NovelToon NovelToon
My Another Love

My Another Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Mafia / Tamat
Popularitas:223.1k
Nilai: 5
Nama Author: Chyntia R

Menceritakan tentang kisah Vallery Maylenski dan Joshua Kolv.

Vallery gadis yang tertutup dan memiliki kisah kelam didalam hidupnya.

Saat kakaknya resmi menikah, justru dialah yang harus merasakan sakitnya malam pertama bersama pria yang sudah menjadi Kakak iparnya.

Sampai pada suatu ketika, dia dipertemukan dengan Josh yang misterius.

Vallery meyakini jika Josh memiliki kehidupan lain, yang cukup membuatnya penasaran. Tapi rasa nyaman yang diberikan laki-laki itu, membuatnya tidak peduli siapa Josh yang sebenarnya.

"Apa kau akan meninggalkanku jika aku memiliki kekurangan?" tanya Vallery.

"Bagaimana jika aku orang jahat? Apa kau juga akan meninggalkanku?" Josh balik bertanya.

"Aku ini monster."-Batin Josh.

"Aku tidak akan meninggalkanmu, meskipun kau adalah seorang monster yang akan memakanku." jawab Vallery disela-sela ciumannya.

Mata Josh membola, karena jawaban Vallery seolah tengah menjawab ucapan Josh yang tidak dia utarakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chyntia R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Shock

Makan malam itu pun terlaksana. Semua makan dengan khidmad. Sesekali suara Sophia dan Vallery terdengar mengobrol. Ataupun Alexa yang menanyai Ed.

Josh sendiri, dia punya kegiatan lain disamping makan malam itu sendiri. Dia diam-diam memperhatikan tingkah Kakak ipar Vallery itu. Dan Josh tidak salah menilai, dia tau pasti tatapan Ed pada Vallery bukan hanya sekedar tatapan antara Kakak dengan Adik.

"Bagaimana denganmu, Josh?" tiba-tiba suara Alexa terdengar menanyai Josh. Josh segera menguasai keadaan, itu adalah keahliannya.

"Aku, aku kuliah sambil bekerja." jawab Josh santai. Sebelumnya Alexa menanyai kegiatan mereka masing-masing selain kuliah tentunya. Vallery mengatakan tidak memiliki kegiatan berarti. Sementara Sophia sedang mencari pekerjaan sampingan untuk Mahasiswi seperti dirinya.

"Kau juga bekerja?" sambut Alexa dengan senyum merekah. Diam-diam dia takjub dengan pilihan pacar sang Adik yang ternyata lelaki mandiri. Dia akan mendukung 100% hubungan mereka. Tentu saja, jika Josh benar-benar lelaki yang baik dan mencintai Vall.

"Ya, dia bekerja jadi sering bolos kuliah." sahut Sophia dengan senyum mengejek Josh.

Josh hanya mengangkat bahunya cuek.

"Kau bekerja dimana?" kini Edward yang menanyainya membuat Josh tersenyum miring.

"Aku hanya Karyawan biasa." jawab Josh santai.

"Kau low profile sekali." puji Alexa. "Biasanya orang akan memperkenalkan diri dengan berbagai keahliannya dan apa yang dia punya, tapi kau sepertinya tidak begitu." sambungnya seraya memotong daging dengan pisau dipiringnya.

Josh meneguk air putih disisi kanannya. "Tidak begitu, aku memang tidak punya sesuatu untuk dipamerkan." kata Josh.

"Merendah sekali." gumam Ed dengan nada tak suka. Semua orang disana mendengarnya tapi Ed bersikap seperti tidak terjadi apapun.

Alexa menyikut lengan Ed agar suaminya itu tidak bersikap demikian terhadap Josh.

"Aku hanya tidak terbiasa mengumbar pencapaianku." kata Josh pelan dan Ed menatap nyalang kepada Josh yang duduk diseberangnya. Sepertinya perang dingin telah terjadi diantara mereka tapi hanya mereka berdualah yang saling mengetahui ini.

"Semoga hubungan kalian akan bertahan lama. Aku suka dengan pemikiranmu, Josh." sahut Alexa, membuat Vallery terbatuk-batuk mendengarnya.

Josh menepuk-nepuk pelan punggung Vallery, dia meraih gelas air putih dan meminta Vallery untuk minum. Vallery menurut dan minum dari gelas yang Josh berikan.

Ed melihat itu, entah kenapa dia semakin merasa tidak suka. Ed tidak bisa menahan rasa kemarahannya. Giba-tiba dia menggeser kursinya ke belakang, dia meletakkan pisau dan garpunya ke piring sampai terdengar suara dentingan yang cukup kuat. Semua mata tertuju padanya saat Ed sudah bangkit dan berdiri.

"Aku sudah selesai. Aku akan beristirahat." kata Ed tanpa peduli lagi dengan tanggapan orang-orang dimeja makan itu. Ed pun berlalu begitu saja dari hadapan mereka.

"Uhm.. maafkan suamiku. Sepertinya moodnya sedang tidak baik. Mungkin dia lagi ada masalah. Maaf aku harus menyusulnya." kata Alexa gegas mengejar suaminya yang sudah naik ke lantai atas.

Sophia dan Vallery saling menatap satu sama lain. Sementara Josh tersenyum miring mengingat tindakan bodoh yang Ed lakukan.

...🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒...

Alexa memasuki kamarnya, dia mencari-cari Edward dan ingin menanyakan ada apa dengannya? Namun dia tidak menemukan suaminya didalam kamar.

"Kemana dia? Bukankah dia bilang mau beristirahat?" tanya Alexa pada dirinya sendiri.

Alexa memutar handle pintu dan keluar dari kamar. Dia mencari Ed didalam ruang kerja. Dan benar saja, lelaki itu berada disana sedang memijat pelipisnya sendiri.

"Honey, apa yang terjadi? Apa kau ada masalah?" tanya Alexa seraya menghampiri Ed di kursi kebesarannya dalam ruangan itu.

"Aku tidak mau membahasnya." kata Ed datar.

"Baiklah, kau mungkin masih sungkan bercerita denganku. Tapi aku ingin tahu keseharianmu, Ed."

Ed menghela nafas berat. "Untuk apa?" tanyanya tak tertarik.

"Ed, kita sudah menikah. Aku bahkan menceritakan keseharianku padamu setiap hari. Dan ku pikir, kita bisa berbagi cerita jangan dipendam apa yang menjadi masalahmu." kata Alexa seraya membelai lembut pundak suaminya.

Ed berdecak lidah. "Tidak, tidak.. kembali lah ke kamar." kata Ed seraya melepaskan pelan tangan Alexa yang sudah melingkari bahunya.

"Ed.." Alexa menatap Ed yang berubah dingin tiba-tiba. Apa sebenarnya yang membuat Ed begini?

"Kembalilah, nanti aku akan menyusulmu." kata Ed menenangkan Alexa yang menatapnha dengan tatapan menyedihkan. Ed tidak tega melihatnya tapi pikirannya sedang berkecamuk dan dia sedang tidak mau diganggu.

Alexa tak menyahut lagi, dia menurut untuk kembali ke kamarnya.

Sesampainya dikamar, Alexa berpikir mungkin Ed memang sedang ada masalah dan belum mau terbuka padanya. Akhirnya Alexa berkutat dan asyik dengan ponselnya sendiri.

Disisi lain, Ed memikirkan lelaki bernama Josh yang diakui Vallery sebagai kekasihnya. Ed menggeram marah dalam hatinya. Kenapa sekarang dia marah? Apa itu artinya dia benar-benar cemburu pada Josh?

"Apa aku cemburu? Apa itu berarti aku memiliki perasaan pada Vallery?" gumamnya seraya mengusap wajahnya kasar.

...🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒...

Vallery memejamkan matanya berulang kali, tapi dia tidak bisa terlelap. Dipandangnya Sophia yang tidur disampingnya, gadis itu sudah nyenyak dengan nafas yang teratur.

Vallery memandang langit-langit kamarnya seraya berfikir. "Kenapa aku harus mengakui Josh sebagai kekasihku didepan Kakak? Atau sebenarnya aku melakukan itu untuk melihat reaksi Kak Edward?" tanyanya pada dirinya sendiri.

Vallery meraih gelas di nakas, namun gelasnya kosong. Ah, dia lupa mengisinya dengan air putih. Vallery merasa haus dan dia ingin minum, hausnya seperti sudah mengeringkan tenggorokannya. Jadi, mau tak mau dia memang harus keluar kamar untuk mengambil air minum.

Vallery menarik jubah tidurnya yang tergantung di belakang pintu. Dia terbiasa tidur menggunakan piyama tipis berbahan sutra, jadi jubah itu akan membantu menutupi bentuk tubuhnya yang terekspos.

Setelah memakai jubahnya, Vallery pun keluar dari kamar seraya mengikat asal tali jubah dipinggangnya.

Vallery menuju dapur, suasana rumah tampak gelap jika semua penghuninya sudah tidur. Terlebih, para pelayan memiliki paviliun sendiri di belakang rumah ini.

Vallery mengambil air di dispenser, dia menunggu gelasnya penuh lalu meneguk minumannya dengan sekali teguk. Rasanya dia sangat haus dan masih kurang dengan air yang baru saja diminumnya. Vallery mengambil air lagi, lalu mengulangi hal yang sama. Saat dia merasa puas, dia pun berbalik badan untuk kembali kekamar.

"Oh my..." Vallery memekik tertahan saat dia melihat tubuh seseorang yang sangat dekat dengannya. Tidak, tidak. Ini bukan hanya dekat tapi ini menghimpitnya diantara dispenser. Vallery merasa shock dan terintimidasi.

...To be Continue ......

1
Sita Sit
dilema ya ed
Sita Sit
akan gimana ini nanti end nya ,keren ,malah berharap val sama ed ya
Sita Sit
Ed dilema
Sita Sit
kasian valery
Sita Sit
Valery dilema ya
Sita Sit
bagus
Frau Berzl
Reading from Italy 🇮🇹
Riska Trisna
mending sama josh aja lah
Esther Nelwan
author ni emg sll keren bacaannya setiap karyamu aku baca kgk bs k tebak pokonya👍👍👍
Chyntia Rizky 🖋️: makasih kak udh mampir di novelku yg ini ,🙏🙏🙏
total 1 replies
gian rasyid
boleh usul Thor....bikin cerita shopie sama Dimitri 🙏
gian rasyid
akhir yg bahagia tp.... entah lh....aq merasa sedih. kadang apa yang d harapkan tdk bisa d raih sesuai keinginan
gian rasyid
mirip film Angelina Jolie....salt. tp suaminya mati dan salt balas dendam
gian rasyid: hmm....awal nya hanya d jadikan target tp pada akhirnya salt benar2 jatuh cinta dan saat suami d bunuh...dia menghabisi semua teman dan pemimpin nya. sama seperti Mark dan Jessica
total 2 replies
gian rasyid
koq aq jadi takut ya 😥😥
Chyntia Rizky 🖋️
buat yg gak mau bertele-tele ini cerita langsung sat set yaaa
gian rasyid
suka banget sama ceritanya Thor...tdk muter-muter, penuh misteri dan penyelesaian nya cepat jd tdk bosan
Chyntia Rizky 🖋️: makasih kak udh mampir disini. jika berkenan baca novelku yg lainnya juga ya🙏
total 1 replies
Sri Sulis
melipir nih kak
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Rika Rahayu
mamtaap
HenyWahyuni_09
sweet banget sih mereka😍😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!