NovelToon NovelToon
Ikrar Cinta Gus Rasya

Ikrar Cinta Gus Rasya

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:569.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aliraa al syifa

Squel novel Bidadari sang gus season 3

❌ JANGAN PROMOSI DI NOVEL ON GOING !!!!!!
SILAHKAN PROMOSI DI NOVEL YANG SUDAH TAMAT !!!!


Rasya Syafaraz, sering kali dipanggil Gus Rasya yang saat ini usianya sudah menginjak 33 tahun.
Selama hampir 6 tahun ia hidup sendiri dengan membesarkan putri cantiknya seorang diri.

Janji 'Aku akan selalu mencintaimu kapanpun, dimanapun, dan apapun yang terjadi. Aku tetap ingin berjalan bersamamu hingga ke Jannah Allah'

Hingga sampai saat ini, Rasya masih setia dengan sumpah ikrarnya pada sang istri.
Lalu bagaimana ia menghadapi kehidupan ketika takdir mempertemukan anaknya dengan seorang wanita yang selalu di anggap sebagai ibu-nya ?

Masih bisakah Rasya mempertahankan Ikrar cintanya pada Aisya ?



Saksikan terus cerita yang menarik ini dalam kisah Ikrar Cinta Gus Rasya !!!

Happy Reading guys !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliraa al syifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kue kutu punya ayu

Aisya menghentakkan kakinya kesal mengingat sikap Rasya dua hari ini padanya. Bagaimana tidak ? Kemarin dengan berani ia menciumnya tiba-tiba, dan hari pertamanya di pesantren malah disuguhkan pemandangan haram yang sama sekali tidak seharusnya ia lihat.

Dan si pelaku hanya bilang, "Maaf aku memang sengaja"

Ya Tuhan, terkhusus untuk dia harus di beri gelar Si Cabul.

"Umi kenapa ?" Tanya Aishi merasa heran melihat uminya yang sedari tadi jalan dengan menghentakkan kakinya.

"Eh, gak papa sayang," jawab Aisya menunjukan senyum terpaksanya di depan Aishi.

Ini semua karna abimu ! Harus kuralat lagi ucapanku kemarin, sangat tidak beruntung wanita yang memiliki suami cabul seperti pak Rasya. Gerutunya kesal.

"Abi ganteng kan, Mi ?"

"Iya ganteng. Eh, gak ! Abi kamu itu biasa aja," jawaban Aisya sontak membuat anak kecil itu terkekeh.

Mereka terus saja berjalan menuju sekolah Aishi. Meskipun Aisya masih kesal dengan Rasya, tapi bukan berarti ia akan membuat Aishi kecewa. Anak manis ini begitu imut dan lucu, meskipun sedikit bawel, tapi dia sangat menggemaskan.

Hingga akhirnya mereka pun sampai di sekolah Aishi.

Diam-diam ada seseorang yang memperhatikan mereka dengan sangat intens dari kejauhan.

"Apa kamu akan melupakan tante, Ici ?" Gumamnya.

Ya, dia adalah Zahra. Seseorang yang memang sangat dekat dengan Aishi sedari Aishi masih bayi. Tak jarang yang mengatakan kedekatan mereka itu sangatlah cocok layaknya ibu dan anak kandung.

Karna hal inilah pula, kedua orang tua Rasya selalu menginginkan Zahra menjadi menantu pengganti Aisya.

Tetapi sayangnya Rasya selalu menolak hal itu, ia beranggapan bahwa Aisya masih hidup dan sampai kapan pun ia tidak akan pernah mengkhianati cintanya. Apa lagi sampai mengganti posisi Aisya di hatinya, Rasya berjanji mutlak tetap mempertahankan ikrar cinta pada sang istri.

"Ici tunggu disini sebentar, jangan kemana-mana oke !" Pinta Aisya pada Ici.

"Umi mau kemana ?"

"Sebentar saja, umi mau ambil sesuatu," jawab Aisya seraya mengelus pucuk kepala Aishi.

Aishi mengangguk, dengan syarat uminya tidak boleh pergi lama-lama.

Aisya pergi meninggal Aishi di depan kelasnya. Beberapa saat setelah ia pergi, datanglah Zahra menghampiri Aishi dengan membawa bekal kesukaannya.

"Asalammualaikum anak cantik," sapanya.

"Waalaikumsalam tante Zahra."

"Tante kesini ?" Tanya Aishi.

Zahra mengangguk, ia memperlihatkan tangannya yang sedari tadi ia sembunyikan di belakang.

"Tara, tante bawain bekal kesukaan Ici," ucapnya seraya memberikan bekal itu.

"Wah, terima kasih tante Zahra. Ici rindu masakan tante Zahra," ucapnya dengan antusias.

"Benarkah ? Kalau gitu habisin dong !"

"Siap, nanti Ici bakalan makan sampe habis," jawab Aishi dengan senyum.

"Kalau gitu tante pamit ya, tante ada kerjaan," Ucap Zahra langsung mendapat anggukan dari Aishi.

"Asalammualaikum."

"Waalaikumsalam wr wb."

Zahra pun pergi, kini giliran Aisya yang datang dengan sekotak kue yang baru saja ia beli di dekat sekolah Aishi.

"Lama ya ?"

Aishi menggeleng,"Umi dari mana ?"

"Umi beli ini sayang, ini enak loh, umi juga suka," jawabnya memperlihatkan sekotak kue putu ayu.

Aisya melirik bekal makanan yang ada di tangan Aishi.

"Ici udah bawa bekal ya ? Sia-sia dong umi beli ini," ucap Aisya mengeluh.

Aishi menggeleng,"Ini dari tante Zahra, umi. Sebelum umi pulang Ici selalu diantar sekolah sama tante Zahra. Dan selalu di kasih bekal makanan ke sukaan Ici," jawabnya.

Hati Aisya merasa tercubit di kala anak kecil ini mengatakan tentang Zahra yang selalu ada di saat ia membutuhkannya. Apa aku cemburu ?

"Tapi kan sekarang umi udah pulang, Ici hanya butuh umi. Bukan yang lainnya," lanjut Aishi lagi.

Aisya tersenyum, ia meraih tubuh Aishi dan membawanya kedalam pelukan. Matanya berair merasa sangat terharu dengan setiap kalimat yang terucap dari anak berumur 6 tahun ini.

Keduanya di kejutkan dengan suara yang cempreng membahana, siapa lagi kalau bukan Ara si anak crewet bin nyebelin tapi lemot.

"Waalaikumsalam."

Ara yang datang bersama dengan bundanya seketika terkejut dengan adanya Aishi bersama seorang wanita bercadar. Karna yang mereka tahu, setiap harinya Aishi selalu diantar jemput oleh Zahra.

"A-aisya," ucap Kia lirih kemudian berhambur memeluk sahabatnya itu.

"Maaf mungkin kamu salah orang saya bukan Aisya, tapi Isya," jawab Aisya membuat Kia melepaskan pelukannya.

"Kalau bukan Aisya kenapa kalian bersama ? Maksudku, Aishi adalah keponakan ku, kenapa kalian bisa bersama ?" Tanya Kia.

Aisya sedikit memajukan wajahnya ia pun sedikit berbisik supaya Aishi tidak mendengar apa yang ia katakan. Bukan karna apa, ia takut Aishi merasa kecewa jika sampai ia tahu kenyataannya.

"Saya bekerja dengan pak Rasya untuk mengasuh putrinya," Bisik Aisya di telinga Kia.

Kia mengangguk mengerti. Lagi pula mana mungkin Aisya masih hidup, bukankah ia menyaksikan sendiri pemakaman Aisya dulu ?

"Itu apa Ci ?" Tanya Ara pada sepupunya.

"Oh, kata umi ini kue putu ayu. Mau ? Enak loh," ucap Ici menawarkan kue di tangannya.

"Astagfirullah, umi kamu ngambil kutu punyanya ayu, Ci ? Itu namanya nyolong Ci, gak baik kata bunda," jawab Ara.

"Kue putu, Ara. Bukan kutu !" sahut Aishi membenarkan.

"Iya kue putu punyanya ayu kan ? Nah umi kamu itu udah dosa Ici, karna udah ngambil kue putunya ayu," jawab Ara.

"Astagfirullahaladzhim. Bunda Kia, ini anak bunda ?" Tanya Aishi.

"Bukan, itu anak ayah Arkan," jawab Kia sekenanya. Ia pun sudah merasa jengah menghadapi sikap anaknya yang menurutnya sangat tidak umum.

Aisya sendiri sedari tadi tengah menahan tawa melihat tingkah dua bocah yang sangat menggemaskan itu, terlebih lagi anaknya Kia, sungguh anak terpenomenal seantrea pesantren.

"Bagi dong kue kutunya ! Gak papa deh nanti kalau ketemu sama ayu biar Ara yang minta izin," ucapnya.

"Ara sayang, kue putu ayu nak, bukan kutunya ayu," ucap Kia berusaha meluruskan.

"Bunda itu salah, ini kue putu ayu, bukan kutunya ayu," jawab Ara.

"Lah, kan bunda barusan bilang gitu."

"Gak, tadi bunda bilang kue kutunya ayu."

"Ara....."

"Apa ?"

"Sabodo theing !" Ucap Kia jengah.

🤣🤣🤣🤣🤣

**Yang gak ketawa, gak normal !!!

Happy Reading guys

Vote nya yak jangan lupa !

TBC**

1
Hera sasuwe
👍
Surati
bagus
Lia Dahlia
sumpah thor ngakak abis /Curse//Curse//Curse/ jangan" si arkan nih keturunan si disna ya thor, sumpah otak seperempat disna ada di ara/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ flashback cerita bul" dan si tukang pos disna yg suka anterin surat dari adam /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Curse//Curse//Curse//Joyful//Joyful/
Eti Eti
author nya rada2🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Cah Dangsambuh
dilema aku baca kak tapi emosi jiwa cuma ngebayangin aja rasanya dada ingin meledak moga para pembacanya ga pernah mengalaminya
Ghufira Alfiani Salsabila
terima kasih thor lanjut thor bagus cerita nya
aqifa naila
dilema pernikahan dah baca, baca sambil ngomel marah2 gak jelas gregeten Ama ceritae soalnya....🤭
nyari yg Satue gak ada disini.....mo buka aplikasi lagi Sik males ....🙏
Cah Dangsambuh
di part ini awalnya di bikin sport jantung eeeeee cuma mimpi,,,,yo wslah walaupun baru di sambung langsung di tamatin tapi ngepas alurnya,,,semoga karya selanjutnya tak kalah bagus dari ikrar cinta gus rasya,,,semangat kakak di tunggu ya
Lira: Cek profilku ya kak, Baca juga Dilema pernikahan
total 2 replies
Cah Dangsambuh
setaun cuti ya kak,,,,sampe dah ga ada pemberitauan kalo dah berlanjut,,,,🙏🙏
Ghufira Alfiani Salsabila
bagus thor lanjut thor cerita nya tapi malah sudah tamat semoga ada kelanjutannya thor
Ghufira Alfiani Salsabila: tak kira ada lanjutannya
total 5 replies
최리아
Maaf kak, menurunnya level karya bukan hanya dr segi pembaca saja, jadi jg salahkan mereka.
kakak sering bolong update saja udah bisa dipastikan bulan depannya level akan turun.
saran kalo mau level cepet naik, up tiap hari, max. bolong hanya 3hari/bulan jangan lebih.
jumlah kata jg bisa mempengaruhi.
Intan Sari
makasih banyak thor dh lanjutin kisahnya rasya.... sukses sll
Lira: cek novel terbaru ya kak, Dilema Pernikahan..
kalo berkenan, silahkan baca juga!
total 1 replies
Intan Sari
nah lok mimpi😁
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Ada baru, tp g bisa baca.. 🤧🤧🤧
Cemunguts z deh Thor
Lira: cek profilku ya kak, ada novel terbaru juga kok tetep di NT
total 4 replies
uhuuyyyyyy
Masya Alloh aq kira gk up lg thoorrrr🙈
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Alhamdulillah itu hanya mimpi....
Tp sayangnya langsung end...
Semoga, sukses di karya barunya, Thor
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Semoga, z itu hanya mimpi
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Rasya minta di sunat sama Ustadz Aqil lg kayaknya,biar g bnyak tingkah
Dwi Sati Sulsih
duh bacanya hati ku ikut cenut2, ikut kesel jga dg Gus Rasya, eh ternyata cuma mimpi, alhamdullah happy ending. ikut bahagia jga.
fifia
akhirnya happy ending
makasih thor cerita yg bgs
semangat untuk berkarya sll ya
Lira: cek novel terbaru ya kak, Dilema Pernikahan..
kalo berkenan, silahkan baca juga!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!