ini karya pertamaku
jadi mohon untuk bimbingan yang baik ya 😊
seorang wanita cantik bernama Nameera Adinda harus menjalani pernikahan untuk membayar hutang ibu tirinya, ibu tirinya adalah orang yang serakah tak peduli akan nasib nameera, yang jelas semua hutangnya di anggap lunas setelah menikahkan satu putrinya,
tuan narendra sebastian adalah pria tua yang datang ke rumah nameera dan meminta langsung pada ibu tirinya untuk menikahkan salah satu Putrinya,
tak ada pilihan lain ibu tiri nameera langsung menunjuk dirinya saat tuan narendra sudah pulang,, tak ada pilihan nameera tak mau menerima dan mencoba untuk kabur dari ruman namun usahanya nihil, ia ketahuan ingin kabur dan tanpa aba² ibu tirinya langsung menampar pipi mulushnya
apakah kehidupan nameera akan bahagia setelah menikah atau malah sebaliknya
penasaran dengan kisahnya,, yuk pantengin terus ya ceritanya hanya di novel aku
cekkidott 👉👉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ftria oktvn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bdrs 18
pagi ini nameera sudah terlihat rapi,, ya pagi ini nameera sudah berinisiatif untuk masuk kuliah walaupun tuan zayn selaku suaminya tak mengizinkannya,,
nameera keluar dari dalam gudang yang di jadikan kamarnya itu dengan berpaikan yang sudah rapi,, terlihat di ruang makan sudah ada tuan zayn yang sudah duduk dan sedang menikmati sarapan paginya,,,
nameera mengacuhkan tuan zayn yang sedang sarapan pagi, nameera berlari dengan pelan namun belum sampai di ambang pintu zayn sudah berdehem,
"khemmz.
"mau pergi kemana kau,"ucap tuan zayn yang sedang menyantap sarapan paginya,,
namun tak dipungkiri juga, nameera sebenarnya merasa takut bahkan kakinya sampai bergetar, namun karena tekatnya sudah bulat, hari ini ia akan tetap pergi kuliah apapun konsekuensi dan rintangan yang akan ia dapatkan, mengingat nameera sudah libur kuliah sebulan lamanya,
"saya mau pergi kuliah tuan,"ucap nameera dengan nada pelan...
zayn berdiri dari duduknya ia menghadap nameera yang berdiri jauh tiga meter dari hadapannya,,
ia berjalan mendekati nameera,, nameera yang merasa ada sesuatu yang akan terjadi langkahnya pun ia mundurkan sampai Mentok ke arah pintu,,
zayn mencengkram dagu nameera dengan sangat kuat,, sampai wajah nameera menjadi merah,,
"siap yang mengizinkanmu pergi kuliah ha, "ucap zayn dengan masih mencengkram dagu nameera...
"maaf tuan tapi saya harus kuliah,, saya sudah libur terlalu lama,, bahkan saya sudah tertinggal banyak sekali pelajaran tuan, jadi izinkan saya untuk pergi kuliah, "ucap nameera dengan nada sedikit ngos ngosan akibat cengkraman tuan zayn.
zayn melepas cengkramannya dengan kasar sehingga nameera terjatuh tepat di bawah kakinya,,,
"kalau kamu mau pergi kuliah dengan cepat ,,sekarang juga kamu cium sepatuku," ucap tuan zayn dengan nada keras..
nameera mendongakkan wajahnya ke arah tuan zayn,, dia melihat raut wajah tuan zayn yang sepertinya terlihat sangat emosi namun tak berselang lama nameera memutuskan pandangannya,,
"kau memang berhati kejam tuan," nameera berguman di dalam hatinya,,
tak perlu berfikir Lama, nameera akhirnya mencium sepatu tuan zayn,, Dan langsung berdiri dari duduknya....
"sudah tuan jadi bolehkah saya pergi,"ucap nameera sambil menundukkan wajahnya,,
"hem,, zayn hanya berdehem,,
nameera membuka pintu,, berlari menuju jalan raya sembari menunggu angkutan umum,,
"awasi dia,"ucap zayn sedang berbicara dengan seseorang lewat ponsel...
zayn menjadi tak tenang setelah mengingat perlakuannya terhadap nameera,, hatinya bergemuruh denyut jantungnya menjadi tak beraturan,,
sedangkan sekertaris haikal sudah Lama menunggu di depan mobil,, namun tuan zayn belum juga keluar dari dalam mansion,,,
Lama sekertaris haikal mununggu, akhirnya tuan zayn keluar dari dalam mansion dengan raut wajah Yang sangat bimbang Dan tatapan Yang sangat tajam,, sekertaris haikal langsung membukakan pintu mobil untuk tuan zayn,,,
mobil terasa hening karena tidak Ada percakapan apapun dari ke duanya ,,,
"pagi ini ada meeting dengan perusahaan Arman group tuan," ucap sekertaris haikal memecahkan keheningan,,
"hemz," ucap zayn Yang hanya berdehem,,
"kenapa hatiku bergemuruh seperti ini,,, mengapa akhir² ini aku tak tenang setelah habis menyiksanya,, apa Yang terjadi sebenarnya denganku," ucap zayn di dalam hatinya,,
tatapan zayn melihat ke arah jendela mobil,, tatapannya sangat tajam saat melihat seorang wanita parubaya sedang bercengkrama dengan seorang wanita muda,, rahangnya mengeras ia mengepalkan ke dua tangannya kakinya menendang kursi kemudi,, sehingga sekertaris haikal terlonjak kaget,,
biar asik ...
Author kan belum kasih bumbu rahasia "Bucin"🤣🤣🤣
jawabannya
Bagi orang yang punya hati dan perasaan. takkan mudah melepaskan sesuatu yang bernilai historis terhadap orang yang disayanginya. apalagi rumah tersebut satu satunya peninggalan dan orang yang disayangi semua telah tiada..
cobalah untuk menghargai karya orang lain. kalau tak suka skip atau tinggalkan. tak perlu komentar buruk apalagi menjatuhkan orang lain dengan memberikan bintang satu.
sikap seseorang mencerminkan daya pikirnya sendiri