NovelToon NovelToon
Mantan Terindah

Mantan Terindah

Status: tamat
Genre:Romantis / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / CEO / Tamat
Popularitas:14.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: viiyovii

Mengandung konten dewasa *** harap bijak dalam membaca

NOVEL PERTAMA MantanTerindahSeries BY VIIYOVII

Mata mereka kembali bertemu dalam sebuah kerja sama bisnis. Setelah empat tahun mereka berpisah. Semua hanyalah takdir. Ketika Viena Gloria Jovanca, seorang CEO Perusahaan Advertising menerima kontrak kerja sama pembuatan iklan Hotel Prime. Viena sudah yakin kalau pemiliknya adalah mantannya, Dionisius Eltima Prime.

Viena hendak menolak namun sangat menguntungkan bagi perusahaannya. Bagaimana perasaan mereka ketika bertemu? Mengapa Dion sampai hati meninggalkan Viena sedangkan Viena sudah memberikan semua yang diinginkan Dion? apakah Viena masih memiliki rasa? Atau Dion yang kembali menyukainya setelah sudah ada pengganti Viena di hatinya?

Hati hati, kisah cinta ini akan menguras hati dan perasaan anda.

Segala jalan cerita dan plot sampai tempat yang digunakan pure murni imajinasi penulis. Jika ada kesamaan, itu adalah kebetulan semata. Selamat Membaca :)

MantanTerindahSeries by viiyovii present :

1. Mantan Terindah
Dion Prime ❤ Viena Jovanca
Dior Prime ❤ Gracia Andez
Ezekhiel Dimitri ❤ Zefanya Prime
Patrick Kwan ❤ Zhavia Prime

2. Assistant Love Assistant
Leon Janson ❤ Lexa Luxurio
After Marriage
Xelino Janson ❤ Carolyn Delinsky

3. Satu Satunya yang Kuinginkan
Egnor Jovanca ❤ Claudia Gie
Wilson Jovanca ❤ soon
Willy Jovanca ❤ soon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon viiyovii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 19

POV VIENA

Aku keluar lift dengan mencari cari keberadaan Revo. Dia berada di sofa lobby pojok sedang menunduk. Dia sangat lucu dengan gelagaknya yang begitu dan perawakannya yang gagah.

"Kau kenapa Revo?" Tanyaku akhirnya menegakan kepalanya.

"Kau ini lama sekali Viena, kau tahu banyak wanita yang ingin berkenalan denganku," dia percaya diri sekali.

"Sudahlah jangan banyak membual, jadi makan tidak?" Kataku langsung berlalu. Revo mengikutiku.

"Benar Viena, maka dari itu, sebaiknya kau jadikan aku kekasihmu secepatnya sebelum diambil wanita lain," candanya lagi berbisik. Aku tidak habis pikir dengan pikiran si Revo ini. Hanya ada kata kata gombal dan gurauan garing.

"Aku tidak perduli!" Tanggapku ketus dan terus jalan sampai keluar. Mobil Revo sudah terparkir di depan pintu masuk gedung kantorku. Revo membukakan pintu mobil. Kami melaju menuju cafe dekat gedung kantorku itu. Aku tidak bicara apa apa. Aku memikirkan keadaan mom. Apa sekarang dia sudah sadar. Besok aku harus mengunjunginya lagi. Aku terus tertunduk sampai tangan kekar Revo memegang tanganku.

"Ada apa Viena?" Tanyanya tersenyum. Aku tersadar dan langsung menghempas tangannya.

"Tidak apa apa. Ayo aku lapar," aku tidak mau terjalin perasaan apa apa dengan Revo. Di hatiku masih ada Dion.

Apa yang ku pikirkan, mengapa aku memikirkan pria yang sudah tidak menggangguku belakangan ini lagi? Sampai sampai aku melihatnya di depan mataku. Tidak. Aku tidak membayangkannya. Dia benar benar ada di depan mataku dengan menyeruput kopi bersama? Pevi. Pasti itu Pevi. Pevi sedang makan dan Dion memandangnya. Pemandangan macam apa ini, apa yang harus kulakukan? Cara satu satunya hanya pura pura tidak melihat. Aku juga tidak mau membahas Dion bersama Revo dan tidak menunggu Revo bertanya.

"Kita duduk di pojokan jendela itu saja ya, aku mau sambil melihat keluar," tawarku memutar bola mataku. Revo mengangguk tersenyum.

POV DION

Aku memandangi Pevi makan siang. Dia lebih nafsu makan ketimbang hari hari debelumnya. Aku senang karna dia akan lebih berisi seperti Viena. Viena? Hah, lagi lagi aku memikirkan Viena selagi bersama Pevi. Ini karna mamaku selalu menanyai Viena, bagaimana aku tidak mengingatnya terus?

Dan wanita itu melewatiku. Aku terkesiap memperhatikan wanita itu. Aku seperti mengenalnya. Perawakannya sangat ku tahu yang begitu seksi dan menawan dengan setelan kemeja dan rok sesuai bentuk bokongnya. Dia berjalan di depan seorang pria yang sangat kubenci dan ku curigai. Benar itu Viena. Dia semakin dekat dengan Revo.

"Sayang, kamu lihat apa?" Tanya Pevi membuatku terbatuk. Aku menggeleng sambil menyeruput kopiku lagi. Pevi kembali makan dan aku memperhatikan Revo dan Viena lagi. Revo seperti terus berbicara dengan Viena tapi wajah Viena agak murung. Apa Revo membuatnya kesal? Sesaat hatiku memanas melihat pemandangan yang tidak kusukai. Kalau itu bukan Revo mungkin aku tidak apa apa. Apa Viena tidak menangkap hawa hawa kelicikan Revo kah? Ahh, aku tidak mau memikirkan, biar bagaimanapun aku tidak boleh mengganggu Viena. Kalau Revo bisa membuat Viena bahagia, aku juga harus merelakannya.

Aku merasa harus membasahkan kepalaku dulu sejenak agar bisa berpikir jernih ketika bersama Pevi. Aku mau memikirkan Pevi saja.

"Sayang, aku ke toilet sebentar ya?" Ijinku yang dibalas anggukan oleh Pevi.

Kulajukan kakiku ke toilet. Sesaat aku melihat Revo meninggalkan Viena menuju toilet juga hendak mengangkat panggilan ponselnya.

"Ada apa?! -- aku sedang sibuk -- nanti aku hubungi lagi ya? -- tenanglah Isa, dia bukan siapa siapa ku -- iya aku hanya mengikuti arahan Marcel -- kau jangan dengarkan Marcel, hanya kau yang ku cinta -- sudah dulu ya nanti dia curiga -- love you, muah"

Jantungku tersentak ketika mendengar semua kalimat itu. Tidak sempat kurekam karna penasaran. Sudah kuduga dibalik kedekatan Revo ada Marcel. Kedua pria itu tidak akan bisa berubah

Ku umpatkan diriku di balik tembok dekat toilet dan Revo berlalu. Aku memasuki toilet dan membasahi wajahku. Bagaimana ini? Viena dalam bahaya. Pasti Marcel mau berbuat sesuatu dengan meminta bantuan Revo.

"Leon, selidiki wanita bernama Isa di agency Marcel dan pantau pria bernama Revo!" Pintaku pada Leon. Aku harus berbuat sesuatu.

.....

POV AUTHOR

Revo kembali dari toilet dengan tersenyum. Viena masih tampak murung dan hanya membolak balikan buku menu. Revo bingung apa yang harus dilakukan, pasalnya Viena terus saja membungkam. Revo agak bernapas lega karna Viena tidak curiga sedikitpun.

"Viena, kau kenapa? Apa yang mau kau pesan?" Tanya Revo hendak memegang dahi Viena tapi Viena tertegak lebih dulu.

"Aku pesan mie ayam saja," jawab Viena menyodorkan buku menu.

"Baik, aku juga, kau menyukai mie ayam?" Tanya Revo lagi kemudian karna kebetulan Revo juga menyukai makanan pasta itu. Viena hanya menggangguk singkat.

"Viena, kau ini kenapa, daritadi kau hanya mengangguk, tersenyum kecut, gelang, kau kenapa?" Revo bingung sampai memberanikan diri mengelus puncak tangan Viena agar Viena lebih rileks. Viena terkejut dan menarik tangannya. Viena cukup berdegup. Elusan tangan Revo begitu menghangatkan.

"Aku tidak apa apa, jadi kau juga menyukai mie ayam?" Viena mengalihkan.

Begitulah Viena, sejak keluar dari pusat rehabilitas kejiwaan, dia agak tertutup, apalagi dengan teman pria. Dua pria yang sangat dia percaya hanya ayah dan kakaknya.

"Iya aku sangat menyukainya, kau bisa memasaknya?" Revo memulai berdekatan lagi. Viena berdehem kecil sambil memainkan kedua alisnya.

"Viena, sebenarnya, ada apa denganmu?" Kini Revo melembut dan kembali memegang tangan Viena. Di sebrang sana ada pasang mata lagi yang geram melihat pemandangan itu. Ingin sekali mantan terindah Viena itu membuka kedok Revo.

...

Next part 20

Permainan dimulai 😊

.

Plis like dan komen thankyou 😍

1
Ra
haloo, udah pensi nulis kahh kak viii
Lilin
Luar biasa
Aluna Kim
viza hadir lagi kk viiyoo untuk bernostalgia dengan si tampan dan si cantik 🤭
Jenn
kenapa gue suka bangett kalau novelnya tentang mantan yg balikan. jgn sampai di real life gue🥲
Siti sumiati
cerita nya kaya cewek murahan banget di ceweknya
Author_Ay: Permisi kak

Yuk baca juga dan masukkan ke dalam rak karya aku kak di jamin seru

NONA GALAK & TUAN POSESIF 😁😁

BERIKAN LIKE, VOTE DAN KOMEN
total 1 replies
NurLiana S
untuk kesekian kalix yg tdk prnah bosan2😍😍
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
scarlet
dlu kan pacaran,, klo skrg bkn siapa2
Ptangg💐
WOW seru bgt ceritany😭✌🏻
SUMIATI SUMIATI
jengkel dg kegoblokan viena....tinggalin Dion aja sih😡
Mon Lisa
slam kenal thor🥰
Nur Indah Farilah
mental tiap orang itu beda2
Nur Indah Farilah
ini cerita kayag aku sakit bgt pas diputusin bertahun2 nggak bisa move on , ngaak jelas apa penyebabnya . menjalani dengan siapapun udah mati rasa
Indah Alifah
Thor kenpa kau buat Viena begitu mudahnya disentuh sama Dion,sedangkan Dion plin-plan dengnn perasaanya,gimana ini udah3x nananinu Viena g hamil yah.. .buat Viena pergi aja lagi
Lala Al Fadholi
udah jd cewek premium kok sikapnya malah jd murahan
Lala Al Fadholi
baru baca udah lihat kata pevi kok sy langsung ilfiil...
Muna Junaidi
21+🥰🥰🥰
Isrotin Setia
😭😭😭😭😭
plis jangan donk
Isrotin Setia
😭😭😭😭😭😭😭
Isrotin Setia
😭😭😭😭😭😭
Isrotin Setia
ikut senang dengernya🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!