NovelToon NovelToon
Hati Yang Selalu Dijauhkan

Hati Yang Selalu Dijauhkan

Status: tamat
Genre:Romansa / Angst / Perjodohan / Tamat
Popularitas:72.5k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Sejak kecil, Lolitta telah melewati begitu banyak penderitaan hidup. Berbagai masalah bahkan menyeretnya hingga ke penjara, menempa dirinya menjadi seorang gadis yang tangguh dan mandiri. Ia selalu menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Meski bertunangan dengan pria kaya dan tampan, Lolitta tak pernah menjadi manja atau bergantung pada tunangannya.Di
balik ketegarannya, ia menyimpan luka yang hanya bisa ia tangisi dalam diam.

Dev Zhang, seorang konglomerat berpengaruh, menerima pertunangan itu hanya demi memenuhi permintaan sang kakek. Ia tak pernah menyadari bahwa gadis yang berdiri di sisinya telah mencintainya selama sepuluh tahun. Kedekatan Dev dengan cinta pertamanya membuat Lolitta memilih menjauh dan selalu menjaga jarak, mengubur perasaannya dalam diam.

Akankah Lolitta akhirnya berani mengungkapkan perasaan yang selama ini ia pendam pada Dev Zhang?
Dan di antara Lolitta dan cinta pertamanya, siapakah yang benar-benar dicintai Dev?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti tepat di depan pintu kedatangan VIP bandara. Kilatan kamera sudah terlihat sejak tadi, para wartawan seperti sudah mencium kabar besar hari ini.

Pintu mobil terbuka.

Dev turun dengan setelan jas gelap yang rapi. Wajahnya tenang, namun sorot matanya sulit ditebak.

Beberapa meter di depannya, seorang wanita berdiri anggun dengan mantel panjang dan kacamata hitam besar.

Itu adalah Carmen Hong.

Ia melepas kacamata hitamnya perlahan saat melihat Dev.

Senyumnya melebar.

"Dev… akhirnya kau datang," ucap Carmen dengan suara lembut yang penuh kepercayaan diri.

Ia melangkah maju tanpa ragu, lalu memeluk Dev erat seolah tidak pernah ada perpisahan di antara mereka.

"Lihatlah, aku telah melakukan sesuai janjiku," lanjutnya dengan nada bangga.

"Aku pernah katakan aku akan kembali padamu setelah aku berhasil. Hanya dengan begitu kita bisa menjadi pasangan yang serasi."

Pelukannya erat.

Terlalu erat untuk sekadar teman lama.

Namun Dev tidak membalas pelukan itu.

Tangannya perlahan mendorong bahu Carmen, memberi jarak di antara mereka.

"Carmen," ucapnya datar.

"Kita bertemu karena urusan kerja sama."

Ekspresi Carmen sedikit berubah.

"Perusahaan kami butuh seorang model untuk iklan produk terbaru," lanjut Dev tegas.

"Dan satu hal lagi… aku telah bertunangan dengan Lolitta Fang."

Kalimat itu seperti menjatuhkan sesuatu di antara mereka.

Senyum Carmen langsung menghilang.

"Gadis itu?" tanyanya dengan nada meremehkan.

"Bukankah dia hanya anak yang dibesarkan di desa? Kenapa harus dia?"

Tatapan Dev berubah lebih tajam.

"Lolitta telah melalui kehidupan yang sulit," jawabnya tenang namun penuh makna.

"Banyak rintangan yang ia hadapi. Dia bukan gadis lemah."

Ia menatap Carmen lurus.

"Aku akan membawanya bertemu denganmu. Supaya jelas." "Hubungan kita… hanya sebatas kerja sama."

Carmen terkekeh kecil, namun tawa itu terdengar getir.

"Dev… begitu cepat kau mendapatkan pengganti," katanya sinis.

"Sepertinya kepergianku benar-benar membuatmu kecewa hingga putus asa. Jadi kau memilih gadis itu."

Dev tidak terpancing.

Ia membuka pintu mobil belakang.

"Silakan naik," ujarnya singkat.

"Kita akan ke perusahaan. Setelah itu Shane akan mengantarmu ke apartemen."

Carmen menatapnya beberapa detik, lalu masuk ke dalam mobil.

Namun sebelum pintu tertutup—

Kilatan kamera menyambar dari segala arah.

Para reporter berbondong-bondong mendekat, mengambil foto momen ketika Carmen memeluk Dev tadi.

Berita besar sudah lahir.

***

Di kantor Lolitta.

Televisi di ruang istirahat menyala.

Beberapa karyawan berkumpul menonton siaran langsung.

Di layar, terlihat jelas gambar Dev berdiri di depan bandara bersama Carmen.

Rekaman pelukan itu diputar ulang.

Reporter di lokasi berbicara dengan penuh semangat.

"Hari ini, artis terkenal Carmen Hong kembali ke ibu kota! Di sana terlihat Tuan Dev Zhang datang menjemputnya. Bahkan terjadi pelukan hangat di antara keduanya. Banyak yang berspekulasi bahwa hubungan lama mereka mungkin akan berlanjut ke arah yang lebih serius."

Suara reporter itu menggema di ruangan.

Lolitta yang kebetulan lewat terhenti.

Langkahnya membeku.

Matanya terpaku pada layar.

Pelukan itu.

Meskipun singkat… tetaplah pelukan.

Ruangan mendadak terasa sunyi di telinganya.

Beberapa detik kemudian, ia berjalan masuk ke ruang kerjanya tanpa berkata apa pun.

Pintu tertutup pelan.

Ia berdiri di depan jendela, memandang gedung-gedung tinggi di luar.

"Akhirnya kau kembali…" gumamnya lirih.

"Dev Zhang… apakah ini yang kau inginkan selama ini? Pelukan itu… apa artinya sebuah pelukan pada mantan yang sudah lama pergi?"

Ia menutup mata sejenak.

Pagi tadi, ia masih tersenyum membaca kartu bunga.

Kini, hatinya terasa jauh lebih berat.

Kepercayaan yang baru saja mulai tumbuh… kembali diuji.

Matanya perlahan bergeser ke arah meja.

Sebuket bunga mawar putih itu masih tergeletak indah di sana. Beberapa jam lalu, bunga itu mampu membuatnya tersenyum.

Kini, rasanya seperti ejekan.

Tanpa ragu, Lolitta melangkah mendekat. Ia mengangkat rangkaian bunga itu, menatapnya sejenak.

"Aku, Lolitta, tidak akan meneteskan air mata demi seorang pria," ucapnya pelan namun tegas.

Tangannya bergerak.

Bunga itu jatuh ke dalam tong sampah.

"Andai kau masih dekat dengannya… maka aku yang akan segera menjauh."

Suaranya tenang. Terlalu tenang untuk seseorang yang sedang terluka.

Ia bukan tipe wanita yang menangis dan mengemis penjelasan.

Jika harga dirinya tersentuh… ia akan mundur sebelum dihancurkan.

Malam hari — Mansion Dev.

Di ruang kerja yang luas dan elegan, layar tablet Shane menampilkan grafik angka yang terus melonjak.

"Tuan," ujar Shane dengan wajah serius.

"Berita hari ini sangat menggemparkan. Hanya dalam beberapa menit, jutaan netizen sudah berkomentar. Tayangan bahkan sudah mencapai lebih dari dua puluh juta."

Ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan.

"Apakah Nona Fang akan salah paham?"

Dev yang berdiri di dekat jendela menatap gelapnya malam di luar.

"Segera minta mereka hapus berita itu," perintah Dev dingin.

"Waktu mereka hanya lima menit."

Nada suaranya rendah namun penuh tekanan.

Shane langsung menunduk hormat.

"Baik, Tuan. Segera saya lakukan."

Ia bergegas keluar untuk menghubungi pihak media.

Di ruangan itu, Dev akhirnya menoleh ke arah meja kerjanya.

Ponselnya tergeletak di sana.

Layar masih gelap.

Tidak ada pesan dari Lolitta.

Tidak ada panggilan.

Keheningan itu justru terasa lebih menyesakkan.

Dev menghela napas panjang.

"Kenapa Lolitta tidak menghubungiku?" gumam Dev.

1
awesome moment
oon dipiara
awesome moment
baobei kah nama utk lollita dri carmen?
awesome moment
koq malah terasa nyeri kemandirian lollita.
awesome moment
👍👍👍s7 dgn lollita.
Helen Nirawan
apa gk bs dikasi jodoh yg laen yg lebih3x dr dev ( cowo lemah ) , gk bs apa2 , payah /Sleep/
Helen Nirawan
lolita pergi lah sejauh jauh ny , ganti nama , klo perlu operasi plastik , hidup br di tmpt laen
Helen Nirawan
kan br di blg , pret , cowo lembek , jauh2 sono ah , rusuh
Helen Nirawan
cinta apa ny ? pacar lu mo di kmn in ? omongan lu gk bs di percaya , preett , janji sana sini , gembel , issshh
Helen Nirawan
tdk seramah dulu , tdk seramah dulu , apaan seh , gaje lu , trus mau ny dia ramah terus gt , dodol , guna nya apa hah gw tanya , dah tau dia dipenjara di hajar2 narapidana laen , yg bikin dia jd tangguh , tdk lemah , lu kepo , lu tunangan jg bkn lu yg mau krn di suruh kakek lu tau , lu berharap lolita muja2 lu , sapa elu , bodo amir /Smug/
Mei TResna Rahmatika
gak ada bonus chapternya kak?🤭
sukensri hardiati
baobei itu kamu lolitaaa...
evi carolin
kebanyakan ngeles si jeny jd nya pinter banget jawabnya gitu tuh org ga mau kalah dan disalahkan sama sekali , lupa ya Bu ama masa lalu nya ,terbang tinggi nya kelamaan akhirnya sakit jg jatuhnya
evi carolin
nah kalo ga dari sumbernya ga faham faham jg kita 🤭
evi carolin
diotaknya penuh strategi ,amati masalahnya, otaknya langsung melemparkan rencana yg diluar dugaan ,tenang ... tp menghancurkan
evi carolin
haduh malah ngajak keluarga yg salah tuk jadi sasaran tembak nih , kasian banget malah kalian yg bakal dihabisi ama lolita
evi carolin
Fu...fu...fu... habis la kau di babat ama loli...gemana klo kena geprek tu kepalanya spt si Carmen 😁
Rosita Tumbelaka
Tapi author tdk menjelaskan sedetail tentang tubuh dan penampilan dan apakah Lollita cantik ramping manis dll
Liana Simon
seru ceritanya
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Mampir dan dukung karyaku, yuk!

‎- TRUST ME

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Jangan lupa juga untuk Like, Komen, Share, dan Subscribe, ya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
lee zha
bagus.....authorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!