NovelToon NovelToon
Setelah Putri Kandung Itu Kembali.

Setelah Putri Kandung Itu Kembali.

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Sci-Fi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Cumi kecil

Selama bertahun-tahun, Bee Catleen hidup sebagai putri kesayangan keluarga Luwis. Meskipun berstatus anak angkat, Bee selalu menerima cinta dan kasih sayang yang membuatnya merasa tidak pernah berbeda dari anggota keluarga lainnya.

Namun semuanya berubah ketika Jelita, putri kandung keluarga Luwis yang hilang selama lima belas tahun, akhirnya kembali.

Perlahan, perhatian yang dulu menjadi miliknya mulai beralih. Bee hanya bisa tersenyum dan berpura-pura bahagia demi melihat keluarganya kembali utuh. Di balik tawa ceria dan sifat humorisnya, Bee menyimpan luka yang tidak pernah ia tunjukkan kepada siapa pun.

Hari demi hari, Bee hidup dengan topeng kebahagiaan, hingga takdir mempertemukannya dengan seorang pria yang mampu melihat kesedihan yang ia sembunyikan rapat-rapat.

Untuk pertama kalinya, ada seseorang yang memilihnya tanpa ragu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 TENTANG STATUS

Malam itu, meja makan keluarga Luwis terasa jauh berbeda. Biasanya, Bee akan menjadi orang yang paling banyak berbicara, Ia akan melontarkan candaan, menghidupkan suasana, bahkan sering membuat Mamah Lana dan Papah Prans tertawa. Namun malam ini...

Bee hanya duduk diam, Ia makan dengan tenang, sesekali mengangguk jika diajak bicara.

Tidak ada tawa.

Tidak ada cerita.

Tidak ada senyum jahil yang biasanya selalu menghiasi wajahnya.

Suasana itu membuat Mamah Lana dan Papah Prans saling berpandangan, Mereka menyadari perubahan Bee. Tetapi tak satu pun membuka pembicaraan.

Di sisi lain, kak Darius juga memperhatikan adik angkatnya itu. Namun di benaknya hanya ada satu kesimpulan.

"Bee masih cemburu. Dia belum bisa menerima kalau perhatian keluarga sekarang lebih banyak tertuju kepada Jelita."

Bee meletakkan sendok dan garpunya. "Aku sudah kenyang." Ia berdiri perlahan. "Aku duluan ya."

Baru saja Bee hendak melangkah.

"Bee." Suara Jelita menghentikannya.

Bee menoleh. "Iya?"

Jelita tersenyum manis. "Besok... Aku juga akan mulai magang di perusahaan yang sama dengan kamu."

Bee membeku beberapa detik. "Perusahaan yang sama?"

"Iya. Papah yang membantu mengurusnya." Jelita tampak begitu bahagia. "Aku harap nanti kita bisa saling bantu ya."

Bee berusaha menyembunyikan keterkejutannya. Ia tidak menyangka Papah Prans sampai mengatur agar Jelita bisa magang di tempat yang sama.

Namun Bee tetap tersenyum tipis. "Iya. Aku akan membantu semampuku." Bee kembali melangkah.

Namun suara Papah Prans menghentikannya lagi.

"Bee."

"Iya, Pah?"

Papah Prans menatapnya serius. "Besok saat magang... Papah harap kamu bisa lebih bijaksana, Lebih dewasa, Dan jangan bersikap kekanak-kanakan lagi." Ucapnya "Papah tidak ingin kejadian sebelumnya terulang."

Bee menundukkan kepala. "Baik, Pah." Jawabannya begitu pelan.

Sangat berbeda dari Bee yang dulu. Keheningan kembali menyelimuti ruang makan.

Tiba-tiba...

Brak!

Suara meja dipukul cukup keras. Semua orang terkejut, Darius berdiri dengan wajah penuh kekesalan. "Cukup." ucap kak Darius yang merasa jengah kepada bee.

Bee perlahan menoleh Tatapan kakaknya terasa asing.

"Apa kamu mau terus seperti ini? Terus merajuk? Terus menunjukkan wajah seperti orang paling menderita?"

Bee hanya diam.

Kak Darius melanjutkan ucapannya. "Sadar, Bee. Kamu harus tahu di mana posisimu." Kalimat itu membuat jantung Bee berdegup lebih cepat. "Jangan pernah mengambil apa yang bukan menjadi hakmu."

"Jelita adalah putri kandung keluarga ini. Jangan iri dengan perhatian yang dia dapat, Karena itu memang haknya."

Setiap kata yang keluar dari mulut kak Darius terasa seperti pisau yang menusuk hati Bee.

Orang yang selama ini selalu berdiri di sisinya... Kini justru menjadi orang yang paling melukainya.

"Darius!" Papah Prans langsung menegur.

"Cukup!" Mamah Lana juga tampak terkejut.

"Darius, jangan bicara seperti itu."

Namun kak Darius menggeleng. "Aku hanya mengatakan kenyataan. Aku mulai muak melihat sikap Bee, Dia terus menunjukkan wajah sedih, Seolah-olah Jelita yang bersalah." ucap kak Darius " dan aku tidak mau jelita merasa tidak betah tinggal bersama kita "

"Padahal Jelita selalu berusaha dekat dengannya."

Bee menggigit bibir bawahnya. Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh, Setetes, Lalu setetes lagi.

Bee mengangkat wajahnya menatap kak Darius. Senyumnya begitu tipis, Namun matanya penuh luka.

"Baik, Kak..." Kata bee dengan lirih

"Aku akan selalu mengingat statusku. Terima kasih... karena Kakak terus mengingatkannya."

Ruangan kembali sunyi. Tak ada seorang pun yang mampu membalas ucapan Bee, Bee mengusap air matanya pelan. "Kalo begitu... aku ke kamar dulu." Ia membungkukkan badan dengan sopan. "Selamat malam."

Tanpa menunggu jawaban, Bee berbalik dan berjalan menuju tangga. Langkahnya pelan, Namun setiap langkah terasa begitu berat.

Hingga akhirnya sosok Bee menghilang di balik lorong menuju kamarnya. Suasana ruang makan menjadi sangat hening.

Mamah Lana menundukkan kepala.

Papah Prans mengembuskan napas panjang.

Sementara kak Darius masih berdiri di tempatnya, meski untuk sesaat ada keraguan yang melintas di wajahnya setelah melihat air mata Bee.

Di sisi lain... Jelita menundukkan wajah.

Dari luar, ia tampak sedih.

"Bukannya aku mau seperti ini..." ucapnya lirih, seolah ikut merasa bersalah. "Aku cuma ingin akur sama Bee..." Ia bahkan berpura-pura hendak menyusul Bee.

Namun jauh di dalam hatinya...

Senyum kemenangan perlahan terukir. "Akhirnya..."

"Sedikit demi sedikit... Posisiku di keluarga ini semakin kuat." Ia menikmati keadaan itu, tetapi tak membiarkan siapa pun melihat kepuasan yang tersembunyi di balik wajah polosnya.

1
Red Blossom
Satukan Juna sama Bee secepatnya thor biar Bee ada yg melindungi
Daniel Kang
💪semangat bee
Lin-khay💞
Halo kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!