Hana Yori putri dari pengusaha Yori. dia sudah tak memiliki ibu dan ayah, dia hanya hidup berdua dengan Gege yang sudah memiliki istri dan putra. saat itu Hana melihat mobil yang melaju kencang ke arah keponakan yang berumur 7 tahun
"Yosa...." teriak Hana dan mendorong tubuh keponakan nya agar tak tertabrak tapi sayang mobil itu menabrak tubuh Hana Yori dan terlempar sekitar 10 meter
"HANA......" teriak histeris Gege nya yang bernama Yohan. dia terkejut saat mendengar teriakkan sang adik yang menyebutkan nama Putranya istri Yohan segera mendekati Yosa putra nya sedang kan Yohan berlari mengejar tubuh adiknya yang sudah terkapar di tengah jalan raya. sedangkan mobil yang menabrak dia sudah di hentikan para warga
"Ha Hana.. Gege mohon bangun dik, jangan buat Gege takut" tangis Yohan sambil memeluk tubuh adik nya yang sudah tak sadarkan diri
Saat tangan nya memegang tangan untuk memastikan nadi sang adik dia tertegun
"TIDAK..
Cie penasaran ya 🤣 yuk mampir kecerita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
스무 번째 장
"Eh.... budak? aku tidak menerima budak" ucap datar Chyen Ming. ketujuh orang itu pun langsung mendongak, mereka memohon kepada Chyen Ming agar menjadi mereka bawahan Chyen Ming. Chyen Ming membuang nafas kasarnya.
"Ck.... aku tidak menerima budak, semua orang yang berkerja dengan Kekaisaran Ming tak ada budak... semua rata pelayan prajurit dan tukang bersih-bersih, aku juga binggung kalian mau jadi apa di istana?" ucap Chyen Ming. ketujuh nya pun menunduk sedih, mereka sudah tidak memiliki keluarga. sebelum mereka di tahan, semua keluarga nya meninggal karena para bandit itu.
"Apa pun kami terima yang mulia putra mahkota... kami bertujuh bersaudara, kami korban para bandit. semua keluarga kami mati dan harta milik kami di rampas, kami menjual semua tanah rumah... karena ingin pergi dari kerajaan You" ucap lelaki yang sepantaran dirinya. Chyen Ming dan pengawal Vu terkejut, jadi ketujuh orang pemuda ini saudara.
"Kalian saudara?" tanya Chyen Ming. ketujuh nya pun mengangguk, Chyen Ming menyipitkan matanya menatap mereka.
"Kalian Asli rakyat You?" tanya nya lagi. ketujuh nya pun mengangguk, Chyen Ming membuang nafas panjang nya.
"Jelaskan semuanya tentang keluarga kalian... dan marga apa yang kalian miliki" ucap Chyen Ming. dan duduk di bangku yang pengawal Vu berikan, semua nya pun mengangguk mengiyakan keinginan Chyen Ming.
"Saya Lun pertama... ini adik nya dan kelima lagi adik sepupu saya, Keluarga kami warga biasa di kerajaan You. semenjak mendiang raja You, kerajaan itu di pimpin oleh putra pertama mendiang raja You.... tapi sebelum putra mahkota naik tahta, beliau meninggal karena berniat memberantas bandit di hujan. semua orang menyayangkan dengan kematian Putra mahkota, karena tidak ada lagi yang lebih kuat.... Pangeran kedua yang diminta maju oleh mendiang raja You, setelah naik menjadi raja... mendiang raja di kabarkan meninggal, mau tidak mau semua aturan di ganti oleh Raja You yang sekarang.... kami yang tidak tahan pun langsung menjual seluruh warisan dan ingin pergi ke kerajaan Hun.... tapi saat di hutan Keluarga kami di bantai adik dan para perempuan Keluarga kami di perkosa, hanya tinggal kami tertujuh yang di bawa. mereka bilang kami akan di jadikan budak untuk berkerja di kediaman mereka" ucap Lun Pertama. Chyen Ming mengepalkan tangannya, dia sakit mendengar semua wanita di perkosa di hadapan ketujuh pemuda itu. Chyen Ming benar-benar marah, tapi mau bagaimana lagi para bandit sudah mati tak tersisa.
"Boleh saja kalian ikut dengan ku... tapi dengan satu syarat, kalian tidak boleh berkhianat kepada keluarga ku.... aku tak segan-segan membunuh kalian bila kalian, mengkhianati ku" ucap Chyen Ming. ketujuh pemuda pun langsung bersumpah, mereka juga tidak berniat untuk mengkhianati Chyen Ming.
"Demi langit dan Bumi.... kami Keturunan Lun yang tersisa, akan mengabdi seumur hidup kepada keluarga Kaisar Ming.... bila kami menghianati keturunan kaisar Ming, kami siap tersambar petir dan mati gosong" ucap ketujuh nya.
BOOM
"Eh.... kami memiliki energi tenaga dalam?" ucap semua. Chyen Ming pun terkejut melihat kejadian itu, pengawal Vu menatap takjub kepada ketujuh. pengawal Vu juga terkejut kenapa mereka bisa memiliki energi tenaga dalam yang sangat langka, Chyen Ming melirik kearah mereka bertujuh.
"Apa di tangan kiri kalian terdapat tato seperti ini?" tanya Chyen Ming. ketujuh nya pun langsung melihat ke tangan kiri mereka, semua nya terkejut saat tiba-tiba ada tato di tangan mereka.
"Ternyata kalian di restui oleh adik bungsu ku.... mulai sekarang kalian akan menjadi bawahan Mei Hui Ming adik perempuan ku satu-satunya, aku harus menyelesaikan urusanku terlebih dulu di desa ini.... kalian akan kembali dengan ku saat aku kembali kekaisaran Ming, untuk saat ini bantu para warga untuk membersihkan lahan mereka" ucap Chyen Ming. ketujuh nya pun langsung mengangguk, Chyen Ming memberikan kode kepada pengawal Vu. Untuk mengantarkan mereka ke tenda khusus para prajurit.
"Ikut aku..." ucap pengawal Vu. ketujuh nya pun mengikuti pengawal Vu, Chyen Ming menatap tajam kearah ketujuh nya.
"Bisa-bisanya mei mei... mengambil mereka untuk menjadi orang nya, ck... adik ku yang itu memang tidak bisa di tebak" gumam Chyen Ming.
...---------------- ...
HACIIMM
"Ciapa olang yang tidat ada teljaan membicalatan Atu? belani nya dia membicalatan atu di belatang... talau belani cini maju, lawan Gege Chan Ming..." ucap Mei Hui Ming. Chan Ming yang sedang duduk pun mendongak melihat kearah adiknya, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Suka-suka mei mei lah... Gege diam saja" ucap Chan Ming. Kaisar Ming yang berniat mencari informasi tentang anak perempuan nya pun langsung masuk, dia melihat Chan Ming yang duduk santai. Mei Hui Ming yang melihat ayahnya pun langsung meronta-ronta minta di gendong, Chan Ming memutar mata malasnya.
"Lihat ayahnya datang meronta-ronta minta di gendong... dari tadi dia malah ingin dibarikan di ranjang nya"gumam Chan Ming.Kaisar Ming tersenyum bahagia melihat putri nya yang minta di gendong, Mei Hui Ming tersenyum miring saat berada di gendongan sang ayah.
"Seperti nya putri ayah yang cantik ini merindukan ayah ya? UH... ayah juga merindukan mu sayang, bagaimana? Gege mu nakal tidak? apa dia membuat mu menangis?" tanya Kaisar Ming. sambil bercanda, Chan Ming yang mendengar ucapan sang ayah pun langsung menegakkan tubuhnya.
"Ayah... Jangan bicara sembarangan ya, aku tidak seperti Gege Chen Ming... yang terus menjahili mei mei, ayah kok bisa-bisanya berpikir aku menjahili mei mei?" ucap kesal Chan Ming. Kaisar Ming hanya mengangkat kedua bahunya, dia terus menimang-nimang Mei Hui Ming.
"Cih... aku tidak di anggap kalau kalian sudah bersatu.... Yang satu tuan penguasa, yang satu tukang kebun nya" ucap Chan Ming. dia pun berlari sebelum mendengar teriakkan Mei Hui Ming.
"Gege Atu butan tutang tebun.......
BERSAMBUNG....
dan tu tasyih phote untut mu 😁
semangat mak up nya 😍😍😍
dan jangan lupa jaga kesehatan, banyak banyak minum air putih.. cuaca sekarang panasss nya sangat Hottt