NovelToon NovelToon
SANTANA MILIK SENJANA

SANTANA MILIK SENJANA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa Fantasi
Popularitas:125
Nilai: 5
Nama Author: little ky

Kisah cinta yang tak usia saat masih berseragam abu-abu, akankah bisa terjalin kembali? Disaat keduanya sudah tak lagi sama, namun hati tak bisa dibohongi, cinta mereka nyatanya masih ada.
Namun, disaat cinta kembali mengalahkan logika, keadaan justru menyudutkan keduanya.
Akankah SANTANA masih bisa menjadi milik SENJANA?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon little ky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jawaban

Tok.. tok..

Welly muncul, dari celah kecil pintu kamar milik Santana.

" Boleh masuk? " tanyanya meminta izin.

Santana mengangguk, " Tumben pakai tanya? "

" Soalnya tahu kalau lo lagi banyak pikiran. " senyum tipis muncul di wajah Santana.

Keduanya lalu sama-sama terdiam. Tak ada yang saling bicara, sama sekali tidak ada. Santana masih bersandar di kasurnya, lalu Welly duduk di kursi yang biasa digunakan Santana untuk belajar.

Lama keduanya diam, sampai akhirnya ponsel milik Welly bergetar pelan. Tangannya langsung merogoh saku belakang celananya, mengeluarkan ponsel mewah yang harganya setara dengan sepeda motor. Ponsel yang dia beli, setelah menabung selama dua belas tahun lebih.

" Mama minta lo sama gue ntar malam ke rumah Yara. Katanya mau ada pembicaraan penting, soal lo yang batalin pertunangan. " ujar Welly setelah membaca pesan dari bu Mi.

" Baguslah.. Semakin cepat semakin baik. " ada kelegaan yang terdengar dari suara Santana barusan.

" Lo yakin? "

" Apanya? "

" Pembatalan pertunangan. Bukannya lo dulu nerima Yara karena lo mikirnya lo bisa nglupain Senja. "

Santana menggeleng, " Mana ada yang begitu. Aku nerima Yara murni karena rasa bersalah. Dia hampir aja mati karena menerima tusukan itu. Anggap saja dua tahun ini sebagai balas budi, meskipun rasanya nggak adil buat Yara. " terang Santana.

Santana berani bersumpah, meski dia yang mengakhiri hubungannya dengan Senjana, tapi tak pernah satu detik pun Santana tidak mencintai Senjanya. Ucapannya kala berpisah dengan Senjana waktu itu, selalu ditepatinya.

Bahwa sampai kapanpun, cinta Santana hanya untuk Senjana. Santana milik Senjana.

Lalu kenapa Santana mau menerima ide gila Yara yang meminta pertunangan saat itu?

Semuanya bermula dari Santana yang berhasil menjadi BA sebuah merk aksesoris pria nomer 1 di dunia. Lalu seseorang yang menginginkan posisi Santana itu bermain curang dengan menyewa pembunuh bayaran.

Santana yang saat itu sedang melakukan konferensi pers terkait kontrak barunya itu mendapatkan penyerangan. Lalu muncullah Yara yang langsung menjadikan dirinya tameng hingga perutnya tertusuk pisau dari pembunuh bayaran itu.

Saat itu, yang Santana tahu Yara adalah salah satu fans fanatiknya. Yang selalu mengikuti kemana pun dia pergi. Termasuk kala itu Yara memang berada di Milan selain untuk bertatap muka dengan idolanya, dia juga punya beberapa proyek yang diamanatkan Angkara padanya.

" Kalau Yara nolak pembatalan pertunangan ini, trus kekeh tetep pengen sama lo, gimana menurut lo? Apa yang bakalan lo lakuin? Masa iya lo mau ngomong kalau lo cintanya sama Senja. Apa lo nggak takut mereka jadi berbalik musuhi Senja? " Welly mengutarakan apa yang terus dia tanyakan dalam hati beberapa hari ini.

" Kalau itu perlu.. " Welly sudah menebak jawaban Santana akan seperti ini.

*******

Pertemuan sempat terkendala karena Yara mengurung diri di kamar, enggan keluar menemui Santana dan keluarganya. Tapi setelah bujukan dari Haruka dan Angkara, akhirnya satu jam kemudian Yara ikut bergabung dengan keluarganya untuk menemui keluarga Santana.

Bisa dilihat Yara tidak baik-baik saja, terlihat jelas matanya yang bengkak dan hidungnya merah. Adik Angkara ini pasti menangis sejak tadi. Kasian sih sebenarnya, tapi dulu ini adalah pilihannya. Lalu apapun yang menyertai pilihannya suatu hari nanti, bukankah seharusnya dia bisa menerima.

" Mohon maaf sebesar-besarnya karena mengganggu waktu berkumpul keluarga bu Rahayu. " bu Mi mengawali pertemuan dua keluarga ini.

" Seperti yang sudah Santana sampaikan pada mas Angkara, juga saya yang sudah menyampaikannya langsung pada ibu Rahayu, bahwa malam ini Santana dengan segala hormatnya pada keluarga ini, meminta agar pertunangannya dengan Yara.... dibatalkan. " tanpa basa basi, bu Mi langsung menjelaskan maksud kedatangan keluarganya.

" San.. Coba ngomong baik-baik sama Yara. " pinta bu Mi, yang langsung diangguki Santana.

Posisi duduk Santana memang langsung berhadapan dengan Yara yang duduknya diapit ibu dan masnya. Hanya saja memang sejak tadi, Yara memilih menundukkan wajah, enggan bertatapan langsung dengan Santana.

Tak apa bagi Santana, toh yang penting Yara masih bisa mendengarkan apa yang akan dikatakannya ini. Isi hati yang dia pendam selama bertahun-tahun hanya karena ketakutannya menyakiti orang yang paling berarti dalam hidupnya.

" Saya minta maaf sebelumnya, saya tidak bisa memenuhi ekspetasi mu yang mana berharap kita bisa bersama terus sampai ke jenjang yang lebih tinggi dari sekarang... "

" Saya sudah pernah mengatakannya, bahwa dalam hidup dan hati saya, sudah ada pemiliknya. Selama dua belas tahun ini, semua itu tidak pernah berubah, masih sama seperti saat pertama kali saya merasakan jatuh cintanya padanya. " tangis Yara mulai terdengar. Ibu Rahayu sigap memeluk erat tubuh putrinya.

" Kamu selalu bilang, kalau saya cinta sama dia kenapa saya harus berpisah, kenapa tidak dikejar sampai dapat karena menurut kamu kalau cinta ya harus memiliki. Saya tidak pernah menjawab kan selama ini, karena itu malam ini saya akan menjawab semua pertanyaan kamu yang selama ini saya abaikan. "

Yara langsung mendongak, menatap Santana dengan sisa harga dirinya. Dia memang penasaran, karena selama ini Santana selalu bungkam. Semua pertanyaan Yara tentang seseorang yang dicintai Santana, tidak pernah memiliki jawaban. Lalu sekarang, kenapa baru sekarang.

" Saya mematahkan hati saya sendiri karena saya takut cinta saya berubah haluan menjadi pembalasan dendam. Masa lalu tidak berpihak pada kami dan saya yang mengetahui semua itu menjadi dilema... "

" Saya mencintai dia, tulus dari dalam hati tapi kemudian saya tahu bahwa orang terdekatnya merupakan penyebab kemalangan datang dalam hidup saya. Saya saat itu sungguh takut jika nantinya saya memanfaatkan cinta kami untuk balas dendam. Dari sana lah saya memilih untuk memutuskan hubungan kami dan pergi jauh, berharap semuanya akan baik-baik saja.... Tapi... " Santana jeda curahan hatinya. Ini adalah part yang paling sulit menurutnya.

" Tapi apa? " tanya Yara memberanikan diri.

" Tapi kemudian saya melihat dia memalingkan wajahnya saat untuk pertama kalinya kami bertemu setelah 12 tahun lamanya. Hati saya hancur seketika. Saya tidak sanggup melihatnya membenci saya, saya tidak sanggup melihat dia memalingkan wajahnya dari saya... Saya..... " Santana menunduk. Telapak tangannya dia gunakan untuk menutup matanya. Mencegah air matanya mengalir.

Sungguh membayangkan bagaimana Senjana memalingkan wajah darinya saat itu, rasanya bagai dihujani ribuan pisau tajam. Santana tak sanggup, Santana tak mau. Sungguh dibenci Senjana membuat hatinya merana.

" Maaf kalau saya angkat bicara. Tapi disini saya sudah mengenal Santana selama lebih dari 15 tahun. Saya tahu betul apapun tentang Santana, termasuk saat hancurnya dia karena kehilangan orang yang paling berharga dalam hidupnya. " Welly secara tiba-tiba angkat bicara. Melihat Santana yang kembali merana, membuatnya merasa harus mengatakan sesuatu.

" Maksud saya bicara seperti ini adalah.... Menikah itu adalah perjalanan hidup paling panjang. Kalau dalam perjalanan hidup yang panjang itu kita harus menjalani dengan orang yang tidak kita kehendaki, bayangkan bagaimana rasanya. "

" Dan sebagai orang yang dekat dengan Santana, saya tidak mau saudara saya harus menjalani hidup yang seperti itu. Mohon maaf bila kata-kata saya salah ataupun menyakiti kamu, Yara.. "

Yara menatap lekat ke arah Welly. Tak pernah dia sangka, Welly yang orangnya sangat cuek bisa berkata seperti itu demi Santana.

Yara mulai bertanya-tanya, benarkah apa yang selama ini dia lakukan.....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!