mohon dikoreksi ya teman2 mungkin ada kata atau alur yang masih kurang bagus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jestimjaber, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lamaran
Malam itu sekitar pukul delapan Vara dan Anna sudah berdandan rapi, dan sudah berkumpul bersama karyawan lainya di depan kantor.
"Sudah lengkap semua kan, kita berangkat sekarang ya" bagi beberapa karyawan yang tidak membawa mobil pribadi pun langsung masuk ke mobil kantor untuk menuju ke sebuah gedung yang disewa Sena untuk acara lamaran nya malam ini.
Jadi hari ini Vara dan juga beberapa rekan kantor hendak menghadiri acara lamaran Sena disebuah gedung, Sena sengaja mengundang semua orang kantor untuk hadir di acara bahagia nya malam ini.
"Happy engagement Sena" ujar Bu Sefti yang berdiri sembari menjabat tangan Sena dan diikuti beberapa karyawan nya yang berbaris di belakang untuk mengantri bersalaman sembari mengucapkan selamat kepada Sena dan calon istri.
Setelah acara bersalaman selesai semuanya diarahkan untuk makan malam terlebih dahulu sebelum pulang.
"Gila ya lamaran doang pake acara sewa gedung semewah ini, sultan emang" ujar Anna terkagum-kagum dengan desain dekorasinya.
"beda banget sumpah kalo di desa cuma modal baju bagus sama make up seadanya engak sampe ginian" sahut Vara, mereka tengah menikmati makan malam nya sembari ngobrol.
Karena kebetulan ia dan Anna bareng dalam satu meja dan hanya mereka berdua saja karyawan lainya saling berpencar duduk nya.
"Kalo sampe semewah gini biasanya kalo di desa tuh pas acara resepsian aja ya, itu pun ngumpulin uang nya sambil nangis darah" Vara langsung tertawa mendengar ucapan Anna.
"Bener banget, tapi di gue jarang tau makan nya nanti kalo gue nikah pengen nya yang mewah biar beda sendiri hehe.."
Saat mereka tengah asik ngobrol-ngobrol tiba-tiba saja Kenzo datang menghampiri mereka seketika semua terdiam dan langsung menoleh ke arah Kenzo.
"Pak" sapa Anna sopan, ia juga kenal Kenzo karena sering melihat orang itu berada disekitar kantor.
"Pak Kenzo" Vara juga menyapa nya, bahkan mereka menawarkan Kenzo untuk duduk di kursi kosong sebelah Anna.
"Maaf ya jadi ganggu kalian, tadi pas lewat engak sengaja ngeliat kalian" ujar Kenzo
"engak papa pak santai aja tidak ganggu kok, duduk saja" Vara langsung menyuruh Anna untuk menarik kuris di samping nya biar Kenzo duduk disitu.
"Bapak sudah makan pak?" tanya Anna, Kenzo mengangguk sembari tersenyum.
"Sudah tadi saya, saya disini sudah dari sore nemenin Sena. Kalian datang kesini jam berapa?" tanya Kenzo.
"tadi jam berapa ya var, delapan setengah sembilan kali ya" jawab Anna sembari menatap Vara dan Kenzo secara bergantian.
"Iya kayaknya"
Kenzo merasa sangat senang bisa ngobrol dengan Vara ya meskipun disitu masih ada Anna juga, tapi setidak nya itu sudah menjadi obat dirinya karena beberapa hari ini ia merasa sakit hati melihat Zhafran yang begitu dekat dengan nya sedangkan dirinya hanya bisa menatap Vara dari jauh.
Jam sepuluh malam Bu Sefti menghampiri mereka berdua dan mengajak nya untuk pulang karena sudah larut malam, Vara dan Anna segera berpamitan kepada Kenzo dan segera pergi.
"kalian pulang sendiri atau bagaimana?" tanya Bu Sefti kepada Anna dan juga Vara.
"Saya Pulang sendiri bu" jawab Vara sopan.
"iya Bu saya juga pulang sendiri, paling masih jam segini" ujar Anna sembari menatap jam yang ada ditangan.
"kalian yakin, berani kali" ujar Bu Sefti memastikan takut mereka tidak berani pulang sendiri.
"berani Bu, dikota pasti jalanan nya masih ramai" sahut Vara.
Bu Sefti pun mengijinkan mereka untuk pulang sebetulnya ada rasa khawatir namun karena mereka kekeh tetap ingin pulang akhirnya diijinkan.
setelah mereka berdua pulang dan disusul beberapa karyawan yang ikut berpamitan dan setelah semua karyawan pulang Bu Sefti segera bersiap-siap pulang.
...______________...
Wih udah lamaran aja nih pak Sena wkwk
Ikuti terus cerita nya yaaa😁biar Mimin semangat nih nulis nya.