Cerita bawang disisipi comedy
Kisah gadis muda dengan cinta pertama
Pernikahan yang diinginkannya berakhir bahagia, ternyata membawa penderitaan bagi Anaya. Laki-laki yang menikahinya, meninggalkan dengan benih yang sudah bersemi dirahimnya.
Apakah kesalahan yang sudah dilakukan Anaya, sehingga Raditya meninggalkannya. Dan mengirimkan pesan yang membuat Anaya kecewa.
Setelah dia mencoba melupakan, masa lalunya kembali. Menuntut sesuatu, apa yang harus dilakukannya.
Kembali ke masa lalu untuk mencari kebenaran?"
Inilah kisah ku, Anaya ayusita. Wanita yang jatuh cinta, tetapi mendapatkan derita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 20 Awal yang baru
***Hai jumpa lagi dengan penulis yang lebay ni😘😘
masih stay at home..
happy reading ya menemani teman teman yang masih setia di rumah***.
kita jumpai dulu si penguntit yang sudah selesai liburan ya...
" Boss,sudah dua jam saya disini tapi saya belum lihat target keluar dari kamar ." lapor si mata-mata pada si boss di seberang telepon.
" Tunggu terus,jangan sampai hilang." perintah si boss
" Baik boss ." sahut si mata-mata(tunggu terus😜)
Kita tinggalkan si mata-mata,beralih ke Anaya dulu ya.
Setelah para tetangga yang tadi membesuk Anaya pulang,tinggal papa dan Nesum yang menemani Anaya di rumah sakit.
"Nay,jangan lakukan lagi ya.." papa masih khawatir Anaya nekat melakukan percobaan bunuh diri lagi.
" Nay,ingat bayi dalam kandungan mu.Dia juga mau hidup,jangan ambil haknya untuk hidup.." ucap papanya dengan suara yang lirih dan mata papanya berair.
"Maafkan Nay,ntah kenapa waktu itu Nay gelap mata ." Nay menangis ketika dia mengingat hampir membunuh anaknya sendiri.
Anaya mengelus perutnya yang masih datar dan belum kelihatan sedang mengandung.
" Baby,maafkan mama ya ." batin Anaya berkata,dan tangannya mengusap perutnya.
" Papa hanya punya Nay seorang,apa Nay mau meninggalkan papa juga !" lanjut papanya lagi.
Anaya menangis dalam pelukan Nesum,Anaya merasa sangat menyesal.Hampir saja dia meninggalkan papanya seorang diri.
" Janji Nay sayangi anak dalam kandungan mu,cucu papa itu juga ingin dilahirkan." kata papanya.
"Kita akan menjaganya,walaupun papanya tidak bersamanya.Opanya ada untuk menyayanginya." sambung papanya lagi.
" Neneknya juga ada untuk menyayanginya ." Kata Nesum
" Banyak yang menyayanginya,dia tidak akan kekurangan kasih sayang." Kata papa dengan gembira
kita tinggalkan Anaya dulu ya,kita lihat dulu si mata -mata.
Setelah menunggu seharian,orang yang di awasinya tidak terlihat juga.si penguntit merasa heran dan penasaran.
"Heran,kenapa ngak keluar satu harian.Suster juga ngak ada yang masuk keruangan tersebut." guman si mata-mata.
"Boss,mereka belum keluar satu harian ini.." lapor si mata-mata pada si boss.
" terus kamu nunggu saja tanpa melakukan apapun ?" tanya si boss dari seberang telepon.
" Ya boss,saya tetap mengintai di sini ." sahut si mata-mata dengan bangganya.
"Dasar bodoh..!" teriak si boss dengan suara terdengar marah.
"loh...kok bodoh boss,saya mengintai terus disini.Mereka ngak bisa lepas dari pengawasan saya ." sahut si mata-mata yang tetap bangga dengan dirinya.
"Kenapa ngak kamu tanya dengan suster tentang mereka ?" kata si boss dengan sedikit emosi.
"oh ya boss,akan saya tanya ." jawab si mata-mata.
" itu juga harus saya beritahukan,katanya kamu detektif profesional ." kata si boss dengan tegas.
"Maaf boss." sahut si mata-mata.
"Cepat cari informasi ." kata si boss,kemudian mengakhiri sambungan telepon.
Kemudian si mata-mata berjalan menuju pintu ruangan tersebut,ketika dia ingin membuka pintu kamar seorang suster lewat dan menegur si mata-mata.
" Bapak mencari siapa ?" tanya suster pada si mata-mata.
"Saya ingin membesuk orang yang dirawat dikamar ini suster ." jawab si mata-mata.
"Ruangan ini kosong pak ." beritahukan suster tersebut.
""Orang yang dirawat disini,pindah kemana suster?" tanya si mata-mata lagi.
"Pasien itu sudah pulang pak ." ucap suster.
" Pulang !" kapan suster ?" tanya si mata-mata dengan kaget.
"Sudah 2 hari pak..." beritahukan suster itu lagi pada pengintai.
"Permisi pak ." kemudian suster itu pergi meninggalkan si pengintai.
"Buset...!"bakalan ngamuk si boss ." guman si pengintai.
Kemudian pengintai menghubungi si boss,untuk melaporkan informasi yang didapatnya.
" Boss,target sudah meninggalkan rumah sakit 2 hari yang lalu ." beritahukan si pengintai.
" Kenapa kau tidak tahu..!" teriak boss dari sebelah telepon dengan suara terdengar sangat marah.
" Boss kasih saya libur 2 hari,waktu saya libur itulah mereka keluar rumah sakit..." si pengintai membela dirinya.
" Kau cari kerumahnya ." perintah si boss dan langsung mematikan hubungan teleponnya.
🌼***Next*** 🌼
hai kawan singgahkan jempolnya untuk like ya trims ya teman teman.