NovelToon NovelToon
Cinta Gus Kepada Ning

Cinta Gus Kepada Ning

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / Misteri / Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Cinta Murni
Popularitas:69.1k
Nilai: 5
Nama Author: ulfatun khasanah

Perjalan cinta yang tak di sangka sangka, dengan 2 pasangan yang saling bersikap cuek dan dingin, saling mengagumi satu sama lain karena sikap wibawanya
Bibi sosok gus dingin yang memendam rasa dengan santri putri ketua pondok yang sama cueknya dan datarnya pada santri yang selalu membuat kesalahan, dan sama orang yang baru pertama kali dia kenal
kedekatan dari keponakan Bibi menjadi jembatan hubungan mereka, hingga di titik pernikahan yang menjadikan kejutan bagi para idola mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khitbah

Lagi lagi Nasywa menahan tawanya dan kali ini Bibi sudah peka

" Kenapa? Ada yang salah?" tanya Bibi

" Enggak sih, tapi saya baru tau sisi lain sikap dingin kamu gus" jawab Nasywa apa adanya

Dan Bibi kali ini faham kalau ternyata Nasywa merasa lucu dengan sikap Bibi yang sebenarnya

" Gak pas ya? Dengan aku yang biasa dingin, jadi kagok gitu?" tanya Bibi lagi dan akhirnya Nasywa tertawa

Di tambah muka Bibi yang cukup aneh dan kikuk, yang biasa dingin dan jutek cuek, kali ini cukup manis tapi rada terpaksa

" kok ketawa sih?" heran Bibi

" Gus... Udah biasa saja, hahaha" ucap Nasywa masih belum bisa menghentikan tawanya

" Gus gak usah di paksakan gimana sifat atau sikap gus yang sebenarnya, biasa saja sama saya, senyamannya gus aja, jangan di paksa untuk manis dan yang lain, gak apa apa kok, saya mencintai gus apa adanya, dengan sikap dan sifat gus yang seperti biasanya , dingin cuek, jutek, saya tetap sayang sama gus" jawab Nasywa tidak mau memaksakan agar Bibi bersikap manis kepadanya

Dan Nasywa tau itu cukup membuat Bibi tertekan, karena tidak terbiasa dengan sikap yang sangat manis

Walaupun Bibi tetap berusaha untuk kekasih hatinya

Bibi tersenyum dan terus menatap Nasywa lekat, apa lagi ungkapan Nasywa yang sangat membuat dia tertegun

Dengan lantang dan jelas Nasywa bilang kalau tetap sayang dan jatuh cinta padanya dengan sikap dan sifat yang dia miliki

" Saya lebih suka gus yang natural, yang apa adanya" Ucap Nasywa lagi

" Makasih ya, aku hanya takut kalau kamu merasa kurang di perhatikan, di sayang sayang atau di manja manja dengan sikap saya yang jujur masih nyaman seperti biasanya" jawab Bibi karena takut Nasywa tidak sayang lagi padanya karena sikapnya

" Enggak gus... Saya juga punya punya sikap cuek, dan saya yakin gus jatuh cinta pada saya karena sikap saya yang cuek kan" jawab Nasywa yang sudah bisa menebak

" Iya... makanya itu, saya sebut kamu mahal, dan saya suka cewek yang mahal" jawab Bibi apa adanya

" Kenapa seperti itu?" tanya Nasywa santai sambil menyerutup minuman yang sudah datang pesanannya

" Ya karena dari ribuan santri dan cewek yang selalu berteriak saat aku datang, yang selalu tebar pesona saat aku hadir, di manapun berada lah, apa lagi tempat kak Zula, hanya kamu saja yang terlihat B aja, dan cuek, emang gak tertarik gitu sama aku" jawab Bibi yang merasa bosan dengan para cewek yang selalu tebar pesona sama dia

" Ya saya sadar diri dong gus, apa lagi gus cuek, ya gak akan mungkin" jawab Nasywa masib santai

" Terus dengan hubungan kita saat ini? Pernah terbayangkan gak?" tanya Bibi balik dan Nasywa hanya tersenyum

" Gak pernah gus, karena saya sadar diri, gak mungkin gus yang tampan seleranya saya" jawab Nasywa yang masih kekeh

Bahkan sampai saat ini dia aja masih gak percaya kalau mereka sudah saling cinta dan saling sayang, saling mejalani taaruf

Dan Bibi hanya tersenyum menanggapi Nasywa yang apa adanya, tanpa sensor lagi

" Iya sayang.... Kamu juga cantik dan manis kok " jawab Bibi dengan senyum manisnya dan terus menatap lekat wajah Nasywa

Seketika Nasywa langsung memerah pipinya karena malu dengan sanjungan kata gombal dari Bibi

Dan Bibi yang melihat itu gak mau membuat Nasywa makin salah tingkah, dan lanjut mengajaknya makan dulu sembari menikmati view malam yang begitu indah

Setelah selesai makan, mereka kembali ngobrol tentang masa depan mereka, kelanjutan hubungan mereka

" Gus... Abah sama Umi kok malah membiarkan kita jalan berdua, gak apa apa?" tanya Nasywa sebenarnya takut jadi kecemburuan sosial

" Kenapa? Kamu takut ada yang meri dan iri?" faham Bibi yang menebak isi pikiran Nasywa

" Tau aja sih isi pikiran saya" ucap Nasywa lagi

" Jangankan isi pikiran, isi hatimu aja tau" gombal Bibi lagi dan membuat mereka justru tertawa bersama

" Abah Umi gak pernah sih, ngekang anak anaknya, semua sama biar mereka bebas mencintai siapa aja, bebas jalan, toh juga sudah tau batasan, kita semua sudah besar sudah bisa membedakan mana yang boleh mana yang tidak" jawab Bibi yang setau dia kakaknya juga semua begitu

" Dan Abah Umi juga percaya pilihan anak anaknya yang terbaik untuk anak anaknya juga" jawab Bibi lagi

" Dulu kak Zula sama bang Ryan sering pergi bareng, keluar negri pokoknya berdua saja, dan abah percaya kalau bang Ryan bisa jaga kak Zula, hingga akhirnya jadi suaminya" tambah Bibi bercerita

" Sama kayak kisah kita, kak Zula dulu putus dari pacarnya, dan yang mengobati lukanya bang Ryan, smaku juga siap mengobati lukamu yang kemaren" jawab Bibi lagi di mode serius

" Kalau kamu sudah sayang dan cinta sama aku, aku gak lama lama ya, untuk segera khitbah " ucap Bibi lagi dan di mode serius

" Insyaallah siap gus, kamu menerima aku apa adanya kan?" tanya Nasywa dan Bibi mengangguk dan tersenyum

" Nanti sebelum puasa kita khitbah, setelah lebaran kita nikah, mau gak?" ajak Bibi yang sat set

dan dari saat ini kurang lebih 4 bulan lagi mereka mau nikah

" Saya ngikut jenengan aja gus, gimana siapnya" jawab Nasywa lembut

" Tapi kalau bisa di ajukan aku malah seneng, " ucap Bibi

" Bulan depan kita khitbah, sebelum puasa kita nikah, gimana? Biar puasa ada yang nemenin sahur, lebaran gak di tanya lagi kapan nikah" tambah Bibi ingin lebih cepat lagi

" Iya tapi di tanya udah hamil belum kapan punya anak" jawab Nasywa dan membuat Bibi tertawa

dan mereka justru ghibahin pertanyaan pertanyaan Para saudara di setiap lebaran

" Siap ya... Minggu depan kalau gak repot biar saya ke rumah Abah Umi, untuk menyampaikan ini" ucap Bibi sangat semangat

" Lewat WA aja gak apa apa, nanti biar saya yang menyampaikan" jawab Nasywa biar gak repot karena jaraknya sangat jauh

" Enggak sayang... Saru" jawab Bibi dan membuat Nasywa tersenyum malu lagi

Dan hari cukup malam kini mereka sudah beranjak pulang, dan masih dalam perjalanan

Mereka terus ngobrol, dan membahas persiapan lamarannya besok, dan pengen tema seperti apa, dan ngobrol juga untuk mencari bahan sragam lamarannya juga,

Dan Bibi juga bertanya adatnya tempat Nasywa seperti apa kalau lamaran dan seserahan apa yang di pengenkan Nasywa, hingga akhirnya mereka sampai di pelataran Al Musthofa dan sudah banyak kang santri yang nobgkrong dengan Al Qur'annya

Dan ada juga Noval di sana yang sebagai penghuni tetap

" Payah gus, gimana ini buka seat beltnya?" tanya Nasywa ke susahan

" Bentar" jawab Bibi sambil membuka

Tapi karena dari arah dekat pintu akhirnya Bibi berpindah dan sekalian buka pintu Nasywa juga

Karena mobilnya pendek dan ceper, Bibi akhirnya yang ke susahan berjongkok dan masih tidak bisa juga

" Haduh ini nih, kalau jarang di pake seret banget" ucap Bibi mengeluh hingga akhirnya minta bantuan Noval untuk meminjam obeng

Karena Noval sebagai orang ndalem, dan Noval gak tau kalau yang di dalam mobil dengan gusnya adalah mantannya

" Bentar ya sayang, masih pinjam alat dulu" ucap Bibi menunggui di samping Nasywa

Tak lama Noval kembali dengan membawa alat yang Bibi minta

" Ini gus..." Ucap Noval dan melirik siapa yang bersama gusnya itu....

1
Umi Jasmine
semangat up date thoor
Kasih Bonda
next Thor semangat
🐲⃞⃟🅔ˣᵒzc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Hen
Zula mmg kompor terOke wst abah Zain 🤣🤣🤣. Umi Jihan apa yg di katakan Abah Zain benar sambangi adikmu yg cm satu itu
Ali Khamdan
Umi Jihan, jangan dong kalau Abah Zain metong nanti janda donk
🐲⃞⃟🅔ˣᵒzc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Hen
mmg dah klu turunan uty jihan bener" klu kerja mo'a turun lgsg. wes Zula keren👍
Kasih Bonda
next Thor semangat.
Kasih Bonda
next Thor semangat
🐲⃞⃟🅔ˣᵒzc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Hen
Akhirnya sould out juga Alwi.
selamat ya wi. semoga menjadi SaMaWa
kokom komsatun
kirain aku ga ada lanjutannya 🤭
Desi Akhiriah
akhirnya cerita ini d lanjut ...sehat terus ya thor
Kasih Bonda
next Thor semangat
🐲⃞⃟🅔ˣᵒzc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Hen
akhirnya update lagi. senang'a hati ku
🐲⃞⃟🅔ˣᵒzc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Hen
kak kapan up lagi
Desi Akhiriah
aq nunggu cerita ini ko ga up jg..mau d lanjut ga
hanik umrotul azizah
kok blm update ya thor
🐲⃞⃟🅔ˣᵒzc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Hen
kak kapan lanjut lagi ini
Mayfi Ifriyanti
assalamu'alaikum mbak Ulfa kelanjutannya dong kok belum tuntas, belum seksi keamanannya di keluarin aja kok iri sama mantu Abah Zain sama umi Jihan itu kan pilihan bibi
M42H 1Q84L
up lg thor.....
M42H 1Q84L
up
Satya Eka .a
kyk ny dh tamat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!