NovelToon NovelToon
Cinta Di Atas Luka

Cinta Di Atas Luka

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintapertama / Cintamanis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi tan

Dicky Pradita, seorang Dokter muda spesialis anak, menyelamatkan Fitri, seorang wanita korban pemerkosaan yang akan bunuh diri karena depresi.

Untuk menutup aibnya karena Fitri hamil, Dokter Dicky terpaksa menikahi wanita itu, niat awal hanya untuk melindunginya.

Akankah cinta akan tumbuh di antara mereka yang berbeda kehidupan dan latar belakang? Akankah trauma yang di alami Fitri akan hilang melalui ketulusan hati sang Dokter?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Khawatir

Dicky begitu sibuk menangani pasien yang begitu padat hari ini, hingga dia agak sedikit mengabaikan ponselnya yang dia taruh di atas meja kerjanya.

Kring ... Kring ... Kring

Telepon di meja kerja Dicky berdering, suster asisten Dicky lalu segera mengangkat teleponnya.

"Halo!"

"Halo suster, ini dengan Bi Sumi, asisten rumah tangganya Pak Dokter, apa bisa bicara dengan Pak Dokter?" tanya Bi Sumi.

"Maaf Bi, Dokter Dicky sedang sibuk sekali, hari ini ada beberapa pasien yang harus di rujuk, jadi kalau sekiranya tidak terlalu penting, bisakah di tunda dulu?" jawab Suster.

"Tapi suster, ini tentang Mbak Fitri, dia baru saja mengalami kecelakaan, sekarang ada di UGD di rumah sakit dekat pasar tradisional, kondisinya kritis!" jelas Bi Sumi.

"Sebentar Bi, saya sampaikan dulu pada Dokter, teleponnya boleh di tutup dulu!" kata Suster yang langsung menutup teleponnya.

"Siapa yang telepon Sus?" tanya Dicky.

"Bi Sumi, asisten rumah tangganya Dokter!" jawab Suster.

"Ada kabar apa?" tanya Dicky lagi.

"Anu Dokter, Mbak Fitri, katanya mengalami kecelakaan, sekarang ada di UGD di rumah sakit dekat pasar tradisional, kondisinya parah!" jelas Suster.

Untuk beberapa saat lamanya Dicky terkesiap, dia mulai tidak fokus melayani pasien, dia menatap tajam ke arah suster yang berdiri di hadapannya.

"Benarkah??"

"Iya Dokter!" sahut Suster.

"Suster, aku harus pergi, tolong untuk para pasien di alihkan sementara ke Dokter lain! Fitri juga merupakan prioritas bagiku, aku harus cepat ke sana!" ujar Dicky, wajahnya menunjukan kecemasan yang dalam.

"Ba-baik Dokter!" jawab Suster itu.

Tanpa bicara lagi, Dicky dengan setengah berlari keluar dari dalam ruangannya, dia tidak memperdulikan banyak pasang mata yang memperhatikannya, jas putihnya masih melekat di tubuhnya.

Dicky terus berlari cepat menyusuri koridor rumah sakit menuju ke parkiran di mana mobilnya terparkir, yang ada di pikirannya hanya satu, dia harus segera cepat menemui Fitri, bicara padanya, menguatkannya, dan berada di sampingnya.

Dicky lalu dengan cepat melajukan mobilnya menuju ke rumah sakit yang di maksud Bi Sumi, untungnya jarak rumah sakitnya tidak terlalu jauh dari rumah sakit tempat Dicky bekerja.

Ketika sampai di rumah sakit itu, Dicky langsung berlari cepat ke ruang IGD. Bi Sumi nampak sedang menangis di depan ruangan itu.

"Apa yang terjadi Bi?" tanya Dicky panik sambil mengguncang bahu Bi Sumi dengan kedua tangannya.

"Mbak Fitri, mau belanja untuk makan siang Dokter, dia ke pasar dengan saya, namun saat selesai belanja, sebuah mobil sayur menabraknya dari belakang, Mbak Fitri jatuh terjerembab ke depan perutnya terkena benturan sebuah batu, sekarang kondisinya ...."

Tanpa menunggu lagi Dicky segera menerobos masuk ke dalam ruang UGD.

Di ruang itu, Fitri nampak sedang di tangani oleh seorang Dokter dan beberapa perawat.

"Maaf, apakah anda suaminya pasien?" tanya salah seorang perawat.

"Iya, saya Dicky suaminya Fitri, bagaimana dengan kondisi istri saya?" tanya Dicky panik.

"Maaf Pak, bayi yang ada dalam kandungan istri bapak tidak ada gerakan lagi, jantungnya juga sudah berhenti berdetak, dia meninggal di dalam, makanya kami harus melakukan operasi Caesar untuk mengeluarkan bayinya!" jelas seorang Dokter.

"Ya Tuhan Fitri, cobaan apalagi yang menimpamu? Mengapa hanya demi makan siang ku kau mengorbankan dirimu sendiri??" gumam Dicky sambil menitikkan air matanya.

Dia lalu mendekati Fitri yang masih terbaring tak sadarkan diri, di belainya rambut Fitri dan di kecupinya wajahnya.

"Pak Dicky, kami akan segera melakukan operasi secepatnya, harap Pak Dicky bisa menunggu di luar, kami akan segera membawa istri anda ke ruang operasi!" kata Dokter sambil menepuk lembut bahu Dicky.

Dicky menyeka wajahnya yang basah kemudian Menganggukan kepalanya.

"Lakukanlah yang terbaik untuk istri saya Dokter, selamatkan dia, walaupun dia harus kehilangan bayinya!" ucap Dicky.

Kemudian Dicky keluar dari ruang UGD itu, tak lama kemudian beberapa orang perawat membawa Fitri menuju ke ruang operasi untuk di lakukan operasi.

"Yang sabar ya Pak, yang penting Mbak Fitri selamat, walaupun dia harus kehilangan bayinya!" kata Bi Sumi.

"Iya Bi, aku akan tetap menunggu Fitri di sini, sampai dia selesai di operasi, sampai dia sadar kembali, aku minta tolong Bibi pulang dan bawakan baju-bajuku dan baju-baju Fitri, aku akan menemaninya di rumah sakit ini sampai dia pulih!" ungkap Dicky.

"Baik Pak Dokter, tapi bagaimana dengan pekerjaan Pak Dokter di rumah sakit?" tanya Bi Sumi.

"Sementara ini aku akan mengajukan cuti untuk beberapa hari ke depan, Fitri adalah prioritas ku, aku tidak mungkin meninggalkannya saat dia membutuhkanku seperti ini!" ucap Dicky.

"Baik Pak Dokter!" kata Bi Sumi yang langsung beranjak meninggalkan tempat itu menuju ke rumahnya sesuai dengan titah Dicky.

Dicky dengan gelisah mondar mandir di depan ruang operasi, waktu berjalan terasa begitu lama baginya.

Hingga lampu ruang operasi mati dan Dokter keluar dari ruangan itu, di belakangnya dua orang perawat membawa box bayi, Dicky segera menghampiri mereka.

"Bagaimana Dokter?" tanya Dicky cemas.

"Operasinya berhasil Pak, sebentar lagi istri anda akan sadar, dan ini, adalah jenasah bayinya!" ucap Dokter.

Seorang perawat menyingkapkan kain penutup dari box itu, nampak seorang bayi mungil yang terlihat cantik yang nampak seperti sedang tertidur, bayi yang agak kebiruan itu nampak tersenyum, Dicky mengelus pipi bayi yang sudah meninggal itu.

"Kau adalah malaikat ibumu, yang selalu menjaga dan melindungi ibumu!" ucap Dicky.

"Bagaimana dengan proses pemakamannya?" tanya Dokter.

"Biar aku yang akan mengurus pemakaman bayi ini, biarkan Fitri istirahat, setelah selesai aku akan kembali kesini!" ucap Dicky.

"Kalau begitu, kami serahkan jenasah bayi ini pada anda!" kata Dokter.

"Baik, berikan padaku, biar aku yang akan mengurusnya!" sahut Dicky.

Kemudian perawat menyerahkan bayi yang sudah meninggal itu pada Dicky, Dicky menggendongnya lalu membawanya pergi, dia harus segera memakamkan bayi itu.

****

Halo guys ... jangan lupa dukungannya selalu ya ... supaya Authornya semangat wkwkw ...

Trimakasih ...

1
SRI HANDAYANI
chika ortunya kan dokter dan ceo kok anaknya opname di RS tdk ada yg jaga🤭🤭😀😀
SRI HANDAYANI
dokter ranti otak busuk😡😡😡
Jasreena
suami dalam novel manis sekali... mau dong satuuu
Jasreena
di novel " Hujan " Ranti blm sempet cerai sm suaminya dah keburu meninggal...
Sri Astuti
smp bertemu lagi salam
Sri Astuti
duuh.. terharu aku.. si ksmpret ternyata sdr Dicky
Sri Astuti
rasain skrg.. gmn msh mau sensi
Sri Astuti
bu Eni ga blh dong banding"in... orang punya takdir dan bagian sendiri"
Sri Astuti
kan Keyla yg pamer
Sri Astuti
jgn" itu tunangan si Donny
Sri Astuti
rejeki orang tdk dibatasi aplg yg sebaik Dicky yg suka berbagi
Sri Astuti
bu Anjsni lupa bhw dia jg dulu orang kampung.. ternyata mmg Alex mau dijauhkan dr Fitri.. insting bu Eni sangat tajam
Sri Astuti
jgn smp bu Anjani mau pisahin Fitri dr suami dan anaknya
Sri Astuti
jgn" itu Arini
Sri Astuti
Bram kecewa lahannya jd kering
Sri Astuti
dr mana orang" itu tahu klo Dicky ke Jepang
Sri Astuti
lydia Kandau masa jd bu Eni.. norak gt
Sri Astuti
sita mungkun
Sri Astuti
orang sdh ditolong kok tambah songong si Romlah ini
Sri Astuti
emang norak sih emaknya Fitri..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!