NovelToon NovelToon
My Revenge

My Revenge

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Balas Dendam / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Mafia / CEO / Tamat
Popularitas:15.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reni Juli

Amanda Jhonson dijual oleh tunangan dan kakak tirinya pada seorang pria tua untuk membayar hutang,hal itu membuat hidupnya hancur dalam satu malam.

Di malam yang mengerikan,Amanda ditangkap dan dipaksa untuk melayani seorang laki-laki yang tidak dikenalnya.

Tapi pada malam itu,untuk menjaga kesuciannya Amanda membunuh pria tua itu.

Karena itu,Amanda divonis penjara selama lima tahun karena terbukti telah menjadi pembunuh dengan bukti-bukti yang ada.


Tapi baru saja Amanda menjalani masa tahanannya seorang pria yang tertarik padanya menemui wanita itu dan menawarkan bantuan padanya.

Pria itu juga berjanji akan membantu Amanda bebas dari jeruji besi dan membantu Amanda membalas dendam tapi dengan sebuah syarat.

Apakah Amanda akan menerimanya?

Sekuel dari Hot Mother And The Bos Mafia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20

Zack Roberto,seorang pengusaha yang baru naik daun, seorang pengusaha bodoh yang telah menjual tunangan cantiknya demi perusahaannya.

Saat itu Zack tampak berada didalam ruangannya, pria itu tampak sedang memikirkan sesuatu. Zack menautkan jari jemarinya dan menatap langit-langit ruangannya.

Ini sudah hampir dua bulan saat dia menjebak Amanda dan sesungguhnya dia merindukan wanita itu.

Zack menghembuskan nafasnya dengan berat, apa dia pergi kepenjara saja untuk menemui Amanda? Tapi apakah Amanda mau menemuinya?

Pria itu bangkit berdiri berjalan kearah jendela, bagaimana dengan kabar Amanda saat ini?

Amanda pasti sangat ketakutan didalam penjara sana, dia mulai merasa bersalah. Apakah hal yang dilakukannya sudah benar?

Cintanya terhadap Amanda sangat besar dan tidak dia pungkiri sampai saat ini dia masih mencintai Amanda.

Wanita itu mau menerima dirinya apa adanya tapi dia malah menjebaknya. Zack memutar langkahnya kembali kemejanya, pria itu segera mengambil telephone yang ada diatas meja untuk menghubungi sekertarisnya.

"Segera kosongkan jadwalku karena aku ingin pergi." perintahnya.

Setelah berkata demikian Zack segera keluar dari ruangannya, dia ingin pergi kepenjara untuk menemui Amanda.

Dia ingin melihat wanita itu untuk mengobati rasa rindunya selama ini, sebelum itu Zack pergi untuk membeli makanan kesukaan Amanda, bisa dia tebak,bAmanda pasti tidak akan suka dengan makanan didalam penjara sana.

Dia juga membeli buah-buahan untuk Amanda, dia tidak tahu apakah boleh membawa makanan saat menjenguk seorang nara pidana? Tapi tidak ada salahnya membawa itu semua untuk Amanda.

Zack berharap saat nanti bertemu dengannya, Amanda mau berbicara dengannya.

Zack membawa mobilnya dengan cepat menuju ke Colorado State Penitentiary dimana Amanda sedang ditahan saat ini, dia sungguh tidak sabar ingin melihat Amanda.

Setelah tiba Zack keluar dari mobilnya dan berjalan dengan cepat, pria itu berjalan memasuki tempat itu sambil membawa makanan yang dibelinya.

Zack berjalan kearah penjaga yang ada disana, dia ingin segera melihat Amanda.

"Permisi, apa aku boleh menemui seseorang?" tanyanya.

"Sorry sir, ini bukan jam jenguk." jawab penjaga yang ada disana.

"Oh maafkan aku, jam berapa aku bisa memjenguk temanku?" jawab Zack lagi.

Penjaga itu melirik jam yang ada dimejanya sejenak.

"Sebentar lagi." jawab penjaga itu.

"Baiklah aku tunggu."

Zack segera memutar langkahnya dan berjalan kesebuah kursi yang ada, dia akan menunggu sebenar lagi untuk melihat keadaan Amanda, dia ingin berbicara kepada Amanda dan meminta maaf padanya.

Setelah beberapa waktu menunggu Zack kembali kepenjaga itu dan mengatakan apakah dia sudah bisa menjenguk sahabatnya?

Karena waktu jenguk memang sudah tiba, penjaga itu berkata jika dia sudah bisa melihat sahabatnya, saat mendengar itu Zack tampak bersemangat.

"Siapa yang ingin anda Jenguk?"

"Amanda, Amanda Jhonson." Zack berkata demikian dengan penuh semangat.

penjaga itu mulai mencari nama Amanda Jhonson di layar komputernya, tidak lama kemudian petugas itu menemukannya dan ternyata Amanda Jhonson sudah bebas.

"Maaf tuan,bAmanda Jhonson sudah bebas beberapa waktu lalu." ujarnya.

Saat mendengar itu, Zack sangat kaget, makanan yang dia bawa langsung jatuh dari tangannya. Amanda sudah bebas? Kok bisa?

"Oh terima kasih."

Zack segera memutar langkahnya berjalan menjauhi penjaga itu, Jadi Amanda sudah bebas?

Siapa yang membebaskan Amanda? Apa polisi sudah menemukan bukti lain yang menyatakan Amanda tidak bersalah hingga membebaskan wanita itu dari hukum penjara lima tahun yang harus dijalaninya?

Zack berjalan kearah mobilnya dengan sejuta pertanyaan dihatinya. Jika Amanda sudah bebas, dimana dia sekarang?

Zack masuk kedalam mobilnya, lebih baik dia pergi keapartemen Amanda karena dia yakin wanita itu ada disana. Zack yakin Amanda tidak punya tujuan lagi dan pasti kembali keapartemen yang disewanya itu.

Dengan cepat pula, Zack pergi keapartemen Amanda, dia punya kunci cadangannya jadi dia bisa masuk kedalam kamar apartemen itu tanpa menunggu dibukakan pintu jika Amanda tidak mau menemuinya.

Zack masuk kedalam kamar apartemen itu dan langsung terlihat kecewa, kamar itu sudah kosong, tidak ditempati lagi. Untuk meyakinkan dirinya Zack masuk kedalam sebuah kamar dimana Amanda tidur, dia ingin melihat barang-barang Amanda apakah masih ada disana?

Dan lagi-lagi untuk kesekian kalinya, Zack harus menelan pil pahit mendapati barang-barang Amanda tidak ada lagi. Zack segera berjalan kesisi ranjang dan duduk disana, Kemana Amanda berada saat ini?

Sementara itu ditempat lain, sesuai janjinya, Edward memberikan sebuah posisi untuk Amanda diperusahaannya.

Edward mempercayakan sebuah anak perusahaannya untuk dikelola untuk Amanda, Amanda harus punya kedudukan tinggi untuk menjebak Zack.

Seperti yang Zack lakukan terhadapnya, begitu juga yang ingin Amanda lakukan. Menjebak Zack hingga perusahaan yang pria itu pertahankan hancur, perusahaan yang dianggap Zack lebih penting dari pada dirinya maka perusahaan itu yang menjadi target balas dendamnya.

"Edward, kau memberikan posisi seperti ini padaku apa kau tidak takut aku menghianatimu?"

Amanda sedang berada diruangannya dan duduk diatas pangkuan Edward.

"Amanda, coba saja jika kau berani? Lagipula ini hanya perusahaan kecil dan aku tidak akan jatuh miskin jika harus kehilangan perusahaan ini."

Amanda terkekeh dan memainkan jari jemarinya di dada Edward.

"Aku jadi ingin tahu, seberapa hebatnya Edward Jackson."

Edward menangkap tangan Amanda yang bermain didadanya dan menatap wanita itu dengan tajam.

"Aku tidak hebat Amanda."

"Benarkah?" Amanda melepaskan tangannya dari pegangan tangan Edward dan mengusap wajah pria itu.

Amanda mendekatkan wajahnya dan berbisik ditelinga Edward.

"Tapi kau sangat hebat diatas ranjang." godanya.

"Apa kau menyukai permainanku Amanda?" Edward membiarkan Amanda menciumi pipi dan lehernya, Edward memeluk pinggang Amanda dengan erat, memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan bibir Amanda.

"Sangat." ujar Amanda tanpa malu.

Tanpa ragu Amanda menciumi bibir Edward, tangannya mulai membelai dada Edward, rasanya dia ingin menikmati permainan pria itu lagi tapi pada saat itu ponsel Amanda berbunyi. Dia memang masih menggunakan nomor ponsel lamanya dan belum menggantinya.

Amanda melepaskan bibir Edward dan berdecak kesal, wanita itu bangkit berdiri untuk mengambil ponselnya.

Mata Amanda membulat saat melihat orang yang menghubunginya, tapi tidak lama kemudian senyum licik menghiasai wajahnya.

Amanda kembali mendekati Edward dan duduk diatas pangkuan pria itu

"Lihatlah,kumbang telah mendekati jaring laba-laba." ujarnya.

Edward mengangkat tangannya untuk mengusap wajah Amanda.

"Lakukan dengan baik Amanda, aku ingin melihat akhir yang bagus."

"Aku tidak akan mengecewakanmu Edward."

Sebelum menjawab panggilan yang masuk diponselnya,bAmanda menciumi bibir Edward sejenak setelah itu Amanda bangkit berdiri dan berjalan menjauhi Edward untuk menjawab panggilan itu.

Edward menyilangkan kakinya saat Amanda pergi tapi mata tajamnya mengekori wanita itu, dia sangat ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh Amanda dan dia sudah tidak sabar menantikannya.

1
Banyu Biru
i like it 😊
Banyu Biru
🤭🤭
Banyu Biru
baca lagi 😍
Efa Ernawati
thank author...🥰
Rita Wati
Kl yg tua, buaya bilang dagingnya alot. pahit. Kl yg kena AIDS apa rasa dagingnya??
Rita Wati
Udah jadi menantu, bukan calon
Rita Wati
Nenek Xia Yu cuma akting, generasi selanjutnya calon menantu disambut dgn lemparan pisau & tendangan maut
Rita Wati
Mau mati aja masih diajak jalan2🤣🤣
Rita Wati
Politiknya dong yg bodoh tdk bisa menemukan kamera sbg brg bukti
Rita Wati: #polisi
total 1 replies
Tari Elvia
luar biasa
YANGGI Yanggi
👏👏
YANGGI Yanggi
👏👏👏
YANGGI Yanggi
good
YANGGI Yanggi
👏👏👏
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis 🌸
wahh kejam juga amanda
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis 🌸
wooohh ayahnya juga payah nih, bodoh bgt bisa kepincut ular betina
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis 🌸
Poor Zack karena kebodohannya harus kehilangan semuanyaa
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis 🌸
wkwkwkkk utk yg satu ini harusnya kamu paham Zack 🤣
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis 🌸
dasar bodoh memang gampang sekali dipemgaruhi
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis 🌸
gampang bener ngomong begituu...
waktu amanda dibawa ke penjara dan disidang, bantu pun tidak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!