NovelToon NovelToon
Diam-diam Jatuh Cinta Dengan Presdirku

Diam-diam Jatuh Cinta Dengan Presdirku

Status: sedang berlangsung
Genre:Office Romance / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Saat menghadiri perayaan kelulusan sang senior, Yurika dengan sengaja pura-pura mabuk dan mengakui perasaannya pada senior yang selama ini ia sukai.

Meski ia tahu bahwa ia harus menahan malu jika senior itu menolaknya, namun setidaknya ia harus menyelesaikan perasaannya.

Lalu.. tanpa di sangka..

"Oke.."

Yurika tak menyangka ia menyetujuinya, namun sesaat kemudian..

"Bisakah kita mengobrol di tempat lain? Ada banyak orang disini.."

Hari itu, saat sang senior mengantarkannya pulang, Yurika akhirnya sadar bahwa ia hanya menjaga martabatnya, tidak mungkin ia menyukai Yurika.

"Sepertinya perasaan ini memang harus berhenti disini.."

Dengan yakin Yurika memblokir seluruh kontak dari pria yang ia sukai.

Namun bagaimana jika ternyata pria itu menyukainya?

"Sial! Apa dia memblokirku setelah menyatakan cinta? Apa ia hanya bercanda?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Setelah makan malam berakhir, Futaka mengantar Yurika pulang.

Udara malam terasa sejuk. Lampu jalan memantulkan cahaya kekuningan di sepanjang trotoar yang mulai lengang.

Mereka berjalan berdampingan sambil mengobrol santai. Tiba-tiba Futaka melirik adiknya.

"Ngomong-ngomong."

"Hm?"

"Tidak ada yang mengejarmu di kantor?"

Yurika berpikir sejenak kemudian ia menggeleng.

"Kurasa tidak."

Futaka langsung mendecakkan lidah. "Orang-orang di kantormu tidak punya selera."

Yurika tertawa kecil dan menjawab, "Mereka pergi bekerja, bukan mencari pacar."

"Itu hanya alasan."

"Aku serius."

Futaka memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jaket.

"Kalau begitu bagaimana hubunganmu dengan bosmu?"

Yurika langsung tahu siapa yang dimaksud. Entah mengapa, topik itu membuatnya terdiam beberapa detik lebih lama.

"Hubungan atasan dan bawahan yang normal."

"Benar-benar normal?"

"Benar-benar normal." jawab Yurika dengan pasti.

Futaka tampak sedikit lega.

"Bagus."

Yurika menatap kakaknya dengan curiga. "Kenapa?"

"Tidak kenapa-kenapa." Namun ekspresi Futaka jelas menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak ia katakan.

***

Beberapa hari berikutnya berlalu dengan tenang.

Sampai Yurika menyadari sesuatu yang mulai terasa aneh.

Setiap pagi ketika tiba di kantor, selalu ada sekotak susu stroberi di atas mejanya.

Hari pertama ia menganggapnya kebetulan namun pasa hari berikutnya ia mulai merasa curiga, ia sudah yakin bahwa seseorang sengaja meninggalkannya di sana.

Karena tidak bisa meminum susu rasa stroberi, Yurika selalu memberikannya kepada rekan kerja di meja sebelah.

Pada akhirnya ia memutuskan untuk menyelesaikan masalah itu secara langsung.

Setelah meminta akun WeChat Leo dari salah satu rekannya, ia segera mengirim pesan.

[Jangan kirim susu lagi.]

Beberapa detik kemudian ia menambahkan pesan lain.

[Aku tidak minum susu stroberi.]

Yurika memilih berbicara terus terang. Ia tidak suka memberikan harapan yang salah kepada orang lain.

Terlebih lagi, meskipun tidak terlalu berpengalaman dalam urusan percintaan, ia tahu bahwa Leo bukan tipe pria yang membuatnya tertarik.

Belum sempat menerima balasan, Joshua muncul dan memanggil semua orang untuk menghadiri rapat.

Ruang rapat segera dipenuhi karyawan dari berbagai departemen.

Yurika duduk di kursinya sambil membuka laptop. Tak jauh darinya, Leo juga sudah berada di tempat.

Sementara itu, di bagian paling depan ruangan, Austin memimpin jalannya rapat.

Seperti biasa, pria itu tampil rapi dan profesional.

Setelan gelap yang dikenakannya membuat aura dinginnya semakin kuat. Tatapannya tertuju pada layar presentasi, sementara suaranya terdengar tenang dan tegas saat menjelaskan berbagai hal.

Austin tidak pernah berbicara bertele-tele. Setiap kalimat yang keluar darinya selalu langsung menuju inti persoalan.

Mungkin itulah alasan mengapa rapat yang dipimpinnya selalu berjalan efisien.

Setelah seluruh poin penting selesai dibahas, rapat pun berakhir dan orang-orang mulai meninggalkan ruangan satu per satu.

Yurika baru saja melangkah keluar ketika Leo menghampirinya.

"Aku baru membaca pesanmu."

Yurika mengangguk pelan. "Hm."

Ekspresi pria itu terlihat sedikit canggung. "Maaf. Aku tidak tahu kau tidak suka susu stroberi."

"Tidak apa-apa."

"Lain kali aku bisa membelikan minuman yang kau suka."

Yurika langsung menggeleng. "Tidak perlu."

Leo terdiam. Ia seolah masih ingin mengatakan sesuatu, namun Yurika lebih dulu menatapnya dengan ekspresi serius.

"Kita hanya rekan kerja."

Kalimat itu sederhana tetapi cukup jelas untuk dipahami siapa pun.

Leo akhirnya tersenyum pahit. "Baiklah."

Setelah percakapan itu selesai, Yurika kembali ke mejanya dan melanjutkan pekerjaan. Namun tidak lama kemudian, layar ponselnya tiba-tiba menyala.

Ia mengira itu pesan dari keluarganya, tapi ketika melihat nama pengirimnya, ia langsung terkejut.

Austin: [Yurika.]

Hanya satu kata tetapi cukup membuatnya duduk lebih tegak.

[Ada apa, Pak Austin?]

Balasan datang beberapa saat kemudian.

[Apakah HR menjelaskan semua peraturan perusahaan saat hari pertamamu bekerja?]

Yurika mengernyit bingung.

[Peraturan yang mana?]

Setelah itu tidak ada balasan.

Dua menit berlalu, kemudian sebuah pesan suara masuk.

Perasaan aneh muncul dalam hati Yurika. Ia menekan tombol putar dan menempelkan ponsel ke telinga.

Suara Austin terdengar rendah dan tenang.

"Perusahaan tidak mengizinkan hubungan romantis di kantor."

Yurika langsung membeku. Beberapa detik ia hanya menatap layar tanpa berkedip.

'Apa maksud pesan ini? Apakah Austin melihat aku yang tadi sedang berbicara dengan Leo? Ataukah itu hanya kebetulan?'

Saat pikirannya dipenuhi berbagai kemungkinan, suara Joshua tiba-tiba terdengar.

"Yurika."

Ia buru-buru menyimpan ponselnya.

"Ya?"

"Ikut aku."

1
partini
good story
partini
pangeran datang
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat yaa kak authorrrr jangan pelit pelit update ahhh....🤭🤭🤭
yg banyak atuhhhh kak othor update babnya 😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
ciyeeee... Austin yg mulai kesemsem sama yurika . gassss lohhhh... nanti Yuri docaplok cwo lain kan mode Tsundere nya keluar😁😁😁😁
partini
lanjut
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat update yaaa
lanjuuutttt 💪💪💪💪👍
dome🌬️🌀🌀🌀
kak authorrrr jangan lama update nya yaaa... ditunggu lohhhh

yg banyaaakkkk banyaaakkkk 😁👍
dome🌬️🌀🌀🌀
ada apa ini ???

ada mantan yg lagi sok pamer bang Austin... berasa dia cwo yg paling diminati para kaum hawa🤣🤣🤣🤣
padahal kesuksesan dia karna domplengan cwe dengan status anak manager. baru manager dah berasa CEO 🤣🤣🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
kaannn... manis kan interaksi Yuri dan Austin... aahhhh. sumpah gemes banget dehhh.. Yuri yg kurang peka dan Austin yg kalem santai tapi diap2 perhatian
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat thor💪💪💪
Lynn_: Amin😇😇
total 5 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
hubungan cinta mereka yg polos ini sangat manis sumpah. setiap baca pokoknya berasa aku yg malu malu. liat tingkah polos Yuri dan Austin yg tenang kalem tapi kesannya menggoda iman... awaww...awwww...awwww
gemesss liat pasangan ini
aku yg cengengesan 🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
keren banget sih Thor bikin cerita yaaa..JD gwmesssss😍😍😍
Lynn_: Makasih dukungannya kak😄
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
tau ga sih Thor setiap bab bacaan berasa kayak setiap kata kata sentuhan prilaku bahkan penjabaran tentang menatap atau tatapan berasa banget ada sensasi sensual nya😄😄😄

kok aku loh yg malah jadinya baperan 😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat kak authorrrr... semangat selalu 😁😁😁👍👍ada yg beli
dome🌬️🌀🌀🌀
waahhhh,,,, ternyata pak bos matanya jeli bener kalau berhubung dengan yirika🤣🤣🤣..pake alesan ga boleh ada hubungan romantis antar karyawan 🤣🤣
modus mu austin😄😄
makanya kali suka yonthe poin aja
gasssssssss
ntar Embay cwo lain murka lagi😁😁😁
partini
kita lihat apa ada yg cemburu
partini
cembukur
Alvia Vi
kok cm dikit up ny thor
🤭
Alvia Vi
thor ,seperti apa hub an mereka ber dua tidak ad kejelasan,ap pacaran atau seperti ap ??
terlalu kaku🙏
Alvia Vi: ok siappp thor
total 2 replies
Alvia Vi
wahhhh😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!