NovelToon NovelToon
Jeratan Cinta & Dendam

Jeratan Cinta & Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Obsesi / Roman-Angst Mafia
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Irma Nirmala

Alicia Roses hidup di panti asuhan sejak dia berumur lima tahun, setelah kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan.


Bibinya Melinda Stone merampas seluruh harta warisan milik Alicia dan membuang Alicia kecil ke panti asuhan.

Hidup selama dua puluh lima tahun dengan membawa dendam, untuk memuluskan rencana balas dendam nya Alicia menerima lamaran dari pria yang sangat terobsesi dengan nya.

Revano Ace Draco pria gila yang memiliki kekuasaan mengerikan di dunia gangster.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Nirmala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

...****************...

Malam sudah sangat larut.

Lampu di apartemen Alicia Roses masih menyala terang.

Di ruang kerjanya, beberapa layar monitor menampilkan berbagai dokumen dan diagram rumit.

Blueprint teknologi.

Algoritma sistem keamanan.

Catatan penelitian.

Semua berkaitan dengan satu hal.

PROJECT HELIOS

Alicia duduk di kursinya sambil menatap layar laptop dengan mata yang mulai lelah.

Jarinya masih bergerak di keyboard.

"Jika Helios benar-benar ada dan disembunyikan oleh ayah di suatu tempat"

"Harusnya ada petunjuk lain."

Ia membuka satu file demi file yang ditinggalkan oleh ayahnya.

Namun semakin lama ia membaca

semakin banyak teka-teki yang muncul.

Beberapa catatan Adrian Roses bahkan seperti ditulis dengan sandi yang sangat kompleks.

Alicia menghela napas panjang.

"Kenapa ayah membuatnya serumit ini"

Ia bersandar di kursinya.

Layar monitor memantulkan cahaya biru ke wajahnya yang terlihat letih.

Beberapa menit berlalu.

Namun Alicia tidak lagi mengetik.

Matanya justru menatap kosong ke arah layar.

Pikirannya perlahan melayang ke masa lalu.

Ke masa yang sangat jauh.

Ke masa ketika hidupnya masih sederhana.

Dua puluh tahun yang lalu.

Langit musim panas sangat cerah.

Angin hutan berhembus lembut di antara pepohonan pinus.

Di tepi sebuah danau terpencil yang airnya sangat jernih, sebuah keluarga kecil sedang menikmati piknik sederhana.

Seorang gadis kecil berusia sekitar lima tahun berlari di atas rumput sambil tertawa.

Gadis kecil itu adalah Alicia kecil.

"Papa! Papa!"

Seorang pria dengan wajah hangat tertawa sambil memanggilnya.

"Alicia, hati-hati!"

Pria itu adalah Dr. Adrian Roses.

Di dekat mereka duduk seorang wanita cantik yang sedang menata makanan di atas tikar piknik.

Wanita itu tersenyum lembut.

"Ia selalu terlalu bersemangat."

Adrian tertawa kecil.

"Itu karena dia mirip denganmu."

Wanita itu pura-pura kesal.

"Adrian!"

Alicia kecil berlari kembali sambil membawa kerucut pinus.

"Papa lihat!"

Adrian berlutut di depannya.

"Apa itu?"

"Aku menemukan harta karun!"

Adrian tertawa.

"Harta karun?"

Ia kemudian berkata dengan nada misterius.

"Kalau begitu mari kita simpan dengan baik"

"Bagaimana kalau kita membuat permainan?"

Alicia kecil langsung antusias.

"Permainan apa?!"

" Apa itu menyenangkan..?" ucapnya dengan penuh antusias.

Adrian mengeluarkan sebuah tabung logam kecil dari tasnya.

Alicia menatapnya dengan penasaran.

"Apa itu?"

Adrian berkata sambil tersenyum.

"Ini namanya tabung waktu."

Alicia memiringkan kepalanya.

"Tabung waktu?"

Ibunya ikut tertawa kecil.

"Itu permainan yang seru."

Adrian menjelaskan dengan penuh semangat.

"Kita akan memasukkan benda-benda berharga ke dalam tabung ini."

"Lalu kita menguburnya."

Alicia bertanya polos.

"Kenapa dikubur?"

Adrian mengusap kepala putrinya.

"Supaya suatu hari nanti"

"Ketika Alicia sudah besar dan merindukan masa lalu"

"Kita bisa kembali ke sini dan menggali harta itu bersama."

Mata Alicia kecil langsung berbinar.

"Seperti petualangan! Mencari harta Karun."

Adrian tertawa.

"Tepat sekali."

Ibunya berkata lembut.

"Kalau begitu kita harus memilih barang yang penting."

Alicia berpikir keras.

Lalu ia memasukkan sesuatu ke dalam tabung.

Sebuah pita rambut kecil berwarna biru.

Adrian memasukkan sebuah foto keluarga mereka.

Ibunya menambahkan koin perak kecil.

Setelah itu Adrian menutup tabung logam itu rapat.

"Alicia.."

Ia menunjuk ke arah sebuah pohon pinus besar di dekat danau.

"Kita akan menguburnya di sana."

Alicia kecil mengangguk penuh semangat.

"Ayo!"

Mereka bertiga berjalan menuju pohon pinus itu.

Adrian menggali tanah dengan sekop kecil.

Lubangnya tidak terlalu dalam.

Cukup untuk menyimpan tabung itu.

Adrian kemudian menyerahkan tabung logam itu kepada Alicia.

"Ini tugas penting."

Alicia memegangnya dengan serius.

"Aku yang menguburnya?"

Adrian tersenyum bangga.

"Ya."

Alicia memasukkan tabung itu ke dalam lubang.

Adrian lalu menimbunnya kembali dengan tanah.

Setelah selesai Adrian berkata sambil menunjuk tanah itu.

"Ingat tempat ini."

Alicia kecil mengangguk kuat-kuat.

"Di bawah pohon pinus!"

Adrian tertawa.

"Benar."

Ia lalu berkata dengan nada hangat.

"Suatu hari nanti kita akan kembali."

...----------------...

Di apartemen masa kini..

Alicia tiba-tiba membuka matanya.

Ia duduk tegak di kursinya.

Matanya melebar sedikit.

"Tabung waktu.."

Potongan memori itu muncul begitu jelas.

Pohon pinus.

Danau.

Hutan.

Alicia berdiri perlahan dari kursinya.

Jantungnya mulai berdetak lebih cepat.

"Ayah selalu menyukai teka-teki."

Ia berjalan kembali ke meja dan membuka laptopnya.

Peta hutan langsung muncul di layar.

Alicia berbisik pelan.

"Danau terpencil itu"

Ia mulai memperbesar area peta.

Beberapa detik kemudian.

Ia menemukan sesuatu.

Sebuah danau kecil yang hampir tidak tercatat di peta wisata.

Terletak jauh di dalam hutan pinus.

Alicia menatap layar dengan mata tajam.

"Tidak mungkin itu berhubungan"

Ia mengingat kembali kata-kata ayahnya dulu.

"Suatu hari nanti kita akan kembali."

Alicia menghela napas perlahan.

Lalu sudut bibirnya terangkat sedikit.

"Jadi begitu"

"Petunjuk pertama."

Ia menutup laptopnya.

Tatapannya kembali penuh tekad.

Jika tabung waktu itu masih ada

mungkin di dalamnya terdapat sesuatu yang jauh lebih penting dari sekadar kenangan masa kecil.

Mungkin saja

kunci menuju Proyek Helios.

Atau rahasia besar lainya.

...****************...

1
yula
lama banget up thor
yula
💪💪💪💪💪 thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!