fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab. 19 rumah anak yatim dan inpormasi 4 kerajaan
Ke esokan hari nya tiba. Setelah istirahat seharian penuh fadli bangun dengan segar bugar. Ia lalu membuka status nya untuk melihat pemulihan mana nya.
(Status fadli)
Hp , 6000, mana 15.000. Skil penguat level 20. Skil penilai level 10. Skil panah air, skil abnormal perampas tidak memiliki level, item :, pedang karat, pedang kuning, tongkat sihir, dan gelang penyembuh.
"Hei.. kei mana kita tidak bertambah Kenapa? Bukan nya kemarin kita hampir kehabisan mana?" Tanya fadli penasaran.
Kei.." menjawab, tentu saja tidak bertambah karena kemarin kita mendapatkan skil perampas, jadi untuk urusan mana bekerja keras lah sendiri,"
Fadli, "hahaha.. lucu kei, sekarang aku mau mandi dan pergi ke serikat untuk mencari misi baru, oh iya kei uang kita ada berapa?"
Kei.." menjawab, 10.005.100 keping perak,"
Fadli, "banyak sekali ya, aku rasa sudah bisa membeli rumah. Tapi jangan dulu deh aku mau mencari tau kerajaan lain. Ada 4 kerajaan, matahari, air, tanah dan angin, kita sekarang ada di kerjaaan matari. Wajar saja panas setiap hari,"
Kei.. " hem.. masa sih gara- gara namanya kerajaan matahari jadi panas terus,"
Fadli sedikit tertawa mendengar itu. Ia lalu mandi, dan langsung pergi ke serikat. Saat masuk ke dalam ia terkejut melihat putri shopia ada di serikat bersama pengawal kesatria kerajaan.
Kenici memengang pundak fadli ,"katanya dia mau menemui kamu," ucap nya sambil menarik fadli.
"Ada apa putri," tanya fadli.
Shopia terlihat malu- malu, "anu aku mau minta maaf soal ulahku kemarin," jelas nya dengan nada pelan.
Fadli menepuk kepala tuan putri itu dan berkata, "bukan masalah,"
Melihat itu para kesatria kesal namun mereka menahan diri.
"Benarkan?" Tanya tuan putri itu memastikan.
"Ya bukan masalah, sekarang aku mau mencari misi dulu, sebaik nya tuan putri kembali ke kerajaan kasian para kesatria itu terlihat kerepotan," jelas fadli.
Fadli pun segera mencari misi di papan misi. Sementara itu tuan putri itu terlihat senang dan pergi kembali ke istana.
Di papan pengumuman fadli mencari misi yang cocok.
"Kamu berbeda jauh dari kemarin, kemarin seolah dirimu adalah orang lain," kata kenici tiba- tiba ada di belakang fadli.
"Begitu ya, sudahlah tidak usah di pikirkan, oh iya kenici misi ini apa? Tolong bantu memperbaiki rumah kami, tapi kamu tidak punya uang untuk membayar," tanya fadli bingung.
"Itu dari pengurus panti asuhan. Mungkin rumah mereka sudah rusak, yah.. kerajaan tidak akan peduli pada orang yang tidak berguna jadi wajar saja di biarkan," jelas kenici.
"Hah.. begitu ya, lalu sekolah apa?" Tanya fadli.
"Kalau sekolah memang gratis. Di bukan untuk semua orang termasuk rakyat jelata. Mungkin kerajaan ingin mencari anak berbakat yang bisa jadi kesatria atau penyihir . Tapi kebanyakan rakyat jelata memilih jadi petualang di banding kan bekerja di kerajaan," jelas kenici dengan santai.
Mendengar itu fadli lalu memutuskan untuk mengambil misi itu. "Di mana tempat nya?" tanya nya.
"Di timur di sana ada rumah kumuh besar yang sudah reyot," jelas kenici.
Fadli pun mengambil kertas itu dan pergi ke arah timur untuk melihat rumah rusak itu.
Sesampai nya di rumah kumuh yang di maksud fadli melihat banyak sekali anak yang sedang bermain di depan nya.
"Begitu ya. Ini memang rumah yang sangat besar namun kumuh dan reyot." Kata fadli dalam hati nya.
"Ada orang bertopeng aneh," kata salah satu anak di sana.
Fadli hanya tertawa saja. Ia lalu berjalan masuk ke rumah kumuh itu. Ia melihat banyak sekali anak yang berbaring karena sakit.
"Astaga rakyat jelata memang tidak di pedulikan oleh kerajaan ya," kata fadli dalma hatinnya.
"Amu.. anda siapa?" Tanya dalah satu pengurus.
"Aku petulang, ya meskipun masih rank c sih. Aku datang untuk memperbaiki rumah ini," jelas fadli.
Mendengar itu pengurus itu terkejut. Ia lalu membawa fadli menemui ketua dari pengurus anak- anak yatim itu.
"Terima kasih sudah datang ke sini. Genteng di atas bocor hanya itu saja yang kami minta," jelas ibu-ibu dari ketua anak yatim itu.
"Hem.. begitu ya, aku akan membantu memperbaiki rumah ini. Tapi aku ingin sesuatu, bukan uang tapi informasi dari 4 kerajaan di dunia ini," jelas fadli.
"Ya kami akan menjawab semua yang kamu tanyakan. Tapi aku mohon perbaiki dulu kebocoran nya, soal nya sebentar lagi akan ada badai," jelas ibu itu.
Fadli mengangguk ia berkata, "tunggu sebentar,"
Ia pun segera pergi ke pasar. Di pasar ia membeli 10 tenda besar. Ia juga membeli banyak makanan dan alat memasak. Setelah semua yang di butuhkan ia beli ia menemui tukang bangunan di kerajaan.
"Apa mau memperbaiki rumah jelek milik anak yatim di timu? Maaf kamu tidak mau kerja tanpa di bayar," jelas pemimpin tukang itu.
"Kalian sedang tidak ada keejaan kan? Ini 1 juta keping perak untuk kalian. Buat rumah itu menjadi layak huni," jelas fadli memberikan sekantong uang.
Melihat itu para tukang pun setuju, mereka akan datang besok dan mulai memperbaiki nya besok. Sementara fadli kembali ke rumah kumuh di timur itu.
Sesampai nya di rumah itu. Fadli mengeluarkan semua tenda. Ia meminta bantuan kepada seluruh. Pengurus panti. Setelah tenda berdiri anak- anak sakit di satukan di satu tenda. Sementara tenda lain untuk anak- anak lain.
"Aku rasa tenda ini cocok untuk beberapa minggu. Sekarang satu tenda untuk menyimpan makanan," kata fadli sambil masuk ke tenda lain.
Ia mengeluarkan semua makanan dan alat masak yang ia beli. Lalu berkata, "masak lah untuk anak- anak," para salah satu pengurus panti.
"Banyak sekali, ini bisa di makan untuk 1 tahun," kata pengurus itu terkejut.
Fadli hanya terseyum kecil saja. Ia lalu menghampiri pemimpin dari panti itu.
"Jadi tepati janji kamu," jelas fadli.
"Baiklah, anu.. makasih banyak telah memberi kami makanan. Dan juga kamu bilang rumah itu akan di perbaiki, terima kasih banyak aku tidak tau bagaimana caranya untuk membalas," jelas ibu ketua di panti itu.
"Tidak usah, sekarang mari kita bicara, jadi aku ingin bertanya bagaimana 4 kerajaan ini bisa terbentuk," jelas fadli.
Ibu itu pun menjelaskan, "dahulu hanya ada satu kerajan dan satu wilayah. Namun karena pertengkaran kerajaan ini di bagi menjadi 4, matahari, air, tanah dan angin, tapi setelah itu pelerangan terjadi selama ratusan tahun sampai sekarang. Sekarang masih bisa di anggap damai karena belum ada invasi lagi."
Fadli, "itu sudah cukup, sekarang apa kamu punya peta dunia? Dan juga buku sejarah kerajaan aku minta itu."
Ibu itu mengangguk dan segera memberikan nya kepada fadli. "Makasih banyak, oh iya ini ada sedikit uang yah.. hanya 2 juta keping perak sih, tolong jaga anak- anak itu sampai mereka bisa cari uang sendiri. Mungkin uang ini tidak akan cukup, tapi tolong jaga mereka, besok akan ada para pegawai yang akan membagun ulang rumah ini, sekarang aku permisi dulu," jelas fadli dengan santai.
Setelah fadli pergi salah satu pengurus berkata, "dia petualang yang baik sekali, tapi dia tidak mau menyebutkan nama dan juga memakai topeng,"
"Aku rasa dia punya alasan sendiri," jelas ketua pengurus itu.
"Anu. Makanan yang sia berikan sangat banyak, tapi kebanyakan daging, jadi bagaimana cara kita menyimpan nya?" Tanya pengurus itu bingung.
"Bukan masalah, kita simpan di ruang bawah tanah saja. Lalu kita pasang batu sihir es, kita beli kita memiliki uang dari pemberian petualang itu," jelas ketua pengurus itu.
Mereka pun segera membereskan makanan ke dalam ruang bawah tanah. Setelah itu mereka memasang batu sihir es, yang membuat daging- daging membeku. Di malam hari anak- anak makan daging dan berpesata, seluruh orang yang ada di sana terseyum lagi berkata fadli.
Sementara itu di penginapan fadli sedang membaca buku sejaran dengan santai.
"Kamu menyerap semua kan kei?" Tanya fadli memastikan.
"Ya informasi nya aku serap semua, bahkan aku juga sudah mengingat peta dunia ini," jelas kei.
"Baguslah kalau begitu, sekarang aku mau tidur ah cape," jelas fadli.
"Oh iya, laporan, keuangan kita habis banyak, sekarang tersisa 3 juta keping perak saja," jelas kei.
"Bukan masalah, selamat malam.. eh kamu berjaga ya aku aktipkan skil penilai," jelas fadli.
Kei.."okay, istirahat lah tuan,"
Fadli pun tertidur pulas setelah hari yang melelahkan itu.