NovelToon NovelToon
Pelakor Berkerudung

Pelakor Berkerudung

Status: tamat
Genre:Poligami / Konflik etika / Pelakor / Tamat
Popularitas:271.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi wahyuningsih

Kebahagiaan ku membuatku buta hingga mengabaikan kenyataan yang sesungguhnya, dan itu amat menyakitkan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi wahyuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang ke Rumah Ayah dan Ibu

Marah, aku sungguh marah tapi bibirku terkunci dengan rapat. Netraku lelah menatap pria yang saat ini mulai terus menunjukkan punggungnya. Di dalam hati masih takut akan perpisahan, tapi perasaan sakit hati ini jelas aku butuh pelampiasan.

Begitu suamiku pergi, air mataku luluh lantah tak bisa aku tahan lagi.

“Ya Allah, kenapa tidak buat aku mati saja, sih?!” protes ku kesal.

Entahlah, sepertinya aku benar-benar sangat frustasi karena merasa semakin tak dianggap oleh suamiku. Aku marah sekali, aku ingin melampiaskan kekesalan ku itu, khilaf sudah aku saat itu.

“Mati saja Leora, ayo mati!” ucapku sembari mulai membenturkan kepalaku ke dinding dengan keras.

Dug dug dug dug

Sakit memang, tapi aku sama sekali tidak peduli, berharap segera kepalaku pecah, darahku mengalir, dan mati seketika. Namun, sampai kepalaku memar dan sedikit berdarah aku masih belum mati, tapi aku lelah membenturkan kepalaku. Aku melihat jarum jahit yang ada di dekat tumpukan sampel bahan yang ada di meja televisi. Aku bangkit, dengan segera ku ambil jarum itu dan aku tusukkan di jariku.

Bodoh, mungkin itu adalah kata yang paling tepat menggambarkan tentangku. Aku bukanya menusukkan jarum itu pada urat nadi di pergelangan tanganku, aku justru menusuknya di ujung jariku. walaupun memang berdarah dan sakit, aku tetap melanjutkannya sampai suara tangis Gozel pecah.

Oek oek oek

Deg!

Aku berhenti menusuk jariku, aku tersadar dengan hal bodoh yang sedang aku lakukan. Cukup banyak darah darah yang keluar dari ujung-ujung jariku. Namun, suara putriku terlalu menggelegar dan Sepertinya dia sedang kesakitan entah apa yang membuatnya menangis sangat kencang seperti itu.

Mengabaikan jemariku yang berdarah-darah, bergegas aku berlari untuk masuk ke dalam kamarku dan melihat Bagaimana keadaan putriku.

“Cup, sayang...” ucapku panik.

Dengan segera kuangkat tubuh putriku dengan hati-hati, Aku memastikan tidak ada luka di tubuh putriku. Aku masih belum yakin Meskipun tidak ada bekas apapun di tubuh putriku. Kembali aku meletakkan putriku dengan hati-hati di atas tempat tidur yang biasa aku gunakan bersama dengan suamiku. Setelah itu, aku pergi menuju ke tempat tidur putriku dan memastikan benar apakah ada binatang berbahaya yang menggigit putriku sampai putriku menangis atau tidak. Nyatanya, sampai aku membongkar tempat tidur putriku, aku masih tidak menemukan apapun.

“Gozel...” panggilku pelan kepada putriku.

Aku menangis, tapi kali ini aku menangisi apa yang baru saja aku lakukan. Aku kembali tersadar saat melihat selimut putriku yang aku angkat karena panik untuk mencari Apakah ada binatang berbahaya di sana atau tidak. Selimut putriku terkena noda darah dari jemariku barulah aku tersadar, mungkin saja putriku menangis karena dia bisa merasakan Ibunya sudah gila dan hampir saja membunuh dirinya sendiri.

Aku berbalik menatap putriku, berjalan dengan cepat menghampirinya lalu membawanya ke dalam pelukanku. “Ya Allah, maaf. Maaf ya sayang? Maaf, ibu tadi pasti terlalu banyak memikirkan tentang Ayahmu.” ucapku pelan.

Ku timang putriku dengan menggoyangkan gendonganku perlahan, tak berapa lama putriku mulai tenang.

“Sepertinya aku bisa makin gila,” gumamku.

Sejenak aku berpikir, jelas aku membutuhkan waktu untuk bisa tenang, dan ketenangan itu bisa aku dapatkan saat aku tidak berada di rumah kontrakanku untuk sementara waktu ini.

Tanpa berpikir panjang lagi, aku putuskan untuk pergi ke rumah kedua orang tuaku. Walaupun pada akhirnya aku harus menceritakan apa yang terjadi, nyatanya aku juga tidak akan pernah mungkin bisa menyembunyikan tentang hal ini selamanya dari kedua orang tuaku.

Ku ambil saja beberapa helai pakaian, jelas aku tidak bisa membawa sebanyak yang aku inginkan karena aku juga harus membawa pakaian putriku yang jauh lebih banyak.

Tak lagi memikirkan soal penampilanku hari itu, aku segera memesan taksi online dan pergi menggunakan taksi online tersebut sampai ke rumah kedua orang tuaku.

Sekitar 2 jam lebih, akhirnya aku bisa sampai di rumah kedua orang tuaku dengan selamat bersama dengan putriku.

“Astagfirullah!” ucap Ibuku kaget saat dia membukakan pintu, dan mendapati ku berdiri di depan pintu sembari menggendong putriku. Namun, sepertinya yang membuat Ibuku sampai istighfar seperti itu adalah penampilanku yang sangat kacau.

“Ya Allah nak, dahimu kenapa?!” tanya Ibuku, Dia benar-benar terlihat sangat takut sampai-sampai tangannya yang ingin menyibakkan rambut di dahiku gemetaran.

Lupa, aku benar-benar sangat lupa bahwa sebelumnya aku juga terus membenturkan kepalaku ke dinding rumah kontrakan. Saat aku membenturkannya, aku juga ingat membenturkan dahiku beberapa kali cukup kuat.

“Apa Arthes melakukan kekerasan padamu?” tanya Ibuku, sorot matanya jelas bersiap akan menunjukkan kemarahannya jika memang benar luka yang ada di dahiku itu diperbuat oleh suamiku. “Ayo, cepat masuk!” titah Ibuku yang tak ingin mendengarkan jawaban dari aku lebih dulu.

Ibuku langsung mengambil putriku dari gendonganku, dia memintaku untuk segera duduk.

“Ayah!” Panggil ibuku, dia berjalan ke sana kemari mencari keberadaan ayahku.

Air mataku jatuh, aku sungguh sedih melihat orang tuaku yang begitu sangat mengkhawatirkan ku. Ya Allah, demi Allah aku benar-benar menyesal telah menyakiti diriku sendiri. Ternyata, bukan aku yang kesakitan saat aku begitu egois, dan jahat kepada diriku sendiri. Melainkan, anak dan juga keluarga yang menyayangiku. Mereka jelas merasakan sakit dan marah yang pasti akan jauh lebih daripada yang aku rasakan.

“Ra,” panggil Ayahku panik, dia berjalan sampai ngos-ngosan untuk melihat bagaimana keadaanku. “Astaghfirullahalazim, ya Allah....” Ayahku benar-benar terlihat sangat sedih melihat keadaanku, matanya memerah menahan tangis.

Ya Allah, tolong maafkanlah perbuatan ku...

Ku peluk langsung Ayahku, aku harus mencoba untuk menenangkan Ayahku agar ayah dan juga ibuku tidak terus salah paham.

“Ayah, maaf ya? Ara yang salah, Ara yang menyakiti diri sendiri. Maaf, Ara tidak pikirkan perasaan Aya dan Ibu saat melakukan,” ucapku pilu.

“Ya Allah, nak! Memangnya kenapa sampai kau menyakiti dirimu sendiri sampai bonyok seperti itu?” tanya Ibuku sembari menangis. Untungnya, Gozel yang ada di dalam gendongan ibuku sama sekali tidak menangis, entah dia merasa nyaman di dalam gendongan Ibuku entah apa alasannya aku sendiri tidak terlalu paham.

Pada akhirnya, aku menceritakan kepada kedua orang tuaku tentang masalah rumah tanggaku yang menyedihkan itu.

Ayahku nampak sedih, rahangnya mengeras Sepertinya dia benar-benar menahan kemarahan juga. Sedangkan Ibuku, dia lemas sampai tidak bisa berkata-kata. Air mata yang jatuh dari mata mereka jelas sudah menunjukkan betapa sakitnya hati kedua orang tuaku.

“Yah, Ibu, maaf aku aku datang dengan keadaan rumah tanggaku yang seperti ini, aku tidak berniat minggat atau apalah itu. Aku cuma butuh sebentar saja waktu untuk tenang,” ucapku pilu.

Ibuku menyeka air matanya. “Kalau orang tua melarang anaknya datang saat rumah tangga anaknya dalam masalah, lantas apa gunanya kami sebagai orang tua? Meskipun sudah menikah, kau juga masih tanggung jawab kami, Ara!”

1
wlychr
prestasi💪
Sulati Cus
bsgus
sukensri hardiati
kok malah kayaknya rena yg jadi korban yg perlu dikasihani sih..
sukensri hardiati
blokir tu no. mertua
Endang Supriati
hampir semua penulis selalu menggambarkan bahwa surga snak laki ditelapak ibunya. benar begitu, tetapi konsep dlm ajaran islam tdk begitu anak hrs menuruti semua perintah ibunya. klu perintah nya tdk sesuai dgn syariat islam juga bisa masuk nerala. krn anak laki ketika menikah hrs tanggung jawab dunia akherat terhadap istrinya. org tua menyuruh anaknya bercerai dan menikah lagi itu adalah zholim dan dosa besar. krn setelah menikah yg diutamskan adalah istri dan anak2nya baru orgtuanya. tanys ustad !! jd klu setelah menikah hrs turutin perintah orang tuanya salah besar! apalagi perintah yg mendorong dia masuk neraka. anak laki bertanggung jawab ke pada org tua nya adalah tentang sandang dan pangan hingga mereka mati. bukan menuruti perintah yg zholim. buat ates juga bukan laki2 sejati, klu sdh menikah msh mendengarkan dan ikuti perintah ibunya sdh salah apalagi perintah yg menghancurkan tanggung jawabnya.
Endang Oke
sy ngalamin seperti gozel.bpk ku menikah lagi dan menceraikan ibuku.sy msh umur 2 thn.
sama ibuku di bawah pergi ke Jakarta dr Jogjakarta. sampai lulus sma sy baru nyari bpkku, bukan apa2 minta tabggung jawab utk kuliah thn 80 an. ketemu minta niayackuliah.dia sfh bahagia dgn pelakor dan anak2nya.
sakit hati dan dendam, sy tdk pernah menyalahkan ibunsy. sy juga perempuan bisa merasakan sakit hati ibu. setelah lulus kuliah sy kerja diperusahaan besar. dan sy sdhbtdk pernah liat dan datang lg kerumah bpk saya . tdk sudi banget..dpt kabar bpk koma pemhulih darah pecah 3 bln di rscm. sy tdk pernah datang utk liat.najissssssss. di hubungi oleh kakaknya bpk.klu bpk sy mau ketemu. udh sakratul maut. dg terpaksa sy datang. sy bisikin apa coba.. cepat matilah kau pejaga neraka sdh nunggu. bpk sy menangis dlm koma. emang gw fikirin!!! 2 hr kemudian mampus tuh org tua. dikabarin. sy tdk datang..sudi amat sampai skrg saya tdk pernah ziarah.
Husna Farahdiba
maap kak author tp ttp gak masuk akal sih punya 13 toko baju gak mampu bli rumah cash secara pasti omsetnya bnyk,klopun omset sedikit pasti hnya punya 1 atau 2 toko klo sudah lebih dr 5 dipastikan usaha tsb maju...
Dewi: aku mantan pegawai toko fashion, mantan bosku pun gak punya rumah/sewa tahunan 😂
total 1 replies
Husna Farahdiba
Thor kok punya 13 toko baju di 3 mol tp tinggal di Kontrakan sepertinya kurang masuk akal, walaupun hnya rumah sederhana pasti punya sendiri,masa punya toko baju bnyk tp gak mikirin rumah,untuk kehidupan anak istrinya
Yulia Hariyono
Luar biasa
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
otw lah aq🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Dewi: ditunggu kak ❤️
total 1 replies
elindha azzahra
sebenarnya nama suaminya arthes atau arshen se
elindha azzahra
dih biarin aja si arshen gila sukurin
elindha azzahra
dasar laki lemes mulutnya, apa2 bilang ke emaknya amit2
elindha azzahra
nyesek bgt rasanya
elindha azzahra
memang tidak ada larangan poligami, tp ya sebelumnya izin dulu sama istri pertama lah ne mah merebut namanya
elindha azzahra
Luar biasa
elindha azzahra
asli nyesek bgt😭😭
Rahmawati
bagus ceritanya
Seven8
boleh juga usulnya.. tinggal survey lapangan /CoolGuy/
Tri Lani
greget sama yang namanya pelakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!