Disha Aveyra adalah gadis berusia 17 tahun yang baru saja lulus sekolah menengah atas, rejekinya cukup bagus karena dia baru saja di terima kerja di sebuah perusahaan besar, meski hanya sebagai cleaning servis tetapi Disha sudah sangat bersyukur karena dia bisa kerja.
Sejujurnya Disha tidak di terima mengingat usia Disha yang masih termasuk kategori di bawah umur tetapi Disha memperlihatkan kartu tanda penduduk miliknya yang mengatakan jika dia sudah cukup umur sehingga dirinya di terima.
Perusahaan yang menaungi Disha adalah perusahaan besar dan Disha di tugaskan sebagai cleaning servis di lantai satu sampai dua sedangkan untuk lantai selanjutnya di bersihkan oleh cleaning servis lainnya.
Hingga kejadian dimana Disha merasa dunianya hancur saat kejadian itu terjadi, kejadian yang merenggut mahkota berharganya sebagai seorang perempuan, kejadian yang membuatnya merasa tidak layak untuk berjalan di dunia ini lagi.
Soo... bagaimana kelanjutan? Silahkan langsung cek yaa biar nggak kepo hehe... dan semoga suka dan tidak lupa juga buat ninggalin jejak buat author.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Disha yang Polos 2
Luigi bangun dari tidurnya dan menatap wajah cantik istrinya yang begitu alami, haruskah dirinya bersyukur dengan kejadian malam itu dimana dirinya mengambil harta berharga Disha? atau dirinya harus merasa bersalah? sejujurnya Luigi merasakan keduanya tetapi Luigi berpikir jika kejadian itu tidak terjadi maka dirinya tidak akan bertemu Disha yang imut dan cantik, Luigi sungguh tidak sabar dengan kelahiran calon buah hati mereka, entah itu perempuan atau laki-laki maka Luigi akan menerimanya dengan senang hati.
'Good morning sayang" Luigi kembali mencium bibir Disha untuk kesekian kalinya
Luigi akui pesona Disha begitu kuat untuk memikat hatinya, apalagi setelah Disha diketahui tengah mengandung maka bertambah besar pula perasaan Luigi pada Disha.
Tanpa mau membangunkan Disha, Luigi bangkit dari ranjang langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena pagi ini dia ada meeting dengan salah satu relasi penting dari Inggris.
Setelah selesai mandi Luigi langsung keluar dari kamar mandi dan melihat istri kecilnya tengah menyiapkan pakaian untuknya hari ini.
'Sudah bangun sayang?" tanya Luigi memeluk Disha dari belakang
'Good morning son, apa kamu baik-baik saja di dalam sini" Luigi mengelus perut Disha yang mulai membuncit menandakan jika calon buah hati mereka baik-baik saja
'Aku baik Daddy, apa tidak ada ciuman untukku pagi ini" Disha mengucapkannya dengan suara seperti anak kecil membuat Luigi terkekeh karena merasa lucu
Luigi membalikkan tubuh Disha kemudian Luigi menurunkan tinggi badannya hingga wajahnya berhadapan langsung dengan perut Disha.
'Daddy menyayangi kamu son" Luigi mencium perut Disha
Akhirnya Luigi memakai baju kerjanya di bantu Disha tetapi saat memasang dasi Disha menampilkan wajah sedihnya.
'Why baby?" tanya Luigi bingung saat melihat wajah sedih Disha
'Aku sungguh kecil berhadapan langsung dengan mu" Disha meneteskan air matanya
Luigi hanya bisa tersenyum tipis, istrinya itu memang sangat berlebihan sejak dirinya hamil, begitu sensitif pada sesuatu tetapi Luigi dapat memaklumi dan paham akan semuanya.
'Tidak apa-apa sayang, aku suka dengan tinggi tubuhmu, oh iya Mommy ingin mengajakmu pergi ke spa apa kamu mau ikut?" tanya Luigi mencoba mengalihkan pembicaraan agar istrinya tidak larut dalam kesedihan
'Apa boleh?" tanya Disha dengan wajah menggemaskan
'Tentu boleh sayang, tetapi berhati-hati lah, jaga dirimu dan calon baby kita, kamu paham kan sayang" Luigi mengecup kening Disha
'Umm... aku paham" Disha begitu senang bisa keluar bersama ibu mertuanya
'Mandilah Sayang, aku akan menunggu" ucap Luigi dan Disha menganggukkan kepalanya
Disha keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk yang melilit di tubuhnya, Luigi yang melihat menelan ludahnya susah payah.
Setelah menikah Luigi tidak bisa menahan nafsunya jika berdekatan dengan Disha, apalagi sejak kehamilan Disha bentuk tubuh Disha berubah, beberapa bagian tubuh Disha nampak berubah membuatnya sangat suka apalagi dengan kedua benda padat nan kenyal itu, Luigi sungguh menyukainya.
'Kemari lah sayang" panggil Luigi dengan suara serak
Disha yang polos hanya menurut dan tidak tau maksud dari suaminya yang mesum itu, baginya perkataan suami adalah hal yang tidak boleh di tentang, dia belajar dari Bunda pantinya dulu jika telah menikah maka tidak boleh menolak keinginan suami, sungguh Disha yang polos.
'Baiklah ke sini" Luigi menepuk pahanya membuat Disha mengerutkan keningnya
'Aku belum pakai baju" Disha mengerjabkan kedua mata bulatnya semakin membuat Luigi panas
'Tidak apa-apa sayang, duduklah" Luigi sekuat tenaga menahan nafsunya
Disha mengangguk polos dan duduk di pangkuan Luigi yang menyuruhnya menga*ngkang, sungguh Disha tidak nyaman seperti ini.
'Kamu kenapa sayang?" tanya Luigi melihat wajah tidak nyaman Disha
'Sepertinya aku menduduki kayu" ucapnya polos
'Kayu?" tanya Luigi bingung
'I...iya, rasanya menusuk-nusuk di bawah" ucapnya kembali dengan wajah polosnya
Luigi membulatkan bola matanya mendengar ucapan istrinya, sungguh Disha begitu polos, apa tidak bisa membedakan mana kayu dan mana junior kecilnya.
'Sayang, kita sudah beberapa kali melakukannya tetapi kenapa kamu masih belum hafal dan kenal dengan juniorku?" ucap Luigi frustasi
bolehkah Luigi mengikat Disha sekarang? Luigi takut Istrinya akan di perdaya oleh orang-orang jahat jika berkeliaran di luar sana, untung saja dia langsung mengikat Disha dengan status pernikahan jika tidak maka Luigi tidak bisa menapik bahwa orang-orang jahat akan memperdaya Disha.
'Apa kamu punya junior? aku baru tau" Disha sebenarnya tidak nyaman di bawah sana
'Apa kamu ingin mengenalnya lebih jauh?" tanya Luigi menampilkan wajah liciknya
'Apa boleh?" Disha ingin mengetahui apapun yang berhubungan dengan suaminya
'Tentu sangat boleh sayang" Luigi menggendong Disha dan mendudukkannya ke atas ranjang
'Apa yang Kakak lakukan?" tanya Disha bingung saat melihat Luigi membuka gesper miliknya
'Tentu untuk memperkenalkan JUNIOR milikku sayang, bukankah kamu ingin berkenalan dengannya" Luigi tetap menjalankan rencana liciknya apalagi melihat wajah menggoda Disha membuatnya panas di pagi hari
Disha membulatkan bola matanya saat melihat milik Luigi yang kini telah berdiri sempurna sedangkan Luigi menampilkan wajah penuh nafsunya.
'Sentuh lah sayang, bukankah kamu ingin berkenalan dengannya" Luigi mengarahkan tangan Disha ke arah miliknya yang telah berdiri sempurna
'D..Disha m...mau pakai baju" Disha merutuki dirinya yang begitu polos tidak paham dengan apa yang suaminya katakan mengenai junior
'Sayang, juniorku telah berdiri bukankah seharusnya kamu menidurkannya" Luigi menampilkan wajah sedih dan frustasinya
'Tapi Disha ....
CUP
Luigi langsung membungkam mulut Istrinya, sejak tadi dirinya telah bersabar agar tidak melahapnya, Disha sungguh menyimpan perekat yang mampu membuatnya tidak lepas dari jangkauan.
Akhirnya Luigi melakukannya pagi itu tetapi masih dalam batas wajar mengingat istrinya tengah mengandung buah hati mereka, sedangkan Disha hanya bisa pasrah dan Disha akan belajar agar tidak jadi wanita polos yang bisa di perdaya oleh suaminya.
Sedangkan di meja makan terlihat Daddy Ledgar yang cemberut karena tidak melihat Disha yang sudah dia anggap sebagai putri kecilnya.
'Mengapa putri kecil ku belum datang" ucap Daddy Ledgar untuk kesekian kalinya
Larry rasanya ingin menyumpal mulut Daddy nya dengan roti panggang di depan sana, sejak tadi Daddy-nya selalu bertanya hal itu.
'Larry, cepat pergilah ke kamar Kakak mu, Mommy takut Daddy akan bertanya kembali, Mommy lelah mendengarnya" keluh Mommy Alina
Dengan perasaan kesal Larry beranjak dari meja makan langsung menuju kamar Kakaknya yang ada di dekat ruang bermain.
TOK.... TOK... TOK....
Larry mengetuk pintu kamar Kakaknya dan tidak lama kemudian terlihat Luigi yang membuka pintu yang hanya mengenakan celana pendek membuat Larry kesal setengah mati.
⚫⚫⚫
Sebenarnya Larry kenapa ya guys, kenapa Larry begitu kesal pada Luigi, hayooo yang bisa jawab author kasih hadiah pulsa 5k hehehe....
riri-can
NAMUN DISHA BRUNTUNG, KRN KDUA ORTU LUIGI ADALH ORG KAYA YG BIJAKSANA & BRMORAL.. TDK MMANDANG DERAJAT, KASTA, HARTA & TAHTA.