NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN KONTRAK IDOLA

PERNIKAHAN KONTRAK IDOLA

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:692
Nilai: 5
Nama Author: Zhao Eunbi

Zee Chou, atau yang dikenal dengan nama panggung Choi Heesung, adalah idola K-Pop paling populer dan dicintai jutaan penggemar. Di atas panggung, ia bersinar sempurna, tampan, dan memiliki citra bersih yang dijaga sangat ketat. Namun di balik kemegahan itu, ia menyembunyikan satu kenyataan pahit: warisan perusahaan keluarga yang terancam bangkrut. Demi menyelamatkan segalanya, Zee terpaksa menyetujui pernikahan yang tidak pernah ia bayangkan—menikahi Park Hye-ri, gadis biasa dan sederhana, putri sahabat orang tuanya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dunia hiburan.

Pernikahan ini hanyalah sebuah kesepakatan di atas kertas, rahasia yang harus dijaga mati-matian dari publik dan penggemar. Tidak ada cinta, tidak ada perasaan, hanya kewajiban dan aturan ketat. Bagi Zee, Hye-ri hanyalah kewajiban yang mengganggu karir cemerlangnya. Bagi Hye-ri, Zee hanyalah idola dingin, angkuh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhao Eunbi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebohongan yang Menyakitkan

Tekanan semakin mencekik leher Heesung. Situasi sudah di ambang batas. Perusahaan di ujung kebangkrutan, Nenek Chou terancam dipenjara, dan nyawa Hyeri pun tidak aman. Di ruang rapat darurat bersama pihak Agensi, para pengacara, dan dewan direksi, mereka memberikan satu-satunya jalan keluar yang tersisa.

"Ini satu-satunya cara, Tuan Heesung," kata Direktur Agensi dengan wajah keras namun penuh beban. "Kecaman publik terlalu besar. Mereka tidak akan pernah menerima Hyeri di sisimu. Tapi... jika kau ubah ceritanya, semuanya bisa kembali aman."

"Apa maksudmu?" tanya Heesung dingin, hatinya sudah tidak enak.

"Kau harus buat pernyataan baru. Katakan bahwa hubunganmu dengan Hyeri hanyalah strategi pemasaran, perjanjian kerja sama saja, tidak ada perasaan sama sekali. Dan... untuk memulihkan citra bersihmu, kau harus mengumumkan bahwa wanita yang sebenarnya kau cintai dan menjadi pacarmu adalah Jung Soo-ah."

Heesung tertegun seolah disambar petir. Darahnya mendidih karena marah.

"Kalian gila?! Aku tidak akan pernah melakukan itu! Menghina Hyeri dan mengakui wanita jahat itu sebagai kekasihku? Tidak akan pernah!"

"Kalau kau menolak," potong Pengacara tajam. "Besok pagi Nenekmu akan ditahan. Perusahaan akan dibubarkan. Dan kami tidak bisa menjamin keselamatan Nona Hyeri dari kemarahan publik dan ancaman musuh. Pilihlah, Heesung... Harga diri atau nyawa dan masa depan orang yang kau sayangi?"

Heesung terduduk lemas. Tubuhnya gemetar hebat. Di satu sisi ada harga diri dan cinta sejatinya, di sisi lain ada nyawa dan keselamatan mereka. Ini adalah jebakan paling kejam yang dibuat takdir.

Sementara itu, di sudut ruangan, Jung Soo-ah berdiri tersenyum puas. Ia akhirnya menang. Ia memaksa Heesung meminum racunnya sendiri.

"Bagus sekali," bisiknya pelan. "Besok seluruh dunia akan tahu... bahwa aku satu-satunya wanita di hatimu."

 

💔 Konferensi Paling Menyakitkan

Keesokan harinya, konferensi pers digelar kembali. Lebih ramai, lebih heboh dari sebelumnya.

Hyeri berdiri di belakang panggung, menonton dari jauh lewat kaca tembus pandang. Ia tidak tahu apa yang akan dikatakan Heesung, tapi firasat buruk membuat dadanya sesak.

Heesung berjalan pelan ke tengah panggung. Wajahnya pucat, matanya sayu, dan tatapannya kosong. Seolah jiwanya dicabut paksa dari tubuhnya.

"Terima kasih sudah datang," suaranya parau dan berat. Ia menelan ludah susah payah.

"Banyak spekulasi mengenai hubungan saya dengan Nona Hyeri. Hari ini saya akan jelaskan semuanya sekali lagi, dengan kebenaran yang sesungguhnya."

Heesung memejamkan mata sebentar, air mata hampir jatuh, tapi ia tahan mati-matian.

"Awal pertemuan kami memang diatur oleh keluarga. Hubungan kami hanyalah... kerja sama bisnis dan strategi citra publik semata. Tidak ada perasaan cinta, tidak ada hubungan serius. Semua kehangatan yang kalian lihat... hanyalah akting untuk kebutuhan perusahaan."

DUAR!

Kalimat itu menghancurkan hati Hyeri di balik layar. Gadis itu menutup mulutnya dengan tangan, menahan isak tangis agar tidak terdengar. Kakinya lemas, rasanya dunianya runtuh seketika. "Hanya akting... tidak ada cinta..." gumamnya dalam hati yang perih.

Heesung melanjutkan, suaranya bergetar sangat hebat.

"Saya sadar telah menimbulkan kesalahpahaman. Dan saya ingin memperjelas... wanita yang ada di hati saya selama ini, orang yang benar-benar saya cintai dan percayai... adalah Nona Jung Soo-ah."

Heesung menunjuk ke arah Jung Soo-ah yang berjalan masuk dengan senyum kemenangan, lalu berdiri di samping Heesung dan meraih lengannya paksa.

"Jung Soo-ah adalah rekan sejati saya. Dia yang selalu ada, dia yang mengerti dunia saya. Kami berdua berencana membangun masa depan bersama."

"Tentang perjanjian kontrak itu... itu hanya dokumen formalitas. Yang nyata hanyalah perasaan saya pada Soo-ah. Saya minta maaf telah menipu kalian semua dengan hubungan palsu itu."

Konferensi pers selesai dengan sorak sorai wartawan. Publik yang tadinya marah kini berubah antusias. Citra Heesung pulih kembali. Saham mulai naik. Ancaman terhadap Nenek dicabut. Semuanya aman... kecuali hati Heesung dan Hyeri yang hancur berkeping-keping.

Saat semua orang pergi, Heesung berdiri diam di panggung kosong. Ia tidak merasa menang, ia merasa menjadi orang paling menyedihkan di dunia. Ia menjual hatinya demi keselamatan mereka.

 

🌧️ Perpisahan Pahit

Malam itu, di apartemen kecil mereka, suasana sangat dingin dan sunyi.

Hyeri sudah mengemasi barang-barangnya. Matanya bengkak merah habis menangis seharian. Ia percaya apa yang dikatakan Heesung di depan umum. Ia berpikir... mungkin memang hanya dia yang merasa cinta, tapi bagi Heesung semuanya hanya tugas.

Heesung masuk ke kamar, kakinya berat sekali melangkah. Ia melihat koper di tangan Hyeri, dan air mata yang tak berhenti mengalir di wajah wanita yang paling ia cintai.

"Jadi... ini sudah selesai ya?" tanya Hyeri duluan, suaranya lirih dan pecah. "Terima kasih selama ini sudah menampungku, Tuan Muda. Maaf aku terlalu berharap lebih pada hubungan kerja sama ini."

"Hyeri... bukan begitu..." Heesung ingin menjelaskan, ingin memeluk, tapi mulutnya terkunci. Ada pengawasan agensi dan anak buah Jung Soo-ah di luar sana. Telepon disadap, rumah diawasi. Ia tidak bisa bicara jujur sekarang.

Hyeri tersenyum sedih, senyum yang paling menyakitkan bagi Heesung.

"Kau tidak perlu menjelaskan apa-apa. Aku mengerti posisimu sekarang. Kau sudah kembali menjadi Heesung Chou yang hebat, punya karir, punya kekasih yang setara. Aku... cuma gadis biasa yang tidak pantas di sisimu."

Hyeri berjalan melewati Heesung, hendak pergi selamanya.

"Jaga dirimu baik-baik. Bahagialah dengan Nona Jung. Semoga kau tidak lagi menderita karena kehadiranku."

Saat Hyeri mau membuka pintu, Heesung menahannya. Ia memegang lengan gadis itu erat, berbalik membelakangi kamera pengintai di sudut langit-langit. Dengan sangat cepat dan pelan, hanya bergerak bibir tanpa suara, ia berkata:

"Ini bohong. Semua bohong. Aku rela jadi penjahat di matamu demi menyelamatkan nyawamu. Tunggu aku. Akan kubuktikan semuanya. Cintaku hanya milikmu, selamanya."

Hyeri sempat tertegun melihat tatapan mata Heesung yang penuh rasa sakit dan pengorbanan, tapi ia pikir itu hanya rasa bersalah. Ia menarik tangannya perlahan.

"Selamat tinggal, Heesung."

Pintu tertutup. Hyeri pergi menjauh, membawa hati yang remuk. Heesung jatuh berlutut di lantai, menangis sejadi-jadinya sendirian di ruangan kosong. Ia rela dibenci, rela dianggap pembohong, rela kehilangan cintanya untuk sementara waktu... asalkan Hyeri aman dan selamat.

 

🔒 Penjara Emas

Sejak hari itu, Heesung hidup di dalam penjara mewah. Ia kembali menjadi Direktur Utama, karirnya bersinar terang lagi, selalu tampil di publik bersama Jung Soo-ah sebagai pasangan emas industri. Tapi di balik senyum di kamera, matanya mati rasa.

Setiap kali Jung Soo-ah memegang tangannya atau berbisik manja, Heesung hanya merasa jijik dan marah.

"Kau hebat sekali berakting ya, Heesung," goda Jung Soo-ah saat makan malam mewah. "Kau dengan mudahnya membuang gadis miskin itu demi kekayaan dan ketenaran. Tepat seperti yang aku duga. Semua pria sama saja."

Heesung menatap wanita itu dingin.

"Jangan terlalu cepat menang, Soo-ah. Kau mungkin punya tubuhku, kau mungkin punya namaku... tapi ingatlah satu hal. Kau tidak akan pernah punya hatiku. Dan hari aku bisa menjatuhkanmu, adalah hari aku kembali bersujud di kaki Hyeri untuk meminta maaf."

Di kejauhan, Hyeri hidup sederhana, bekerja keras untuk bertahan hidup, sambil mencoba melupakan kenangan itu. Ia tidak tahu... bahwa pria yang dianggapnya membohonginya, sedang membakar dirinya sendiri perlahan demi perlahan, hanya untuk melindunginya dari jauh.

Perang belum selesai. Sekarang Heesung punya kekuasaan lagi. Dan kali ini, ia akan menggunakan posisinya di sisi musuh... untuk menghancurkan musuh itu dari dalam.

 

1
HAN EUNBI
🤭 menarik banget💪 tingkatkan
VOYAGE LEUER: 🤭terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!