NovelToon NovelToon
Love You Forever

Love You Forever

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:77.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kiraz Dincer

Mariana dijodohkan dengan Raka, pemuda pilihan orang tua nya . Tanpa sepengetahuan Mariana , Raka ternyata punya hubungan dengan Meli yang merupakan sahabat Mariana . Karena ketidakterbukaan Meli , akhirnya membuat kesalahpahaman . Persahabatan mereka pun Retak .

Suatu hari Mariana tersesat di hutan saat mengikuti kegiatan mapala . Namun dia tidak sendiri. Ada Revan bersamanya . Revan yang diam-diam menyukai Mariana dari dulu , akhirnya bisa mengungkapkan perasaannya . Dan ternyata Mariana juga mempunyai perasaan yang sama .

Cinta mereka terhalang restu orang tua dari Mariana . Akankah mereka bersatu ? bagaimana perjuangan Revan untuk mengambil hati kedua orang tua Mariana ? akankah persahabatan antara Mariana dan Meli kembali terjalin ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiraz Dincer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

"hei...Sayang , nama kamu siapa ? kamu kok lucu banget sih?" sapanya gemas mencubit pelan pipi tembem bocah 9 tahun itu .

 

"Nama aku Alfin kak , kakak cantik namanya siapa?" jawabnya tersenyum lucu. 

"Nama kakak Mariana , Alfin panggil saja kakak,kak ana" 

"Kak ana cantik banget sih , kakak pasti bukan pacarnya kak Revan , soalnya kak Revan kan orangnya jelek . Di banding sama Alfin , kak Revan masih kalah ganteng nya" 

Tawa ana langsung pecah mendengar ocehan lugu dari mulut bocah polos yang menggemaskan itu. 

"Gantengan kakak juga kali , kamu itu sudah jelek keriting lagi" ledek Revan .

 

"Gantengan Alfin lagi Van , anaknya manis , imut lagi" puji Ana . Dirinya langsung jatuh hati dengan pangeran kecil tampan di hadapannya . Maklum dia begitu merindukan sosok seorang adik dalam kehidupannya . 

"Berarti kak Ana suka dong sama Alfin , teman Alfin kan pernah cerita kalau ada cewek yang muji kita , berarti dia suka sama kita " oceh Alfin polos. 

"Kamu itu masih kecil ya , belum pantas suka-sukaan , Alfin itu harusnya belajar dengan benar bukan mikirin cewek , masih kecil juga " nasihat Revan sambil mengacak gemas rambut adiknya . 

"Kak Ana sukanya sama Alfin apa kak Revan ?" 

"Kasih tahu ngga ya?" ujar Ana sok mikir keras. 

"Kakak lebih suka Alfin lah , kan kak Revan nya jelek" ucapnya Ana menggoda kekasihnya .

 

"Sesama orang jelek di larang saling menghina ya" cibir Revan manyun . 

"Kak Revan cemburu ya , kak ana lebih suka Alfin dari pada kak Revan , weeeh " ledek Alfin .

"Alfin.." gumamnya hendak menangkap tubuh mungil adiknya . 

"Kak Ana , tolongin Alfin " bocah itu berlindung di belakang pinggang Ana . 

"Van.." Ana membelalakkan mata pura-pura memarahi Revan .

"Ada apa sih ribut-ribut" seru wanita paruh baya datang membawa rantang berisi makan siang untuk putranya . 

"Ini , ni bu , Alfin nakal lagi " adunya layaknya anak kecil . 

"Kak Revan tu bu yang duluan" adu Alfin juga . 

Ana hanya geleng kepala saja melihatnya .

 

"Ada gadis cantik kok ngga di kenalin sama ibu" 

"Ini yang namanya Ana bu , gadis yang Revan ceritakan sama ibu" Revan memperkenalkan gadis pujaannya dengan antusias .

"Saya Ana bu" Ana memperkenalkan dirinya dengan sopan seraya menjabat dan mencium tangan wanita paruh baya itu . 

Udah cantik..sopan lagi...puji bu ira dalam hati. 

"Ibu bawain sop buntut kesukaan Revan ,kamu ikut makan juga ya.." 

Sambutan ibunya Revan begitu hangat dan terbuka , beda jauh dengan kedua orang tuanya dan dia berdoa semoga mama papanya bisa welcome seperti ibu Revan .

Ana juga mudah membaur dengan orang tua kekasih juga Alfin , adik Revan , satu nilai tambah yang membuat bu ira tidak menghalangi niat baik putranya . Itu benar-benar membuat keduanya bisa sedikit bernafas lega . 

"Semoga kedua orang tua aku bisa seperti ibu kamu ya Van " ujarnya berharap setelah di tinggal ibu ira dan Alfin .

"Ya semoga Ana , yang penting kita tidak pernah berhenti berdoa dan trus berusaha meluluhkan hati orang tua kamu" Revan meremas jari lentik itu dengan lembut .

 

"Sudah sore Van , aku harus pulang ,aku takut nanti mama curiga sama aku" pamitnya berat hati . 

"Aku temani kamu sampai depan" 

Pasangan kekasih itu bergandengan tangan menuju mobil Ana yang terparkir. 

"Van , aku masih kangen sama kamu" Ana memeluk tubuh kekar itu seolah tak rela waktu merenggut pertemuan mereka yang singkat.

 

"Sayang , kamu pulang sekarang ya , kasihan Lina nanti terkena getahnya juga , dia sudah begitu baik membantu kita" 

Ana mengangguk paham dan dia cukup bahagia bisa bertemu walau diam-diam seperti ini. 

"Jaga diri kamu baik-baik" pesan Revan sesudah mengecup kening kekasihnya yang di balas kecupan hangat di pipinya . Pasangan kekasih itu kembali terpisah menyimpan tanya , misteri apa esok hari yang akan menerpa kisah cinta mereka.

~~

Mariana beruntung kedua orang tuanya sama sekali tidak mencurigainya yang diam-diam sering bertemu Revan di bengkelnya atau di pantai favorit mereka .

Sebahagia apapun dia bisa bertemu dengan pujaannya , tetap saja ada kesedihan yang menyelip di hatinya . Restu orang tua yang belum juga di dapatkan membuat Ana dan Revan belum bisa tenang menjalin kasih mereka apa lagi harus backstreet seperti ini .

Ana seakan berada di dua sisi jurang yang sama, dia tidak ingin menentang kemauan orang tuanya tapi dia juga tak mau kehilangan Revan . 

Ana tidak hanya merasa beruntung tapi dia juga merasa lega sebab mama dan papanya sudah mengizinkan dia kembali ke kampus . Bayangan indah bisa bertemu dengan Revan tanpa halangan memicu semangatnya kembali melanjutkan kuliahnya . 

Ternyata semua tidak seperti yang di bayangkan . Mama dan papa Ana tidak membebaskan putrinya begitu saja . Ada Raka yang selalu mengawasi kemana langkahnya pergi . Mulai dari teras rumah , gerbang kampus , kelas , kantin bahkan kamar mandi sekali pun , Raka selalu mengikuti. Begitu juga semua aktivitas di handphone pribadi Ana, Raka harus mengetahui nya .

Makin lama Ana makin gerah dengan tingkah Raka yang layaknya hantu yang selalu gentayangan di mana pun dia berada . Raka tidak pernah membiarkan Revan atau Ana berdekatan . 

Bukan Ana saja yang kegerahan , Revan juga . Terkadang cemburu menggerogoti hatinya melihat kekasihnya jalan dan duduk berdampingan dengan laki-laki lain . Rasanya dia sudah cukup bersabar mengerti keadaan Ana sekarang yang berada di bawah tekanan orang tuanya .

Hari ini di kampus sedang berlangsung pertandingan final basket antar fakultas . Raka cs yang tercatat sebagai mahasiswa jurusan ekonomi yang lolos ke final ikut ambil andil dlm pertandingan tahunan itu . Revan tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk membawa kekasihnya keluar dari kampus .

Memang sedikit sulit karena Raka terkenal memiliki banyak teman yang menurut apa saja permintaannya , termasuk mengawasi gerak-geriknya . Pertandingan yang memanas membuat mata-mata Raka lengah dan lupa pada tugasnya . Aksi-aksi di dalam lapangan lebih menarik dari pada mengawasi Revan dan Ana . 

"Sayang , kita mau kemana?" tanya Ana buru-buru mengikuti langkah Revan .

"Kita ketempat biasa " jawab Revan seadaanya sembari menaiki moge merahnya .

Tanpa di perintah , Ana langsung ikut naik. 

Moge merah itu melaju meninggalkan kampus menuju arah utara . Tangan Ana juga sudah sigap memeluk pinggang kekasihnya dari belakang . Keduanya saling melempar senyum sarat makna . Revan pun memacu moge nya dengan semangat menuju ke tempat tujuan mereka .

(灬º‿º灬)♡(◍•ᴗ•◍)❤

1
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝
kata-kata yang menyejukkan hati, seandainya kata-kata ini diucapkan sama suami setelah aku lapor kalo uang belanja habis sebelum waktunya... behhh indah dunia....😂
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝: auto bilang Love You Forever.....Hubby....😁
total 2 replies
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝
jiaaaah ada yang cemburu.....
Hrk,leath
😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,ini lah cerita nak ingusan kukira bagus sorry bro,kykny kisah cinta gue lwbih menarik lg sewaktu stm dulu sama mantan pacar gue yg sekarang jd istri gue
🍒 شيري 🍒: no comment ah 🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
kang teamoon🥒
next thor 👀
Felisitaz😇: sudah ganti tahun mau akhir tahun lagi belum next🙈🙈😂
total 1 replies
kang teamoon🥒
🐊
kang teamoon🥒
📢
Sifana 🐰
Tep tega bener emaknya kalau bgtu mah,mana ada ibu yg tega mengorbankan kebahagiaan putrinya, kalau ada ya maknya ana nih. ibarat macan mah sama anak sendiri gak akan dimakan lha ini 😑. santet online nih maknya ana
Sifana 🐰
Revan oy jangan salah paham dululah, gregetan aku pengen nimpuk 😑
Sifana 🐰
hadeh itu mama papanya Mariana kolot banget, masih aja liat seseorang dari derajat kekayaan,ntar tau rasa kalau yg dia jodohkan dengan anaknya seorang lelaki ubi jalar 😑
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
lanjutkan,mom Kiraz 😘🥰😘🥰😘😘 semangat 💪💪💪💪
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
mama mama Nadya...semoga aku gak seperti mama Nadya nanti kolotnya 🤭🤭🤭🤭
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
semangat mom Kiraz 🥰🥰😘😘😘🥰 baca sampe sini dulu, semangat 💪💪💪💪
ᥣׁׅ֪ꪱׁׅυׁׅ ᨮ꫶ׁׅ֮υׁׅꫀׁׅܻ
crazy up thor
Sifana 🐰
kesempatan dalam kesempitan nih revan 😂🤣
Sifana 🐰
semangat revan 💪
ᥣׁׅ֪ꪱׁׅυׁׅ ᨮ꫶ׁׅ֮υׁׅꫀׁׅܻ
go go...smngt trs mom kiraz...up2....
Senja
aku datang Kaka, semangat yamari-mari saling support.
🍒 شيري 🍒: makasih kakka...siap,,,otw 🥰
total 1 replies
Senja
aku datang Kaka, semangat ya
🍹Lulu Hilwa🦃
Like hadir ka semangat Up nya.
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa feedback nya dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
🍹Lulu Hilwa🦃
Aku mampir membawa like ka semangat Up.
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa feedback nya dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
🍹Lulu Hilwa🦃: Sama sama ka🤗 Terima kasih juga
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!