"Ini semua bukan kemauan aku kan, aku juga tidak menginginkan semua ini terjadi, hanya saja kesalahan ku dalam memilih pasangan membuat aku terpaksa menerima perjodohan ini,...." Yunda menundukkan kepala nya berusaha menyembunyikan air mata nya yang hampir menetes,
Yuda yang duduk didepan nya hanya memutar bola mata malas, ia sangat benci melihat wanita menangis...
"Ingat Yunda, aku menyetujui pernikahan ini karna papaku, jadi jangan pernah berharap lebih dari hubungan ini,..."Ujar Yuda dengan tegas kemudian berdiri lalu meninggalkan Yunda yang hanya menunduk diam...
Akankah pernikahan kedua adik kakak ini berjalan mulus tanpa hambatan, atau malah akan hancur berantakan karna tidak ada nya cinta antara kedua nya???....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21) Mantan kekasih
Sore harinya seperti yang mama Laras katakan pada Jasmine, papa Irfan pun Kembali, mama Laras dengan senang hati menyambut kedatangan sang suami tercinta,....
"Bagiamana pa bisnis nya lancar?...."tanya mama Laras seraya menggandeng sang suami memasuki rumah....
"Lancar kok Ma, Yunda dan Yuda belum pulang?...."Mama Laras menggeleng, memang kedua orang yang dipertanyakan belum pulang dari kantor karna jam masih menunjukkan pukul 3 sore...
Mama Laras pun membiarkan sang suami untuk istirahat, dia tau betul jika suami nya pasti sangat kelelahan melakukan perjalanan jauh, tentu dia tak ingin mengganggu sang suami terlebih dahulu....
Yunda meregang otot-otot nya kala semua berkas yang ada diatas meja telah selesai ia kerjakan, Yunda melihat jam dinding kantor yang telah menunjukkan hampir pukul 4 sore, Yunda pun memutuskan untuk ke toilet sebentar usai memberitahu Luna jika ia ingin buang hajat alaminya....
Setelah menyelesaikan hajatnya, Yunda pun berniat kembali keruang kerja nya bergabung dengan yang lain yang telah bersiap-siap untuk pulang kerumah masing-masing, tapi Yunda tak sengaja menangkap sosok seorang yang begitu dia kenal sedang mengobrol dengan seorang wanita cantik dan seksi....
Kala Yunda ingin mendekat untuk memastikan jika itu benar-benar orang yang dia maksud, tiba-tiba Luna datang dan menepuk pundak Yunda membuat perempuan itu terlonjat kaget.....
"Lo ngapain disini, lama banget pipisnya, nanti keburu sore Lo pulang nya...."Yunda hanya cengengesan kala melihat Luna cemberut, kemudian ia kembali menoleh mencari dua sosok manusia tapi kehadiran mereka sudah tak terlihat.....
"Lagi liatin apa sih?...."tanya Luna ikut mengedarkan pandangannya tapi tak melihat apapun.....
"Ngak ngeliatin apa-apa, yuk kita pulang...."ajak Yunda menarik tangan Luna pergi dari sana.....
"Apa tadi aku salah liat ya? tapi kok perasaan aku kayak benar-benar kak Yuda, tapi masa sih kak Yuda ada disini? mungkin saja aku salah liat..."Yunda mencoba menepis pikiran nya tentang penglihatan nya saat dikantor, Yunda memang sempat melihat Yuda berbicara dengan seseorang tapi karna jarak yang terbilang cukup jauh membuat Yunda tak yakin jika itu benar-benar suami nya....
Sementara didalam ruangan Yuda, kedua manusia itu larut dalam lamunan masing-masing, sekali-kali perempuan berwajah cantik dan seksi itu hanya diam menunduk kala pandangan kedua nya bertemu.....
"Bagaimana hubungan kamu dengan suami mu?...."tanya Yuda melihat perempuan didepan nya yang sibuk menunduk sambil memainkan jemari lentiknya.....
"Kami sudah berpisah Yud, aku tidak menyangka setelah menikah dia berubah menjadi laki-laki yang pemarah dan kasar, kami berpisah sejak 3 bulan yang lalu, setelah Sira keluar dari rumah sakit...."Ujar Wanita itu menjelaskan keadaan rumah tangga nya....
"Anakmu sakit apa Sera?...."
"Dia Sakit kanker otak, dan aku kekurangan biaya pengobatan, maka dari itu aku datang kesini untuk melamar pekerjaan, Mas Bima ngak mau ngebayangin pengobatan Sira....."Yuda terhentak mendengar cerita perempuan yang bernama Sera....
"Baiklah mulai besok kamu sudah bisa bekerja sebagai sekertaris pribadi ku, aku harap kamu bisa bekerja sesuai dengan kemampuan kamu, dan untuk hubungan kita aku ingin agar tak ada yang tau satupun dari keluarga ku ataupun teman-teman ku cukup kita yang tau saja....."Sera mengangguk senang, ia pun langsung memeluk Yuda saking senangnya....
"Terimakasih ya Yud karna sudah membantu ku, aku janji tidak akan ada yang tau tentang hubungan kita....."
"Ehh,, maaf aku terlalu senang...."Yuda mengangguk kaku kala Sera meminta maaf, ada perasaan aneh kala kembali merasakan pelukan hangat dari wanita yang pernah mengisi relung hatinya yang paling dalam,....
Sera dan Yuda adalah mantan kekasih yang saling mencintai, mereka bertemu kala sedang menimba ilmu dibangku kuliah, mereka adalah pasangan yang sangat serasi, dan saling mencintai, tapi hubungan kedua nya berakhir kala Sera diperkosa oleh laki-laki yang bernama Bima sahabat Yuda sendiri.....
Semula hubungan kedua nya kembali membaik karna Yuda mau menerima Sera apa ada nya walaupun Sera sudah tidak suci lagi karna menganggap semua yang terjadi murni karna kesalahan, waktu itu Bima sedang mabuk dan Sera lah yang membantu Bima untuk pulang kerumah tapi sayang nya Bima melakukan hal buruk kepada Sera, tapi sayang nya Sera hamil dan memutuskan untuk meminta pertanggung jawaban dari Bima, Sera tidak ingin menjadikan Yuda sebagai pelampiasan atas perbuatannya dengan Bima.....
Setelah perbincangan yang cukup membuat mereka mengenang kenangan lama, Sera pun memutuskan untuk pulang karna hari sudah sore dia takut Sira akan mencari nya,....
Usai kepergian mantan kekasihnya, Yuda pun memilih untuk pulang, disepanjang perjalanan, Yuda terus memikirkan Sera, ada rasa kasihan dihati Yuda kala mengetahui jika Sera dan akan Sera ditelantarkan oleh Bima sahabat Yuda sendiri, ....
"Bima aku tidak menyangka jika kamu tega menyakiti wanita sebaik dan selembut Sera, aku pikir waktu itu aku sudah melakukan hal yang benar kala merelakan Sera untuk kamu nikahi ternyata aku salah besar, aku malah mengirim Sera masuk kedalam jurang kesengsaraan, andai waktu itu aku tetap mempertahankan Sera mungkin semua nya akan baik-baik saja...."Yuda sangat kecewa dengan sikap sahabat nya yang telah mencampakan Sera, dia berpikir jika Bima akan menjadikan Sera sebagai istri yang baik ternyata dugaan nya salah, Bima justru membuat mantan kekasihnya menderita....
Yunda kini sedang berjibaku didapur membantu Bi Marni untuk memasak, walaupun sangat lelah pulang dari kantor, Yunda tak ingin melewatkan tugasnya sebagai seorang istri dan menantu, dia tetap memasak, Yunda ingin memberikan kesan baik kepada Yuda dan kedua mertua nya selama satu tahun ini sebelum mereka berpisah nantinya walaupun terkadang semua kebaikan Yunda tak dipandang oleh mama mertua nya atau bahkan suami nya sendiri.....
"Makasih ya neng selalu bantu bi Marni memasak walaupun neng Yunda capek pulang dari kantor...."Bi Marni sangat salut dengan sikap Yunda yang selalu membantu nya setiap memasak, andai Yuda tidak ada pasti dia sangat kesusahan untuk mengurus sarapan dan makan malam, maklum usianya sudah hampir memasuki kepala lima....
"Engak apa-apa kok bi, Yunda senang bantuin bibi memasak....."Yunda tersenyum hangat pada perempuan paru baya disamping nya, kemudian kedua nya pun kembali memasak bersama dengan sekali-kali diselingi canda tawa....
Yunda sangat bahagia karna masih ada orang yang baik padanya dirumah itu, walaupun terkadang Yunda sangat sedih dan merindukan kedua orang tua nya tapi dia tetap sadar jika kehidupan nya sekarang telah jauh berbeda dari sebelum ia menikah, Yunda harus tetap bertahan sampai satu tahun kedepan.....