NovelToon NovelToon
CINTA TULUS WANITA SIMPANAN

CINTA TULUS WANITA SIMPANAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi ars

Linggar Angkasa adalah seorang pria yang sudah memiliki istri, menjalin cinta terlarang dengan seorang wanita yang tidak lain adalah karyawannya sendiri, istrinya seorang model majalah yang sering berada di luar kota.

Tania... wanita berusia 25 tahun yang menjabat sebagai sekretaris perusahaan retail,, atas dasar cinta, dia rela menjadi simpanan dari pemilik perusahaan tempatnya bekerja.

3 tahun menjalin asmara tanpa kepastian kemana arah hubungan akan berlabuh, tiada hari tanpa desahan, kepuasan dan... cinta bertepuk sebelah tangan.

Jalinan cinta terlarang keduanya membuahkan hasil... tanpa ikatan... tanpa tuntutan... yang ada hanya sebuah kesadaran dari kesalahan...

Apakah Tania dan Linggar akan tetap bertahan? ataukah Tania mundur dan memutuskan hidup tanpa perlindungan...

Selamat membaca ya guys... semoga terhibur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3

FLASH BACK 2

Keadaan Tania membaik dalam waktu singkat, obat yang di berikan dokter Antoni boleh di acungi jempol, karena terbukti ampuh menyembuhkan Tania dalam waktu singkat.

Hari ini... Keberangkat Linggar ke Bali bersama Angga dan Tania. Dengan menggunakan pesawat komersil kelas ekskutif, Linggar duduk di kabin bagian depan. Sedangkan Angga dan Tania duduk bersebelahan di belakang Linggar.

1 jam 35 menit membawa mereka landing dengan selamat di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Sebuah mobil SUV hitam menunggu kedatangan mereka.

" Selamat siang pak Linggar, pak Angga dan... " Suara driver berhenti karena baru pertama melihat Tania.

" Tania" jawab Tania dengan singkat.

" Oh iya... Ibu Tania. Mari silahkan masuk." lanjut driver yang berusia sekitar 50 tahun.

Mobil SUV tersebut membawa mereka membelah jalan by pas menuju nusa dua sebelum nantinya melanjutkan perjalanan ke Uluwatu.

Perjalanan sekitar 40 menit karena jalan lumayan ramai. Tania yang baru pertama menginjakkan kaki di Bali, merasa sangat senang.

Tania tidak menyangka... tekatnya merantau ke kota bisa membawanya menginjakkan kaki di pulau Dewata yang bahkan hanya ada di bayangannya saja.

Mobil hitam tersebut berhenti di sebuah vila yang tidak jauh dari pembangunan resort, Linggar dan rombongan memasuki vila dan menempati kamar masing masing.

Kamar Tania yang langsung menghadap ke lau lepas membuatnya ingin berteriak, kamar tersebut bersebelahan dengan kamat Lingga yang juga menghadap arah yang sama.

Setelah meletakkan barang bawaan, Tania kembali ke ruang tamu menunggu atasannya.

" Tania, bacakan agenda meeting hari ini" kata Angga.

"Jam satu kita ada pertemuan dengan PT. Corla untuk membahas rancangan resort pak" jawab Tania.

" Baiklah, kita makan siang dulu sebelum meeting, kamu bisa kembali ke Jakarta setelah acara selesai, atau ingin jalan jalan dulu boleh." kata Linggar dengan berjalan meninggalkan Tania dan Angga lebih dulu.

" Pak Angga, kalau pak Angga kembali ke Jakarta, saya di sini dengan siapa?" tanya Tania.

" Sama pak Linggar, mau sama siapa? Ibu kamu juga jauh kan?" jawab Angga sedikit ketus.

" Aku salah ya bertanya?, pria kulkas 10 pintu." gerutu Tania.

Mereka memasuki restoran untuk makan siang, yang juga tempat meeting siang ini.

" jangan ketus ketus sama Tania, kalau dia tidak betah kamu yang repot cari ganti." kata Linggar.

" Shock terapi" jawab Angga singkat.

Linggar hanya menggelangkan kepala dan melihat Tania yang duduk sendiri di samping kaca sambil memandang ke arah laut.

Senyum mengembang di ujung bibir Linggar, dan entah mengapa, setiap melihat Tania, adik kecilnya selalu terbangun.

Pria 28 tahun yang selalu jauh dari istrinya, tentu membutuhkan kepuasan yang tidak dia dapatkan dari istrinya. Bahkan... Dia tidak tahu di mana rimba sang istri.

Pernah Linggar mencari tahu keberadaan Maya, tetapi setelah sampai rumah, Maya marah dan mengamuk, itu sebabnya dia memutuskan untuk tidak lagi mencari tahu di mana sang istri berada.

Pikir Linggar... Asal Maya baik baik saja dan menghubunginya, itu lebih dari cukup. Katakanlah dia bodoh, tidak apa apa... Dia menerima dikatakan bodoh, sebab cinta memang membuatnya sebodoh itu.

Jam menunjukkan angka satu kurang 10 menit. Tania beranjak untuk memberi tahu kedua atasannya.

" Mohon maaf pak... 10 menit lagi, meeting di mulai," kata Tania dengan sopan.

Linggar dan Angga meminum minumannya, lalu berdiri melangkah menuju ruangan meeting yang juga ada di restoran tersebut.

Sampai di ruang meeting, perwakilan dari PT Corla ternyata belum datang.

Tania segera menyiapkan peralatan meeting, menyalakan proyektor, dan mengeluarkan berkas yang di butuhkan atasannya.

Selang 5 menit... Suara ketukan pintu mengalihkan perhatian ketiganya, dari arah pintu muncul pria gagah dengan badan tegap, wajah khas timur tengah dengan mata tajam berwarna coklat.

Linggar dan Angga berdiri menyambut kedatangan mereka, meskipun Linggar pemilik resort, tetapi dia tetap menjaga etika dengam siapapun.

Pembahasan pembangunan resort di mulai, Tania menyerahkan desain yang sudah di rancang pada kepala kontraktor.

 Setelah menjelaskan melalui proyektor, dan terjadi kesepakatan bersama, rapat selesai.

" Pak Linggar, saya harus kembali ke Jakarta hari ini." pamit Angga.

" Silahkan, tolong sesampainya di sana, kamu tetap mengirimkan laporan tentang semuanya. " jawab Linggar.

Angga kembali ke Jakarta tepat jam penerbangan sore. Sedangkan Linggar dan Tania kembali ke Vila untuk persiapan meeting esok hari.

" Maaf pak Linggar, pekerjaan sudah selesai, apakah saya boleh jalan jalan sebentar ke pantai?" ijin Tania. Dia sangat penasaran dengan pantai di bawah Villa.

" Boleh silahkan." jawab Linggar dengan singkat.

Linggar yang frustasi sebab istrinya yang tidak bisa di hubungi, hanya menjawab dengan singkat.

Bagaimana tidak? Maya sudah hampir 1 bulan tidak ada kabar, bahkan chat pada ponselnya hanya centang 1 abu abu. Asisten dan managernya hanya mengirimkan vidio kesibukan istrinya di atas catwalk.

Tania maklum, dia bukan siapa siapa, hanya sekretaris yang kebetulan berada tepat di bawah kepemimpinannya.

Tania menuruni jalan undakan setapak di bawah villa, sebab pantai yang di maksud Tania berada di bawah tebing.

Sesekali Tania berpegangan dengan besi pembatas yang ada di samping undakan, long dress putih yang di pakainya bergerak karena tertiup angin.

Linggar yang berada di teras belakang villa, bisa melihat pergerakan Tania yang memegangi long dressnya, sedang satu tangan berpegangan pada pagar pembatas.

Linggar terus mencoba menghubungi Maya, tetapi tidak berhasil. Jawaban operator selalu terdengar mendengung di telinganya.

Tiba Tiba...

"TANIA!!!!" Linggar berdiri keluar villa.

Linggar buru buru berlari menuruni anak tangga setelah melihat Tania terpeleset dan tergelincir kebawah.

Sampai di bawah Villa, Tania susah meringis kesakitan, lututnya berdarah dan pergelangan kaki terkilir.

Linggar menelpon penjaga villa agar menjemput mereka, tidak lama kemudian... Sebuah mobil jip menjemput mereka, Linggar segera menggendong Tania dan masuk ke dalam mobil.

" Panggilkan dokter sekarang." perintahnya setelah masuk kedalam villa.

Linggar membawa Tania masuk ke dalam kamarnya, sebab kamar Tania terkunci dan dia kesulitan membuka dengan menggendong.

" aduuuh.... Sakit... " keluh Tania.

" Tahan ya... Dokter sebentar lagi datang memeriksa." kata Linggar dengan wajah penuh khawatir.

Entahlah... Mungkin karena Tania adalah sekretarisnya dan dia berada di pulau ini atas perintahnya, jadi Linggar lumayan khawatir.

" permisi pak, dokter sudah datang" kata penjaga Villa.

" Silahkan dokter" kata Linggar.

" Robek pada lututnya tidak terlalu dalam, tetapi tetap saya beri obat untuk menghindari infeksi. bengkak di kakinya saya beikan salep, dan obat anti nyeri." setelah memberikan penjelasan, dokter tersebut meninggalkan villa.

" Pak Linggar... Maaf, Jika tidak keberatan, biar non Tania saya panggilkan istri saya untuk di pijat kakinya. Istri saya bisa. " kata penjaga villa yang langsung di iyakan oleh Linggar.

Klek!!!

" Aduuh ya Allah sakit ... Ibu..." dengan reflek Tania berteriak menahan sakit di kakinya. Namun sejurus kemudian... Kakinya terasa lebih nyaman.

Penjaga Villa dan istrinya meninggalkan Villa, kini tinggal Linggar yang menjaga Tania yang tertidur karena pengaruh dari obat.

Linggar memperhatikan wajah sekretarisnya yang polos tanpa make up sedikitpun... Lalu dia mengambil laptop untuk memeriksa laporan dari Angga.

Tania bergerak mering sehingga dress putih yang dia kenakan tertarik menurun, sedangkan paha putihnya terlihat karena dress bagian bawah pun tersingkap.

Linggar menelan ludah, lalu dia mendekat berniat menaikkan selimut Tania.

Grebb... tanpa sadar Tania memegang lengannya, mungkin dia mengira lengan kekar itu adalah guling.

" Hufffttt Tania..." gumam Linggar.

Perlahan... Tania membuka mata, dan betapa terkejutnya saat melihat Linggar berada tepat di depannya dengan posisi membungkuk.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Selamat membaca guys... Semoga suka ya...

jangan lupa tinggalkan jejak ya teman teman...

1
falea sezi
lanjuttt longgar ttep goblok 🤣 nikah aja ma yuka biar nyesel
falea sezi
🤣🤣🤣 maya istri jalang
falea sezi
ini sudut pandang pelakor kah🤣
sutiasih kasih
klo km tau yg sbnrnya trjadi.... knapa tania memilih pergi... krna dia lbh memilih melindungi ank yg dia kndung....
krna km berulang kali mngatakn tak menginginkn ank dri rahim tania.... bhkn klo smpe tania hamil... km dgn enteng mgatakn untuk digugurkn...🙄🙄
Chelsea Aulia
yah yah yah jangan luluh ya Linggar,,, pertahankan rasa yg ada dalam hatimu untuk ibu dari anak anak mu ,,, lanjut up nya KK author tetap semangat 💪💪💪
NN
lanjut thor
Chelsea Aulia
wahh kembar ternyata,,, gimana reaksi Linggar klo dia tau ya ,,, lanjut up nya KK author tetap semangat 💪💪
Chelsea Aulia
penyesalan selalu datang belakangan klo di awal itu namanya pendaftaran,,, smoga penyesalan mu itu benar nyata Maya ,,,, lanjut terus up nya KK author tetap semangat 💪💪💪
sutiasih kasih
salah sndiri mminggalkn yg pasti.... demi mngejar yg tak pasti.... 😅😅
sutiasih kasih
aduh linggar.... si tania udh prgi jauh bawa anknya....
eeee istri yg di bela"in.... taunya mndua😂😂😂😂
Chelsea Aulia
apa yg kau tanam itu yg kau tuai Maya ,, dah enak suami kaya mau apapun langsung ada langsung beli eh malah bertingkah hanya karna nafsu ,,,, lanjut up nya KK author tetap semangat 💪💪💪💪💪
sutiasih kasih
up bnyak" thor😘😘
Chelsea Aulia
pastinya Linggar mengetahui sepak terjang Maya istrinya,,, lanjut up nya KK author tetap semangat 💪💪💪
Chelsea Aulia
jangan di pertemukan dulu dengan si Linggar ya tor ,,, biar yg ngidam si Linggar saja ,,, lanjut up nya KK author tetap semangat 💪💪💪
Chelsea Aulia
siksa Linggar dengan kerinduan yg tak terlihat kk,,, part untuk Tania dong kk ,,, lanjut up nya KK author tetap semangat 💪💪💪
Chelsea Aulia
part ini bikin nyesek hati ,,, meski salah tpi kenapa ya kok g tega sama Tania 💪💪
sutiasih kasih
ya ampun maya.... trnyata doyan sm smbarang orang😅😅
sutiasih kasih
lihat sja nnti linggar....
yg hncur km ato tania.....
tania saat ini sedih dan trluka.... tpi kelak saat anknya lahir.... dia punya pngobat luka....
sdangkn kamu linggar..... bhagia nggk ... tpi kecewa... trnyata perempuan yg km prioritaskn... km cintai ugal"an... nyatanya sm berhiantnya sprtimu di belakangmu....
sutiasih kasih
kapokmu kpan..... linggar....😂😂
sutiasih kasih
palingan km nnti mnjilat ludahmu sndiri linggar....
ap lgi kelak saat tak sengaja km brtemu tania dgn anknya ..... ank yg nyata" tak prnah km inginkn trlahir dri rahim tania....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!