara yang sama, coba kau buat api di telapak tangan kirimu! " Master Zhang menyuruh Chang Sheng berlatih mengontrol elemen api di tangan kirinya.
Kali ini, dengan sekali percobaan Chang Sheng sudah bisa menguasai kontrol api di telapak tangan kirinya. Master Zhang benar-benar bahagia bisa mendapatkan murid yang sangat berbakat seperti Chang Sheng.